apakah benar bahwa hari minggu,kita ga boleh berbelanja,shoping,jalan-jalan?

jadi kesimpulannya no 1/ no 2?

1.hari sabat ga boleh ngapain2 yah,jalan2 sama keluarga,pacar,shoping,main football,soccer,basket,game,catur,belajar,baca buku,termasuk kerja,dsbnya???
2.jadi hari sabat itu hari Kudus Tuhan memuliakan Tuhan di gereja di rumah,baca Alkitab,renungan,doa,makan di rumah,tidak boleh ada transaksi,dsb?

bukankah Yesus membiarkan murid2nya memetik bulir2 gandum di ladang(pengembara yang melewati ladang),ketika hari sabat,waktu orang2 farisi menegurnya bahwa murid Yesus bekerja,tapi Yesus membenarkan muridnya dengan perumpamaan Daud dan pengikut2nya yang memakan roti dari bait Allah yang dikhususkan untuk imam imam saja?
“pekerjaan memtik bulir bulir gandum itukan bukan pekerjaan memuliakan Allah”.tapi disini Tuhan izinkan.gimana dengan pernyataan diatas ini.

Ajaran yang Salah

“Dan jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang.” Itu tidak berarti hanya dengan mengucapkan doa orang berdosa, keselamatan kita dijamin: Membaca doa orang berdosa adalah awal, atau tingkat pertama dari perjalanan dalam berbagai tingkatan. Harus ada sebuah pertobatan yang tulus, yang berpaling dari cara berpikir kita yang lama, gaya hidup serta cara menjalani hidup.

Setelah kita memberikan hidup kita kepada Tuhan, cara-cara hidup kita yang lama harus berakhir dan mulai Hidup Kudus setiap hari, Mengakui dosa-dosa kita setiap hari dan Bertobat setiap hari. Kita harus mengerjakan Keselamatan kita dengan takut dan gentar. Kita harus tunduk kepada Tuhan Yesus, membaca Firman-Nya setiap hari dan mentaati sepenuhnya.

Ketika seseorang memberikan hidup mereka kepada Yesus, maka Dia berkomitmen penuh untuk menyelamatkan orang itu, sayangnya, seseorang dapat berjalan jauh dari Keselamatan, dalam cara yang sama seperti seorang anak yang terhilang dan memutuskan untuk pergi menjauh dari rumah ayahnya.

Tuhan Yesus Kristus.

Sekali selamat tetap selamat :

Ini adalah doktrin dari lubang neraka. Keselamatan bukanlah peristiwa satu kali. Ini bukanlah sesuatu yang kita lakukan sekali dan kita memiliki garansi seumur hidup untuk masuk Surga… Apa yang terjadi dalam proses dilahirkan kembali adalah bahwa orang berdosa telah mengambil proses pertama fundamental mereka, yaitu tingkat pertama dari banyak tingkat untuk memasuki Kerajaan Surga. Keselamatan tingkat pertama ini sangatlah penting. Bahwa tanpa hal itu, tingkat-tingkat lain menjadi tidak memiliki makna.

Dengan kata lain, jika seseorang mentaati 10 perintah Allah tetapi mereka tidak percaya pada Yesus atau tidak percaya bahwa Yesus adalah satu-satunya jalan Keselamatan, maka semuanya menjadi sia-sia dan orang itu tidak akan mendapat apa-apa, karena hanya Yesus jalan menuju kepada Allah Bapa.

Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Bahwa kita tidak lagi harus menaati Allah 10 perintah Allah :

Saya pernah percaya akan kebohongan ini dan oh, saya berterima kasih banyak kepada Anak Domba Allah yang telah memimpin saya ke dalam kebenaran dan merebut saya kembali dari tangan musuh. Ada banyak orang yang memegang keyakinan ini, karena mereka hanya membaca dalam catatan Alkitab mereka (dalam kasus saya, ini adalah yang saya lakukan).

