Apakah benar kebangkitan ini adalah kebangkitan tubuh

Pada saat Kristus mati, didalam Matius 27 ayat 51mengatakan bahwa Tabir Bait Suci terbelah dua, yaitu tabir yang memisahkan Tempat Kudus dengan Tempat Maha Kudus sebelumnya menghalangi orang menghampiri hadirat-Nya.

Sehingga melalui kematian Kristus TABIR itu disingkirkan dan jalan menuju Tempat Maha Kudus terbuka bagi semua orang yang percaya kepada Kristus.

Begitu juga dalam ayat 52 menjelasakan kuburan-kuburan orang kudus PL terbuka dan tubuh mereka dibangkitkan. Apa yang terjadi dengan kebangkitan orang orang kudus PL selanjutnya tidak disebutkan dan selanjutnya yang menjadi pertanyaan saya adalah:

Apakah benar kebangkitan ini adalah kebangkitan tubuh, ataukah kebangkitan ini hanya secara roh?
Mungkin ada yang bisa menjawab. Silakan?

Matius 27:51dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,27:52dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit. 27:53 Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.

Apakah roh bisa menembus materi? maka itu saya suka tertawa melihat film horor dimana kalau setannya mau masuk, harus buka pintu atau jendela dulu.
Kalau melihat ayat itu, yaitu kubur terbuka, pemahaman saya adalah kebangkitan tubuh dan roh.

Tabir Bait Allah terbelah dan kebangkitan orang kudus adalah dua hal yang berbeda yang digenapkan bersamaan.

Karena bertanya hanya tenang kebangkitan tubuh saya mencoba menjelaskan tentang kebangkitan tubuh.

Berawal dari karya Kristus untuk menebus manusia dari dosa, Allah telah menggambarkan hal itu sejak lampau, saat anak domba Paskah disembelih dan orang Israel lepas dari Malaikat Maut yang menjalar keseluruh Mesir dan kemudian mereka dibebaskan dari perbudakan di Mesir dan keluar ke tanah Perjanjian.

Yesus adalah Anak Domba Paskah Allah (1Kor 5:7), Ia menyelamatkan kita dari maut yang akan datang, dan korban anak domba pada saat Paskah tersebut kemudian diperjelas menjadi beberapa upacara korban dalam hukum Taurat (korban penghapus dosa, korban penghapus salah, korban keselamatan dll). Selanjutnya bangsa Israel melakukan ritual keagamaan tersebut sampai datangNya Kristus (Gal 3:24-25). Sejak Yesus datang menjadi Anak Domba Allah, maka seluruh bias dari hukum Allah menjadi nyata (2Kor 3:14-16), sebab diganapkan didalam Kristus (Roma 10:4).

Penebusan adalah istilah yang dipakai didalam hukum Taurat tentang keluarnya bangsa Israel dari tanah Mesir (Ul 15:15) dan selanjutnya, janji Allah akan menebus kita tanpa bayaran apa-apa alias anugrah (Yesaya 52:3). Banyak ayat dalam Perjanjian Lama yang memakai istilah penebusan untuk menyelamatkan manusia dari maut, dan memindahkan mereka ke tempat yang lebih baik.

Penebusan didalam hukum Taurat maupun yang kita terima didalam Kristus adalah berupa pengampunan atas dosa dan kesalahan kita untuk memohonkan keselamatan (Kol 1:14). Sehingga setelah kita diampuni, kita layak berdiri dihadapanNya dan berada bersama-sama dengan Allah yang kudus, benar, adil dan setia.

