Apa yang akan kita lakukan di "Yerusalem Baru" ?

Why 21:23 Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.
21:24 Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja-raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya;
21:25 dan pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup pada siang hari, sebab malam tidak akan ada lagi di sana;

Soalan:

  1. Enggak ada matahari bulan, berarti ngak ada lagi “waktu”; ngak perlu tidur, ngak bisa lelah ?

  2. Selamanya siang, lalu kira2 apa yang akan kita lakukan disana dalam kekekalan ?

silahkan kk cc om tante…
:angel:

1. Ngak ada matahari bulan, berarti ngak ada lagi "waktu"; ngak perlu tidur, ngak bisa lelah ?

saat akhir jaman semua orang yg percaya kpd Yesus akan dibangkitkan, dan memiliki tubuh yg mulia sama seperti saat Yesus bangkit pd hari ke 3 setelah disalibkan, jd tdk sama dengan tubuh yang sekarang

2. Selamanya siang, lalu kira2 apa yang akan kita lakukan disana dalam kekekalan..

menjadi raja bersama Yesus

Rev 20:6 Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.

Wahyu 7

(9) Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka.
(10) Dan dengan suara nyaring mereka berseru: “Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!”
(11) Dan semua malaikat berdiri mengelilingi takhta dan tua-tua dan keempat makhluk itu; mereka tersungkur di hadapan takhta itu dan menyembah Allah,
(12) sambil berkata: “Amin! puji-pujian dan kemuliaan, dan hikmat dan syukur, dan hormat dan kekuasaan dan kekuatan bagi Allah kita sampai selama-lamanya! Amin!”
(13) Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku: “Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?”
(14) Maka kataku kepadanya: “Tuanku, tuan mengetahuinya.” Lalu ia berkata kepadaku: “Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba.
(15) Karena itu mereka berdiri di hadapan takhta Allah dan melayani Dia siang malam di Bait Suci-Nya. Dan Ia yang duduk di atas takhta itu akan membentangkan kemah-Nya di atas mereka.
(16) Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi.
(17) Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka.”

Ayat 15 ===> melayani Dia siang malam
Inilah puncak suka-cita bagi orang percaya ketika melayani Allah siang dan malam =====> ayat 17 Allah akan menghapus segala air mata.

Entalah, asal ada TUHAN kita senang dimana saja dan seperti apa keadaannya. Seperti kalau kamu punya pacar, dimana saja dan melakukan kegiatan apa saja, tidak penting tempat dan kegiatannya, yang penting anda berdua dengan pacar anda.

Ada gambaran Yerusalem Baru yg lebih konkrit dlm kitab Yesaya 65,
aktivitas kehidupan sama spt sekarang, cuma penuh kedamaian, tdk ada air mata dan kesusahan,
mungkin spt kehidupan di tmn Eden sebelum manusia berdosa:

Yesaya 65:17 “Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru; hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul lagi dalam hati.
65:18 Tetapi bergiranglah dan bersorak-sorak untuk selama-lamanya atas apa yang Kuciptakan, sebab sesungguhnya, Aku menciptakan Yerusalem penuh sorak-sorak dan penduduknya penuh kegirangan.
65:19 Aku akan bersorak-sorak karena Yerusalem, dan bergirang karena umat-Ku; di dalamnya tidak akan kedengaran lagi bunyi tangisan dan bunyi erang pun tidak.
65:20 Di situ tidak akan ada lagi bayi yang hanya hidup beberapa hari atau orang tua yang tidak mencapai umur suntuk, sebab siapa yang mati pada umur seratus tahun masih akan dianggap muda, dan siapa yang tidak mencapai umur seratus tahun akan dianggap kena kutuk.
65:21 Mereka akan mendirikan rumah-rumah dan mendiaminya juga; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan memakan buahnya juga.
65:22 Mereka tidak akan mendirikan sesuatu, supaya orang lain mendiaminya, dan mereka tidak akan menanam sesuatu, supaya orang lain memakan buahnya; sebab umur umat-Ku akan sepanjang umur pohon, dan orang-orang pilihan-Ku akan menikmati pekerjaan tangan mereka.
65:23 Mereka tidak akan bersusah-susah dengan percuma dan tidak akan melahirkan anak yang akan mati mendadak, sebab mereka itu keturunan orang-orang yang diberkati TUHAN, dan anak cucu mereka ada beserta mereka.
65:24 Maka sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya; ketika mereka sedang berbicara, Aku sudah mendengarkannya.
65:25 Serigala dan anak domba akan bersama-sama makan rumput, singa akan makan jerami seperti lembu dan ular akan hidup dari debu. Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di segenap gunung-Ku yang kudus,” firman TUHAN.

Apa yang akan dilakukan di Yerusalem baru ? Nanti akan dikasih tahu kemudian oleh Tuhan. :slight_smile:

Kalau nantinya disuruh nebus sodara-sodara kita yang kurang beruntung di neraka mau kagak

GBU

Mungkin tidur-tiduran aja ya? Nyantai sambil menikmati setu cup besar Haagen Dazs, sambil ngobrol bareng orang-orang yang dicintai, dan tidak lupa Coca-cola dingin untuk menambah suasana lebih akrab. Kayanya belum pas kalau tidak sambil berbagi Silverqueen.

he he, iklan banget om Kris? ;D

Ya gak ngapa-ngapain lah. Namanya juga ‘kekal’.
;D

waduh… komisinya langsung dobel-dobel nih…

jangan lupa sate kambing pak joyo dan es cendol mbah slamet…

ha ha ha

sejatinya aku tidak memikirkan apa yang akan aku lakukan disana, baru mikir sekarang ini apa ya yang akan aku lakukan disana ya?

dulu aku pernah berfikir dan sampai hari ini masih tetap aku pikirkan, mending aku jadi batalan pantatNya Allah Bapa, ga jadi mahluk hidup disana ga apa, asal bisa dekat denganNya. Ga dapat emas, permata, mahkota atau apa saja ga masalah, penting dekat gitu aja.