apa yang seharusnya kita lakukan jika kita sedang sakit?

1.Menurut teman2 klo kita mendapati diri kita sedang sakit apa yg harus kita lakukan?
2. Jika kita berdoa dan mengimaninya, namun sakit itu masih ada apa yg harus kita lakukan apa harus ke dokter?
3. Saya ingin melihat mukzizat terjadi, apakah mungkin?

oh ya mungkin gx klo peran dokter dunia, diganti oleh Yesus Kristus sndiri :afro:

  1. mensyukuri bahwa sakit yang kita derita ada maksud tertentu yang ingin TUHAN berikan pada kita…
  2. ada sakit yang bisa sembuh sendiri dan ada sakit dimana kita harus ke dokter… tergantung anda sendiri untuk menilai… sekali lagi ada maksud TUHAN pada diri kita… itulah yang harus kita cari…
  3. Mungkin saja… bukankah setiap hari adalah mukzizat…??? bukankah setiap hari terjadi hal2 yang baru sesuai janji TUHAN…???
    4 ngapain harus TUHAN YESUS yang menyembuhakan jika dokter aja bisa…??? ^^ seklai lagi ada maksud TUHAN dalam proses penyembuhan… dimana ada yang bisa sembuh sendirinya, atau sembuh oleh dokter atau tidak sembuh selama hidup, atau sakit yang mengakibatkan kematian… carilah maka anda akan menemukan…

Jawab 1 :
Sebagai manusia, kita punya tanggung jawab dengan apa yang Tuhan sudah karuniakan pada kita. Jadi, di samping berdoa, kalau sakit sebaiknya ke dokter. Berdoa dan bekerja.

Jawab 2 & 3 :
Tuhan bekerja dengan waktu dan caraNya sendiri. Berdoa dengan iman adalah berdoa sesuai dengan kehendak TUhan. Iman adalah sikap hati percaya dan taat kepada Tuhan. Iman bukanlah kita berkehendak lalu Tuhan taat pada kita.

Jadi, mujizat terjadi kalau kita dekat dengan Tuhan dan berdoa sesuai dengan apa yang Tuhan Rhema-kan kepada kita. Jika Tuhan bilang : “orang ini akan sembuh secara mujizat” maka sebagai hamba kita doa kesembuhan ilahi, maka orang itu akan sembuh. Jika tidak, orang itu biar didoakan sampai berbusa gak ada mujizat.

GBU

Jadi pengen nanya juga :

  1. Mungkin gak kalau peran Ayah & Ibu didunia, diganti oleh Yesus sendiri…
  2. Mungkin gak kalau peran Supir didunia (yg masih berpotensi kecelakaan), digantikan oleh Yesus sendiri…
  3. Mungkin gak kalau peran Presiden / Raja di dunia (yg bisa korupsi), digantikan oleh Yesus sendiri…
  4. Mungkin gak kalau peran Pendeta / Pastor di dunia (yg bisa SALAH), digantikan oleh Yesus sendiri…
  5. dan lainnya…

ehehe…
Jadi mikir…
Kita ini Percaya Yesus…
atau kah…
Menjadikan Yesus kacung kita disegala bidang?? mumpung gratis pula??? enak banget kalau bisa gitu…

ehehe…

Ada banyak sakit mulai dari sakit ringan sampai sakit berat.
Setiap sakit yang terjadi tentu memiliki alasannya sendiri.
Alkitab mencatat, Allah sering memakai sakit sebagai peringatan dan hukuman.
Tetapi tidak semua sakit adalah hukuman.

Pertama saat anda sakit yang anda harus cari tahu adalah “Mengapa anda sakit?”

Bisa karena kecerobohan anda, bisa juga karena hal diluar kendali anda dan bisa juga dibuat oleh orang lain. Macam-macam sebabnya. Mulai dari serumah dengan orang yang menderita penyakit sampai tahu-tahu anda digigit serangga tanpa disadari.

Semua yang terjadi atas sepengetahuan Allah dan bagi anak-anakNya semua yang kita alami atas seijinNya.

