Apa yang di tulis Yesus di tanah

8:3 Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.

8:4 Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.

8:5 Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?"

8:6 Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.

8:7 Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.”

8:8 Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah.

8:9 Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.

8:10 Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: “Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?”

8:11 Jawabnya: “Tidak ada, Tuhan.” Lalu kata Yesus: "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.

haii, salam kenal smua nya saya baru di forum ini dan sekedar ingin berbagi dan menambah pengetahuan di dalam kristen,

"Kira - kira teman2 smua pernah mendengar ga pembahasan ttng apa kah kira2 yang di tulis Yesus di tanah hingga Yesus harus 2 x membungkuk dan menulis itu di tanah,
Trima kasih

Disana disebutkan bahwa Yesus menulis ditanah dengan jariNya sebanyak dua kali (ayat 6 dan 8)

Ini mengingatkan saya tentang

Exod 31:18 Dan TUHAN memberikan kepada Musa, setelah Ia selesai berbicara dengan dia di gunung Sinai, kedua loh hukum Allah, loh batu, yang ditulisi oleh jari Allah.

Yesus telah melakukan adegan ulang penulisan hukum Taurat itu dg jari tanganNya sendiri

Hukum yang mematikan yg dipahat didalam dua kali loh batu (2 x di tanah) yang tidak dapat dipahami oleh mereka

2Cor 3:6 Ialah membuat kami juga sanggup menjadi pelayan-pelayan dari suatu perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan.

Namun Yesus menulis di hati wanita itu, sehingga wanita itu tidak mati

8:11 Jawabnya: “Tidak ada, Tuhan.” Lalu kata YESUS: "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang

salam

Ulangan 9:10 : TUHAN memberikan kepadaku kedua loh batu, yang ditulisi jari ELOHIM, dimana ada segala firman yang diucapkan TUHAN kepadamu digunung itu dari tengah-tengah api, pada hari perkumpulan.

Perkiraan saya :
Yang pertama Tuhan Yesus menulis hukum Taurat di tanah dengan JARI ELOHIM NYA.
Kedua kalinya Tuhan Yesus menulis hukum Kasih di tanah dengan JARI ELOHIM NYA, karena DIA membuat Perjanjian Baru dengan manusia dan itulah yang diterapkannya kepada perempuan sundal itu.

Masalah JARI ELOHIM, di Kitab THOMAS (termasuk Injil Apokrip) ataupun di Quran (kitab orang Islam) tercatat bahwa JARI ELOHIM dari Tuhan Yesus menggambar burung merpati di tanah dan akhirnya diberinya nafas hidup dan gambar itu menjadi burung yang hidup dan terbang. Ini membuktikan bahwa Tuhan Yesus adalah Sang Pencipta dan DIA itulah TUHAN.

He is GOD and CREATOR.

[email protected]

Kalau kita membaca kitab Yohanes dari ayat 1 s/d pengahbisan ini, pasti akan dapat mengambil kesimpulan nya apa sebetulnya makna dari cerita tsb…dan itulah yang ditulis oleh Jari Yesus di tanah saat 2 x membungkuk.

Jadi menurut saya, yang ditulis oleh TYK ditanah adalah seperti ini :

" APAKAH KALIAN SEMUA “MENYAKSIKAN” PERBUATAN SI WANITA DAN SI
PRIA BERZINAH…?? KENAPA SI LELAKINYA TIDAK KALIAN BAWA SERTA
JUGA…?? "

Jadi menurut saya lagi…bukan hukum Taurat yang ditulis TYk YANG DITANAH ITU…!! wONG SEMUA yang bawa wanita itu sudah tau hukum Taurat Musa semua kok…orang orang beragama semua kok.!! HEHEE

Jadi yang jelas disini intinya adalah beranikah orang orang tsb menjawab
pertanyaan TYK yang ditulis ditanah itu…?? ga berani mereka…!! karena apa …?? karena mereka semua menyaksikan perbuatan zinah tsb lah…? ATAU MELIHAT DENGAN MATA KEPALA MEREKA PERBUATAN ZINAH ITU SENDIRI…Melihat adegan pornografi dengan sengaja ( sprti angota dpr dari partai pks lah…heheheh )

Nah… kalo menyaksikan berarti mereka harus diajukan sebagai saksi pula dalam masalah peristiwa perzinahan ini kan…?? Nah kalu mereka bersaksi berarti perbuatan itu benar adanya karena sudah ADA SAKSI LEBIH DARI 2 ORANG…dan merekalah sdah melihat dengan mata kepala sendiri.
Kalau sudah begitu apa artinya disini…?? Artinya mereka sudah berbuat dosa secara sengaja dan terang terangan…Dikira TYK tidak tau masalah dasarnya kan…?? hehehee…Dia Tuhan…!! taulah akalbulus manusia…

Maka “KARTU TRUF” TYK dalam menjawab persoalan tsb,hanya berkata…:

“Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.”

