Apakah baptisan air menyelamatkan?

Thread ini saya buat untuk lebih menfokuskan pembahasan mengenai apakah baptisan menyelematkan atau tidak.
Dan agar lebih terfokus maka baiknya pembahasannya akan dilakukan item per item, dan tidak melebar ke bagian lain sebelum yang dibahas awal tuntas agar diskusi tidak berulang ulang.

Disini para rekan-rekan dari Khatolik dan Orthodok mengatakan bahwa Baptisan air mutlah harus untuk menyelamatkan dasar utamanya adalah:

Markus 16:15-16
15 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

Dalam hal ini saya telah memberikan tanggapan pada ayat tersbut:

Bahwa
Ayat tersebut menyatakan bahwa yang menyelamatkan adalah percaya (utama) dan dibaptis!
Tetapi dikatakan pada ayat berikutnya bahwa “yang tidak percaya akan dihukum.”

Kalau memang baptisan menyelamatkan seharusnya tertulis:
tetapi siapa yang tidak percaya dan tidak dibaptis akan dihukum!

Bro Bruce menanggapi dengan memberikan sebuah anlogi jaman sekarang seperti berikut:

Dan

Bro Limited menyatakan ini:

Akhirnya tanggapan saya untuk hal ini:

silahkan rekan rekan lainnya untuk menanggapai pendapat saya ini sebelum kita lanjutkan ke bagian berikutnya. :slight_smile:

silahkan

siip begitu dong …bro…oke kita mulai dari bantahan anda saja dulu …

sepertinya teknik anda adalah teknik menggunting suatu ayat ditengah2…karena induk kalimat dari ayat itu jelas dan eksplisit : Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan.

Ada kata dan disana…induk kalimat itulah yang anda gunting sehingga timbul pemahaman anda bahwa baptisan tidak menyelamatkan…

sekarang argumen anda disini

Artinya kalau anda tidak percaya tidak akan selamat! ini sudah tetap dan pasti Kalau percaya tapi tidak dibaptis ini bukan suatu kepastian tetapi tergantung situasinya! - Kalau tidak dibaptis karena ketiadaan waktu, tetap selamat karena sudah percaya - Kalau tidak dibaptis karrena sengaja menolak, tidak selamat karena tidak percaya!, karena kalau dia percaya YESUS [b]seharusnnya[/b] dia mau dibaptis karena YESUS menyuruh orang yarng percaya untuk dibaptis!
Kalau anda sukses menggunting ayat yang sama kenapa pakai kata seharusnya...kalau orang tersebut berpikiran seperti anda bahwa baptisan tidak penting...

kenapa orang itu harus merasa perlu dibaptis? bukankah percaya saja cukup , kenapa harus dibaptis …bukankah baptisan tidak menyelamatkan dan tidak penting.

Jadi dalam argumen ini anda belum menjawab pertanyaan bro limited yang memisahkan entitas baptis dan percaya seperti pola pikir anda yang menggunting pengertitan baptis dan percaya pada induk kalimat ayat 16 tersebut.

bro T- Rex,

ayat eksplisit dari bro Roderick juga patut diperhitungkan disini
1Pe 3:21 Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan–maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah–oleh kebangkitan YESUS KRISTUS,

silahkan ditanggapi.

salam :slight_smile:

Bro, kenapa semua hal selalu harus dilakukan dengan motivasi untuk keuntungan diri sendiri? Kenapa babtisan harus punya efek menyelamatkan, baru orang mau melakukan?

Babtisan adalah deklarasi secara publik iman kita kepada Yesus.

Memang mekanisme bagaimana kalau babtisan itu menyelamatkan? Dosa-dosanya luntur kena aer gitu?

Itulah gunanya iman…:slight_smile:

ayat eksplisitnya sudah tertulis…

Imho ini sama saja dengan mengatakan saya percaya Yesus Juruselamat…telah menghapuskan dosa2 saya…proses gimana…apakah dosa2 anda luntur oleh air ludah ucapan anda ???

salam :slight_smile:

sekedar mengingatkan jangan yang dilihat hanya tanda airnya saja tapi formanya juga dilihat …yaitu nama Allah Tritunggal…:slight_smile:

Apakah nama Allah Tritunggal itu tidak berkuasa untuk menghapus dosa? nah silahkan direnungkan

salam :slight_smile:

Kalau “mekanisme iman” kan sudah jelas, yaitu dosa manusia ditanggung oleh Kristus dan bagian manusia itu hanya percaya, karena kesemuanya sudah dilakukan oleh Kristus. Yang menyelamatkan itu Kristus, bukan ludah ucapan manusia.