Saat seseorang dengan mulut sombong atau banyak bicara sampah suatu saat terkena radang tenggorokan, atau saat anda berusaha menutup telinga untuk tidak mau mendengar nasihat atau jeritan orang anda mungkin akan sakit telinga bengkak atau semacamnya. Terkadang saat kaki terkilirpun kita harus berusaha mencari tahu apakah mungkin kejadian atau penyakit ini adalah teguranNya, berhubung kita sudah tidak dapat lagi ditegur manusia.

Sakit flu yang paling sering diderita, bukan berarti kejadian wajar begitu saja. Allah yang mengijinkan semua itu terjadi membuat kita memiliki waktu sejenak untuk merenungkan kembali perjalanan hidup kita, keputusan dan tindakan kita, ucapan kita bahkan hal-hal yang terlewatkan sekalipun. Ia ingin kita kudus sama seperti diriNya kudus.

Jika anda telah tahu apa pesan Allah dalam setiap kejadian sakit yang anda alami, bertobatlah dan anda dapat memberanikan diri untuk meminta mujizat. Saya sering sembuh tanpa obat bukan hanya penyakit keras atau berat kategori dokter tetapi penyakit ringan seperi flu dan radang tenggorokan dapat disembuh seketika tidak pakai isitilah berangsur-angsur sembuh setelah kita meminta kesembuhan.

Tetapi jika anda tidak juga tahu apa-apa sebaiknya anda ke dokter saja, jangan cobai diri anda sendiri.

Alkitab mengatakan bahwa Tuhan yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu (Maz. 103:3) Pada prinsipnya ketika kita sakit, kita cari tahu dulu penyebab penyakit yang kita alami, apakah penyakit ini diakibatkan oleh:

a.Penyakit jasmani maupun kejiwaan bisa juga berasal dari roh jahat. Seperti, wanita yang menjadi bungkuk punggungnya karena dirasuk roh, anak penderita epilepsi, orang bisu yang dapat berkata-kata kembali setelah satu roh diusir keluar (Ayub 2:7; Lukas 13:11-16; Matius 9:32-33, 17:14-18; Kis 10:38).
Kerasukan setan melukiskan gangguan atau tekanan roh-roh jahat atas manusia (Matius 8:16; 15:22; Markus 1:32, 5:1-15).

Praktek perdukunan, teluh, santet dan sebagainya termasuk yang menyebabkan penyakit bahkan kematian pada manusia.
Penyakit juga tidak selalu langsung berkaitan dengan aktivitas roh-roh jahat, namun penting diperhatikan bahwa:
Kesembuhan dari penyakit seringkali secara konsisten terjadi bersamaan dengan pengusiran setan dalam pelayanan Tuhan Yesus dan dalam kehidupan gereja mula-mula (Markus 1:32-34; Lukas 4:40-41, 13:32; Kis 5:16, 8:7).
Penyakit akibat dosa / dosa melanggar Firman Allah / ketidak taatan.

Keberdosaan manusia membuatnya terpisah dari Allah dan dihukum dengan kesakitan dan kematian (Mazmur 107:17). Menjadi tua, kondisi fisik yang menurun adalah akibat dosa.
Ketidak taatan kepada Allah, pelanggaran akan firman Allah juga menyebabkan sakit penyakit pada manusia (Keluaran 15:26; 23:25). Bangsa Israel menjadi contoh nyata bagaimana sakit penyakit menyerang mereka tatkala mereka hidup tidak taat kepada Allah dan cenderung memberontak kepada-Nya.
Berkaitan dengan itu, perlu diteliti lebih lanjut bahwa sering dalam pelayanan kesembuhan ilahi terkadang dalam berdoa bagi orang sakit, banyak hamba Tuhan mempunyai pandangan yang menghakimi bahwa sakit tersebut disebabkan oleh karena dosa. Padahal belum tentu demikian.

