Apakah berbahasa roh itu bisa hilang

sebelumnya diskusi ini hanya kepada mereka yang punya pemahaman bahwa penuh Roh Kudus ( babtisan Roh Kudus ) adalah dengan berbahasa Roh

banyak orang yang sudah penuh dengan Roh Kudus ( dalam artian berbahasa roh ) akhirnya suam2 kuku

pertanyaan saya

  1. apakah bahasa roh itu hilang dengan sendirinya
  2. apakah orang tersebut dengan sengaja mengeraskan hati dan tidak lagi mau penuh dengan Roh Kudus ( dalam artian bahasa roh itu sebenarnya tidak hilang sendirinya )

Tuhan Yesus memberkati… :slight_smile:

bahasa roh tidak bisa hilang sis…

layak nya anda berbahasa indonesia, saat sis kecemplung “dalam got” pun sis tetap masih bisa berbahasa indonesia…

bahasa roh terjadi ketika meluap…
saat tidak penuh sis ucapkan pun bisa, tapi menjadi “tiada arti”

begitu menurut saya…

@rusdic

saya bukan sist bro :wink:

bahasa roh itu sendiri memang tidak hilang, tetap ada
yang saya tanyakan orang yang berbahasa roh itu
apakah bahasa roh dalam dirinya hilang

kenapa saya mengangkat topik ini adalah dikarenakan banyak teman2 ( termasuk saya pernah ) yang mengalami kemunduran rohani
bahkan saya heran malah ada yang jadi mualaf

apakah mereka2 itu memang dengan sengaja atau memang hilang sendirinya berbahasa rohnya

kira2 begitu maksud saya bro rusdic :slight_smile:

saya pernah punya bertanya begini

apakah aiueo aiueo aiueo aiueo… bila di ucapkan dengan iman, apakah ini menjadi bahasa roh ?

menurut bro gimana ?
maap bro yah, bukan sis ternyata… tertipu oleh foto… :smiley:

kebetulan saya tidak pernah bermain2 dengan bahasa roh tersebut bro

saya tahu banyak yang meniru2 diluar sana, tapi hanya Tuhan jua yang tahu karena saya tidak mau dalam posisi menghakimi :slight_smile:

pengalaman pertama saya dipenuhi Roh Kudus adalah saya tidak dapat mengucapkan kata2 yang benar dengan baik, spt yang bro tuliskan itu

dan itu terus menerus dimana ketika kita tidak tahu lagi apa yang kita ucapkan damal berdoa maka Roh Kudus itu yang berdoa melalui kita dengan keluhan yang tidak terucapkan


Roma 8:26-27

26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
27 Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.

nah balik ke topik

apakah memang orang yang sudah pernah berbahasa roh, dan berbahasa rohnya tersebut bisa hilang sendirinya bro dikarenakan suam2 kuku atau kemunduran rohani tsb

klo jawaban saya lebih condong ke nomor 2
dimana kita sendiri dengan sengaja memadamkan bahasa roh itu sendiri :slight_smile:

Kis 2:4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya :slight_smile:

bro, firman Tuhan diatas jelas mengatakan ketika kita dipenuhi oleh Roh Kudus maka kita dapat berkata2 dalam bahasa roh :slight_smile:

nah, apakah bahasa roh bisa hilang? saya jawab “dapat”
namun bukan berarti tidak akan menerima bahasa itu kembali

pada saat keadaan bagaimana bahasa roh itu hilang, ketika kita tidak lagi bergaul karib dengan Tuhan, tidak lagi hidup dipenuhi Roh Kudus.

ya bebas sih yah… :slight_smile:
menurut saya bahasa roh tidak bisa hilang…

kalo orang sengaja tidak berbahasa roh, bukan karena hilang…
itu karena tidak meluap saja… :slight_smile:

karena bahasa roh karunia dari Roh Kudus, dan Roh Kudus tidak keluar masuk dalam diri seseorang…

jadi artinya memang bahwa kita punya kehendak sendiri dalam hal tsb dan itu tidak bisa dipengaruhi termasuk oleh Roh Kudus itu sendiri

tapi ada suatu pengalaman saya sist
dimana saya pernah suam, tetapi tetap sebagai pelayan mimbar

dimana saat itu saya berdoa ( termasuk berbahasa roh ) hanya pada saat saya mau melayani, selebihnya saya tidak pernah bersekutu dengan Tuhan bahkan melakukan hal2 yang tidak sepantasnya dilakukan seorang pelayan

nah berarti bahasa roh itu bukan jua hilang baik pada saat kita tidak bergaul karib lagi dengan Tuhan