10 perintah yang ditulis oleh tangan Allah sendiri, yang ditulis di batu, ditempatkan di dalam Tabut Perjanjian. Perlu dicatat di sini bahwa “Perintah-perintah atau hukum Tuhan” dalam bahasa Inggris, tidak berarti “menjadi legalistik atau daftar perintah dan larangan.” Sebaliknya, itu adalah perintah Tuhan kepada kita sehingga dengan mentaatinya, kita dapat hidup. Perintah Allah adalah Kasih, Kekal, bagi semua orang dan adalah dosa untuk tidak mentaati, Ketika Allah memberikan 10 Perintah.

Dia tidak bingung sehingga perlu membatalkan 1 atau 2 dari perintah itu dan perintah Allah tidak untuk orang-orang di Perjanjian Lama saja! Hukum ini masih berlaku sampai hari ini dan berlaku untuk kita juga. Dalam Lukas 1:5-6 Alkitab mengatakan Zakaria dan Elizabeth tidak bersalah, karena mereka mentaati SEMUA perintah Allah - Matius 5:18 “Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.”

Kristen sekarang berpikir bahwa mereka dapat memilih perintah untuk ditaati atau tidak, didasarkan pada kenyamanan mereka dan alasan yang mereka buat sendiri, dengan berbuat demikian mereka berharap masih bisa disebut benar, karena itu kita memiliki semua jenis dari banyak alasan untuk tidak mentaati perintah ini dan itu terutama perintah ke-4 untuk Menguduskan hari Sabat.

Ini sebenarnya adalah sebuah penipuan dari setan… Hari ini Tuhan berbicara kepada Anda yang sedang mendengarkan, untuk Anda yang memiliki telinga untuk mendengar dan mata untuk melihat ‘TAATILAH HUKUMKU DAN PERINTAHKU’ Kita harus mematuhi perintah-perintah-Nya, termasuk perintah ke-4 untuk Menguduskan Hari Sabat. Ini adalah pewahyuan yang diberikan kepada Pendeta Kim Yong Doo Mengenai 10 Perintah Allah.

(Pastor Kim Berbicara) saya memutuskan untuk bertanya kepada Tuhan tentang hari Minggu, bagaimana kita harus menjaga hari itu agar tetap Kudus. Segera setelah saya bertanya kepada Tuhan Yesus, Ekspresinya langsung berubah menjadi kemarahan. Tuhan ingin saya mengambil referensi ayat…

Yeremia 17:27 “Tetapi apabila kamu tidak mendengarkan perintah-Ku untuk menguduskan hari Sabat dan untuk tidak masuk mengangkut barang-barang melalui pintu-pintu gerbang Yerusalem pada hari Sabat, maka di pintu-pintu gerbangnya Aku akan menyalakan api, yang akan memakan habis puri-puri Yerusalem, dan yang tidak akan terpadamkan.”

(‘Mengangkut barang-barang’, mengacu pada beban barang untuk dijual, jual-beli, bisnis atau bekerja)

Yesaya 58:13-14 "Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; apabila engkau menyebutkan hari Sabat “hari kenikmatan”, dan hari kudus TUHAN “hari yang mulia”; apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan dengan tidak mengurus urusanmu atau berkata omong kosong,

maka engkau akan bersenang-senang karena TUHAN, dan Aku akan membuat engkau melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; Aku akan memberi makan engkau dari milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu, sebab mulut TUHANlah yang mengatakannya."

Matius 12:8 Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat."

Matius 12:12 “… Oleh karena itu boleh berbuat baik pada hari Sabat.”

Tuhan telah memerintahkan kita untuk menjaga hari Minggu agar tetap Kudus dalam segala hal. Dia menegur jika kita menonton televisi, makan di luar dengan keluarga, dan kegiatan sekuler lainnya. Selain itu, Tuhan tidak mengizinkan orang Kristen untuk menjalankan bisnis apapun untuk keuntungan pada hari Minggu. Dia juga tidak mengizinkan melakukan belanja pada hari Minggu, hari KudusNya.