b. Ada penyakit yang merupakan hukuman dari dosa (2Tawarikh 21:11-20) juga melalui penyakit ini dikerjakan pertobatan (2Sam.24:10-25; Markus 2:1-12). Penyakit merupakan akibat langsung dari dosa. Dalam situasi inilah Yak.5:15-16 diterapkan.
Sesudah si sakit mengakui dosanya, baik dengan Tuhan maupun dengan sesama, barulah didoanya, lalu sembuh.
Mendoakan orang, tanpa mengaku dosanya, tidak tertolong sama sekali karena jelas bertentangan dengan kehendak Tuhan. Kalau sifatnya netral, maka kita berdoa berdasarkan (Yes. 53:4-5)…
Tetapi kalau Tuhan yang izinkan penyakitnya kita tidak usah berdoa untk penyembuhan karena yang jelas hal ini bertentangan dengan kehendak Tuhan. Perlu diingat Tuhan bukan sumber penyakit, tetapi iblis sumber penyakit.

c. Ada Penyakit yang kita alami agar kita terus menerus bersandar kepada Tuhan.
Penyakit merupakan kendali dari Tuhan, supaya orang-orang percaya bersandar kepada kekuatan Tuhan. Hal ini nampak didalam (2Kor. 12:7-10; 2Raja-raja 13:14-21). Dalam keadaan ini Tuhan tidak menyembuhkan penyakit. Ia membiarkan penyakit. Ia membiarkan menderita tetapi Ia memberikan kekuatan untuk menanggung penderitaan itu.

d. Ada penyakit diakibatkan oleh Virus / bakteri / kuman / jamur dllnya menyebabkan sakit penyakit bagi manusia. Sebab mereka menyerang sel-sel tubuh, organ-organ tubuh, menyebabkannya menjadi lemah sehingga membuat seseorang menjadi sakit atau menderita penyakit. Type2 penyakit seperti ini kita harus kedokter.

e. Ada penyakit Kejiwaan yang bersifat emosional. Di dalamnya mencakup perasaan, hati, pikiran dan segala yang berhubungan rasa dan batiniah manusia. Perasaan yang terluka tidak dapat diketahui dengan cara yang sama seperti mencari luka-luka atau memar di tubuh, meskipun kedua-duanya sama-sama nyata. Akibat dari luka-luka emosional yang dapat muncul dalam sikap dan tingkah laku seseorang adalah:

  • Fobia
    Perasaan takut pada sesuatu hal atau keadaan tertentu.

  • Luka batin, depresi dan sejenisnya
    Orang yang mengalami hal ini biasanya akan merasa hidupnya tidak tentram dan dihantui perasaan-perasaan tidak berdaya. Penyebab utamanya biasanya disebabkan kematian/kehilangan orang yang dicintai, pernikahan yang hancur, kegagalan dalam pekerjaan/usaha/dagang, kecelakaan, rasa tertolak maupun perselisihan dengan sesamanya.
    Pada kebanyakan kasus, hal itu dapat memicu penyakit pada fisiknya.

Penyakit sejenis ini harus juga pergi kedokter yang ahli tentang kejiwaan. Memang tidak semua penyakit tipe ini oleh karena akibat fobia dan depresi, bisa juga diakibatkan oleh roh-roh jahat.
Jadi Tuhan Yesus memerintahkan gereja-Nya untuk pergi ke seluruh dunia memberitakan Injil-Nya. Perintah itu disampaikan dengan janji bahwa Ia menyertai gereja-Nya. Penyertaan Tuhan itu berarti bahwa para pemberita Injil-Nya akan disertai dengan kuasa dari surga. Kuasa untuk menyembuhkan orang sakit, membuat mujizat, mengalahkan kuasa iblis yang membelenggu manusia dan sebagainya (Matius 28:18-20; Markus 16:15-18). Amin.

[email protected] Jonatan…

Jika kita menyadari apa saja yang kita lakukan dalam posisi dan status kita sebagai umat percaya…maka Imanlah yang menjadi ukuran kita…apakah Iman kita tetep kepada Tuhan YESUS kRISTUS ATAU TIDAK DALAM MENGHADAPI SEGALA MACAM SIKON…??
KarenA ALKITAB MENGAJARKAN…bahwa dalam kita mau makan dan minum pun dan segala hal yang AKAN kita lakukan…adalah demi MEMULYAKAN…NAMA TUHAN …Bukan…??