Tuhan Yesus memberkati… :slight_smile:

bro rusdic, gimana klo dia menjadi seorang mualaf
apakah Roh Kudus itu sendiri masih ada dalam dirinya :slight_smile:

Dialkitab dijelaskan Roh itu bisa undur dari antara kita,. jika kita sudah sampai pada tingkat menghujat ROh,.
memadamkan ROh, mendukakan ROh dan yang terakhir Menghujat Roh…

Roh ini hanya mau tinggal dalam hati kita yang dikerjakan oleh Firman, Roh itu bisa undur dari kita, banyak juga pengalaman yang begini, dulu penuh dengan Firman dan Roh sekrang tidak,. karena mulai undur mugnkin, mulai tidak setia, mendukakan bahkan sampai kepada menghujat,.!jelas dalam Lukas disana, banyak ayat yang mendukung hal itu… kalau uda penuh ROH terus kita murtad, tidak percaya, menghujat masak ROH mau tetap Tinggal dalam kita…

Bro Murukh,
Apakah benar ada teman Bro yg telah bbahasa roh namun mjd mualaf ataukah ptanyaan Bro ini hanya ‘andai-andai’ saja?

ada bro, ini kehidupan real dan kebetulan dia sepupuku :huh:

ngak tahu kenapa mereka kecewa sedemikian rupa, hanya karena masalah jodoh

di t4ku juga saat ini ada yang spt itu bro, bahkan dia adalah seorang pelayan dikirim dari tammat sekolahan alkitab dari jakarta

ehh…malah menjadi seorang mualaf hanya karena masalah jodoh

saya juga punya seoarng teman sepelayanan waktu semasa kuliah dimana sempat jadi mualaf, tapi puji Tuhan dia telah kembali

nah apakah bahasa roh tersebut hilang sendirinya

karena saya pernah mengalami kemunduran dan menjadi durhaka ( walau bukan mualaf )
jangankan bahasa roh, berdoa dan ingat Tuhan saja tidak pernah

anehnya pernah bermimpi malah berbahasa roh sampai sadar dari mimpi ternyata bahasa roh itu terucap juga ketika bangun

nah itu dia yang saya mau katakan tadi…
tapi anda malah atret sendiri pembahasan nya ke topik ke 2 hehe…

Just confirming,
Brarti smua org yg Bro sebut tadi memang benar awalnya pernah berbahasa roh, kmudian mjd mualaf ya.

Ibrani 6:4-6
4 Sebab mereka yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia sorgawi, dan yang pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus,
5 dan yang mengecap firman yang baik dari Allah dan karunia-karunia dunia yang akan datang,
6 namun yang murtad lagi, tidak mungkin dibaharui sekali lagi sedemikian, hingga mereka bertobat, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka dan menghina-Nya di muka umum.

sejalan dengan ayat ini juga masih sangat membingunkan
seorang yang mendukakan Tuhan dan menyangkal Tuhan Yesus maka tidak mungkin kembali lagi

apakah itu termasuk orang2 yang sudah berbahasa roh

disinilah harus dibedakan antara berbahasa roh ( glosolalia ) dengan karunia berbahasa roh

ada penjelasannya bro siip ?

yupe bro, maka dari itulah saya buat di topik diskusi ini :slight_smile:

itu bukti kebenaran firman Tuhan

Mat. 19:30 Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."

begini pendapat saya yah bro murhing…

kita semua mendengar lagu rohani…
tetapi tidak semua lagu tersebut membuat kita menangis…
saat kita menangis mendengar lagu rohani… lagu itu menjadi profetik…

demikian juga dengan berbahasa roh…
saat kita imani dengan benar, maka bahasa yang kita keluarkan pun menjadi bahasa roh…

mungkin yang sering kita dengar itu “sikaraba raba raba…”
tetapi itu bukan tiruan…
mungkin mereka meniru bunyinya [pelafalannya]
tetapi disini berbicara mengenai iman yang meluap lalu bermanifestasi menjadi berbahasa roh…

Yohanes 7:38 Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."

mungkin bulan lalu saya mempunyai pertanyaan mengenai aiueo aiueo aiueo… apakah itu bisa jadi bahasa roh bila di imani dengan ritme baru ?

