Apa sih definisi mengagungkan Maria melebihi Yesus?

Kabarnya yakub juga menang ketika bergulat melawan Tuhan dan manusia, apa itu betul ??

GBU

YESUS pasti melarang umat-Nya untuk mendewakan/mengagungkan orang lain yang melebihi diri-Nya?

Dari ayat-ayat dibawa ini menyadarkan kita Tuhan tidak boleh di duakan.

Dunia menyatakan bahwa banyak jalan menuju Roma. Tetapi YESUS menawarkan bahwa Dialah satu-satunya jalan untuk setiap manusia bisa datang kepada Allah Bapa. Jalan yang diberikan Tuhan kepada manusia agar dapat ke surgA lewat penebusan YESUS. Keselamatan hanya dapat diperoleh melalui percaya sepenuhnya kepada YESUS.

[b]"Aku adalah kebenaran"[/b]

Jadi, hanya beriman kepada YESUS-lah yang menjadikan kita diperkenankan menerima mahkota kehidupan kekal.

Yohanes 14:1 “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.” Kata Tomas kepada-Nya: “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?” Kata YESUS kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Dalam Kitab Suci, YESUS sering mengatakan kalimat pendek; misalnya: Aku adalah singa dari Yehuda,; Aku adalah terang dunia, Aku adalah roti hidup, Aku adalah air hidup, dan masih banyak lagi. Artinya hanya YESUS seorang diri (tunggal), tidak ada orang lain; tidak ada tuhan yang lain, tidak ada oknum yang lain; jadi sungguh-sungguh hanya Tuhan YESUS, bukan Maria.

Ini artinya kalau kita percaya kepada Tuhan YESUS harus secara bulat dan satu-satunya. Tidak boleh mencampur aduk antara Tuhan YESUS dengan yang lain. sebagai umat Tuhan, kita harus punya iman yang teguh bahwa hanya Yesuslah satu-satunya Tuhan penyelamat kita.

“Aku adalah jalan”

Yesuslah kebenaran satu-satunya, karena Dia-lah kebenaran itu sendiri. Hal ini mengajarkan kita agar menjadi pendengar dan pelaku firman dengan baik. Penghalang manusia untuk menjadi percaya bahwa YESUS adalah kebenaran adalah pikiran manusia. Sering kali pikiran manusia yang terbatas menutup pengertian akan kebenaran sejati.

    Yohanes 1:1 "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah."

Ayat di atas menjelaskan bahwa Yesuslah Sang Firman itu. Kepada setiap orang yang percaya bahwa YESUS adalah kebenaran akan menerima kehidupan kekal. Ingat, kebenaranlah yang memerdekakan kita.
"Aku adalah hidup"

YESUS adalah satu-satunya yang mati dan bangkit. Tidak ada seorang pun yang seperti YESUS. Hal inilah yang membuka tabir rahasia bahwa ada kehidupan setelah kematian. Bagi orang percaya, perkataan YESUS inilah yang menjadi jaminan akan kehidupan kekal.

Ayat-ayat yang saya ambil ini pada intinya jangan mengagungkan orang lain lebih daripada
Tuhan dan perhatikan yang saya bold dibawa :
Mat.10:32 Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. 10:33 Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga." 10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. 10:35 Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya, 10:36 dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya. 10:37 Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku..

(ayat 32) Mengakui Kristus berarti mengakui Dia sebagai Tuhan di depan manusia itulah cara dan syarat-Nya.

Dan (ayat 37) Barangsiapa mengasihi bapa/ ibu / anaknya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.

Saya kira ayat ini cukup jelas.

siapa yg membuat istilah tsb. katolik tdk mengagungkan maria lbh drpd yesus. maria dihormati krn sbg lambang rahim ilahi

Alangkah baiknya dalam penafsiran ayat 23 itu jangan dipenggal sebab pengertiannya uda lain, coba dipahami dari ayat 15.

Ef. 1:15 Karena itu, setelah aku mendengar tentang imanmu dalam Tuhan YESUS dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus, 1:16 akupun tidak berhenti mengucap syukur karena kamu. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku, 1:17 dan meminta kepada Allah Tuhan kita YESUS KRISTUS, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar.
1:18 Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus, 1:19 dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya,
1:20 yang dikerjakan-Nya di dalam KRISTUS dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga, 1:21 jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang. 1:22 Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki KRISTUS dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada.
1:23 Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.

