Apakah ALLAH yg disembah Abraham & keturunannya DOYAN kurban manusia?

Akibat merenungkan firman [omongan Tuhan] siang dan malam, maka banyak menemukan kejanggalan2 yg tertulis dalam alkitab yg diyakini sbg inspirated by God.

Salah satunya adalah kisah Abraham, bapak bangsa-orang yg beriman. Benarkah kisah tsb. benar2 ada dan sekaligus [tidak langsung] menjelaskan praktik kurban berbentuk manusia hidup sbg persembahan pada allahnya?
Apakah betul, hanya karena IMAN…, maka Abraham sbg manusia waras [tidak gila] tanpa protes dalam bentuk apapun, langsung saja menyembelih Ishak sbg korban hidup bagi allahnya? yg hanya berdasarkan suatu bisikan :
Kejadian 22:2 Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.”

apakah tidak ada secuil keraguan bagi Abraham, apakah itu benar2 suara allahnya yg memerintahkan demikian? mengingat anak yg dimilikki hanya satu2nya dan diperolehnya dalam usia cukup tua?
pasti para FKers menjawab serentak: karena iman…!!!
Padahal praktik korban bakaran berbentuk manusia, adalah hal yg lazim pada saat itu. baik dipersembahkan pada allah abraham atau pada allah2 dan illah2 yg lain dan oleh suku2 lain juga.
korban berbentuk manusia sudah ngetrend dan memang ada tertulis demikian di alkitab yg inspirated by God. dan malah ada aturan yg ditetapkan oleh allah yg disembahnya itu, tentang penggantian bentuk/rupa dari yg dikorbankan.
salah satunya adalah:
2 Raja-Raja 3:27 Kemudian ia mengambil anaknya yang sulung yang akan menjadi raja menggantikan dia, lalu mempersembahkannya sebagai korban bakaran di atas pagar tembok. Tetapi kegusaran besar menimpa orang Israel, sehingga mereka berangkat meninggalkan dia dan pulang ke negeri mereka
[masih ada tulisan2 lain yg menguatkan adanya praktik korban manusia hanya sbg nazar pada allahnya,
silahkan dicari kisah ersha, imamat yg mengatur cara berkurban dll.
apakah hanya saya yg tahu akan hal ini?]tentu saja tidak, jika anda2 semua tidak membuta dalam meyakini segala sesuatu.

Jika ada Fkers yg merasa beriman pada yg disembahnya, apakah juga melakukan hal yg sama jika diperintah spt itu, walaupun tidak ada/tidak pernah melihat ada yg melakukan sebelumnya, yaitu mengorbankan manusia sbg persembahan bagi allahnya?

he he he…"doyan"manusia untuk mengenal-Nya untuk kebaikan manusia sendiri^^…

ada lho tuhan suatu agama yang suka kebingungan… sukanya bunuh, seks, dan intimidasi…^^…kapir mengkapirkan

apakah anda paham dgn isi trit?
untuk kebaikan? kebaikan siapa? kebaikan yg mbakar korban? wkwkwkwkwk…

ada lho tuhan suatu agama yang suka kebingungan..... sukanya bunuh, seks, dan intimidasi........^^...kapir mengkapirkan
lah..memang kan masih satu nenek moyang, nenek moyang primitif.

Salam damai sejahtera dalam Kristus Yesus

Pada waktu Ishak berusia tiga belas tahun; sebagai remaja, ia ditetapkan berada di bawah kuasa sepuluh perintah menurut hukum Taurat.

Karena Abraham menerima bahwa manusia haruslah hidup di dalam Dua Kasih Terutama, maka Ishak memperoleh kesempatan untuk tidak hidup di bawah kuasa sepuluh perintah menurut hukum Taurat pada masa remajanya.

Tetapi Abraham ditetapkan untuk memberitahu manusia bahwa mengasihi Allah lebih utama dibandingkan mengasihi keturunan.

Harus diketahui jika seorang anak remaja berada di bawah kuasa sepuluh perintah menurut hukum Taurat, maka ketika ia bersalah dan pantas menerima hukuman mati maka anak remaja itu harus mati.
Karena kekudusan sepuluh perintah menurut hukum Taurat.

Tetapi jika seorang anak remaja memperoleh penebusan; karena orangtuanya berhak menebus anaknya itu, karena orangtuanya itu menerima hidup di dalam Dua Kasih Terutama, maka anak remaja itu berada di bawah kuasa ayahnya.