Kalau harus dibabtis (pakai air) agar supaya selamat, peran “air”-nya itu gimana?
Bagaimana air yang dituangkan (atau dipercikkan) itu bisa menghapus dosa? Anda gak bisa bilang cuma “lambang” kan?

btw, pertanyaan anda mengenai kenapa melakukan babtisan meskipun babtisan tidak menyelamatkan sudah terjawab kan?

Lebih tepatnya bukan nama Allah Tritunggal yang menghapus dosa, tapi pengorbanan Kristus. Bukan pula pengakuan kita, bukan pula air-nya.

Pengorbanan Kristus sebagai pribadi kedua dari Allah Tritunggal kan ?

yah sama saja dengan menyebut nama Allah Tritunggal pada intinya kita menyerahkan diri kita dalam pemeliharaan Allah Tritunggal kan :slight_smile:

sama aja kan dengan mekanisme iman yang anda bilang…anda bilang Kristus yang menyelamatkan…betul

lalu gimana nyambungnya dengan ucapan lidah dengan nama Kristus itu tadi…

Apa yang terlihat dari mekanisme ini selain dari air ludah anda saja yang terlihat oleh mata manusia…bukankah begitu bro ?

Yang menyelamatkan itu Kristus,
kita menerimanya dengan percaya, dengan hati kita percaya, mulut kita mengucap. Tapi yang menyelamatkan tetap Kristus. Kepercayaan kita dan ucapan kita tidak menyelamatkan.

Sekarang babtisan air kalau dibilang menyelamatkan, itu gimana caranya air itu menyelamatkan?

Yang terlihat oleh mata manusia apa disini ?
air ludah saudara kan yang terlihat disini tidak ada bedanya dengan baptis air baik percik maupun selam…:slight_smile:

Sekarang babtisan air kalau dibilang menyelamatkan, itu gimana caranya air itu menyelamatkan?
Formanya dong diliat : Allah Tritunggal...apa nama Allah Tritunggal itu tidak menyelamatkan ????

Ini yang dinamakan ‘Baptis Rindu’…!
sama halnya dengan Penjahat disamping YESUS, dia ingin dibaptis sebagai bagian dari perjanjian Allah… tetapi tidak memungkinkan, ini yang dinamakan baptis rindu…!

ini artinya Baptis adalah salah satu faktor dalam keselamatan, ini kesimpulan yang tidak perlu sampai mengerutkan kepala utk berfikir…

silakan kamu tanya orang2 terdekat kamu jika penjelasan seperti ini, ada andil tidak baptis dalam keselamatan…??

Lho, kok sekarang jadi yang dilihat mata manusia?
Apakah artinya beriman saja tidak cukup? harus dilihat oleh manusia baru selamat?

Saya percaya yang menyelamatkan itu Kristus. Semburan air ludah ataupun air babtisan tidak menyelamatkan.

Okelah nama Allah Tritunggal menyelamatkan (dengan asumsi pengertian anda dan saya sama, yaitu Kristus mati menebus manusia dari dosa), terus peran baptisan air itu maknanya gimana? Semua ritual kan ada maknanya kan bro?

Dan karena anda berpendapat bahwa baptisan air menyelamatkan, maka pasti ada sesuatu yang benar-benar terjadi pada waktu babtisan dilangsungkan yang berkaitan dengan keselamatan. Ini maksud pertanyaan saya. Apa dosanya rontok, atau Roh jahat pada lari, atau Allah Bapa senang hatinya lalu membersihkan dosanya, atau bagaimana? Dan beserta ayat alkitabnya tentunya…

Apakah “Baptis Rindu” ada di alkitab?

bukannya sama dengan tanda air pembaptisan bisa dilihat mata manusia…itu kan tanda yang keliatan gimana sih anda ?