Begitupun jika kita masuk pada sikon kita jatuh sakit…Maka tidak mungkin kita menjauhi Ajaran Alkitab bukan…??
Yaitu tetep harus menerapkannya prinsip…Memulyakan nama Tuhan Yesus Kristus.

Salam GBU.

[email protected] Jonatan…
Saya setuju dengan Bro @Scout… :afro:

Ane rangkum bro, apa yang anda tabur anda tuai, anda tidak jga kesehatan ya jangan hanya minta kesembuhan, ini bukan jaman mujizat “seenaknya aja”, tapi ini jaman akhir, jaman berjaga-jaga dari si jahat. Orang Kristen yg baik jaga kesehatan, kalau saakit ya ke dokter.

Semoga berkenan…^^

Maaf kalo dalam hal ini saya tidak sependapat dengan anda… Tidak semua penyakit disebabkan oleh karena kita tidak menjaga kesehatan. Anda pernah sakit ga?merasa sehat tp besoknya badan capek, sakit kepala, pilek,dll?jika anda tidak pernah merasakannya anda hebat… :afro:
Tidak ada salahnya org meminta meminta muzijat, jika memang dia percaya bisa terjadi mujizat bukan?
Darimana anda bisa menyimpulkan klo ini bukan zaman mujizat? memang betul klo hari2 ini adalah akhir jaman, tp bukan mustahil ada mujizat kan?apa anda percaya bahwa Yesus yg kita sembah itu ga berubah dari dulu sampai sekarang?Trus kalo dulu Dia buat mujizat apa anda ga percaya bahwa sekarangpun melalui Roh Kudus bisa dibuatNya mujizat?

Benar bro, Yesus tidak berubah amin, kalau anda sakit karena capek, ya berarti kurang istirahat, lalu anda mau bilang kalau sakit karena cape itu bukan karena tidak jaga kesehatan? Karena tidak bisa atur waktu istirahat makanya sakit. Gtuu loh broo, bicara tentang mujizat, amin saya percaya itu, tapi TS kan nanya apakah harus ke dokter kalau skit? Apakah harus berdoa saja?

Saya imani mujizat masih ada tapi situasional broo, ndak bisa main doa langsung berdiri, brapa banya orang Kristen mati karena tidak jaga kesehatan? Ayah saya salah satunya, terus sdah sakit krna tidak bertanggungjawab anda mau minta mujizat dari Tuhan? Hey…come on, Dia kawan sejati dan dokter segala dokter tapi bukan berarti kita bisa minta sembuh seenaknya klau tidak jaga kesehatan.

Semoga berkenan… :slight_smile:

Koreksi diri …minta ampun dan mengucap syukur :slight_smile:

Memang betul yg anda katakan…tetapi point saya adalah tidak semua penyakit itu berasal karena kita tidak jaga kesehatan. Coba anda baca di PL bahkan Allah sendiri bisa mengijinkan penyakit sampar terjadi, semuanya itu karena kehendakNya kan?

Betul bro, tapi itu bukan berarti anak Tuhan hidup seenaknya, nanti kalau sakit tinggal bilang ini kehendak Tuhan, ga gitu bro, kalau anda sakit itu peringatan untuk jaga kesehatan, memang semuanya seijin Tuhan tapi harus bijk melihatnya.

Kalau saya kena kusta agar orang lain bisa kenal Yesus saya mau jadi alat-Nya, tapi kalau saya kena HIV karena doyan main perempuan ya itu konyol namanya bro.

Semoga berkenan… :slight_smile:

Semua orang bisa dipastikan gakan mau sakit. Itu sudah pasti… terlepas dari itu adalah perbuatan sendiri atau karena sesuatu penyakit yg bukan karena perbuatan sendiri, menurut anda tidak akan ada mujizat?

Saya imani mujizat masih ada tapi situasional broo
kalo pernyataan anda situasional bisa diartikan bahwa penyakit yg didatangkan oleh karena kita tidak bisa jaga kesehatan tidak akan pernah ada mujizat buat itu? darimana anda tahu seperti itu?setahu saya secara eksplisit dan implisit dalam Firman Tuhan tidak pernah ada ayat yg menyinggung hal tersebut. Bukankah ada tertulis "Oleh Bilur-bilurNya kita pasti sembuh..?"Apa kita beriman untuk sembuh terlepas dari itu penyakit dtng krn kita sendiri yg tdk jaga kesehatan ataupun kita jaga kesehatan?