Itulah sebabnya Abraham diuji, apakah lebih mengasihi Allah atau keturunannya.
Karena jika anaknya ini bersalah kepada Allah, maka ayahnya yang memiliki kuasa atas hidup dan mati anaknya tersebut; selama masa remajanya.

Judul : “Apakah ALLAH yg disembah Abraham & keturunannya DOYAN kurban manusia?”

Jikalau TS (Lucky Fever) adalah seorang Muslim, atau beragama lain, “kurban” yang dimaksud Allah memang tidak akan dapat dimengerti, sebab dalam agama Islam atau agama lainnya tidak mengenal KONSEP PENGAMPUNAN DOSA DENGAN DARAH.

Sedangkan agama Kristen adalah agama Sakramental (sacramen relegion) yaitu agama yang mengajarkan bahwa keselamatan itu diperoleh melalui Sang Penebus Dosa, bukan dari amal-ibadah. Prinsip Kekristenan ini tidak dimiliki oleh agama semitik lainnya misalnya Islam.

Dan perlu kita sadari bahwa kurban sebenarnya tidak dimaksudkan Allah kepada Ishak, anak Abraham, karena kemudian Allah menyediakan domba sembelihan, dan dalam kepercayaan Kristiani, peristiwa ini adalah sebuah “Typology” dimana “Anti-Type” nanti digenapi oleh Tuhan YESUS KRISTUS yang mati sebagai kurban di kayu salib sebagai tebusan bagi dosa-dosa manusia.

Mengenai kutipan 2 Raja 3:27, silahkan baca ayatnya dengan lengkap dengan membaca ayat2 sebelumnya, dan kita akan menemukan bahwa yang mempersembahkan kurban “manusia” adalah raja Moab, bukan dari kalangan Israel.


Jadi, seandainya si TS “mencibir” dengan judul di atas, ya kita maklumi saja atas ketidak-tahuannya :slight_smile:

But, anyway jikalau si TS pengen belajar, kami disini dengan senang hati akan memberitahukanya.

@Kawabaki, anda itu ngomong apa toh?
Pada zaman Abraham, allahnya masih belum memikirkan apalagi menulis tentang 10 perintah itu.
lantas bagaimana anda mengkaitkan dgn kuasa 10 perintah allahnya itu? wkwkwkkwkw,
makanya perlu dibaca dgn cermat dan renungkanlah firman2 itu siang dan malam, maka akan terbuka pikiran anda, yg selama ini tergembok oleh doktrin dan kotbah pendeta/pastor/gembala dari gereja anda. ataukah anda sendiri sbg yg saya maksud itu?

@Sarapan pagi
Secara umum,segala bentuk kurban atau korban yg disembelih atau yg dibakar adalah dimaksud sbg mengucap syukur ada juga dianggap sbg wujud permintaan maaf [tidak sebatas ngomong thok] atas kesalahan2 yg dilakukan.
Begitu juga dgn segala pembakaran korban atas hewan, hasil tanaman bahkan sampai manusia.
adapun trit ini hanya mencoba menjelaskan tentang allah2 atau ilah pada zaman dahulu yg disembah dan diberikan korban oleh para penyembahnya, termasuk allahnya si Abraham itu.

Hakim-Hakim 11: 30 Lalu bernazarlah Yefta kepada TUHAN, katanya: “Jika Engkau sungguh-sungguh menyerahkan bani Amon itu ke dalam tanganku
11:31 maka apa yang keluar dari pintu rumahku untuk menemui aku, pada waktu aku kembali dengan selamat dari bani Amon, itu akan menjadi kepunyaan TUHAN, dan aku akan mempersembahkannya sebagai korban bakaran.”
11: 32 Kemudian Yefta berjalan terus untuk berperang melawan bani Amon, dan TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangannya.
11: 33 Ia menimbulkan kekalahan yang amat besar di antara mereka, mulai dari Aroer sampai dekat Minit–dua puluh kota banyaknya–dan sampai ke Abel-Keramim, sehingga bani Amon itu ditundukkan di depan orang Israel.
11: 34 Ketika Yefta pulang ke Mizpa ke rumahnya, tampaklah anaknya perempuan keluar menyongsong dia dengan memukul rebana serta menari-nari. Dialah anaknya yang tunggal; selain dari dia tidak ada anaknya laki-laki atau perempuan.
11: 35 Demi dilihatnya dia, dikoyakkannyalah bajunya, sambil berkata: “Ah, anakku, engkau membuat hatiku hancur luluh dan engkaulah yang mencelakakan aku; aku telah membuka mulutku bernazar kepada TUHAN, dan tidak dapat aku mundur.” dst…

ayat ini jelas menyatakan bahwa Yefta siap membakar putrinya sebagai korban bakaran sesuai yg dinazarkan itu.