1 Korintus 14:10
14:10 Ada banyak–entah berapa banyak–macam bahasa di dunia; sekalipun demikian tidak ada satupun di antaranya yang mempunyai bunyi yang tidak berarti.

1 Korintus 12:10
12:10 to another the working of miracles, to another prophecy, to another discerning of spirits, to another [different] kinds of tongues, to another the interpretation of tongues.

ternyata bahasa roh itu ritme bisa berbeda2… dan tak terduga… tapi berhubung jemaat mendengar “pengkotbah2” berbahasa roh dengan sikaraba raba raba… maka semua jadi ikut sika raba raba raba…

jadi apakah bahasa roh bisa hilang bila seseorang berpindah agama ?
bahasa roh tidak hilang, hanya saja “menjadi tidak bermanifestasi”

atau… orang tersebut memang tidak pernah berbahasa roh dengan benar [pelafalan yang ikut2an dari mendengar biar tampak keren]
karena tidak pernah membuka hati sepenuhnya untuk Roh Kudus untuk bekerja yang di sertai karunia2 Nya…

ini kembali lagi pada “keselamatan”

[ini menurut saya lho…]
bila salah tolong di benarkan…

Gbu…

Saya sih ngga punya pjelasannya.

Tp mnrt saya, jika orang spt Yudas :
Yg dipilih langsung oleh Tuhan YESUS stelah doa smalam-malaman,
Yg dbrikan kuasa utk mngusir setan dan mnyembuhkan org sakit,
Yg pernah ikut bsukacita mlihat sendiri roh jahat takluk pd nama Tuhan YESUS,
Yg sudah ikut Tuhan YESUS slama kira-kira 3,5 tahun,
Yg mlihat langsung smua pbuatan Tuhan YESUS yg ajaib
Dan mdengar langsung pngajaran murni daripadaNya (tanpa tafsir-tafsir aneh manusia),

Toh bisa juga mngkhianatiNya dg mnyerahkanNya utk dhukum mati, rasanya ngga aneh jika sso yg sudah penuh ROH KUDUS, sudah bbahasa roh, bahkan sudah pernah mlakukan mujizat sekalipun (dalam nama Tuhan YESUS) utk bpaling dr Tuhan YESUS dan murtad.

(Kl pnganut doktrin Calvin akan mngatakan bhw org ini tidak pernah btobat dari awal mulanya)*


Mngenai bahasa roh, justru bahasa roh lebih dperlukan ktika sso sedang suam, sedang down, sedang dalam himpitan, sedang sakit, sedang lemah dan sedang depresi.

Tuhan mbrikan kita bahasa roh bukan hanya utk bbicara kpadaNya di saat senang, bahagia dan mluap, mlainkan utk berdoa kpadaNya di saat kita tidak tau lagi bgmn caranya berdoa.

Jd bagi siapapun yg masih beriman kpd Tuhan YESUS, bahasa roh tidak akan hilang daripadanya krn ROH KUDUS tidak pernah mninggalkannya (walau ia tidak sedang mrasa-rasakan pnyertaan ROH KUDUS).

Yg jadi phalang sso bbahasa roh bukanlah keadaan yg dialami org tsb, tp pilihan orang itu sendiri utk tidak mlakukannya.

Tuhan tidak menyesali kasih karunia dan panggilanNya.

Rm. 11:29
Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya.

Allah kita bukan sosok yg tarik-ulur akan apa yg telah dikaruniakanNya dan bukan Pribadi yg senang mrubah-rubah kputusan pmberian anugerah.

Tp jika ROH KUDUS sudah mninggalkan sso krn org itu murtad, maka skalipun dia berbahasa roh, tp dia tidak sedang bkata-kata dg Tuhan.

Ini mnrt saya aja…bisa saja salah.