Dari ayat 15 kita bisa perhatikan maksudnya: Setelah mendengar tentang imanmu dalam Tuhan YESUS dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus. Disini kita lupa kadang kita mendoakan orang yang sudah diselamatkan namun lupa juga mendoakan orang yang belum selamat (belum menerima YESUS). Jadi iman dan kasih merupakana perangsang bagi Paulus utk mendoakan agar pertumbuhan rohani mereka berlanjut terus.
Dan ayat 17 Allah Tuhan kita YESUS KRISTUS (banding dengan ayat 3) Bapa yang mulia Ia memberikan kepada mu Roh hikmat dan wahyu utk mengenal. kata ini menunjuk pengetahuan penuh berdasarkan pengalaman supaya Ia menjadikan mata hatimu terang.
ayat 19 betapa hebat kuasa-Nya. Frasa-frasa selanjutnya menumpukkan kata-kata utk menunjukkan kemahakuasaan Allah bagi kita. ayat 20. Yang dikerjakan-Nya didalam KRISTUS dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati. Mendudukan Dia di sebelah kanan-Nya. Ayat 21. Jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa. artinya menunjukkan sejumlah pangkat dan jenis makluk surgawi, baik malaikat yang kudus dan semua makluk yang ada dibumi maupun disorga posisi YESUS lebih tinggi dalam pengangkatan-Nya. Segala sesuatu telah diletakkannya. ayat 23. Yang adalah tubuh-Nya pernyataan ini adalah sebuah kiasan mengungkapkan suatu kesatuan sempurna dari gereja dengan tubuh YESUS sebagai kepala gereja dan kita adalah anggota-Nya. Jadi merupakan penyataan yang berkesinambungan mengenai hidup ilahi-NYa didalam bentuk manusia. Dapat dilihat bahwa doa yang sejati mencakup kelimpahan ucapan syukur memuja Allah yang heran itu hendaknya lebih diutamakan dari semua permohonan yang mementingkan diri kita sendiri.

Tentu dalam prikop ini Paulus berdoa bagi jemaat Efessus disana, kalau kita membaca ay.1 tujuan Paulus dalam menulis surat ini kepada orang-orang kudus di Efesus, artinya ditujukan kepada orang-orang percaya dalam Kristus tersirat dalam 1:15-17. Dengan tekun Paulus berdoa kepada mereka agar mereka bertumbuh dewasa dalam iman,walaupun dikatakan sudah kudus namun perlu didukung dalam pertumbuhan imannya. (banding Gal.3:9 penting).

Namun kita umat di zaman ini jangan lupa mendoakan juga bagi mereka yang belum percaya (belum menerima Yesus), bolehkan berdoa kepada mereka yang belum menerima Yesus, apa ada larangan?? Apakah kita hanya berdoa kepada orang-orang kudus saja yang seperti di Efesus ini (1:1-2)? Atau?

Hubungannya apa dengan mengasihi Gereja melebihi Kristus?

Gereja bukan gedung, namun adalah kita yaitu para jemaat-jemaat yang bertumbuh dalam tubuh-Nya, Ia adalah kepala-Nya tentu hanya Dia saja yang kita percaya, karena Yesus adalah kepala kita adalah anggota. Tentunya tidak ada kepala yang lain selain Dia. Kalau ada kepala lain berarti gereja itu tidak bertumbuh dalam tubuh-Nya.

Dan apakah kita bisa mengasihi Gereja melebihi Yesus? Yang anda maksud "memuja Allah yang heran" itu bagaimana praktisnya? Berdoa tiap hari? Taat memberi perpuluhan? Atau yang bagaimana?

Bukan banyaknya berdoa, bukan taat memberi persepuluhan dll, namun dalam 1 Yoh.4:8 mengatakan:

“Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih”.

Bapa surgawi adalah Allah yang penuh kasih, yang sangat mengasihi anda dan saya sehingga Allah rela menyerahkan putera-Nya mati bagi kita, supaya kita yang percaya pada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Lihat Yoh. 3:16.