Yesus menunjukkan sekelompok jiwa di bagian tertentu dari neraka, dan berkata, "Di antara jiwa-jiwa ini, beberapa ada yang berpartisipasi dalam kejahatan. Ada beberapa yang alkoholik dan beberapa yang memperlakukan hari Sabat atau Minggu dengan sembrono. Pada hari Minggu mereka akan menghabiskan uang untuk kesenangan mereka. Sebagian besar dari orang-orang di sini (neraka) karena tidak menjaga hari Minggu tetap Kudus.

Ada beberapa yang mengerjakan bisnis dan berasumsi bahwa Tuhan akan memaafkan mereka. Mereka tertipu "Saya melihat tak terhitung banyaknya diaken, penginjil dan pendeta dari semua ras… Faktanya, hanya beberapa orang-orang kudus pergi ke Surga yang memperlakukan hari Minggu dengan benar. Dan sebaliknya, ada jumlah yang begitu banyak melebihi orang-orang kudus di neraka karena tidak menjaga hari Minggu tetap kudus.

Tuhan berkata, "Lihatlah jiwa-jiwa itu! Mereka adalah jiwa-jiwa yang tidak menganggap hariKu Penting dan Kudus. Mereka membuat hariKu Najis. Setelah melihat dari dekat, kami benar-benar shock berat dengan apa yang telah kami lihat… Banyak orang-orang Kristen berada di neraka, mereka berteriak dalam penderitaan dan penyiksaan. Setelah menyaksikan adegan ini, saya berkonsentrasi pada pertobatan untuk tetap menjaga hari Minggu tetap Kudus dalam segala hal.

Ada banyak orang-orang Kristen yang berpikir bahwa pengeluaran uang pada hari Minggu dibenarkan, JIKA itu adalah demi Injil. Yesus menjelaskan penipuan gereja, dengan mengaburkan jemaat, penyalahgunaan, dan menyalahgunakan perintah hari Minggu, ‘demi Injil’. Mereka melakukannya secara konsisten. Jangan menghabiskan uang pada hari Minggu! Sekali pria telah memutuskan untuk melakukan apa yang ada dalam hati mereka, mereka memberikan alasan atau pembenaran untuk memecahkan perintah pada biaya apapun "Tuhan tampak sangat serius… Keagungan-Nya meluap.

Akhir-akhir ini, Gereja-gereja menangis pada saat kebaktian rohani, tetapi mereka harus diubah terlebih dahulu. Mereka harus memiliki hati untuk bertobat. Gereja seharusnya mengajarkan kepada para jemaatnya untuk menjaga hari Minggu tetap Kudus. Pada kenyataannya, mereka memperlakukan hal ini dengan sembrono. Tuhan memberi kita peringatan keras. Berbagai acara yang diselenggarakan di rumah Allah, harus bebas dari biaya. Banyak gereja yang menjual tiket makan, karena mereka memiliki banyak pembantu. Pembelian tiket makan tidak menjaga hari Minggu Kudus.

Tuhan mencermati dan menunjukkan berapa banyak Gereja di Korea yang tidak disetujui oleh Allah karena mereka tidak menjaga hari Minggu Kudus. Tuhan juga menginginkan gereja untuk memberi makan setiap pembicara tamu baik di rumah Pendeta atau rumah suci itu, jika ada acara khusus diadakan pada hari Minggu. Tuhan tidak ingin gereja untuk mengajak pembicara tamu ke restoran pada hari Minggu. Jika gereja memiliki dapur, para tamu bisa makan di sana.

