Apakah ada Semut yang Mati Sebelum Adam Jatuh ke Dalam Dosa?

Kalau berargumentasi itu pakai logika yang normal dong,masak manusia tidak harus makan dan minum kalau kodratnya memang ditentukan demikian ?
Pakai logikanya mas.

Logikamu nggak nyambung, debat.

Disini nggak lagi ngomongin :
Apakah manusia tidak harus makan dan minum KALAU kodratnya demikian ?

Melainkan yang lagi di ajukan adalah :
Apa yang akan terjadi apabila Adam makan PBJ

Hanya pemberhala bendamati saja yang ngluarin respond tulalit thdp pertanyaan tsb, kayak gini :
manusia kodratnya makan dan minum.

giliran ditegaskan mengenai apa yang sedang dibicarakan :
Yang lagi dibicarain disini mengenai PK dan PBJ !

Karena pada dasarnya pemberhala setan, maka respondnya kembali lagi tulalit :
Kalau berargumentasi itu pakai logika yang normal dong,masak manusia tidak harus makan dan minum kalau kodratnya memang ditentukan demikian ?
Pakai logikanya mas.


Mengapa dirimu menyembah iblis terus menerus, debat ?

Pertama,
kalimat merah itu BUKAN argumentasi - melainkan memberi tau bhw pembicaraannya bukan diperihal kodrat manusia itu makan dan minum.

Kedua,
yang tulalit logikanya itu adalah dirimu sendiri karena ngempanin terus kasi makan iblis peliharaanmu tsb.

So, dengan kedua point diatas - keliatan sudah bahwa dirimu memang bukan atheist melainkan penyembah iblis, debat.

Saya kutip kalimatmu sbb :

" Dengan demikian, taroh kata Adam TIDAK pernah makan buah PBJ dan TIDAK pernah makan buah PK -
maka Adam TIDAK akan hidup kekal jasmani(hidup untuk selama-lamanya), namun Adam tetep “hidup kekal” rohani."

Sudah pikun ya kok berandai andai apa yang tidak realistis ?
Tuhan memberikan tumbuh-tumbuhan untuk kebutuhan jasmani manusia mas bukan utk hiasan taman.
Logikamu nyangkut dimana ?
Yg sering mengucapkan kata Iblis itu pastilah turunan si Iblis karena ingat dan rindu terus sama nenek moyangnya.

Dirimu nggak nangkep2 yah.

Saya lagi ngomongin hal yang spesifik, debat.
Saya nggak lagi ngomongin tumbuh2an, melainkan Pohon Kehidupan.
Dan JELAS dirimu tau apa yang saya lagi omongin, tapi tetep aja diulang2 respond yang kayak di quote atas.

jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.

Logikamu nyangkut dimana ?
Dirimu itu yang nyangkut logikanya, debat :D.

Saya bilang :
berdasarkan ayat diatas, kesimpulan yang bisa ditarik adalah [khasiat dari makan buah Pohon Kehidupan menyebabkan Adam hidup untuk selama-lamanya]

respond amburadol bin tulalit-mu :
Tuhan memberikan tumbuh-tumbuhan untuk kebutuhan jasmani manusia mas bukan utk hiasan taman.

berangkat dari yang saya bilang diatas, saya lanjutkan :
Dengan demikian, taroh kata Adam TIDAK pernah makan buah PBJ dan TIDAK pernah makan buah PK -
maka Adam TIDAK akan hidup kekal jasmani(hidup untuk selama-lamanya), namun Adam tetep “hidup kekal” rohani.

tetep aja itu respond amburadol bin tulalit-mu kaset rusak diputer :
Tuhan memberikan tumbuh-tumbuhan untuk kebutuhan jasmani manusia mas bukan utk hiasan taman.

sementara padahal dirimu secara ngaco menyimpulkan dengan nambahin kalimat ayat :
jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya di neraka

Buah pohon kehidupan adalah merupakan sumber kehidupan secara fisik mas karena Adam itu manusia yang terbuat dari tanah.
Jadi berandai andai tidak makan buah itu hanyalah pikiran ngawur dan anti logika karena sama saja kalau anda berandai andai manusia itu tidak usah makan atau minum.
Modar mas akibatnya.
Logika anda semrawut nampaknya.

Lah ya itu.

Dirimu bilang :
gak ada yang spesial dengan PK, karena PK itu idem dengan pohon pohon laen selaen PBJ —> dengan argumen kaset rusak : PK berfungsi sbg sumber kehidupan secara fisik Adam.

Jadi berandai andai tidak makan buah itu hanyalah pikiran ngawur
Dirimu itu sendiri juga sedang berandai-andai, debat. Sementara padahal informasinya menunjukkan bhw PK itu tidak sama dengan pohon2 laen selaen PBJ.

maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.

Perihal berandai-andai di versi-mu adalah :
SEANDAI-nya Adam nggak makan PBJ, maka PK itu ya idem dengan pohon2 laennya - yakni sumber kehidupan secara fisik Adam.

Dirimu menempatkan suatu logika amburadul dimana sikonnya berupa :
mendadak PK menjadi pohon yang spesial -YET- bahkan itupun SEANDAINYA.

Logika anda semrawut nampaknya.
Logika dirimu LEBIH smrawut lagi, debat.

KARENA Allah pencipta
MAKA adalah logis Allah tidak sopan thdp ibunya.