Yoh 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Ini kebenaran iman yang sangat mendasar bahwa ini adalah kebenaran yang memerdekakan dan membangkitkan IMAN. Dasar penyembahan kita harus dimulai dari kesadaran akan kasih Allah tanpa syarat, untuk menyelamatkan kita ketika kita masih berdosa, (belum mengenal Kristus) lihat Roma 5:6.

Roma 8:32 Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

Yoh. 4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."
Tuhan melihat kualitas hati manusia ketika orang percaya itu menyembah-Nya. Lihat Mat. 5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Perhatikan dan renungkan ayat-ayat diatas sangat jelas, Pengorbanan seorang Bapa sehingga Ia tidak menyayang Anak-Nya karena kita manusia yang berdosa . Oleh karena itu Bapa mencari dan menghendaki penyembah dalam roh dan kebenaran. Hati adalah sumber dan altar penyembahan yang benar. Tuhan tidak inginkan penyembahan penyembahan yang bersifat lahiriah, namun penyembahan yang benar adalah yang keluar dari hati yang suci. lihat Markus 7:6-7.

Setiap para penyembah yang menyembah Dia secara lahiriah, tidak berkenan kepada-Nya.

Yang dikehendaki adalah penyembah-penyembah yang benar yang dapat menyenangkan hati-Nya adalah penyembah yang hatinya kudus. Jika penyembah yang bersifat lahiriah adalah hati yang kotor dihadapan-Nya, jika hatinya kotor akan tercium bau busuk dihadapan Tuhan; jika hati kita suci akan menyebarkan bau yang harum dialtar surgawi. Kita harus menjaga hati kita dari segala kewaspadaan, jangan biarkan ditaburi dengan benih-benih kejahatan, berhala, kenajisan, motivasi yang duniawi dan kesombongan. Dan kalau sudah sempat ditaman dalam hati yang salah menjadi kotor perlu cepat dicabut. Bereskan dengan Tuhan dan sesama, sehingga hati nurani kita menjadi suci disajikan menjadi pinggan yang bersih utk disajikan menu PENYEMBAHAN yang lezat dan bergizi. Amin.

Dalam Gal. 3:9 Allah memakai metode iman dan kita perhatikan begitu juga dalam Gal. 3:11 "Orang yang benar akan hidup oleh iman. Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu.

Inilah adalah berkat bagi bangsa-bangsa yang lain yang dijanjikan Allah. Banyak persepsi bahwa Allah mengucap janji berkat kepada keturunan Abraham, yang bukan juga dari keturunan jasmani, karena tidak disebut keturunan-keturunanmu… kalau mau demikian pertanyaannya seberapa banyakkah yang termasuk dalam keturunan Abraham ?

Dalam Gal. 3-16-17, 25-29 mengatakan: Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan “kepada keturunan-keturunannya” seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: “dan kepada keturunanmu”, yaitu Kristus.3:17Maksudku ialah: Janji yang sebelumnya telah disahkan Allah, tidak dapat dibatalkan oleh hukum Taurat, yang baru terbit empat ratus tiga puluh tahun kemudian, sehingga janji itu hilang kekuatannya. 3:25Sekarang iman itu telah datang, karena itu kita tidak berada lagi di bawah pengawasan penuntun.3:26Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus.3:27Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus.3:28Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.3:29Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.

Dari ayat ini Paulus menjelaskan pembenaran oleh iman banding dengan Roma 1:17 Habakuk menekan bahwa seorang yang dibenarkan oleh iman memilki kebenaran batiniah, karena dia membandingkan orang yang benar dengan orang yang tidak benar yang tidak lurus hatinya (Hab. 2:4). Orang yang beriman kepada Kristus mereka adalah hanya menjadi milik Kristus saja, dan bukan menjadi milik yang lain juga seperti menjadi milik Maria dllnya.

Jadi harus bagaimana supaya dikatakan mengasihi?

