Apakah hanya Alkitab 66 bab saja yang dari Roh Kudus.

Saya heran sama saudara Protestan yang memakai Alkitab 66 bab tersebut.

Mengapa ? sebab … selain yang 66 bab masih banyak tulisan-2 suci … tetapi tidak di Kanon

contoh Kitab Didhake … yang masih ada… gulungan laut mati.

Ada juga tulisan-tulisan dari zaman para rasul yang habis terbakar. Atau hilang terbenam dalam tanah / gua yang masih bisa ditemukan .

Bagaimanapu jika bertumpu pada 66 kitab , selamanya akan terjadi perpecahan penafsiran dan peepecahan gereja semakin meluas.

Ya si Bro satu ini LUPAAN dan BINGUNG terus deh…

Yohanes 21 :
Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

Bro kalau TUBUH udeh jadi pecah2an bukankah namanya berubah jadi BANGKE’ Penumpang Pesawat SUKHOI ya Bro ?
UNTUNG saja TIDAK SEPERTI itu kok…cuma yg aye’lIHAT sih…yang namanya TANGAN pasti Bukan KAKI, pasti Bukan KUPING, pasti bukan JANTUNG…lha semua nya ITU masih DIREKAT sama Roh Kudus kok terjalin DALAM SATU TUBUH KRISTUS yg di KEPALA i oleh KRISTUS…gimana menurut si Bro ?

Bhineka Tunggal Ika aja deh Bro ! BER BEDA2 tetapi tetap SATU TUBUH !…JADI “CARA MELIHAT” nya saja sih yg KUDU "Dibetulin kacamatanya"

:happy0025: :angel:

Sila bedakan kitab2 yg diilhamkan dan tidak.
66 ==> diilhamkan
Diluar itu tidak.
Meskipun begitu kitab2 yg tidak diilhamkan sangat bernilai untuk memahami Alkitab dan konteks sejarah penulisan.

Salam.

Tapi kok ada yang Salah hayo… di PL banyak salah…

Maksudnya apa bro?

Ayat yang salah.

1 ayat mengatakan 7000 kuda satunya lagi 1700 Kuda.

Oh, jandi anda menggugat penggunaan ALKITAB SAJA lalu karena alkitab salah jadi harus pake kitab dari malaikat moronit?

Kan itu cuma salinan dari salinan dari salinan bukan dari kitab aslinya.
Jadi wajarlah lawong manusia juga namanya.
Lagian ayat itu tidak mempengaruhi iman atau mengubah dasar iman.

alkitab tidak salah tetapi ada yang salah … salahnya sedikit … maka perlu kitab lain sebagai panduan.

contoh : baptis bayi … aborsi…tata cara ibadah (liturgi)

didalam alkitab tidak ada penjelasan , mengakibatkan bias bias yang besar.

maka perlu kitab lagi. yang menjelaskannya.

Lha, kan kamu bilang kesalahan “1 ayat mengatakan 7000 kuda satunya lagi 1700 Kuda” sebagai alasan Mormon untuk bikin kitab baru.
Sekarang kok sewot trus ke aborsi, baptisan dan sebagainya.
Haiyo yang benar donk…

Dear Nembakmanuk

Mungkin maksudnya perbedaan itu bukan dalam hal kuda, namun orang? (II Samuel 8: 4 & I Tawarikh 18: 4)

Bagian-bagian yang seperti ini mungkin dapat terjadi karena; salah penerjemahan dalam arti teks yang digunakan untuk menerjemahkan mungkin kurang jelas karena Alkitab diterjemahkan dari salinan yang juga disalin berulang-ulang. Ahli Alkitab sebisa mungkin mencari salinan tertua (dan valid) untuk diterjemahkan. Hal lain yang mungkin juga adalah beda sudut pandang penulis terhadap peristiwa tersebut. Contoh penjelasannya seperti dalam thread berikut Tanggapan Atas Tuduhan Kontradiksi Alkitab - Non-Kristen - ForumKristen.com

Jadi ada kemungkinan-kemungkinan perbedaan dan mungkin tidak diketahui mana yang paling benar namun sepanjang tidak merubah penyataan khusus Alkitab, hal seperti ini cenderung tidak dipermasalahkan oleh Kaum Kristiani.