Saya percaya yang menyelamatkan itu KRISTUS. Semburan air ludah ataupun air babtisan tidak menyelamatkan.
mekanismenya gimana?...dari air ludah, hati percaya terus gimana dengan kata2 itu terus bisa byur dosa trus ngilang apa setannya pada ngibrit atau gimana....;D ;D
Okelah nama Allah Tritunggal menyelamatkan (dengan asumsi pengertian anda dan saya sama, yaitu KRISTUS mati menebus manusia dari dosa), terus peran baptisan air itu maknanya gimana? Semua ritual kan ada maknanya kan bro?
Nah gitu dong baru bener mikirnya hehe...baptisan itu air dalam forma Tritunggal...ritual air pembaptisan sudah dimulai dari peristiwa Yohanes pembaptis memakai media air. Air ini membersihkan kotoran dan dipakai sebagai lambang membersihkan dosa.
Dan karena anda berpendapat bahwa baptisan air menyelamatkan, maka pasti ada sesuatu yang benar-benar terjadi pada waktu babtisan dilangsungkan yang berkaitan dengan keselamatan. Ini maksud pertanyaan saya. Apa dosanya rontok, atau Roh jahat pada lari, atau Allah Bapa senang hatinya lalu membersihkan dosanya, atau bagaimana? Dan beserta ayat alkitabnya tentunya..
Loh kan sudah tau formanya Allah Tritunggal... Digunakan air sebagai materi melambangkan membersihkan kotoran : dalam iman kita hayati membersihkan dosa2 kita. Tentu saja pembaptisan tidak punya makna jika tidak dilakukan dalam forma Allah Tritunggal.

hehehe… kamu ngajak saya diskusi, tapi nanti kalo saya sentil jangan ngambek yah TAPI Belajar yah…

===
Sebelum saya jawab, apakah kamu setuju bahwa Orang utk Selamat harus di baptis…?
Mrk 16:16 “Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.”
A. Iya, percaya
B. Tidak Percaya

Silakan…

Saya sudah bilang semburan air ludah tidak menyelamatkan. Yang terjadi pada waktu kita percaya di hati adalah kita menerima kekudusan dari Allah karena karya Yesus. Dan itu yang menyelamatkan. Pengakuan di mulut itu karena hati kita percaya, tidak terjadi apa-apa (berkaitan dengan keselamatan) saat kita mengucapkan dengan mulut. Demikian pula dengan babtisan.

Kalau anda bilang air (dengan formanya Allah Tritunggal) yang membersihkan dosa, maka jangan bilang “lambang” lagi dong, karena anda bilang baptisan itu sendiri yang menyelamatkan.

Jadi pada saat kita beriman kepada Kristus, dosa-dosa kita tetap ada, baru setelah dibabtis, dosa-dosa tersebut bersih. Begitu?

Okelah bro, kalau begitu mari kita telaah arti ayat tersebut disana lebih detil dan fokus! :slight_smile:

Disana ada kata DAN bukan?
Lalu anda memaksakan bahwa keduanya HARUS tanpa memeprhatikan bentuk kalimatnya!

Bro Bruce telahmemberikan sebuah contoh analogi jaman sekarang untuk bisa mengerti lebih baik tetapi kurang tepat penyusunan katanya, lalu saya perbaiki agar sesuai dengan pola yang terdapat dalam markus 16:16, mari kita tinjau kembali:

Siapa yang percaya DAN dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

MENURUT SAYA
Arti dari ayat diatas:

kalau anda tidak percaya tidak akan selamat!
ini sudah tetap dan merupakan kepastian! (artinya tidak ada toleransi atas hal ini, alias wajib)

artinya tidak percaya tetapi dibaptis PASTI TIDAK SELAMAT!
Mau dibaptis dua atau tiga kalipun kalau tidak percaya PASTI TIDAK SELAMAT!

Sampe disini anda setuju?
Kalau tidak berikan argumen anda secara fair!

Lalu,

Kalau percaya tapi tidak dibaptis ini bukan merupakan sebuah kepastian!
tetapi tergantung dari situasinya! (artinya ada toleransi atas hal ini!)

  • Kalau tidak dibaptis karena kondisi, misal ketiadaan waktu (misalnya orang yang sudah sekarat, diambang hidupnya percaya dana menerima YESUS sebagai Tuhan tapi kondisi dan tempat tidak mengijikna dibaptis, orang tersebut tetap selamat karena sudah percaya walaupun tidak dibaptis!

Contohnya: penjahat di samping YESUS!