Supaya dikatakan mengasihi Allah yang benar adalah hanya iman yang bekerja oleh kasih. (Gal. 5:6)
Alkitab mengajarkan bahwa seseorang diselamatkan oleh iman (Gal 2:15-16; Roma 3:22; Ef. 2:8-9) Dalam bagian ini Paulus mendefinisikan sifat tepat dari iman itu. Iman yang menyelamatkan adalah iman yang begitu vital sehingga mau tidak mau akan menyatakan diri di dalam perbuatan kasih. Iman yang tidak sungguh-sungguh mengasihi dan mentaati Kristus (banding 1Yoh. 2:3; 5:3) tidak dapat memenuhi syarat sebagai iman yang menyelamatkan banding Yak. 2:14-16 dan lihat juga iman dan kasih karunia (Roma 5:21).
Oleh karena itu semua pengajaran Kristen harus melalui ujian kebenaran rasuli, yaitu apakah ajaran itu sesuai dengan berita asli yang disampaikan Kristus dan para Rasul sebagaiman dalam PB. Kita boleh banding dalam Gal. 1:11-12; 2:1-2, 7-9. Ef.2:20).

Kita harus bertanya apakah ajaran itu kurang daripada ajaran Rasuli? Apakah ajaran itu menambahkan sesuatu yang tidak alkitabiah kebenaran sedangkan mengakui ajaran rasuli. Kita juga tidak boleh menguji ajaran hanya dengan perasaan, pengalaman, hasil, mukjizat atau apa yang dikatakan oleh orang. PB patokan kebenaran yang mutlak.

Kita juga harus berhati-hati terhadap semua ajaran-akhir-akhir ini yang mengatakan bahwa firman Allah tidak lagi memadai sehingga sehingga gereja memerlukan kesarjanaan, ilmu pengetahuan, filsafat, psikologi atau penyataan-penyataan baru utk mencapai kedewasaan iman didalam Kristus.

Jadi banyak doa, banyak memberi, tidak ada pengaruhnya?

Semuanya itu sia-sia, sebab penyembah yang lahiriah tidak berkenan dihadapan-Nya dia harus bereskan dulu dengan Tuhan sehingga menjadi kudus dan seorang penyembah yang benar dengan Iman yang sungguh-sungguh mengasihi dan mentaati Kristus, itu yang menyelamatkan jiwanya. Lihat penjelasan diatas.

Ini saya ambil dari Soter, silakan menyimaknya.

1.Doa Rosario khusus bagi Maria sudah menunjukkan keistimewaan Maria
dibandingkan dengan doa kepada YESUS sendiri.

  1. St. Yustinus Martir (155) membandingkan Hawa dengan Bunda Maria. Hawa, manusia perempuan pertama terperdaya oleh Iblis yang kemudian membawa maut;

sedangkan Maria percaya kepada pemberitaan malaikat Gabriel, dan karena itu ia mengandung Putera Allah yang membawa hidup.

Yang membawa hidup adalah Putera Allah yaitu YESUS bukan Maria !

Tuhan tidak harus memilih Maria sebagai ibu YESUS.

Maria hanya mendapatkan kehormatan dari Tuhan sebagai ibu YESUS,lain tidak.

Tidak ada kaitannya dengan peran bahwa ibu YESUS juga otomatis mengambil bagian didalam karya salib.

  1. St. Irenaeus (180): “Ikatan ketidaktaatan Hawa dilepaskan oleh ketaatan Maria. Apa yang terikat oleh ketidakpercayaan Hawa dilepaskan oleh iman Maria.”

Doktrin ini menghina karya YESUS dikayu salib,bagaimana mungkin iman seseorang melepaskan ikatan dosa orang lain.

Hanya darah YESUS yang bisa melepaskan kita dari dosa.

4.St. Gregorius Naziansa (390) menyatakan, barangsiapa tidak percaya bahwa Bunda Maria adalah Bunda Allah, maka ia adalah orang asing bagi Allah.

Sebab Bunda Maria bukan semata-mata saluran, melainkan KRISTUS sungguh-sungguh terbentuk di dalam rahim Maria secara ilahi (karena tanpa campur tangan manusia) namun juga manusiawi (karena mengikuti hukum alam manusia).

Bunda Allah disini hanya dikaitkan dengan fungsinya untuk melahirkan YESUS,tidak lebih dari itu !

  1. St. Agustinus (416): ”Kita dilahirkan ke dunia oleh karena Hawa, dan diangkat ke surga oleh karena Maria.”

Ini juga menghina salib YESUS,hanya YESUS yang menyebabkan kita bebas dari dosa dan berkenan dimata Allah.

Jadi sia sia lah Tuhan sendiri turun kedunia yang berdosa, mati dikayu salib dan dihina , dipukul, diludahi, disalibkan ?

