Apakah Allah Perlu Punya Nama ?

na.ma
[n] (1) kata untuk menyebut atau memanggil orang (tempat, barang, binatang, dsb): – anjing itu Miki; (2) gelar; sebutan: dikaruniai – Adipati; – nya saja pegawai tinggi, tetapi kekuasaannya tidak ada; (3) kemasyhuran; kebaikan (keunggulan); kehormatan: ia beroleh (mendapat) –

Any nounal word or phrase which indicates a particular person, place, class, or thing. [quotations ▼]
Reputation. [quotations ▼]
A person (or legal person). [quotations ▼]
(computing) A unique identifier, generally a string of characters.
An investor in Lloyds of London bearing unlimited liability.

Sebagai orang Kristen, kita memiliki Allah Tuhan yang kita sembah, Dia adalah Allah Tritunggal Mahakudus, yakni Bapa, Putera dan Roh Kudus, tiga pribadi dengan satu hakekat.

Ada pertanyaan, siapa nama Allah Kristen? Sebagian orang Kristen menyebutnya Jesus, tepatkah? Untuk Allah Putera, Sang Penebus, memang betul, tetapi tentu bukan nama untuk Allah Bapa.

Bagaimana dengan Roh Kudus, siapakah nama Allah Roh Kudus?

Bagaimana dengan Allah Bapa? SIapakah namanya?
Bagi sebagian orang menganggap namaNya adalah Yahwe, Jehova, YHWH, betulkah namaNya adalah itu?

Ada yang bisa memberi pencerahan?

Bruce bertanya: Sebagai orang Kristen, kita memiliki Allah Tuhan yang kita sembah,

Endang menjawab: Dalam pengertian kekristenan, Allah adalah sinonim dari Tuhan, sedangkan bahasa Ibraninya adalah Elohim; jadi kalau anda menulis Allah Tuhan yang kita sembah, ini bisa didefinisikan sebagai Allah SWT yang kita sembah ???

Bruce bertanya: Bagaimana dengan ROH KUDUS, siapakah nama Allah ROH KUDUS?

Endang menjawab: Saya berpendapat nama Elohim Roh Kudus belum dibukakan, Kitab Wahyu ada menyebutkan bahwa nantinya Elohim akan memperkenalkan diriNYA dengan NAMA yang baru, dan saya prediksikan ini sebagai nama dari pribadi yang ketiga yaitu nama Elohim Roh Kudus.

Shalom.

Bruce bertanya: Bagaimana dengan Allah Bapa? SIapakah namanya?
Bagi sebagian orang menganggap namaNya adalah Yahwe, Jehova, YHWH, betulkah namaNya adalah itu?

Ada yang bisa memberi pencerahan?

Endang menjawab: Dalam 1 Raja-raja 18:1-40 dikisahkan nabi Elia menantang nabi-nabi Baal untuk menunjukkan siapakah Elohim yang sebenarnya. Dari kisah tersebut dapat kita renungkan sbb:

  1. Apakah Elia berseru kepada Nuh, Abraham atau Musa ? JAWABNYA BUKAN.

  2. Apakah Elia berseru-seru kepada Allah ? Jawabnya pasti TIDAK, karena Allah adalah nama sesembahan bangsa asing.

  3. Apakah Elia berseru kepada nama YESUS KRISTUS ? Jawabnya juga tidak karena nama Yesus baru muncul di PB.

Jadi Elia berseru kepada siapa ? Jawabnya : Kepada YHWH (YAHWEH).

Adonay

Thanks atas jawaban anda sis Endang.

Tetapi ada satu hal yang masih selalu menjadi pertanyaan saya, yakni : Apakah Tuhan mebutuhkan nama ?

Mengapa? Dengan pertimbangan sbb :

  1. Nama dibutuhkan untuk identitas.
    Manusia membutuhkan nama, misalkan Endang atau Bruce, tujuannya untuk memberi identitas pada seorang manusia dan untuk membedakan manusia yang satu dengan yang lain. Sedangkan Tuhan, yang adalah satu satunya Tuhan, apakah Ia membutuhkan nama?

  2. Nama dipergunakan sebagai identitas kepemilikan.
    Karena terdapat banyak manusia dan terdapat banyak benda, maka perlu ditentukan benda yang satu adalah kepunyaan manusia yang satu. Misalkan, buku ini milik Bruce, dan Computer itu milik Endang. Conputer yang merah itu milik Yopi. Sedangkan Tuhan, sebagai pemilik segala sesuatu di dunia dan jagad raya, maka semua yang ada adalah milikNya.

  3. Nama dibutuhkan karena manusia terikat tempat.
    Karena Bruce ada di Jakarta, Endang ada di Bandung (misalnya), maka kalau saya ingin mengirimkan bingkisan ke Endang, maka perlu menyampaikan identitas Endang, termasuk alamat, pada barang yang akan saya kirimkan. Sedangkan Tuhan tidak terikat tempat, sehigga dimanapun kita berdoa, maka tanpa ditujukan kepada apapun sudah bisa dipastikan bahwa doa kita akan terdengar oleh Tuhan.

