Apakah ada penghukuman sebelum keselamatan?

Dear,

Tanya donk?

gimana pendapat kalian, apakah memang ada masa penghukuman atas dosa kita sebelum kita benar2 diselamatkan dan masuk surga yg kudus?

ayatnya dimana ya? :slight_smile:

Terima kasih
Gbu

Tentu saja ada penghukuman bagi setiap orang berdosa.

Tetapi bagi orang percaya, penghukuman telah dilakukan 2000 tahu yang lalu di atas kayu salib.

Yohanes 19 : 30
Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: ‚ÄúSudah selesai.‚ÄĚ Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

Penghukuman bagi orang percaya ‚Äúsudah selesai‚ÄĚ.

berarti sudah tidak ada penghukuman lagikah utk orang beriman?
lalu gimana jika orang beriman itu berbuat dosa lagi?apakah dia ga perlu bertobat,karena hukumannya dibayar lunas?

Tentu saja harus bertobat, tetapi dosa yang dilakukan tidak akan mendatangkan penghukuman lagi.

Biasanya, pertanyaan berikutnya adalah (saya jawab dulu sebelum ditanya) :
Kalau begitu berbuat dosalah semaunya, kan tidak akan dihukum, bukan begitu ?

Sekarang, apa artinya tobat ?
Didalam pertobatan yang benar, ada unsur-unsur :

  1. Pengakuan dosa.
  2. Penyesalan.
  3. Permohonan ampun.
  4. Komitmen tidak melakukan lagi.

Nah…
Yang diampuni dosanya, tentunya adalah petobat sejati, jika bukan petobat sejati tentunya tidak ada unsur-unsur di atas tidak berada dalam pengampunan.
Sekarang, apakah petobat sejati bisa melakukan perbuatan dosa sekehendak hatinya ?
Mungkin, yang nomor 4, yaitu komitmen bisa saja gagal, tetapi petobat sejati akan me rekomitmen. Dan ini tidak akan mendatangkan hukuman.

kalau kau kedapatan copet, maka akan digebuki dulu lau di serahkan ke tangan polisi,
Roma 13
13:4 Karena pemerintah adalah hamba Allah untuk kebaikanmu. Tetapi jika engkau berbuat jahat, takutlah akan dia, karena tidak percuma pemerintah menyandang pedang. Pemerintah adalah hamba Allah untuk membalaskan murka Allah atas mereka yang berbuat jahat.

yang tidak mendatangkan penghukumannya itu di dunia ini apa di dunia akhirat,shingga da pasti keselamatannya?

klo tidak bertobat sejati apakah penghukumannya itu tetap ada? atau tidak ada sama sekali?

maksudnya merekomitmen itu mengakui untuk tidak mengulangi lagi?

apakah ada ayat2nya yg lebih menjelaskan dari ini semua pak mas wawan?

Yang saya bicarakan tentunya penghakiman terakhir nanti, dimana semua manusia dihakimi berdasarkan perbuatannya. Jadi bukan penghakiman dunia.

Jika tidak ada pertobatan ?

  1. Tentunya tidak ada pengakuan berdosa. Tidak ada pengakuan berdosa, tentunya tidak ada pengampunan.
  2. Ada pengakuan berdosa, tetapi tidak ada penyesalan. Tentunya ini pun tidak akan ada pengampunan.
  3. Ada pengakuan dosa, ada penyesalan, tetapi tidak ada permintaan pengampunan. Ini pun tidak ada pengampunan.
  4. Ada pengakuan dosa, ada penyesalan, ada permohonan ampun, tetapi selalu melakukan lagi dengan kesadaran penuh. Ini namanya mempermainkan. Juga tidak ada pengampunan.

Re komitmen, artinya ada perlawanan terhadap keinginan berbuat dosa. Kita manusia yang lemah, sering kali kita kalah. Tetapi kesungguhan hati untuk tidak lagi melakukan dosa harus tetap ada.

Yohanes 3 : 18
Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

Sebelum percaya - telah berada di bawah hukuman. , bukan akan berada…

Roma 8:1
Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

Yohanes 3 : 18
Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

Jika yang tersebut ada dalam Kristus, maka orang tersebut tidak akan dihukum.

Jangan lupakan juga, bahwa orang tersebut juga bisa dihukum, kalau dia hidup dalam dosa.

Ibrani 10:26
Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu.

Ibrani 10:27
Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka.

Demikian. GBU.

so tidak ada penghukuman lagi ya…
trs kita kan sekarang msh suka dosa… trs nanti masuk surga… trs gmn? apakah nanti kita di surga msh kebawa kebiasaan dosanya…?

kurang kuat ayatnya… kurang mengena… :slight_smile:
apa yg membuat anda bertobat? dihukum lalu bertobat,. atau diampuni lalu bertobat seperti yg dilakukan Yesus terhadap wanita yg kedapatan berzinah? :slight_smile:

super pak… :slight_smile:
tp koq agak ribet ya pak untuk bertobat… :slight_smile:

super pak… :slight_smile:

nah yg masih agak menjadi pertanyaan saya…
dibumi kan kita suka lemah dan berbuat dosa… surga suci… nanti apakah kebiasaan kita dibumi suka lemah dan dosa msh bs kebawa ke surga…?
apakah kl di surga kita benar2 dirubah jd pribadi yg ga bisa dosa?