@odading @ debat

mari kita lupakan sejenak kodrat manusia yang butuh makan.

pertanyaannya sekarang adalah: jika adam tidak makan buah PBJ dan PK, tapi adam tetap makan buah dari pohon lain (misal apel, alpukat, pisang, dsb) apa yang akan terjadi:
a. jasmani dan rohani kekal
b. jasmani dan rohani tidak kekal
c. jasmani kekal, rohani tidak kekal
d. jasmani tidak kekal, rohani kekal

tidak ada, krn Allah melihat semua yg diciptakannya baik

IMO, secara kita tidak tau berapa lama rentang waktu antara AdamHawa mulai bernafas di bumi s/d makan buah berapa lama, mungkin yg pas utk diajukan pertanyaannya : apakah kematian secara default natural pasti memang akan terjadi thdp makhluk apapun (manusia dan segala jenis hewan dan tumbuhan) sekalipun AdamHawa tidak makan buah ? How can we be so sure ?
tidak akan... asal tidak melanggar aturan/hukum melanggar aturan/hukum...maka... yg terjadi adalah konsekuensi melanggar hukum/aturan

tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.

IMO, utk mengerti kalimat diatas - setidaknya si pendengar kalimat tsb perlu tau APA/BEGIMANA ITU

  1. baik / jahat
  2. aksi makan
  3. mati

Nah… kira2 pas-nya yang begimanakah yg ada di benak kita pabila kita memposisikan diri sbg Adam saat mendengar kalimat ayat diatas ?

IMO, [kita (sbg Adam) tau apa/kayak begimana itu aksi makan] tentunya YA.

Yang menjadi pertanyaan :

  1. apakah kita (sbg Adam) tau apa itu baik/jahat ? kayak begimana itu yg baik/jahat ?
  2. apakah kita (sbg Adam) tau apa itu mati ? kayak begimana itu mati ?

maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.

Berdasarkan ayat diatas, kesimpulan saya untuk sementara ini kira-kira sbb :
Default nature makhluk hidup (manusia dan segala jenis hewan dan tumbuhan) adalah disuatu ketika akan mati.

Bagi yg makan buah PK secara kontinyu, kematian ybs terus tertunda.
Tidak ada ayat yg kalimatnya bisa menuntun ke pendapat bhw AdamHawa disuruh Allah utk continually makan buah PK. Dengan demikian, bagi yang gak mau makan buah PK secara kontinyu, maka ybs disuatu ketika akan mati. Dan hal ini tidak mengapa di pov Allah.

Kembali ke kedua point pertanyaan diatas, menurut acid kira2 jawaban yg pas-nya begimana ?

:slight_smile:
salam.


yg makan buah PK pastilah mati … definisi selanjutnya default

jika dimakan, pastilah mati (jasmani/rohani)
jika tidak dimakan, sebaliknya
yg terjadi adalah :
ditelen…
maka …

@cnc

tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati. kejadian 2:17

Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.” kejadian 3:22

anda: jika dimakan, pastilah mati (jasmani/rohani)
saya: dari pernyataan anda, ada beberapa hal yang perlu diperjelas:

  1. makan yang mana? buah pohon yang baik dan jahat (PBJ) atau pohon kehidupan (PK) atau keduanya?
  2. mati apanya? jasmani atau rohani atau keduanya?

mari :happy0062: :slight_smile:

pertanyaannya sekarang adalah: jika adam tidak makan buah PBJ dan PK, tapi adam tetap makan buah dari pohon lain (misal apel, alpukat, pisang, dsb) apa yang akan terjadi: a. jasmani dan rohani kekal b. jasmani dan rohani tidak kekal c. jasmani kekal, rohani tidak kekal d. jasmani tidak kekal, rohani kekal
Yang D.

Secara tebak2annya versi saya kayak gini :
Default hidup jasmani Adam pas baru diciptakan - didalam state possible kekal.

So, kalo Adam nggak makan PK …
ya lama lama dia akan mengalami mati jasmani dgn rohani kekal (rohani yang hidup).

Rohani kekal.
State Adam pertama kali diciptakan didalam keadaan tidak mati rohani.
So, logika-nya : selama PBJ nggak Adam makan - maka Adam tidak mati rohani.

Jasmani didalam state possible kekal.
Disini logikanya lebih ke perihal nebak-nebak, yakni :
pabila Adam makan PK secara continue, maka Adam akan continue hidup jasmani.
pabila Adam stop completely makan PK, maka di suatu saat hidup jasmani Adam akan stop.
dgn sekali makan PK, tidak menyebabkan Adam hidup jasmani selama-lamanya.

Nah itu. Tulisan cNc yg spt sbb :

oda : apakah kematian secara default natural pasti memang akan terjadi thdp makhluk apapun (manusia dan segala jenis hewan dan tumbuhan) sekalipun AdamHawa tidak makan buah ?

cNc :
tidak akan… asal tidak melanggar aturan/hukum
melanggar aturan/hukum…maka… yg terjadi adalah konsekuensi melanggar hukum/aturan

respond cNc menggiring ke pemikiran bahwa yang ada di versi cNc adalah :
makan PBJ, tanpa ada effek tektok, menyebabkan mati rohani dan mati jasmani.

yg makan buah PK pastilah mati
saya rasa kalimat diatas itu typo. Sepertinya maksud cNc adalah : "yang makan buah PBJ pastilah mati".

versi saya :
makan PBJ, dgn ada efek tektok, menyebabkan mati rohani dan mati jasmani.

Apabil tidak ada efek tektok —> PK tidak diumpetin.
PK tidak diumpetin, versi saya state hidup jasmani Adam tetep didalam possible kekal.

However, dari informasi terbaca menuntun ke kesimpulan ada efek tektok.
Makan PBJ menyebabkan mati rohani dan menyebabkan PK diumpetin —> akibat oranye, state hidup jasmani Adam nggak possible kekal anymore.