Apakah Bahasa Roh dalam ke Kristen-an itu??

salam sejahtera kawan semua…
saya mau bertanya sebenarnya seperti apakah bahasa ROh yg asli dan benar??
pertanyaan diatas timbul karena saya bingung terhadap orang yang dengan mudah nya mengucapkan kata" yang dianggap sebagai bahasa ROH(kata2 yang biasa diucapkan pendeta kebanyakan). sehingga bahasa tersebut akhirnya terasa seperti rutinitas dan hanya “LATAH” belaka, karena sedikit sedikit selalu terucap kata tersebut… bukankah bahasa ROH hanya didapat saat kita memasuki hadirat-Nya dan dipenuhi urapan-Nya??
dan mengapa dibeberapa gereja, bahasa tersebut sedikit sedikit digunakan, sedangkan ada juga gereja yang jarang sekali menggunakan bahasa tsb saat liturgi ibadahnya???mana yg benar???mohon pencerahannya…

[quote="Mr.noname post:1, topic:177622"] salam sejahtera kawan semua... saya mau bertanya sebenarnya seperti apakah bahasa ROh yg asli dan benar?? pertanyaan diatas timbul karena saya bingung terhadap orang yang dengan mudah nya mengucapkan kata" yang dianggap sebagai bahasa ROH(kata2 yang biasa diucapkan pendeta kebanyakan). sehingga bahasa tersebut akhirnya terasa seperti rutinitas dan hanya "LATAH" belaka, karena sedikit sedikit selalu terucap kata tersebut.. bukankah bahasa ROH hanya didapat saat kita memasuki hadirat-Nya dan dipenuhi urapan-Nya?? dan mengapa dibeberapa gereja, bahasa tersebut sedikit sedikit digunakan, sedangkan ada juga gereja yang jarang sekali menggunakan bahasa tsb saat liturgi ibadahnya???mana yg benar???mohon pencerahannya... [/quote]
salam sejahtera kawan semua... saya mau bertanya sebenarnya seperti apakah bahasa ROh yg asli dan benar??

Pertanyaan yang ingin mengetahui yang asli dan benar?? Kita sebenarnya tidak perlu mencari tahu yang mana asli dan yang mana tidak karena perkataan mereka tidak berhubungan dengan kita. Bahsa roh adalah bahsa yang diberikan oleh Allah keoada kita sebagai alat komunikasi antara roh kita dengan Allah. Jadi kita tidak berkepentingan atas hal ini…

pertanyaan diatas timbul karena saya bingung terhadap orang yang dengan mudah nya mengucapkan kata" yang dianggap sebagai bahasa ROH(kata2 yang biasa diucapkan pendeta kebanyakan). sehingga bahasa tersebut akhirnya terasa seperti rutinitas dan hanya "LATAH" belaka, karena sedikit sedikit selalu terucap kata tersebut.. bukankah bahasa ROH hanya didapat saat kita memasuki hadirat-Nya dan dipenuhi urapan-Nya? dan mengapa dibeberapa gereja, bahasa tersebut sedikit sedikit digunakan,

Sebenarnya diri kita yang harus jujur, karena apa bahasa roh sering diajarkan oleh orang-orang tertentu, dan itulah yang menjadikan banyak orang yang mempunyai bahasa roh yang sama satu dengan yang lain.

dan mengapa dibeberapa gereja, bahasa tersebut sedikit sedikit digunakan...

kalau bahasa roh yang mempunyai perkataan yang sama satu dengan yang lain itu sudah itu bukan kepenuhan Roh Kudus.

sedangkan ada juga gereja yang jarang sekali menggunakan bahasa tsb saat liturgi ibadahnya???mana yg benar???mohon pencerahannya.

Kalau seseorang yang bisa berbahasa roh yang bukan dari gereja yang tidak pernah diajarkan berbahasa roh , itu baru seseorang yang benar-benar dipenuhi oleh Roh Kudus…Sebab apa…” siapa yang berkata-kata dengan bahsa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seseorang yang mengerti bahsanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia” (1Kor.14:2).