Alkitab bukan kumpulan kitab yang ditulis oleh Tuhan sendiri (seperti layaknya 2 loh batu) dan bukan kitab yang ditulis oleh satu orang dan disimpan sampai saat ini, namun ditulis oleh orang-orang yang dipimpin Tuhan, dipelihara dan disalin dalam providensia Allah dan dijaga pesannya oleh Allah sendiri sampai akhir jaman.

Salam

Elo itu kebanyakan pake “manuk” Kepala Kecil kau saja sih KURANG memamakai Kepala Besar yg ada diatas LEHER kau itu ! Makanya baru di EROR in ama ajaran Acmad Dedaad dalam Combat Kit , elo itu udeh BINGUNG !

JAWAB :
2 Samuel 10:18, “tetapi orang Aram itu lari dari hadapan orang Israel, dan Daud membunuh dari orang Aram itu tujuh ratus ekor kuda kereta dan empat puluh ribu orang pasukan berkuda. Sobakh, panglima tentara mereka, dilukainya sedemikian, hingga ia mati di sana.”
VAYÂNÂS ‘ARÂM MIPENÊY YISR?ÊL VAYAHAROG DÂVID M?ARÂM SYEVA’ M?OT REKHEV VE’ARB?ÏM 'ELEF PÂRÂSYÏM VE’ÊT SYOVAKH SAR-TSEV?O HIKÂH VAYÂMÂT SYÂM
1 Tawarikh 19:18, “tetapi orang Aram itu lari dari hadapan orang Israel, dan Daud membunuh dari orang Aram itu tujuh ribu ekor kuda kereta dan empat puluh ribu orang pasukan berjalan kaki; juga Sofakh, panglima tentara itu, dibunuhnya.”
VAYÂNÂS 'ARÂM MILIFNÊY YISR?ÊL VAYAHAROG DÂVÏD M?ARÂM SYIV’AT 'ALÂFÏM REKHEV VE’ARB?ÏM 'ELEF 'ÏSY RAGL?VE’ÊT SYOFAKH SAR-HATSÂV? HÊMÏT

Tujuh ratus ekor kuda kereta dalam 1 Samuel 10:18 mengangkut 10 orang di dalamnya menurut 1 Tawarikh 19:18, sebagaimana diterjemahkan oleh Authorized Version 1769, “But the Syrians fled before Israel; and David slew of the Syrians seven thousand men which fought in chariots, and forty thousand footmen, and killed Shophach the captain of the host.”