ada yg bisa bantu jawab?

oleh karena penebusan Yesus dikayu salib, dosa orang beriman tidak lagi mematikan.

kita diselamatkan karena kasih karunia Allah oleh iman (lih. Ef 2:8, Tit 2:11; 3:7). Dan iman ini harus dinyatakan dan disertai dengan perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka iman kita itu mati (lih. Yak 2:17, 24, 26).

orang-orang yang berpikir bahwa jika Allah mengampuni, maka tidak ada lagi yang harus dipikirkan mengenai ‚Äėakibat dosa‚Äô sebagai konsekuensinya. Namun kenyataannya, hampir seluruh bagian Kitab Suci menceriterakan sebaliknya. Selalu saja ada konsekuensi yang ditanggung oleh manusia, jika ia berdosa terhadap Allah, meskipun Allah telah memberikan pengampunan.

Kita melihat hal demikian, misalnya, pada Adam dan Hawa, setelah diampuni dosanya, diusir dari taman Eden (Kej 3:23-24). Raja Daud yang diampuni oleh Allah atas dosanya berzinah dengan Betsheba dan membunuh Uria, tetap dihukum oleh Tuhan dengan kematian anaknya (lihat 2 Sam 12:13-14). Nabi Musa dan Harun yang berdosa karena tidak percaya dan tidak menghormati Tuhan di hadapan umat Israel akhirnya tidak dapat masuk ke tanah terjanji (Bil 20:12). Nabi Zakharia, yang tidak percaya akan berita malaikat Gabriel, menjadi bisu (Luk 1:20). Dan masih banyak contoh lain, yang menunjukkan bahwa, selalu ada konsekuensi dari perbuatan kita.

Disurga sudah tidak ada lagi dosa, sebab surga adalah suatu kondisi suci sempurna, tidak ada najis yang masuk kesana (Why 21:27). disurga juga merupakan suatu kondisi dimana kita dapat melihat Allah… maka untuk dapat melihat Allah, manusia haruslah kudus sempurna. sebab tanpa kekudusan tak seorangpun dapat melihat Allah (Ibr 12:14).

maka jika manusia masuk surga, manusia harus dalam kondisi kudus sempurna, bukan setengah kudus saja… dan setelah mencapai itu, maka manusia tidak akan tercemar lagi selamanya… disurga tempat yang kudus, tak ada lagi hal, dan tidak dapat hidup hal yang tidak kudus disurga…

maksudnya masa penghukuman itu gimana Bro?

super pak… :slight_smile:

ini nih hampir menuju sasaran… :slight_smile:

nah apa menurut bapak kelak kita mati kita sudah kudus dan suci pak… naturalnya kan kita tidak lepas dari dosa pak…
apakah nanti kita dikuduskan begitu saja dan layak masuk surga…?
apakah kita berusaha mengkuduskan diri kita agar layak masuk surga?

please… :slight_smile:

oiya‚Ķ kata2 ‚Äúdosa org beriman tidak lagi mematikan‚ÄĚ
ayatnya? :slight_smile:

sebelum masuk surga kita ngapain gt lho bro?

apa disucikan dulu? (lewat penghukuman)

apa langsung masuk surga?

apa yg masuk surga yg benar2 sudah suci sejak dari di bumi?

please… :slight_smile:

Seseorg yg bertobat dan percaya Yesus maka

  1. ybs akan dilahirkan baru/dihapuskan semua dosa2nya
  2. ketika kemudian dia berdosa maka kalau ybs minta ampun maka ada pengampunan
  3. ketika mati , maka Tuhan Yesus akan melakukan pembenaran, asalkan ybs tdk pernah menyangkal Yesus

Sebelum masuk surga, saat ini semua org percaya yg meninggal akan berada di Firdaus/pangkuan Abraham,
sampai pd saatnya nanti setelah kebangkitan org2 mati barulah masuk ke surga.

belum nangkep nih… :slight_smile:
misalnya…

kita babi… hehe…
kotor…

nah babi kebiasaanya hidup di kotoran…

biar selamat babi harus masuk hotel…

nah yg diterima dihotel itu kucing yg hidupnya bersih (misalnya)…

nah gimana agar babi bs masuk hotel…?

  1. apakah babi dibersihkan (dihukum) baru masuk hotel…

  2. apakah babi langsung dikasih grace ‚Äúcling‚ÄĚ jd kucing‚Ķ

  3. apakah babi yang dalam hidupnya mempunyai natural kucing dan akhirnya yg menjadi kucinglah bisa masuk surga…

atau ada option lain? :slight_smile:

Perumpamaannya gak spt itulah,
di Alkitab org2 yg percaya diumpamakan spt domba, org tdk percaya spt kambing
Dulu sebelum bertobat semua org hidup spt kambing: liar, sulit diatur dan digembalakan
setelah bertobat maka hidup spt domba, yg nurut dan mudah digembalakan.
Jadi yg keliatan itu bukan wujud domba atau kambingnya , tapi sifat2/karakter yg melekat pd seseorg.
Matius 25
25:32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,
Matius 25
25:33 dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.