Bahasa roh tidak sama dengan kepenuhan Roh.
orang yang berbahasa roh , kata katanya tidak akan bisa di mengerti oleh manusia lainnya karena roh mengucapkan hal hal yang rahasia ,(kalau bisa didengar dimengerti itu bukan rahasia lagi )

I Korintus 14
14:2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

Tuhan Yesus Memberkati
Han

[quote]

Walaupun tidak sama, tetapi mengacu pada satu peristiwa yang sama. kedua bisa dianggap sama karena keduanya adalah satu rangkaian peristiwa yang tidak dapat dipisahkan.

orang yang berbahasa roh , kata katanya tidak akan bisa di mengerti oleh manusia lainnya karena roh mengucapkan hal hal yang rahasia ,(kalau bisa didengar dimengerti itu bukan rahasia lagi )

tidak dapat dimengerti oleh karena “bahasa roh” adalah suatu bahasa yang ada dibumi (lihat KPR 2:4-6) atau juga bahsa yang tidak dikenal dibumi misalnya bahsa “malaikat” (lihat juga 1 Korintus 13:1).

I Korintus 14 14:2 Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia.

Bahasa roh semacama itu tidak pernah dipelajari dan seringkali tidak dapt dipahami baik oleh pembicara (1 Korintus 14:14) maupun oleh para pendengar (1 Korintus 14:16)…terkecuali ada orang yang mendengarnya dan mengerti karena yang berkata-kata mengucap adalah bahasa mereka…( KPR. 2:7,8) ayat ini adalah contoh yang berkata-kata bahsa roh adalah orang Galilea, namun yang mendengar mengerti karena bahasa yang mereka ucapkan adalah bahsa negeri mereka.

Selamat pagi semua,
mau ikutan sharing bro Mr.noname,
menurut saya adanya pemahaman yg salah bahwa seseorg yg dibaptis dgn Roh Kudus itu harus berbahasa Roh/ditandai dengan berbahasa Roh, Ini yg membuat beberapa orang yg berlomba2 utk seolah2 berbahasa Roh, supaya dianggap sangat rohani, krn sdh dibaptis dgn Roh Kudus shg memiliki karunia2 Roh Kudus.

Adanya pemahaman yg salah ini membuat org lebih suka menonjolkan dirinya dgn (seolah2) berbahasa Roh, padahal ada banyak karunia yg lebih bermanfaat spt yg dikatakan oleh Rasul Paulus, dan kalau kita baca tt karunia2 Roh Kudus di 1 Korintus 12, berbahasa Roh itu letaknya dibawah, krn lebih berkaitan dgn hubungan pribadi dgn Kristus, bukan utk pelayanan.
Itu saja dulu, GBU all

Bahasa Roh adalah salah satu dari 9 karunia ROH KUDUS.

PEMBAGIAN KARUNIA ROH

Karunia karunia ROH KUDUS dibagi dalam 3 golongan yaitu : pikiran, kata-kata dan tindakan Roh Kudus.

PIKIRAN ROH

  1. HIKMAT
  2. MARIFAT
  3. MEMBEDAKAN ROH.

KATA KATA ROH
4. NUBUAT
5. BAHASA LIDAH
6. MENGARTIKANNYA

TINDAKAN ROH
7. IMAN
8. KESEMBUHAN
9. MIJIJAT.

saya setuju dengan kk Loyd, karena terkadang saya menemui orang yang bahkan dengan dirinya sendiri tidak jujur. menurut saya, jika memang tidak dikaruniai dengan bahasa ROH, lebih baik pujian dan penyembahan dengan bahasa biasa yang pantas. inilah yang membuat saya heran, mengapa orang seakan-akan berlomba-lomba untuk berbahasa ROH,bahkan hingga berusaha lebih keras dari orang lainya.
pertanyaan lanjutan, apakah bahasa ROH dapat terucap kapanpun dan apapun kegiatan yang sedang kita lakukan?? :rolleye0014:

:slight_smile: Terima kasih buat teman- teman smua yang sudah merespon pertanyaan saya… :afro:
karena jujur saya bingung dengan keadaan ini, mulai dari liturgi ibadah yang saya ikuti, hingga komunitas persekutuan yang saya ikuti, smua seakan akan selalu berlomba-lomba untuk berbahasa ROH.ketika ada 1 orang yg memulainya, nanti yang lain akan ikut-ikutan dan bahkan tidak mau kalah dengan suara yang lebih lantang lg. Dan menurut pandangan pribadi saya, hal tsb menyebabkan “suasana” yang seharusnya menjadi berkat malah menjadi mengganggu orang lain yang tidak ikut persekutuan(maklum anak kos) karna akhirnya tidak ada bedanya dengan konser musik yang saling teriak satu sama lainnya…mohon tanggapannya?? :slight_smile:

Untuk menjawab pertanyaan anda, kita harus melihat apa kata Alkitab. Bahwa kalau kita sedang berkata-kata dalam bahsa roh, tetapi tidak ada yang menafsirkan, lebih baik kita berdiam diri atau berkata-kata dalam bahsa yang pelan-pelan hanya kita yang mendengarkannya (1 Kor.14:27-28)…banding dengan 1 KOr. 14:26…Dalam kontek berjemaat yang dipentingkan adalah kata-kata yang dapat membangun jemaat dan bukan untuk kepentingan sendiri…

dengan bahasa roh …doa2 yang kamu naiikan tidak bisa dicuri iblis :smiley:
krn itu bahasa roh itu penting (sekalipun bukan yang terpenting) :azn:

berarti di gereja saya yang memiliki kebiasaan, sedikit sedikit berbahasa roh dengan keras itu kurang bagus ya???menurut saya begitu, karena saya yakin dari seluruh jemaat hanya segelintir yang betul memahami bahasa roh, yang lain hanya ikut ikutan saja. dan menurut saya, yang ikut ikutan saja, adalah orang yang tidak jujur dengan dirinya sendiri, dan secara tidak langsung merendahkan roh kudus. betul kah pendapat saya???

BERDOA DALAM ROH

DOA DENGAN SEGENAP HATI. (?)

Jangan bedoa dengan segenap hati, Tuhan tahu dan itu sia sia. Berdoa hanya dimulut tetapi hatinya lain. Tidak akan mendatangkan hasil, bahkan itu tidak baik. Orang berdoa semacam ini karena :

  1. segan akan orang yang mendengar akan doanya atau karena
  2. ada maksud maksud yang tidak tulus kepada orang yang mendengar doanya.
  3. berdoa menurut cara carat atau hukum akal manusiawi, sehingga kering dan kosong (tidak dipimpin Roh, tidak bisa dengan segenap hati), sehingga apa yang dikatakan itu hanya sekedar memperkenankan para pendengranya, tetapi hatinya berbeda… Allah tahu dan tidak berkenan.

Mat. 15 : 8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.
Allah tidak suka kalau orang menghampiriNYa (berdoa kepadaNya) denghan cara seperti ini, cara cara yang tidak tulus, munafik.

Mat. 5 : 37 Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

Jangan membiasakan diri berdoa seperti ini, tidsak dengan segenap hati. Ini doa yang sia sia, tidak ada hasilnya.
Orang yang seperti ini tidak mendapat apa apa dari Tuhan, sebab berdoa tidak dengan segenap hati, hanya dengan setengah hati atau dengan pura pura saja.
Memang ini bukan doa orang suci. Orang yang hidup dalam kesucian tidak akan berdoa semacam ini, tetapi dengan tulus, jujur dan segenap hati.

BERDOA DENGAN SEGENAP HATI.

Begitu pula kalau kita berdoa bersama sama, biarlah kita betul betul sehati, semua sama sama terbeban, bersatu hati berdoa. Hasilnya akan besar.

Mat. 18 : 19 Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga

Misalnya
Kis. 1 : 14 Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus
Kis. 4 : 24 Ketika teman-teman mereka mendengar hal itu, berserulah mereka bersama-sama kepada Allah, katanya: "Ya Tuhan, Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya.
Baik sendirian atau bersama, kita perlu berdoa dengan sungguh sungguh, dengan segenap hati dan dengan sehati.

Orang orang yang tidak dapat sehati itu artinya tidak sepaham atau karena ada dosa – mis. Benci, iri, tidak suka, sombong –
Allah senang kalau anak anakNya sehati Pil. 2 : 2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan.

KOMBINASI DUA OKNUM DALAM DOA ( DOA DALAM ROH )

Kita sudah belajar bahwa doa 2 orang atau lebih dengan sehati itu besar kuasanya.

Mat. 18 : 19 Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.

Suami istri sehati dalam Tuhan atau sekeluarga waktu berdoa, harus memanfaatkan faedahnya ini sebaik baiknya. Lebih lagi suami istri hidup dalam kesucian, lebih erat dibandingkan saudara seiman.
Tetapi ada lagi suatu kombinasi khusus, kombinasi istimewa dari 2 oknum dalam doa yang menghasilkan suatu doa yang istimewa dan sangat kuat, bahkan hampir sempurna, yaitu doa dalam ROH.
Itulah doa dari :

  • orang itu sendiri
  • bersama sama dengan ROH KUDUS yang ada didalamnya.

DOA DALAM ROH.

Ini adalah doa yang luar biasa. Kita tidak selalu berdoa bersama sama dengan orang lain, kita tidak selalu dapat berdoa dan berpuasa, tetapi kita dapat selalu berdoa dalam ROH, bahkan ini yang diharapkan Tuhan.