  4. Tidak ada bahasa manusia yang layak untuk menyebut nama Tuhan.
    Bahasa adalah ciptaan manusia yang tidak sempurna, manusia adalah mahluk yang tidak sempurna. Maka, pantaskah bahasa yang tidak sempurna itu dipergunakan untuk menyebut nama Tuhan yang sempurna? Bahasa apa yang layak dipakai untuk menyebut Tuhan yang Mahasempurna?

Mungkin bisa dibantu memberi pencerahan ?

GBU

Dear Endang123456789,

Saya sependapat dengan Sdr bruce, bahwa untuk alasan alasan tersebutlah kita memerlukan nama. Sebagai tambahan, bukankah tetragram YHWH itu sendiri berarti “I AM WHO I AM” (koreksi saya apabila keliru), dari hal ini, nampaknya Allah kita tidak memberikan suatu nama yang pasti.

Terima Kasih, Tuhan memberkati

@bruce
Mazmur 9:10 (9-11) Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN.
2tawarikh 6:33 maka Engkaupun kiranya mendengar dari sorga, dari tempat kediaman-Mu yang tetap, dan kiranya Engkau bertindak sesuai ⓓengan segala yang diserukan kepada-Mu oleh orang asing itu, supaya segala bangsa di bumi mengenal nama-Mu, sehingga mereka takut akan Engkau sama seperti umat-Mu Israel, dan sehingga mereka tahu, bahwa nama-Mu telah diserukan atas rumah yang telah kudirikan ini.
Mazmur 91:14 "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.
Yesaya 52:6 Sebab itu umat-Ku akan mengenal nama-Ku dan pada waktu itu mereka akan mengerti bahwa Akulah Dia yang berbicara, ya Aku!

Nah diatas adalah beberapa ayat yang membahas tentang kehendak Elohim akan namaNya. Ini bukan masalah “butuh” tetapi masalah “kehendak”. Dia sediakan namaNya bagi manusia bukan karena Dia perlu nama itu tetapi karena “manusia perlu dan butuh nama itu untuk menyembah kepada allah yang benar”. Nah, Dia sediakan bagi manusia sebuah nama yang mewakiliNya.

Siapakah nama Allah israel? Tentu sesuai dengan “pernyataanNya dan kehendakNya untuk dikenali”. Dan Elohim menyatakan ini:
Keluaran 6:3 (6-2) Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri.
Keluaran 3:13 Lalu Musa berkata kepada Allah: "Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? --apakah yang harus kujawab kepada mereka?"14 Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.”

Nah itu menunjukan nama Tuhan, karena walaupun secara eksplisit Tuhan tidak menyatakan, “inilah nama Ku”, namun sepanjang alkitab memang Tuhan dinyatakan dengan nama YHWH (PL). Dan itu tidak dirubah oleh Yesus juga. Maka YHWH adalah nama yang Tuhan kehendaki manusia kenal dan sembah.
(Perlu diingat bahwa TUHAN dalam bahasa ibrani adalah YHWH, tetapi diartikan didalam alkitab bahasa indonesia karena beberapa alasan, tetapi juga menurut ku akan sangat baik kalau tidak diartikan, karena kata TUHAN tidak mewakili YHWH, karena harusnya diterjemahkan “Aku adalah Aku”. Jadinya agak gak konsisten kalau gt.)

Shalom

Syallom all,

bagaimana dengan ayat ini ;

17:11 Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.

apakah maksudnya nama-Mu yang Engkau berikan kepada-KU ??

mohon pencerahan?? :slight_smile:

@nat
Beberapa ahli kristen menyatakan bahwa nama Yesus dalam bahasa ibrani itu mengandung nama YHWH.
Sementara untuk pemahaman pribadi saya, saya memiliki dua pemahaman.

  1. Saya setuju dengan asal bahasa nama Yesus.
  2. Saya memahaminya bahwa demikianlah hal ini menunjukan bahwa Yesus adalah YHWH yang menjadi manusia. Karena nama dan kemuliaan YHWH tidak dibagikan kepada siapapun. Kalau Yesus mengatakan itu dan tidak dihukum karena “penghujatan” serta melihat dari proses kelahiranNya dan janji2 YHWH maka pemberian kalimat ini adalah sebuah pengakuan hakekat.

Yahshua atau Yeshua itu dalam bahasa ibrani. Saya lupa penjabarannya bagaimana.

Wah… akhirnya dibuat juga bro bruce… :afro:

Saya setuju sekali dengan penjelasan bro jonathan love Yahshua.

Ayat2 yang sebagian sudah ditunjukan oleh bro jonathan sudah cukup mewakili, ini saya tambahkan pula

Kel 8:12 Lalu Musa dan Harun keluar meninggalkan Firaun, dan Musa berseru kepada TUHAN karena katak-katak, yang didatangkan-Nya kepada Firaun.

Ul 26:7 maka kami berseru kepada TUHAN, Allah nenek moyang kami, lalu TUHAN mendengar suara kami dan melihat kesengsaraan dan kesukaran kami dan penindasan terhadap kami.

