apakah berkata2 negatif itu dosa?

saya pernah dengar seorang hamba Tuhan pernah berkata kalau berkata negatif itu sama dengan mengeluh dan bersungut-sungut jadi itu tidak boleh, sebagai orang kristen harus selalu berkata positif dan bersyukur, contohnya umat israel ketika di padang gurun, dihukum Tuhan karena bersungut-sungut. kemudian saat saya baca2 di tulisan Rasul Paulus kok ada kata2 Rasul Paulus yang negatif, seperti di 1 korintus 4:9, 2 korintus 1:9-10 (cuma tau 3 ayat ini).
benarkah berkata negatif itu dosa? ataukah yang di tulisan Rasul Paulus itu bukan termasuk kata2 negatif? ataukah berkata negatif itu tidak apa2 asalkan tetap ada pengharapan seperti di 2 korintus 1:9-10?
terima kasih
Tuhan berkati

cut…
Itu bukan bagian dari bersungut-sungut bukan bagian dari berkata negatif… coba anda baca dengan seksama jangan sepenggal-sepenggal…:onion-head53:

Kata negatif dan positif adalah istilah dalam kepercayaan spiritual yang diadopsi Kekristenan modern.

Kata negatif adalah kata-kata yang berbentuk kutukan, pernyataan buruk dan harapan buruk.
Kata positif adalah kata-kata yang berbentuk kalimat baik, pernyataan akan hal yang baik dan harapan baik.

Dasar Kekristenan modern memakainya bukan soal dosa atau tidak dosa tetapi berdasarkan Roma 10:8,

Tetapi apakah katanya? Ini:
“Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu.”
Itulah firman iman, yang kami beritakan.

Apa yang kita perkatakan akan menjadi pernyataan iman, sehingga saat hal baik atau buruk yang kita ucapkan akan menjadi pernyataan iman kita akan hal yang baik atau buruk yang akan terjadi didepan.

Selanjutnya tentang dosa. Persungutan adalah dosa, sebab Ia mengucapkan hal-hal yang menentang Allah, dan itu adalah dosa. Kata negatif dan positif belum tentu dosa atau bisa jadi dosa, jika disalamnya terdapat persungutan.

Misalkan: “Aku pasti bisa melewati masalahku dengan kekuatanku sendiri, tidak harus dengan pertolongan Tuhan.” Ini adalah kata-kata beraura positif tetap mengandung pernyataan penolakan akan Tuhan.

Misalkan: “Aku percaya Tuhan itu adil dan benar, Ia pasti akan membalaskan setiap perbuatan jahat dan kesialan akan datang kepada mereka.” Ini adalah kata-kata beraura negatif, tetapi menyatakan kebenaran.

Jadi tidak penting berkata positif atau negatif, yang penting adalah hidup sesuai Firman Tuhan.

Kata2 negati tidak selamanya mengandung arti mengeluh…kata2 negatif menurut ukuran manusia,contoh :
1.Sewaktu Rasul Yohanes mengatakan pd orang Farisi “hai… kamu ular beludak”
2.Sewaktu T.Yesus mengatakan “celakalah” kamu imam2 dan ahli2 Taurat
Tuhan Yesus dan Yohanes dlm hal ini berbicara fakta pd org2 farisi yg kurang percaya,sedangka pd kasus bangsa Israel di padang gurun mereka sudah mengerti akn penyertaan Tuhan,tp mereka belum juga percaya,
Salam,

Benar,
berkata negatif adalah dosa. Ketakutan dan kekuatiran juga adalah dosa. Segala sesuatu yang kita lakukan tanpa iman, itu dosa.

Kita memang tidak bisa lepas dari perbuatan dosa. Pertanyaan yang lebih penting adalah bagaimana kita mengatasi dosa tersebut. Apakah berusaha dengan kekuatan sendiri, atau bergantung kepada kasih karunia Allah?

Baca kisah perjalanan bangsa Israel sewaktu keluar dari Mesir.
Pada waktu sampai laut merah, mereka bersungut-sungut, tapi Tuhan tidak hukum, malah buka laut merah.
Sampai di Mara mereka bersungut-sungut, karena air yang tak dapat diminum, Tuhan tidak marah, malah kasih mujizat membuat air itu bisa diminum.
Waktu kekurangan makan mereka bersungut-sungut, Tuhan tidak marah, malah menurunkan Manna.
Dari Mesir sampai Sinai tidak dicatat ada yang mati karena kena kutuk.

Tapi setelah mereka menerima taurat, berubah total, begitu mereka bersungut-sungut, hukuman datang.

Ini merupakan gambaran apakah kita percaya kebaikan Tuhan semata, atau mengandalkan diri sendiri dengan mengatakan kita sanggup menuruti standard Tuhan (dalam hal ini, taurat)

Sebelum anda berkomentar anda harus mendeskripsikan arti kata negatif,

Jika membicarakan kesalahan org lain / mengkritik maka alkitab jg penuh dengan hal2 demikian, negatif atau tdk adalah masalah persepsi.

Para motivator menganggap kata2 melemahkan semangat sbg kata2 yg negatif,

semua tergantung dengan persepsi masing2.

Tidak berdosa tapi merugikan diri sendiri

GBU