Epesus 6 : 18 dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus
Yudas 20 : Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus

Doa dua oknum ini luar biasa kuasanya, sebab itu kita harus berusaha / belajar sampai mahir berdoa dalam Roh.

BAGAIMANA CARANYA BERDOA DALAM ROH??

Ini hanya mungkin kalau kita berdoa memakai bahasa lidah. Ini berarti bahwa kita harus sudah dipenuhi dan di baptis dengan Roh Kudus seperti Rasul rasul.

Tanda tanda orang yang dibaptis atau penuh dengan Roh Kudus itu ialah berkata kata dengan bahsa lidah.

Kis 2 : 4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

Percaya dan penuh dengan Roh Kudus itu lain. 120 orang di kamar loteng Yerusalem, orang orang di Samaria, Efesus, Kornelius sudah percaya Tuhan Yesus tetapi belum mpenuh Roh Kudus.
Baru sesudah mereka didoakan (atau langsung) mereka penuh dengan Roh Kudus dan berkata kata dengan bahsa lidah. (Roh)
Kis 1 : 14 Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus (sudah percaya, bertekun dalam doa, tetapi belum penuh Roh Kudus). Baru dalam kis. 2 : 4, 8 : 12 – 17.

Jadi berdoa di dalam Roh itulah berdoa dengan BAHASA LIDAH.

Hal ini dijelaskan sebagai berikut :

1 kor. 14 : 14 Sebab jika aku berdoa dengan bahasa roh, maka rohkulah yang berdoa, tetapi akal budiku tidak turut berdoa

14:14 Karena jikalau aku berdoa dengan karunia lidah, maka rohku berdoa, tetapi akalku tiada mendatangkan faedah (TL)

Biasanya kita berdoa dengan akal. Tidak mungkin berdoa tanpa akal. Tetap waktu berdoa dalam Roh, salah satu tanda khususnya ialah berdoa tanpa akal. Akalku tidak mendatangkan faedah. Bagaimana hal ini bisa terjadi??
Karena, kalau kita berdoa dengan bahasa lidah, akal kita tidak berfungsi, kita tidak mengerti apa yang kita katakan. Kita hanya mengucapkan kata kata menurut ilham Roh tanpa mengerti artinya Kis 2 : 4 Maka mereka itu sekalian pun penuh dengan Rohulkudus, sehingga mereka itu mulai berkata-kata dengan berbagai-bagai bahasa, sebagaimana yang diilhamkan oleh Roh kepadanya akan bertutur.

1 kor 14 : 2 Karena orang yang berkata-kata dengan karunia lidah itu, bukannya berkata kepada manusia, melainkan kepada Allah, karena tiada seorang pun mengerti, melainkan dengan Roh ia mengatakan rahasia.

Jadi orang yang berdoa dengan bahasa lidah itu berdoa kepada ALLAH, tetapi pikirannya tidak berfungsi.
Tentu pikiran ini tidak kita biarkan ngelamun kemana mana, tetapi kita arahkan kepada Tuhan juga, lebih lebih dalam pengurapan Roh Kudus ada kuasa yang dapat kita pergunakan untuk ini.
Jadi ada perbedaan yang nyata sekali antara berdoa dengan roh dan berdoa dengan akal.

1 kor. 14 : 15 Sekarang apakah halnya? Bahwa aku hendak berdoa dengan roh itu, dan aku hendak juga berdoa dengan akal itu; dan aku hendak menyanyi dengan roh itu, dan aku hendak juga menyanyi dengan akal itu.

Meskipun kata kata bahasa lidah yang kita ucapkan tidak kita mengerti, tetapi kata kata itu bukan sembarangan kata kata, bukan sembarangan rahasia. Pasti kata kata itu berhubungan langsung dengan diri kita.
Sebab Roh Kudus mengangkat doa kita kepada BAPA untuk kepentingan kita, bukan untuk hal yang tidak ada sangkut pautnya dengan kita.
Jadi kata kata atau rahasia yang terdapat dalam doa bahasa lidah itu berhubungan langsung dengan kebutuhan / keadaan kita. Roma 8 : 27 b. sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.

FAEDAH DOA 2 OKNUM.

Kita akan sangat kagum akan hasilnya dan terheran heran akan cara kerja Allah yang begitu “canggih” yang memberikan kita suatu fasilitas yang begitu heran.

Roma 8 : 26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
8:27 Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.

Bahasa Roh saya pikir itu adalah berbicara dalam bahasa apa saja asal ada yang menagrtikannya dan jika tidak ada yang mengartikan mungkin itu bukan bahasa roh tetapi Kerasukan setan.
:coolsmiley:

Helem foi