dan ini aturan2 konon juga dari allahnya abraham, mengenai ‘penggantian’ korban manusia berdasarkan nilai uang,
Imamat 27: 1 TUHAN berfirman kepada Musa
27: 2 peraturan ini untuk bangsa Israel. Apabila seorang dipersembahkan kepada TUHAN untuk menebus suatu kaul yang khusus, orang itu boleh ditebus dengan sejumlah uang
27: 3 maka tentang nilai bagi orang laki-laki dari yang berumur dua puluh tahun sampai yang berumur enam puluh tahun, nilai itu harus lima puluh syikal perak, ditimbang menurut syikal kudus
27:4 Tetapi jikalau itu seorang perempuan, maka nilai itu harus tiga puluh syikal.
27:5 Jikalau itu mengenai seorang dari yang berumur lima tahun sampai yang berumur dua puluh tahun, maka bagi laki-laki nilai itu harus dua puluh syikal dan bagi perempuan sepuluh syikal.
dst…

berdasarkan ayat2 yg tertulis itu bukankah memang benar…,bahwa allahnya abraham dan keturunannya itu doyan korban manusia seperti allah2 dan illah2 yg disembah oleh suku bangsa lain?

@ Sarapan pagi, mengenai raja Moab…itu hanya sbg contoh adanya pembakaran manusia uh dikorbankan bagi allahnya dari suku bangsa lain selain sukunya Abraham.

Jadi, seandainya si TS "mencibir" dengan judul di atas, ya kita maklumi saja atas ketidak-tahuannya :)

But, anyway jikalau si TS pengen belajar, kami disini dengan senang hati akan memberitahukanya.

Ini thread kedua yang saya jumpai dan dibuat oleh TS

Dari perjumpaan pertama dan kedua ini, nampak cara berdiskusi anda, – maaf-- sepertinya mulai kelihatan bahwa anda bukan member non kristen, bila iya, silakan anda join dalam forum terbuka, selebihnya anda akan di banned.

salam

Saya kira Allah tidak menghendaki korban manusia.
Kasus Abraham, akhirnya Ishak tidak dibunuh kan? Pengertian saya, ketika diminta mempersembahkan Ishak, Abraham beriman bahwa Allah tidak akan mengambil Ishak darinya.
Kalaupun Ishak sampai mati, Abraham yakin Tuhan akan menghidupkannya lagi.
Kej 22:5 Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: “Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu.”
Abraham menggunakan kata “kami” yang berarti dia yakin bahwa dirinya dan Ishak akan kembali.

Mengenai kasus Yefta, juga tidak dicatat bahwa itu adalah permintaan Allah untuk mempersembahkan anaknya sebagai korban bakaran.

Mungkin juga Israel mendapat pengaruh bangsa-bangsa lain tentang persembahan bakaran manusia, seperti juga pengaruh bangsa mesir yang memberikan ide untuk membuat patung lembu emas.
Tapi tidak pernah ada ayat yang berkata Allah menghendaki korban bakaran manusia.

Im 27 adalah tentang Nazir Allah, seperti Simson, bukan untuk korban bakaran.

Saya jarang sekali dalam suatu diskusi berkata “Anda salah”, tapi disini saya harus berkata demikian.

Kurban dengan pencurahan darah yang dimaksudkan dalam Alkitab, sejak Adam jatuh ke dalam dosa telah ditunjukkan oleh Allah kepada manusia bahwa DARAH adalah harga yang harus dibayarkan untuk hutang dosa.

* Ibrani 9:22
LAI TB, Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.
KJV, And almost all things are by the law purged with blood; and without shedding of blood is no remission.
TR, και σχεδον εν αιματι παντα καθαριζεται κατα τον νομον και χωρις αιματεκχυσιας ου γινεται αφεσις
Translit, kai skhedon en haimati panta katharizetai kata ton nomon kai khôris haimatekkhusias ou ginetai aphesis

Hukum Taurat adalah “hukum dosa”, dan poin terbesar dalam hukum Taurat adalah PENGAMPUNAN DOSA DENGAN DARAH. Dalam Hukum Taurat terdapat ketentuan-ketentuan pengampunan dengan darah dengan pengorbanan darah binatang. Penebusan dosa dengan darah sudah diperkenalkan sejak zaman PL.