Yesus membuat sangat jelas, dengan menyatakan bahwa Dia melarang kita untuk menghabiskan uang pada hari Minggu. Ada banyak orang yang berpendapat bahwa hari Sabat adalah hari Sabtu atau hari lain. Respon Tuhan adalah untuk menunjuk hari Sabat pada hari Minggu karena itu adalah hari Tuhan dibangkitkan.

Tuhan telah berbicara kepada banyak hamba-Nya tentang hari Sabat - Dia berbicara kepada pendeta Kim untuk melakukan Sabat pada hari Minggu, Dia juga berbicara kepada adik Choo Thomas untuk melakukan Sabat pada hari Minggu. Allah senang bila kita taat kepada-Nya tanpa argumen.

apakah benar diatas?coba komen kawan-kawan dalam Kasih

Saya percaya ini… BENAR :afro:

Re: apakah benar bahwa hari minggu,kita ga boleh berbelanja,shoping,jalan-jalan?

ajaran dari mana ??

klo benar alasannya apa?berarti tidak boleh ada acara keluarga hari minggu?juga ga boleh apa2in juga…?
termasuk nonton,main game,baca komik,dengar lagu,dll…,termasuk jalan2,makan diluar???

penjelasannya apa?

makanya lagi didiskusikan…apa iya Tuhan Yesus memerintahkan begitu?
jadi ga boleh main game,baca buku duniawi,dengar lagu,jalan2,berenang,ga boleh ke dufan?

ada yang bilang kita ini hidup di perjanjian baru,sedangkan itu perintah2 di perjanjian lama.

jadi gimana komentar sodara2 seiman?

Re: apakah benar bahwa hari minggu,kita ga boleh berbelanja,shoping,jalan-jalan?

selain hari minggu bebas sebebasbebasnya ?? :cheesy: :cheesy: :cheesy:

Shallom,

Ardilin yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus,

Tentu anda boleh melakukan hal-hal yang anda sebutkan di atas… :slight_smile:

Saya membenarkan artikel yang anda copas dengan konteks bahwa pesan yang ingin disampaikan dalam artikel tsb memang benar sesuai Firman Tuhan.
Apa yang saya dapat dari tulisan tsb adalah bahwa Tuhan ingin umat-Nya benar-benar menguduskan hari Sabat atau hari Minggu sebagai hari perhentian dari segala pekerjaan kita dan menguduskannya untuk kemuliaan nama Tuhan.

Kita tahu bahwa selama 6 hari telah Tuhan berikan pada kita untuk bekerja bagi kehidupan jasmani kita dan Tuhan hanya ingin kita menyediakan satu hari saja untuk kita beristirahat dari segala rutinitas dan aktivitas kita sehari-hari.
Ini adalah perintah yang Tuhan berikan untuk kebaikan kita.
Tentu 6 hari adalah waktu yang cukup panjang untuk kita lakukan segala pekerjaan dan aktivitas termasuk hiburan, rekreasi, dll. Dan semua itu biasanya untuk penghidupan dan kebutuhan jasmani kita bukan?
Meski kita sudah menyediakan waktu kita setiap hari untuk Tuhan, tetapi proporsinya biasanya sangatlah sedikit. Biasanya rata2 orang menghabiskan waktunya setiap hari lebih dari 80% untuk dirinya dan sisanya untuk Tuhan.
Dari 24 jam waktu yang Tuhan berikan setiap hari, apakah ada minimal 10% atau sekitar 2,4 jam kita sediakan untuk Tuhan dengan berdoa, membaca firman, dll. ?
Bagi sebagian orang, hal tsb bahkan menjadi hal yang sulit dilakukan.
Itulah sebabnya Tuhan ingin kita menyediakan waktu khusus bagi Dia dimana kita berhenti dari segala aktivitas pekerjaan kita terutama dari bekerja mencari uang, pekerjaan2 yang berat atau membutuhkan banyak sumberdaya (waktu, tenaga, biaya).
Hal2 tsb seharusnya bisa kita lakukan di hari-hari biasa.