Untuk menebus manusia dari dosa dan kesalahan mereka, turunlah perintah yang tadi saya sebutkan tentang domba Paskah dan kemudian turunlah hukum Taurat untuk lebih memperincinya. Prosesnya ada dua tahap, pertama adalah selamat dari Malaikat Maut oleh korban anak domba dan kedua adalah keluar dari negeri Mesir dalam pimpinan Musa untuk ditempatkan di Tanah Pernjanjian. Saat Kristus datang mengenapkan hukum Taurat dan janji Allah, maka kita ditebusNya dari maut (kematian kedua dalam istilah Wahyu 20:14). Roh kita ditebus oleh Tuhan. Saat Yesus datang sebagai Raja diatas segala raja, diawan-awan, saat itulah Ia datang untuk membawa kita keluar dari dunia ini ditempatkan dalam Surga yang dijanjikanNya. Saat itulah tubuh kita akan berubah dan apa yang fana akan ditelan oleh kemuliaan kekal kata 2 Korintus 5:2-4,

2 Selama kita di dalam kemah ini, kita mengeluh, karena kita rindu mengenakan tempat kediaman sorgawi di atas tempat kediaman kita yang sekarang ini,
3 sebab dengan demikian kita berpakaian dan tidak kedapatan telanjang.
4 Sebab selama masih diam di dalam kemah ini, kita mengeluh oleh beratnya tekanan, karena kita mau mengenakan pakaian yang baru itu tanpa menanggalkan yang lama, supaya yang fana itu ditelan oleh hidup.

Demikian kita yang hidup akan diangkat dan diubahkan sekejab didalam tubuh kekal dan mereka yang telah meninggal akan dibangkitkan untuk menerima apa yang dijanjikan Allah. Mereka dibangkitkan tidak lagi mengenakan darah dan daging ini, tetapi mengenakan tubuh kemuliaan yang kekal. Sebab daging dan darah tidak mendapatkan bagian dalam Kerajaan Allah (1 Korintus 15:50).

Beberapa gereja menyebut istilah ini dengan sebutan tubuh yang ditebus atau penebusan atas tubuh jasmani. Tetapi itu sebenarnya hanya istilah saja, sebab kita benar-benar telah ditebus oleh Kristus dan juga telah menerima jaminan dariNya yaitu Roh Kudus (2Kor 5:5). Saatnya akan tiba, kita akan dibawa keluar dari Masir seperti Musa membawa bangsa Israel keluar dari Mesir ke Tanah Pernjanjian, demikian Kristus akan membawa kita keluar dari dunia ini untuk tinggal bersama-sama denganNya dalam Surga dan Bumi baru.

(lihat dibawahnya…)

Kembali soal kubur pecah saat YESUS mati.

Hal itu digambarkan oleh perayaan pengumpulan panen. Bangsa Israel mengenal panen terdiri dari tiga bagian (demikian juga diseluruh dunia), pertama adalah buah sulung (Yeh 44:30), panen pertama sebelum panen raya, kemudian panen raya dan terakhir sisa-sisa yang matang terakhir (Yes 24:13).

Pada saat YESUS disalibkan dan menyerahkan nyawaNya, maka saat itulah YESUS menerima hukuman maut atas seluruh dosa umat manusia, dipenjarakan di neraka sampai hari ketiga. YESUS bukan raja yang sedang mengunjungi penjara di neraka, tetapi YESUS adalah manusia yang menanggung dosa dan dihukumkan untuk menggantikan mereka yang harusnya dihukum dineraka dan menerima maut. Saat YESUS turun ke neraka, Ia menggantikan orang-orang Kudus yang berapa didalam neraka agar mereka dapat dibebaskan dan memperoleh kehidupan.

Demikain kejadian itu ditampakan oleh Allah dengan fenomena kubur yang pecah, mungkin karena gempa bumi (Matius 26:54), bukan karena terdorong oleh tubuh yang hendak keluar dari tanah, sebab tubuh kemuliaan yang diberikan bukan terdiri dari daging dan darah seperti manusia sekarang, mirip tetapi berbeda kemuliaannya walau sama memiliki berdaging dan bertulang (1 Korintus 15:39-42), tetapi dapat tubuh baru tersebut dapat tembus tembok seperti YESUS setelah bangkit. Jadi tidak perlu sampai kuburnya dipecah baru bisa keluar, pecahnya kubur hanya sebuah pertanda saja, seperti terbelahnya tabir Bait Allah.