Ketentuan Korban penghapusan dosa/kesalahan/pelanggaran keseluruhannya adalah dengan “menumpahkan darah”. Dalam Kitab Imamat dicatat macam-macam korban sbb :

  • Korban bakaran (Imamat 1:1-17); darah
  • Korban Sajian (Imamat 2:1-16) ; tepung/ minyak
  • Korban Kedamaian/keselamatan (Imamat 3:1-17) ; darah
  • Korban Penghapusan Dosa (Imamat 4:1-35) ; darah
  • Korban Pelanggaran (Imamat 5:1-13) ; darah, (orang miskin boleh memakai tepung dibakar diatas korban “darah” binatang orang lain).
  • Korban penebus salah (Imamat 5:14-19; 6:1-7) ; darah

Korban-korban diatas, sudah digenapi oleh darah YESUS KRISTUS yang telah tertumpah pada kematianNya di kayu Salib. Darah tersebut adalah darah “Anak Domba Allah” sebagai korban sempurna penggenap HUKUM TAURAT.

Perhatikan, sistem pengampunan dan penyucian adalah hanya dengan darah, TAURAT-pun mengajarkan bahwa dosa tidak dimaafkan karena perbuatan-perbuatan amal ibadah, melainkan melalui korban-darah. Prinsip diatas selaras dengan Misi KRISTUS datang ke dunia, Ia menyediakan darahNya sebagai KORBAN TEBUSAN :

* Ibrani 10:5
LAI TB, Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: 'Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki – tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku --.
KJV, Wherefore when he cometh into the world, he saith, Sacrifice and offering thou wouldest not, but a body hast thou prepared me:
TR, διο εισερχομενος εις τον κοσμον λεγει θυσιαν και προσφοραν ουκ ηθελησας σωμα δε κατηρτισω μοι
Translit, dio eiserkhomenos eis ton kosmon legei thusian kai prosphoran ouk êthelêsas sôma de katêrtisô moi

Dia datang ke dalam dunia karena selain dari Dia tidak ada juruselamat.

* Yesaya 43:11
LAI TB, Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku.
KJV, I, even I, am the LORD; and beside me there is no saviour.
Hebrew,
אָנֹכִי אָנֹכִי יְהוָה וְאֵין מִבַּלְעָדַי מֹושִֽׁיעַ׃
Translit, 'ANOKHI ‘ANOKHI YEHOVAH VE’EIN MIBAL’ADAY MOSYIA’

Datangnya Allah dalam manusia YESUS yang menyediakan darah bagi pengampunan, adalah selaras dengan prinsip TAURAT, dan benar Dia sedirilah yang menggenapinya.

Artikel terkait:
DOSA adalah “HUTANG” dalam pola pikir Semitik, di http://www.sarapanpagi.org/dosa-adalah-hutang-dalam-pola-pikir-semitik-vt1184.html

BAB II Darah sebagai Alat Pembayaran yang Sah, di http://www.sarapanpagi.org/darah-yang-membawa-kemenangan-vt3287.html#p18295

Surat Hutang, Kolose 2:14-15, di http://www.sarapanpagi.org/surat-hutang-kolose-2-14-15-vt3670.html#p20119

lho mungkin bro yang kurang paham…
pertanyaannya jadi tidak si anak di sembelih???

pertanyaan saya ubtuk anda… bisakah anda menyelamatkan diri anda sendiri…???
lalu Tuhan seoerti apa yang anda mau???

Salam damai sejahtera dalam Kristus Yesus untuk kalian semua.

Perhatikanlah, bahwa Abraham saat itu sedang dicobai, dan itu tertulis supaya manusia yang dalam Dua Kasih Terutama mengetahui kehendak Allah.

Sepuluh perintah menurut hukum Taurat sendiri tidak batal ketika Kristus Yesus menghidupi Dua Kasih Terutama.
Tetapi Dua Kasih Terutama menjadi kegenapan dari sepuluh perintah menurut hukum Taurat.