Kecuali ada sesuatu hal yang memang urgent dan mendesak sehingga perlu dilakukan pada hari Minggu itu juga, maka anda boleh melakukannya sebagai perkecualian.
Tetapi hal2 yang telah disebutkan di atas, hindarilah untuk dilakukan pada hari Minggu.

Salam Damai Sejahtera

boleh gak klo begini,menguduskan hari sabat?pagi ke gereja beribadah,bernyanyi,dll.Sesudah pulang gereja boleh jalan jalan kemana aja,ke mall,ke kebun binatang,acara keluarga,dufan,puncak,nonton,main game,catur,dll?apakah di Alkitab ada larangan tertentu?tapi banyak sekali orang2 Kristen GBI,Pentakosta,Protestan,Oikumene,Katolik, mereka keluar jalan2 bersama keluarga/teman2.lalu gimana klo di jalan jalan itu bersaksi tentang Kristus ,ataupun lagi main catur bersaksi tentang injil??apakah ini dibenarkan???

lalu gimana klo ada teman,keluarga atau sodara yang sakit pada hari minggu,orang sakit itu butuh ditemani oleh kita?yang saya tahu di Alkitab untuk melakukan yang baik,Tuhan ijinkan pada hari sabat.

jadi hari minggu ,ga boleh melakukan apa2…gimana klo jalan2nya disertai kesaksian tentang injil?gimana juga klo menjenguk orang sakit,panti asuhan?ini perbuatan baik.bukankah di hari sabat murid Tuhan melakukan suatu pekerjaan,terus ada orang yg menegur murid Tuhan itu,tapi Tuhan mengizinkan muridNya melakukan itu.

Shallom,

“Pulang dari gereja” tentu tidak membuat seseorang “melegalkan” hal2 yang dilarang bukan?
Parameternya sudah jelas, apakah kegiatan2 tsb menyita banyak waktu kita, tenaga, biaya, pikiran, dst…?
Jika jawabanya… YA! Maka sebaiknya dihindari… :slight_smile:
Kita bisa pilih hari mana yang kita suka… tetapi usahakan jangan dilakukan pada hari Minggu.
Jika anda punya alasan2 tertentu… silahkan kemukakan untuk kita sharing bersama.

tapi banyak sekali orang2 Kristen GBI,Pentakosta,Protestan,Oikumene,Katolik, mereka keluar jalan2 bersama keluarga/teman2.lalu gimana klo di jalan jalan itu bersaksi tentang Kristus ,ataupun lagi main catur bersaksi tentang injil??apakah ini dibenarkan???

Bersaksi itu baik, memberitakan Injil itu bagus… itu adalah pekerjaan yang Tuhan ingin kita lakukan sebagai pelayan Tuhan.
Pertanyaannya, apakah pekerjaan itu tidak dapat dilakukan pada hari lain selain hari Minggu?
Jika jawabannya… Ya! Silahkan lakukan…
Tetapi jika tidak (bisa dilakukan pada hari biasa)… maka hindarilah untuk dilakukan pada hari Minggu…
Apalagi jika hanya menjadi alasan pembenaran untuk bisa “sekalian” jalan-jalan dan makan-makan…

lalu gimana klo ada teman,keluarga atau sodara yang sakit pada hari minggu,orang sakit itu butuh ditemani oleh kita?yang saya tahu di Alkitab untuk melakukan yang baik,Tuhan ijinkan pada hari sabat.

Jika sakitnya jatuh tepat pas hari Minggu dan orang tsb memang sangat membutuhkan kehadiran kita, tentu kita boleh datang menemani serta mendoakannya.
Tetapi seperti saya katakan, bahwa situasi tsb memang dalam kondisi yang penting dan genting sehingga tidak dapat ditunda, dan jika ditunda hingga esok maka akan terlambat bagi yang akan ditolong.
Mintalah hikmat dalam hal ini kepada Tuhan agar kita tidak salah dalam mempergunakan waktu kita.
Karena waktu adalah salah satu asset paling berharga yang Tuhan percayakan pada kita.