  • Tetapi Kalau tidak dibaptis karrena sengaja menolak, PASTI TIDAK SELAMAT karena penolakan baptisnya itu menyatakan bahwa ia sebenarnya tidak percaya!,
    karena kalau dia percaya YESUS seharusnnya dia mau dibaptis karena YESUS (yang diakuinya dipercaya oelhnya) menyuruh dalam Firman-Nya agar orang yarng percaya kepada YESUS untuk dibaptis!.!

Sampe disini anda setuju?
Kalau anda mengatakan saya memaksakan pendapat silahkan beri argumen anda secara fair akan hal ini!

Mengenai contoh analogi yang diberikan bro Bruce saya terangkan seperti ini:

Siapa yang membeli tiket dan datang tepat waktu akan terbang, tetapi siapa yang tidak membeli tiket akan ditinggal!

kalau anda tidak membeli tiket tidak akan terbang!
ini sudah tetap dan merupakan sebuah kepastian (artinya tidak ada toleransi atas hal ini alias wajib!)

artinya kalau anda tidak membeli tiket walaupun anda satu hari bahkan tiga hari sebelumnya anda PASTI TIDAK AKAN TERBANG!

Sampe disini anda setuju?
Kalau tidak berikan argumen anda secara fair!

Lalu,

Kalau membeli tiket tapi tidak tepat waktu ini bukan suatu kepastian!,
tetapi tergantung situasinya! (artinya masih ada toleransi terhadap hal ini)

  • Kalau tidak tepat waktu tapi dalam range waktu tunggu pesawat tetap akan menunggu. Mereka merngerti kadang macet dll bisa membuat orang terlambat, artinya masih ada toleransi akan hal ini!

  • tetapi Kalau tidak tepat waktu yang diluar range (terlambat misalnya 1 jam atau 2 jam atau satu hari dari waktu terbang psati ditinggal karrena dianggap kesengajaan untuk tidak terbang, dan karena kalau dia serius mau terbang dan sudah membeli tiket seharusnya dia datang tepat waktu karena itu adalah anjuran dari maskapai penerbangan.

Sampe disini anda setuju?
Kalau anda mengatakan saya memaksakan pendapat silahkan beri argumen anda secara fair akan hal ini!

tolong jangan melebar dulu, please fokus pada pembahasan Markus 16 dan berikan pendapat anda mengeai arti ayart tersebut bro!

Saya gak ngajak diskusi kok bro. Saya cuman nanya, ada gak baptis rindu di alkitab. Kalau ternyata anda ngambil sumber di luar alkitab ya gak ada gunanya diskusi, karena dasar kita sudah berbeda. Lebih baik diskusi yang lebih dasar dulu, yaitu di thread sebelah, Sola Scriptura.

sebenarnya saya lebih berharap bro Limited menanggapi arti dari Markus 16 dulu bro agar diskusi kita semuanya terarah, dan lebih terfokus.

begitupun baiklah kita bahas mengenai baptisan rindu ini bro!
seperti yang dikatakan bro Aleph jelas baptisan rindu dan baptisan darah TIDAK ADA di Alkitab!

baik secara eksplisit maupun Implisit!

sekarang taruhlah ada baptisan rindu,
anda mengatakan kerinduan seseorang untuk dibaptis tetapi waktu dan keadaannya tidak memungkinkan, maka Allah menganugerahkan kepadanya baptisan rindu (cmiiw).

lanjut,

mari kita lihat Injil Lukas:
Luk 23:39-46
39 Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: “Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!”
40 Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: “Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama?
41 Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah.”
42 Lalu ia berkata: “Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja.”
43 Kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.”
44 Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga,
45 sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait Suci terbelah dua.
46 Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya.

Sengaja saya kutipkan Injil Lukas atau kalaupun ada di tempat lainnya, silahkan bro beri bukti dimana ada satu petunjuk baik implisit maupun eksplisit bahwa penjahat disamping Yesus ada menunjukkan keinginan untuk dibaptis?

anda selalu ambigu karena anda selalu berusaha memisahkan apa yang dilambangkan (materi) dan formanya (nama Allah Tritunggal)

Padahal kita disini semuanya melihatnya satu paket ada materi dan ada formanya…

sama saja dengan menjadi Kristen…kalau dipenggal2 adalah Kristen (KTP) tidak menyelamatkan…

tapi yang dimaksud Kristen tentu bukan sekedar asal KTP nya doang…;D ;D

mudah2an mudeng yah…