Setiap orang diwajibkan berada di bawah kuasa sepuluh perintah menurut hukum Taurat pada masa remajanya; kecuali orang itu menolak bahwa sepuluh perintah menurut hukum Taurat adalah hukum Allah.
Orang yang tanpa hukum Taurat akan dihakimi tanpa hukum Taurat.

Setelah Kristus Yesus menghidupi Dua Kasih Terutama, maka manusia mengetahui bahwa setelah masa remaja adalah masa dewasa yaitu beralih dari sepuluh perintah menurut hukum Taurat ke dalam hidup di dalam Dua Kasih Terutama.

Dan Allah sendiri telah menetapkan, jika orangtua adalah termasuk orang-orang yang hidup di dalam Dua Kasih Terutama maka anak mereka memperoleh kesempatan untuk tidak di bawah kuasa sepuluh perintah menurut hukum Taurat pada masa remajanya.

Anak itu akan dibebaskan dari kuasa sepuluh perintah menurut hukum Taurat dan beralih menjadi berada di bawah kuasa ayahnya.

Itulah sebabnya semua tertulis, supaya manusia mengetahui bahwa seorang ayah berkuasa atas hidup dan mati anaknya ketika anak itu telah di tebus dari kuasa sepuluh perintah menurut hukum Taurat.
Dan seorang ayah harus lebih mengasihi Allah daripada mengasihi anaknya.

Tentang domba jantan yang disembelih memang itu adalah tentang Yang Menghidupi Dua Kasih Terutama.
Sebab tanpa Kristus Yesus, maka Ishak pada masa remajanya itu tentu harus berada di bawah kuasa sepuluh perintah menurut hukum Taurat.

Seseorang akan hidup dalam Dua Kasih Terutama adalah saat dewasa, karena di dalam Dua Kasih Terutama terdapat kuasa manusia atas manusia.

@ Sarapanpagi, terma kasih atas usaha anda utk menjelaskan pada saya, namun apa yg anda jelaskan itu hanyalah makna serta tatacara dari suatu keinginan manusia utk menghaturkan persembahan/korban pada allahnya, sudah tentu berlainan syarat dan tatacaranya sesuai tujuan/niat orang yg mempersembahkan, apakah sbg ungkapan utk mengucap syukur, apakah sebagai penebusan atas kesalahannya/dosanya, apakah sbg persembahan wajib yg harus diberikan pada yg disembahnya dll.

Begitu juga dengan manusia yg mengorbankan manusia lainnya [ada hubungan kerabat atau tidak] tentu ada maksud dan tujuannya. dan adanya persembahan yg mempersembahkan manusia hidup [lalu disembelin atau dibakar] nampaknya sudah lazim atau bukan hal yg baru atau asing pada zaman sebelum atau sesudah Abraham hidup,
dan mengorbankan manusia juga dilakukan oleh semua suku2 bangsa yg sudah ada pada saat itu, termasuk sukunya Abraham.

@ Moe…, [wuuuiikkk…, kejeemmm amir!]
sesuai dgn yg saya katakan, bahwa akibat merenungkan firman siang dan malam maka saya banyak menemukan kejanggalan2 atas kisah2 yg tertulis di alkitab.
adapun usaha perenungan omongan [firman] Tuhan secara siang-malam itu sudah tentu berdasarkan rasa percaya yg sudah ada dalam hati saya, [Kristen]

Perhatikanlah, bahwa Abraham saat itu sedang dicobai, dan itu tertulis supaya manusia yang dalam Dua Kasih Terutama mengetahui kehendak Allah.
jadi..Abraham itu dicobai oleh allahnya? yakinnn-kah anda dgn tulisan anda ? bagaimana dengan omongan Yakobus ini..? Yakobus !:13 [b]Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.[/b] Apakah allah yg disembah oleh Abraham saat itu berbeda dgn allah yg disembah oleh Yakobus..? [b]@ exia[/b] terlepas jadi atau tidak si Ishak disembelih, yg jelas Abraham tanpa protes ba-bi-bu..langsung menggelandang Ishak utk disembelih, kenapa? hal ini yg seharusnya anda cermati bukan jadi atau tidak ishak disembelih! Bayangkan saja kalau hal itu terjadi pada diri anda, apakah anda tidak bertanya-tanya atau ragu? apakah itu betul suara dari Allah yg anda imani? [b]seandainya anda selama hidupnya tidak pernah menyaksikan atau mengalami bahkan melakukan penyembelihan korban manusia[/b], sudah pasti anda merasa bahwa itu bukan suara dari ALLAH yg anda imani, betulkan ? tetapi.., jika selama hidup anda sudah terbiasa menyaksikan persembahan korban manusia bahkan anda sudah pernah melakukannya.., maka sudah dapat dipastikan, andapun melakukan spt yg dilakukan Abraham. ingat, saat Sara mendengar bahwa dia akan melahirkan disaat usia sudah tua, Sara menertawakan.. kenapa? karena selama hidupnya, Sara belum pernah dengar atau menyaksikan bahwa ada wanita setua dirinya masih bisa mengandung dan melahirkan..anak pertama lagi.