Salam Damai Sejahtera

Pesannya memang jelas, kuduskanlah hari sabat, tetapi mengenai hal yg boleh dan tidak boleh dilakukan di hari sabat, terkesan tidak jelas, kabur, dan dukunggan Firmanya tidak memadahi.
Ataukah hukum menguduskan hari sabat, telah melahirkan aturan-aturan turunan yg membolehkan atau tidak membolehkan suatu kegiatan di hari sabat/minggu?

Jaman sekarang, banyak industri yg memperkerjakan karyawanya secara shift, libur mereka tidak tentu harinya, tergantung jadwal shiftnya, jadi di hari minggu kemungkinan besar mereka tetap bekerja. juga penyedia jasa, pemilik usaha(hamba2nya/karyawanya tetap bekerja), satpam, polisi, tentara dsb tidak lepas dari bekerja di hari minggu.
Di pedesaan, peternak sapi/kambing tetap mencari rumput, memberi makan ternak, memerah susu, menggembalakan ternak mereka di hari minggu.
Mohon tanggapanya?

Menurut pemahaman saya, menguduskan hari sabat lebih ke mengutamakan/mengkhususkan hari itu untuk Tuhan dalam ibadah/bersekutu/penyembahan/melayani sesama dll.
Contoh berikut menggambarkan orang yg tidak menguduskan hari sabat,
Misalnya, ada orang yg mempunyai perjanjian bisnis dengan rekan bisnisnya di hari minggu pukul 10:00 sedangkan ibadah gereja pukul 09:00
Kalau dia ibadah dulu, janji bisnisnya pasti gagal, diputuskanlah dia menemui rekan bisnisnya dahulu, dan dia akan mengikuti ibadah berikutnya jam 05:00 sore.

:)peace

tidak ada pembatasan,

hari minggu, pada umumnya ada kebaktian / ibadah lakukanlah terlebih dahulu setelah itu aktivitas lainnya.

atau kalau kebaktian / ibadah hari minggu malam, maka diusahakan, sepanjang siang hari, jangan terlalu cape, sehingga waktu mengikuti ibadah pada malam hari keadaan tubuh tetap fit.

anda dgn teman mau berkunjung pada hari lainnya gpp, tergantung kesempatan.

semua hari itu baik, apalagi kalo kita lakukan untuk kemuliaan nama Tuhan.

sekarang ini kita tidak lagi hidup dalam zaman torat, untuk melakukan hari sabat secara harfiah.
tetapi sebagai anak anak Tuhan, marilah kita melakukan HARI SABAT SECARA ROHANI

bukankah Yesus membiarkan murid2nya memetik bulir2 gandum di ladang(pengembara yang melewati ladang),ketika hari sabat,waktu orang2 farisi menegurnya bahwa murid Yesus bekerja,tapi Yesus membenarkan muridnya dengan perumpamaan Daud dan pengikut2nya yang memakan roti dari bait Allah yang dikhususkan untuk imam imam saja?
“pekerjaan memtik bulir bulir gandum itukan bukan pekerjaan memuliakan Allah”.tapi disini Tuhan izinkan.gimana dengan pernyataan diatas ini.

memetik gandum untuk dimakan. klo perut kosong gimana bisa bekerja ?? (sama juga dgn pengikut daud ketika di bait Allah memakan roti yang seharusnya untuk iman saja)
tetapi orang farisi menegur. kagak boleh kerja di hari sabat.
siapa itu farisi ?
kenapa mereka menegor murid Yesus ?

bila anda suka mengikuti kisah Yesus, kemana saja dia pergi, selalu ada farisi farisi yang bukan mendengar / mengikutri ajaran Yesus, tetapi mereka selalu protes pengajaran Yesus.
mengapa demikian ??