Kesimpulannya :
Kata kunci “Saksi” dalam suatu perkara real maupun perkataan yang real…adalah hal yang penting…karena disitulah hukum benar dan tidak benar…DAPAT DITEGAKAN…Sehingga seseorang dapat dihukum atau luput dari hukuman. Sebagaimana yang dicontokan oleh TYK sendiri kepada kita.

Salam GBU

Saya jadi ingat waktu SMA dulu ada guru yang membahas hal ini. Menurutnya, yang ditulis YESUS ialah dosa-dosa orang yang ada di situ beserta nama mereka. Karena itulah mereka pergi satu demi satu.
Ada tanggapan?

Salam

apa ya kira2?

Setuju bro, jadi kalo ada yang menyangkal langsung disuruh TUHAN YESUS untuk membaca dosa2 mereka :smiley:

bagaimana dosa dapat ditulis semua ???
apakah bukan suatu perintah dari hukum taurat???

Ya gak semua dosalah bro, kan TUHAN YESUS tahu dosa terbesar masing2 orang, lha yang datang “hanya” ahli taurat dan farisi, kan jumlahnya dikit, trus ditulis dosa mereka, kali2 aja mereka semua pernah melakukan pelecehan seksual :2funny:

wkwkwkwk
bener kan thread ini seru^^
aku juga penasaran
sapa ya yang kira2 tahu^^

Ada sumber nih bro Yopi, kalo pernah ke monachos…

http://www.monachos.net/forum/archive/index.php/t-6295.html

“M (eshulam) has stolen treasures from the temple,” wrote the Lord’s finger in the dust.
“A (sher) has committed adultery with his brother’s wife;
“S (halum) has committed perjury;
“E (led) has struck his own father;
“A (marich) has committed sodomy;
“J (oel) has worshipped idols.”

Berarti Gurunya bro Kahlil, bro Kahlil dan saya benar ;D

Sip… Sip… Sip… Tradisi Suci memang sangat membantu memahami Alkitab :smiley: :ashamed0004: :happy0025: :wink: :afro: :coolsmiley:

Jadi kesimpulannya ???

Saya sering mendengar gereja2 baru mengecam/ mencibir gereja2 “main-steam” karena masih memakai liturgi dalam ibadahnya.

Padahal apa yang mereka lakukan juga “liturgi” dalam ibadahnya sebab merekapun juga melalukan format yang tetap pada setiap badahnya, misalnya:
Awal ibadah dengan puji2an dengan lagu2 yg agak slow, disambung lagu2 rancak dengan tepuk tangan, trus penyembahan, persembahan, nyanyi lagi, baru khotbah, trus lagu2 pujian lagi trus altar call, doa penutupan berkat…

hal2 demikian sebenarnya juga “liturgi”, bukan?

ya… bener…

eksistens Gereja non mainframe apalagi gereja yg “anti kemapanan”. jelas sangat mebutuhkan pembeda, (beda dari mainstream, namanya juga rintisan). btw, lebih cerdas dan kreatif lah pembedanya… :slight_smile:

“just kidding”

saya kuga diajari guru saya demikian… :slight_smile:

wah bener juga ^^

Wah…wah…koq jd ngebahas topik “liturgi” sih…
Kembali ke awal dah…

Menurut saya dan yg saya pahami, bahwa Yesus hanya mencoret-coret di tanah saja. Tentang apa yg digoreskan Dia di tanah, bukan suatu hal yg penting. Tetapi, sebagai seorang Guru, Yesus memberi contoh, bahwa menghadapi masalah yg genting sekali pun (org2 disekitar Yesus udh pd triak2 tuh), ketenangan hati sangat perlu. Dengan tenang Yesus menunduk dan mencoret di tanah yg membuat orang disekelilingnya jadi terpecah perhatiannya (sorri… seperti kawan2 yg jd nyari2, apa yg ditulis Dia…hehehe). Juga, dengan tindakan Dia itu, orang disekelilingnya juga akan merasa dicuekin/tdk dilayani, sehingga (mungkin) akan melakukan dosa sendiri (karena emosional). Yesus yg sudah mengkondisikan kedua hal tadi, lalu berkata “siapa yg tidak berdosa …dst…dst” menembak langsung yg hadir dengan senjatanya mereka sendiri (Hukum Taurat). Sebab semua tau bahwa manusia itu adalah orang berdosa. Apalagi yg hadir itu kan org2 yg paham hukum Taurat. Keinginan mereka untuk menjebak Yesus pun gagal.
Dengan sendirinya, si wanita itu pun diselamatkan.
Ttg si wanita…bukan dengan begitu saja diampuni Yesus. Tapi, ada ganjaran yg sangat berat bila si wanita mengulangi perbuatannya. Sebab upah dosa adalah maut.

Salam.

Ketika Yesus menulis itu hanya “gaya” saja…“tanda” malas untuk berpolemik .
atau lebih ke arah bahasa tubuh saja malas berpolemik…

mungkin lagi hitung berapa org yg mengelilingi perempuan,jumlah batu seluruhnya,serta kemungkinan sebrapa parah yg akan terjadi pada perempuan itu…