sebaliknya bila Sara banyak menjumpai wanita2 seumur dia yg masih bisa mengandung dan melahirkan, maka dia tidak akan menertawakan omongan allahnya itu. kenapa…?
karena hal itu sudah lazimmmmm…! bukan hal yg aneh !!!

pertanyaan saya ubtuk anda... bisakah anda menyelamatkan diri anda sendiri...??? lalu Tuhan seoerti apa yang anda mau????
selamat dari apa? kebakaran, kebanjiran, gempa bumi, kecelakaan atau selamat ulang tahun dll? wkwkwkwk.. kalaupun tidak selamat dari hal2 diatas, maka itu adalah salah satu cara untuk mengakhiri umur saya. Bagi saya.., saya tidak menghendaki apa yg disebut Tuhan itu? karena saya tidak tahu apa yg dimaksud sbg Tuhan itu. karena saya tidak tahu tentang apa itu Tuhan [yg saya tahu boss, atasan dsj] maka saya tidak menghendaki Tuhan. bagaimana jika adanya Tuhan malah..menyakiti diri saya, mempersulit bahkan mengintimidasi kebebasan pribadi saya..? Tuhan adalah misteri, tidak ada seorang manusiapun yg mengetahui keberadaan Tuhan..! kalau ada yg merasa tahu [melihat. menyentuh Tuhan] maka semua manusia akan tahu juga dan malah Tuhan bukan sbg sesuatu yg misteri lagi melainkan Tuhan yg familiar. contonya saat ini, masa kini..Tuhannya banyak..!
@ Moe.., [wuuuiikkk.., kejeemmm amir!] sesuai dgn yg saya katakan, bahwa akibat merenungkan firman siang dan malam maka saya banyak menemukan kejanggalan2 atas kisah2 yg tertulis di alkitab. adapun usaha perenungan omongan [firman] Tuhan secara siang-malam itu sudah tentu berdasarkan rasa percaya yg sudah ada dalam hati saya, [Kristen]
Bukan kejam, namun rules nya memang demikian

Bila anda Kristen, mohon gunakan istilah2 yg umum dalam kekristenan, jangan membawa istilah asing, meskipun benar istilah asing, silakan bawa namun harap cantumkan sumber atau ide original tsb, hal ini perlu untuk menghindari kesalah pahaman.

Sebenarnya tulisan anda ini originalnya sdh banyak di ajukan diluar sana :slight_smile:

Salam

Sedikit menambahkan, pernyataan seperti berikut ini aneh sekali kalau sampai keluar dari pemikiran Kristen

Salam

:slight_smile:
Itulah yang saya pertanyakan dari awal thread ini, sebab jikalau TS (Lucky fever) adalah seorang kriten, dia tidak memahami esensi “Kurban” dalam kekristenan.
Dan Tuduhan “ALLAH yg disembah Abraham & keturunannya DOYAN kurban manusia” (dalam kalimat tanya), sebenarnya tidak ada dasarnya dalam pengertian Alkitab.

Makanya, jangan menganggap bahwa semua nas alkitab adalah Firman allah karena, Tidak semua isi (nas)Alkitab adalah firman Allah dan tidak semua firman Allah Tertulis dalam Alkitab"
Apalagi yang direnungkan adalah perjanjian lama dan hukum taurat , Bacalah perjanjian baru

Disitu jelas sekali bahwa Dengan kematian krristus hukum taurat telah dibatalkan,
juga Hukum taurat dan kitab para nabi (kejadian sampai malaekhi0r Hanya berlaku sampai zaman Yohanes)

P. Baru: Efesus: 2
2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan l SEGALA PERINTAH dan KETENTUANNYA ), a,

P. Baru: Lukas: 16
16:16 Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes;

Tuhan Yesus memberkati
Han