Hak 3:15 Lalu orang Israel berseru kepada TUHAN, maka TUHAN membangkitkan bagi mereka seorang penyelamat yakni Ehud, anak Gera, orang Benyamin, seorang yang kidal. Dengan perantaraannya orang Israel biasa mengirimkan upeti kepada Eglon, raja Moab.

Yoel 2:32 Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan TUHAN; dan setiap orang yang dipanggil TUHAN akan termasuk orang-orang yang terlepas."

Kis 2:21 Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan.

Nama Yahoshua (Yesus) mengandung nama Bapa-NYA yakni YHWHshua. Mungkin teman2 pernah bertanya apakah arti nama Yesus, maka akan dikatakan TUHAN adalah keselamatan, sayangnya pengertian ini kurang bermakna, akan berbeda bila YHWH adalah keselamatan atau YHWH menyelamatkan :afro:
Jadi nama Yesus adalah nama yang diberikan Bapa sesuai dengan misi-Nya yaitu untuk menyelamatkan orang2 berdosa.

Maka sangatlah tepat bila ada org yang kerasukan setan (yg pernah saya baca dalam slah satu thread di FK ini) org itu berteriak mulutmu seperti pedang dan badan org itu kepanasan saat org Kristen itu berkata “Dalam nama YESUS, Keluar kamu iblis !” coba kita reka ulang “Dalam nama YHWH yang menyelamatkan, keluar kamu iblis !” maka orang yang kerasukan iblis itu terselamatkan krn iblis lari daripadanya.

Salam kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kita semua.

Bro bruce, diharapkan postingan dibawah ini dpt memberikan jawaban pertanyaan anda:


itu berarti
Allah Bapa juga bernama YESUS dan nama itu diberikan untuk dipakai sang anak ketika menjadi manusia

Tuhan yesus memberkati
Han

Terima kasih untuk jawaban rekan rekan di sini , sebagai bahan pencerahan yang baru, saya sertakan ayat ayat tambahan:

19:11 Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil.
19:12 Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorang pun, kecuali Ia sendiri.
19:13 Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: “Firman Allah.”

Apakah Yesus mempunyai nama sesungguhnya yang kita tidak tahu kecuali Ia sendiri?

14:1 Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.

Bagaimana dengan ayat ini juga, apakah ini nama Anak dan Bapa berbeda?

mohon pencerahan kembali… :slight_smile:

Bro, pernah terpikir ngga, kira kira umat Allah yang sudah di sorga, berkomuniksi satu sama lain dengan bahasa apa? Bagaimana komunikasi malaikat dengan Tuhan, dsb.
Sepertinya, jika kita terpaku pada Alkitab saja, kita sudah bisa melihat bahwa ‘bahasa’ yang dipergunakan di sorga sepertinya berbeda dengan bahasa yang kita pergunakan di dunia. Belum lagi jika kita percaya bahwa di Sorga kita menggunakan bahasa Roh.
Jadi, sudah pastilah nama Jesus, yang adalah juga nama manusia, seperti banyak terdapat di Amerika Latin, bukan nama Jesus yang di Sorga.

Pendapat anda berbeda mungkin?

Syalom

Saya beri nama anak saya jonathan juga. Kemudian saya tanya sama anda, jonathan itu nama siapa? Nama ayah dan nama anaknya juga. Iya apa iya?
Apakah ada beda antara nama Anak dan Bapa?
Kalau sejauh saya pahami seperti ini. Kita tahu dalam PL beberapa kali YHWH menyatakan diri sebagai satu satunya juruselamat. Nah kemudian Yesus adalah juruselamat. Kemudian kalau nama yang dimaksud disana dituliskan “YHWH MESIAKH”. Apakah salah kalau dikatakan seperti yang disebutkan ayat itu?
Mengingat nama Yahshua juga adalah YHWH juruselamat.

Maka saya akan kembali ke awal thread bro, dimana saya tuliskan, bahwa sebagai satu satunya Tuhan, maka Allah tidak perlu memiliki nama, terutama nama yang berasal dari bahasa manusia. Karena tiak layak bahasa manusia berdosa digunakan untuk menyebut nama Tuhan.

Syalom

Bro bruce apakah yg pernah saya kutipkan ini dpt menjawab?

GBU bro

@Pa_ul

Kebetulan saya tidak berani bermain main dengan namaNya bro.
Saya mengenal Jesus dari Alkitab, Alkitab menyebutnya Jesus, bisa Jehoshua, bisa Yesus, bisa apapun sesuai dengan bahasa dan dialek yang dipergunakan. Tetapi, Alkitab tidak secara tegas menyebut nama Allah dengan YHWH, jadi saya menyebut Allah dengan Bapa saja, sesuai yang diajarkan Jesus yang saya kenal.

Begitu kira kira jalan pikiran saya bro. Mungkin berbeda?

Syalom

Shalom

Nama YHWH adalah nama yang langsung diberikan oleh Sang Penguasa sendiri

Salam

Sepertinya tidak begitu yang tertulis di ayat Alkitab, bro.

Syalom