Salah satu cabang ilmu pengetahuan yang dapat membuktikan kebenaran ayat Al-Kitab di antaranya adalah arkeologi. Kereta dengan roda berat, ditarik oleh kaldai, dipakai untuk perang untuk upacara-upacara di Mesopotamia Selatan pada milenium ketiga sebelum Masehi, demikian ditunjukkan oleh penemuan-penemuan di Ur, Kis, dan Tell Agrab. Tapi kereta perang yang sebenarnya, yang konstruksinya lebih ringan dan ditarik oleh kuda, belum muncul sampai milenium kedua sebelum Masehi.
Sifat asing kereta itu ditekankan oleh kenyataan, bahwa di banyak bahasa Semit dari dunia kuno, kata untuk kereta perang dibentuk dari akar bkr, RKB “menunggang”. Misalnya dalam bahasa Akad NARKABTU, bahasa Ugarit MRKBT, bahasa Ibrani MERKAVA, dan bentuknya bahkan diterima di Kerajaan Mesir Baru (MRKBT). Pada paroan kedua milenium kedua sebelum Masehi, suatu golongan masyarakat yang anggotanya dikenal sebagai MARIANNU, dibuktikan di Alalah dan Ugarit dalam Surat-surat Amarna, juga di Kerajaan Mesir Baru. Ini menunjukkan tingkatan mulia seorang pemilik satu kereta atau kereta perang.
Orang Mesir biasanya menempatkan dua sampai empat orang dalam satu kereta perang, umumnya dua orang, seorang sais dan seorang prajurit, tapi Raja Asyur menambah orang ketiga, yang disebut SALSU RAKBU, penunggang ketiga, yang memainkan tameng untuk melindungi sang Raja. Inilah jumlah yang paling umum, yang juga dianut oleh orang Het. Tapi pada zaman Asyurbanipal kadang-kadang ditempatkan lebih dari empat orang dalam satu kereta kuda.
Kuda kereta dalam 2 Samuel 10:18, Ibrani brk REKEV, KJV chariots ada beberapa jenis, ada kuda kereta ala Mesir, Kanaan, Salomo, Asyur, Persia, Yunani dan lain-lain. Yusuf dilantik oleh Firaun menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir, dinaikkan dan dihormati di atas kuda kereta. Ini adalah kuda kereta ala Mesir yang biasanya diisi dua orang saja. Kereta perang orang Kanaan berbedza dengan Mesir, dapat diselidiki lebih lanjut dalam kitab Yosua dan Hakim-hakim, terlalu panjang jika diuraikan di sini.

Bersambung…

Sambungan…

Di zaman Daud dan Salomo, khusus untuk kuda kereta yang dinaiki raja biasanya diisi oleh raja plus pengawal dan pengemudi kereta, misalnya 1 Raja-raja 22:34, namun kereta kuda yang digunakan oleh pasukan biasanya berisi lebih dari empat orang. Kereta kuda dengan dua atau tiga orang jelas sarana utama dalam pertempuran di tanah datar, tapi dapat menjadi penghalang di daerah yang tidak rata. Wilayah Israel adalah daerah pegunungan yang tidak rata, bandingkan dengan kisah Gideon, pintu gerbang Perunggu dari Salmaneser III melukiskan kesulitan yang dijumpai dalam suatu pertempuran di hulu Sungai Tigris di mana banyak orang berada di atas kereta perang untuk membantu kesulitan ini. Penggalian-penggalian di Hazor menunjukkan betapa besarnya kereta dapat dimuat oleh orang pada zaman itu.
Kereta perang Israel umumnya mengangkut tiga orang sesuai dengan keadaan geologik tanah Kanaan namun kereta kuda yang diperangi oleh Daud adalah kereta kuda orang Aram (Syrians) yang daya tampungnya jauh lebih besar. Untuk jelasnya, bandingkan 1 Tawarikh 19:18 menurut King James Version, “But the Syrians fled before Israel; and David slew of the Syrians seven thousand men which fought in chariots, and forty thousand footmen, and killed Shophach the captain of the host.”, perhatikan ungkapan seven thousand men which fought in chariots, sedangkan 2 Samuel 10:18 menulis ‘the men of seven hundred chariots’
Selanjutnya, ada 40.000 yang berjalan kaki (Ibrani ylgr, RAGLI, KJV footmen) dan ada 40.000 yang bertempur di atas kuda (Ibrani Mysrp PARASYIM, KJV horsemen), jadi keseluruhannya 80.000 orang ditambah dengan 7.000 orang yang diangkut dalam 700 kereta kuda, ini pendapat Kimchi. Sementara itu Yosefus dalam bukunya Antiquities 1.7.c.6. sect 3 dalam sub ut supra menulis bahwa 40.000 yang bertempur di atas kuda itu pun bertempur di tanah, jadi penulis Samuel menulis Mysrp PARASYIM sedangkan penulis Tawarikh menulis ylgr, RAGLI padahal sama saja.

Gimana “nuk” ? Umpetin deh manuk mu itu di kedalaman :coolsmiley:, jangan elo tongol2in …entar aku “SELEPET”…Nyengir deh kau ini !

GINI hari kok masih main “nembak manuk” sih !