Saya tidak pernah bilang tidak percaya mujizat, sekarang begini saja, kalau anda batux, apa anda akan berdoa saja tanpa minum obat? Iman extreme bukan iman buta.

Yesus mmbuat mujizat karena tanpa mujizat ndak ad akan ad yg percaya Yesus itu Anak Allah. Kalau anda bawa ayt bilur-bilurnya menjadi sembuh, maaf itu ayat spesialis umat kharismatik yang doyan mujizat tapi ga tau makna mujizat itu sendiri. Saya ini pernah mengalami mujizat waktu saya sakit, jadi saya tau apa itu mujizat.

Mujizat alat Tuhan untuk mencapai tujuan tertentu, bukan untuk sembarangan, kalau sembarangan ya sdah ndak usah olahraga, kan nanti sembuh oleh bilur-bilurnya.

Semoga mengerti… :slight_smile:

Tujuan tertentu itu apa? apa salah beriman dan berdoa dengan bilur2Nya kita sembuh?ya saya tidak bilang percaya dan beriman saja bisa sembuh,ada ga saya katakan begitu?tp saya tegaskan sekali lagi…biar anda ga ngawur ngidul…

  1. Tidak ada salahnya beriman dan berdoa atas penyakit kita ntah itu disebabkan oleh karena perbuatan sendiri atau karena hal lain. Jika anda menentang ini, silahkan anda ungkapkan ayatnya.
  2. Ane rangkum bro, apa yang anda tabur anda tuai, anda tidak jga kesehatan[b] ya jangan hanya minta kesembuhan[/b], ini bukan jaman mujizat "seenaknya aja", tapi ini jaman akhir, jaman berjaga-jaga dari si jahat. Orang Kristen yg baik jaga kesehatan, kalau saakit ya ke dokter.
    dengan mengungkapkan ayat ini jelas sekali anda berserah kepada org (dokter itu manusia, terbatas...) itu makanya dalam hal penyakit sama sekali anda tidak akan pernah bertumbuh dalam iman. Karena ya itu, dikit2 sakit ya kedokter. Sori kalo saya TIDAK... terlepas itu skt karena apapun yg pertama saya lakukan adalah berdoa dan beriman pasti saya sembuh, setelah itu baru saya kedokter. Kalo anda beda...udah sakit langsung kedokter, dah gitu diponis dokter sakit "x" baru stress dah gt berserah...
  3. Anda jangan mengerdilkan iman kristen ttg kesembuhan khususnya mengenai I Petrus 2:24 (Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh). Tidak usah anda singgung karismatik disini, apalgi jelas sekali anda bukan denom karismatik, karena dari awal tidak ada ulasan mengenai denom disini.

Gini deh bro, daripada saya jelaskan nanti ga ketemu solusinya, anda cari deh bahasa asli dari 1 Petrus 2:2-4, bisa Yunani atau Ibrani, terus perhatikan apa ayat itu membhas tentang kesembuhan dari penyakit jasmani? Atau mujizat “instant” ala manusia?
Saya tidak mengerdilkan iman Kristen, justru banyak umat Kristen mengerdilkan Tuhan dengan hanya ikut Yesus karena mujizat, anda harus tau ayat itu kesembuhan dari segala dosa kita, bukan sakit penyakit, saya bingung gmana anda menafsirkannya. Saya tidak bermsksd menghina kharismatik tetapi yang suka pake ayat itu saat KKR kesembuhan kan umat kharismatik.

Apa saya anti kharismatik? Ev. Daniel Alexander adalah salah satu guru rohani saya, beliau orang kharismatik, lalu opini anda itu darimana datangnya?

Semoga berkenan… :slight_smile:

Saya nga nanya siapa guru rohani anda. Ga penting bagi saya tuh…ketahuan aja dari kualitasnya… ;D