Demikian penjelasannya, semoga mencerahkan.

Kalau menurut (ayat 52) benar bahwa kebangkitan ini adalah kebangkitan tubuh dan roh, dan yang jelas melalui suatu kebangkitan diberi tubuh yang baru untuk bangkit dan oleh karena KUASA kebangkitan Yesus Kristus kuburan-kuburan khusus para orang kudus PL yang telah meninggal dibangkitkan sesudah kebangkitan Yesus (ayat 53).

Dan akan terjadi juga dihari-hari kemudian seperti yang tertulis dalam 1 Te.4:16 akan terulang lagi seperti diatas…

Namun ada perbedaan lagi dengan tubuh yang diangkat langsung tanpa melalui proses kematian tubuh…seperti Henok dan Elia juga akan terjadi dihari-hari kemudian seperti yang tertulis dalam 1Tes.4:17 ini, semua ini akan terulang kembali seperti yang terjadi pada Henok dan Elia.

Berbeda lagi yang satu ini, yaitu diangkat rohnya oleh Tuhan tanpa tubuh jasmaninya, namun terjadi melalui proses kematian tubuh, seperti tertulis didalam Luk.23:43. Amin.

Betul, artinya utk menghampiri Allah tdk diperlukan seorg perantara lagi.
Sebelumnya yg dpt memasuki tempat Maha Kudus itu hanyalah Imam Besar yg dpt berhubungan dgn Allah,
Imam Besar ini juga yg mempersembahkan korban penghapus dosa.
Setelah Tuhan YESUS yg adalah Imam Besar mempersembahkan tubuh-Nya di kayu salib sbg korban yg kudus utk satu kali dan selamanya, maka perantara itu tdk diperlukan lagi : Ibrani 7:27 yang tidak seperti imam-imam besar lain, yang setiap hari harus mempersembahkan korban untuk dosanya sendiri dan sesudah itu barulah untuk dosa umatnya, sebab hal itu telah dilakukan-Nya satu kali untuk selama-lamanya, ketika Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai korban.

Org2 kudus yg bangkit ini, bangkit dlm tubuh kemuliaan.
Spt dikatakan dlm ayat 53, bahwa mereka kemudian memasuki kota kudus/surga setelah kebangkitan YESUS.
Dikatkaan juga dlm ayat 53 bahwa mereka menampakkan diri kpd banyak org.
GBU

tabir bait suci / pembatas antara RUANG SUCI DAN RUANG MAHA SUCI TERBELAH ketika Yesus mati.

hanya IMAM BESAR SAJA yang sekali setahun yang bisa masuk dalam RUANG MAHA SUCI. dan bila mereka tidak kudus, maka mereka pasti akan mati, ketika berada di RUANG MAHA SUCI.
begitu sakralnya RUANG MAHA SUCI.

tetapi dengan kematian YESUS, tabir tersebut terbelah, tidak ada lagi pembatas antara RUANG SUCI DAN RUANG MAHA SUCI.
mereka yang sudah berada dalam ruang suci bisa “masuk” ke “ruang maha suci”

pada akhir zaman, banyak “gereja” Tuhan bisa masuk ke “ruang maha suci”.

kebangkitan bukan dengan tubuh jasmani, tetapi dengan tubuh kebangkitan.

tubuh jasmani → mati
tubuh kebangkitan → kekal, tidak akan mati lagi

SEMUA sudah dijawab ama rekan Kristen dan jawabannya CAKEP2 BANGET deh ! :afro: :angel:
Menurut anda manusia/orang yg seutuhnya terdiri dari hanya roh saja atau memiliki Tubuh, Jiwa dan Roh ? Jadi kalau ada kebangkitan manusia…yg dibangkitkan apanya tuh ? Pasti ke 3 nya bukan ? Cuma ya udeh dikasih Tubuh Mulia yg gak bisa SAKIT, TUA dan MATI lagi dan biar gak lupa …gak perlu Jenis / Alat Kelamin lagi !