6.St. Ambrosius (397): “Kejahatan didatangkan oleh perempuan (Hawa), maka kebaikan juga harus didatangkan oleh Perempuan (Maria);
sebab oleh karena Hawa kita jatuh, namun karena Maria kita berdiri;
karena Hawa kita menjadi budak dosa, namun oleh Maria kita dibebaskan….

Hawa menyebabkan kita dihukum oleh buah pohon (pohon pengetahuan), sedangkan Maria membawa kepada kita pengampunan dengan rahmat dari Pohon yang lain (yaitu Salib YESUS), sebab KRISTUS tergantung di Pohon itu seperti Buahnya…”

        Ajaran keselamatan berbasiskan gender ini juga Injil palsu!
  1. St. Cyril dari Alexandria (444): “Bunda Maria, Bunda Allah…, bait Allah yang kudus yang di dalamnya Tuhan sendiri dikandung… Sebab jika Tuhan YESUS adalah Allah, bagaimanakah mungkin Bunda Maria yang mengandung-Nya tidak disebut sebagai Bunda Allah?”

Bunda Allah dikaitkan dengan bait Allah bertentangan dengan ajaran Alkitab bahwa tubuh kita merupakan Bait ROH KUDUS.

Tidak pernah ada ajaran Alkitab yang mengkaitkan fungsi Bunda Allah dengan menjadikannya sebagai Bait Allah !

• Konsili Efesus (431) dan Chalcedon (451) yang diselenggarakan oleh Kaisar Romawi yang notabene juga Kepala Gereja Katholik.

Konsili ini sebenarnya fokus kepada perumusan dua sifat YESUS antara dua pihak yang bersengketa.

Doktrin theotokos disini hanya dikaitkan dengan sifat YESUS yang sepenuhnya Allah dan sepenuhnya manusia.

Tidak ada indikasi Bunda Allah disini ditafsirkan sebagai deifikasi Maria.

Ada 8 kanon didalam Konsili Efesus tetapi tidak ada yg khusus bagi ajaran theotokos.
Konsili Chalcedon umumnya hanya mengukuhkan konsili sebelumnya.

Tidak ada yg baru. Doktrin bahwa YESUS adalah Allah tidak otomatis harus menafsirkan bahwa Maria juga mengambil bagian didalam keallahan YESUS. Ini bisa disebut ajaran bidat.

KESIMPULAN

Titik berat kelemahan ajaran Mariologi adalah menempatkan posisi Maria yang hanya sebagai ibu yang dipakai oleh Allah untuk melahirkan YESUS menjadikan Maria ilahi,obyek penyembahan dan mengambil peran serta didalam karya keselamatan YESUS.

Tidak ada secuilpun ajaran Alkitab yang menyatakan bahwa YESUS harus menggunakan Maria sebagai Co-Partner Dia didalam keselamatan manusia.

Kalau ajaran gereja RK menyimpang dari Alkitab maka silahkan menilai sendiri otoritas siapa yang seharusnya kita pilih.

Status keallahan YESUS sama sekali tidak mungkin mengubah status manusia Maria menjadi Allah.

YESUS juga tidak pernah membagi pekerjaan pengantaranya dengan siapapun karena Alkitab mengatakan pengantara hanya satu,tidak pernah ada sub-pengantara atau sub-agen didalam keselamatan.

Untuk pertanyaan kedua, banyak sekali ayat ayat dari PL dan PB menyatakan HANYA ALLAH YANG DISEMBAH DAN KITA BERBAKTI.

Kejadian 24:48
Kemudian berlututlah aku dan sujud menyembah TUHAN, serta memuji TUHAN, Allah tuanku Abraham, yang telah menuntun aku di jalan yang benar untuk mengambil anak perempuan saudara tuanku ini bagi anaknya.

Matius 4
4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"

Keluaran 20
20:5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

Keluaran 23
23:24 Janganlah engkau sujud menyembah kepada allah mereka atau beribadah kepadanya, dan janganlah engkau meniru perbuatan mereka, tetapi haruslah engkau memusnahkan sama sekali patung-patung berhala buatan mereka, dan tugu-tugu berhala mereka haruslah kauremukkan sama sekali.

Ulangan 8
8:19 Tetapi jika engkau sama sekali melupakan TUHAN, Allahmu, dan mengikuti allah lain, beribadah kepadanya dan sujud menyembah kepadanya, aku memperingatkan kepadamu hari ini, bahwa kamu pasti binasa;

Keselamatan tidak tergantung dari mengagungkan Maria atau Yesus.
Tapi sikap pengangungan itu tidak bisa dipaksa. Sikap pengagungan itu muncul dari pemahaman kita akan apa yang telah dikerjakan oleh Maria atau Yesus. Kalau bagi saya karya Kristus jauh lebih agung dari apapun juga di dunia ini. Dari sinilah muncul sikap pengagungan terhadap DIA.

Kalau ada yang ngotot bahwa perkejaan Maria juga agung dan hampir setara dengan Kristus, saya sarankan renungkan dan pelajari lagi karya Kristus.

Sebenarnya saya sudah menjawab dengan bukti ayat-ayatnya bahwa BERKAT yang dijanjikan Allah kepada keturunan Abraham itu bukan keturunan-keturanan Abraham secara jasmani. Kalau mau keturunan-keturanannya secara jasmani berarti didalam Matius 1:1-16 mulai dari Abraham, Ishak, Yakub dstnya… sampai pada Daud ay. 6 dstnya… sampai Yusuf suami maria kita harus sembah karena mereka juga adalah satu tubuh dengan Kristus? berarti karena mereka adalah satu tubuh dengan Tuhan maka kita juga harus hormati dan menyembah mereka juga, apa seperti begitukah ajarannya?

Saya sampaikan lagi bahwa berkat Abraham yang dijanjikan Allah itu bukan kepada keturunan-keturunan Abraham secara jasmai, buktinya ada didalam Gal. 3-16-17, 25-29 ini jelas sekali mengatakan:

Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan “kepada keturunan-keturunannya” seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: “dan kepada keturunanmu”, yaitu Kristus.3:17Maksudku ialah: Janji yang sebelumnya telah disahkan Allah, tidak dapat dibatalkan oleh hukum Taurat, yang baru terbit empat ratus tiga puluh tahun kemudian, sehingga janji itu hilang kekuatannya. 3:25Sekarang iman itu telah datang, karena itu kita tidak berada lagi di bawah pengawasan penuntun.3:26Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus.3:27Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus.3:28Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.3:29Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.

Jika PB merupakan patokan kebenaran yang mutlak, posisinya melebihi Yesus atau sama dengan, atau dibawah Yesus? Orang yang mengagungkan PB (karena kan PB patokan kebenaran mutlak?), ia meletakkan PB lebih tinggi dari Yesus atau tidak? Jika tidak, dapatkah orang mengenal Yesus tanpa PB? Ada tuh satu, yang suka pake filsafat zaman pencerahan, serta suka majang patung nymphe dan mainin musik zaman itu.

Dasar atau sumber pengajaran Kristen hanyalah Alkitab, terdiri dari PL dan PB, pengajaran Kristen tidak didasarkan pepatah-pepatah kuno atau tradisi, karena satu-satunya dasar ialah hanya Alkitab, yaitu Firman Allah. Alkitab adalah kitab Allah dan dalam PB berisi berita tentang keselamatan di dalam Yesus Kristus dan bagaimana manusia dapat memperoleh keselamatan itu.

Itulah disebut PB. Alkitab juga sering disebut Firman Allah, yaitu perkataan Allah. Bukan berarti Alkitab untuk disembah. Itu ajaran yang salah…Dalam alkitab Tuhan Allah memberikan penyataan yang genap dan sempurna kepada manusia . Ia membuktikan kebenaran penyataan itu dengan mukjizat (Yoh. 3:2) dan nubuat yang digenapi (Yes.46:9,10; Yoh. 14:29). Penyataan itu adalah penyataan tentang diri-Nya sendiri yang digenapi dalam Yesus Kristus. Ia adalah penggenapan dari semua penyataan Allah Bapa (lihat Ibr. 1:2,3; 1Tim. 3:16; Kol. 2:2,3). Jadi Agama Kristen timbul sebab Allah menyatakan diri kepada manusia didalam diri Yesus, yang kita sembah itu terdapat di dalam Alkitab yang harus kita diterima dan di percayai di dalam hati dan pikiran orang peracya. Amin.