apakah ini tuhan?

Kemaren ketemu teman, dia cerita, 3-4 hari yang lalu, dengar ada liputan di TV kalau ada anak lahir tanpa Ayah di Sulsel. Waktu itu dia sedang masuk kesalahsatu minimart, tiba2 para karyawan disitu heboh… setelah diperhatikan, ternyata mereka sedang melihat TV yang lagi menyiarkan berita kelahiran tersebut.

Baru saja saya googling, ternyata beritanya sudah ada dari awal desember. Saya menemukannya di media internet, blog, forum diskusi dan … ternyata ada di YouTube

Jangan lupa baca komentar2 yang ada ya… Seru kan… banyak pendapat dengan sudut pandang yang berbeda. Ada yang membantahnya dan bilang kalau itu anak haram, ada yang bilang itu adalah kebesaran Tuhan, dan lain-lain…

Terbayang gak sih waktu Yesus lahir padahal dia tidak punya Ayah seorang manusia? Pasti banyak yang nyangka anak haram… Nanti saya postingkan tulisan Ben Witherington III dan James D. Tabor mengenai hal ini…

Lalu kebayang gak keributannya kalau bayi itu (Yesus) diumumkan sebagai Tuhan? Entah yang mengumumkannya bayi itu (Yesus) sendiri atau orang tuanya…

Aneh kan, kalau tiba2 semua orang pada saat itu, yaitu pada saat bayi itu (Yesus) lahir, langsung mempercayainya sebagai Tuhan. Aneh kan, penulis Injil tidak melaporkan dalam Injil yang mereka tulis tentang kehebohan dan keributan yang terjadi karena ada seorang manusia mengaku/diakui sebagai Tuhan?

Eniwey, ini berita di media internetnya:

  1. 4 Desember 2007, “Melahirkan, tapi Kasmira Mengaku Tak Pernah Hamil”, Fajar Online
  2. 5 Desember 2007, “Bayi Ajaib Ada, RSU Barru Gaduh”, Fajar Online
  3. 5 Desember 2007, “Kasmira dan Keluarganya Dievakuasi Paksa”, Fajar Online
  4. 7 Desember 2007, “Satu Kampung Bungkam, Kompak Mengaku Tak Tahu”, Fajar Online
  5. 9 Desember 2007, “Pemerintah Tanggung Biaya Perawatan Kasmira”, Fajar Online

Ternyata berita-berita tersebut sudah dikutip di beberapa blog, diantaranya yang saya dapatkan:

  1. 11 Desember 2007, Kasmira dan Keluarganya Dievakuasi Paksa disini
  2. 11 Desember 2007, “Kelahiran bayi ajaib; tanda kekuasaan Allah” disini.
  3. 3 Desember 2007, “Heboh “Bayi Ajaib” di pulau Pannikian, Barru”

Di grup milis ketemu juga:

Tapi yang asyik ternyata ada di YouTube

Ya ampun. Yang beginian masih saja dijadikan referensi.

KeTuhanan Yesus berasal dari hakikat sebagai Firman yang Kekal, bukan dengan cara apa Dia datang ke dunia.

Salam.

Ini berita terkait yang Anda sampaikan

Melahirkan, tapi Kasmira Mengaku tak Pernah Hamil

KELAHIRAN bayi yang disebut-sebut ajaib di Pulau Pannikiang, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, masih menyisakan tanda tanya besar. Ada yang percaya, namun tidak sedikit di antara warga yang menilai bahwa mustahil seorang perempuan melahirkan tanpa pernah “disentuh” laki-laki. Bahkan, kasus yang telah menggemparkan warga Barru itu pun kini diselidiki pihak berwajib.Kasmira, 19, terlihat sedih. Ia sesekali menyeka air matanya jika melihat ada orang yang datang dan memeriksa bagian- tubuh bertato bayi mungil laki-lakinya itu.

Demikian juga dengan Sitti, 50, ibunda Kasmira. Bahkan, Sitti terkadang meminta warga untuk tidak terlalu sering memegangi cucunya. ‘’Kasihan anak ini, terus menerus dipegangi banyak orang,”keluh Sitti dalam bahasa Bugis.

Lalu, betulkah Kasmira melahirkan tanpa “disentuh” laki-laki? Pertanyaan ini, ternyata juga disampaikan sejumlah warga.

Namun, Sitti mengaku tidak pernah tahu perihal kehamilan anaknya itu. Malah, kata dia, Kasmira mengaku tidak mengerti mengapa tiba-tiba melahirkan. Saat itu, Kasmira mengaku ingin buang air besar. Namun, ternyata dari rahimnya keluar anak laki-laki.

Saat lahir, BAYI AJAIB yang berkulit putih tersebut mempunyai sejumlah tato di bagian tubuhnya. Anehnya, tato itu bertuliskan bahasa Arab.

Hanya saja, tato bayi itu mulai berubah. Senin, 3 Desember, sebagian tato itu sudah mulai hilang.

Di dahi yang sebelumnya terdapat tiga garis tegak yang diakui sebagai huru alif, kemarin sore sudah tidak tampak lagi. ‘’Huruf alif sudah hilang. Mungkin karena dipegang banyak pengunjung. Juga ada pegawai yang mengaku dari Departemen Agama Barru,” ujar Sitti.

Demikian juga tulisan Jibril dan Israfil di bagian telapak kaki bayi itu. Semua itu, sudah tidak tampak lagi.

Sebelum tato itu hilang, Kasmira mengaku ada bisikan jika sebagian tato itu akan menghilang. “Kami sama sekali tidak mengerti jika disebut-sebut ada
laki-laki yang menghamili anak saya. Karena, tidak ada laki-laki lain di rumah ini selain anak angkat saya dan suami saya,” terang Sitti.

Hingga kemarin, pengunjung dari berbagai penjuru kampung di Barru masih terus berdatangan. Terlihat jelas hilir-mudik kapal nelayan mengangkut warga yang penasaran ingin menyaksikan langsung bayi yang disebut-sebut sebagai ajaib itu.

Rumah Kasmira pun terus disesaki pengunjung. Bahkan, untuk masuk ke kamar tempat bayi itu, harus diantre petugas.

Beddu, 55, ayah Kasmira, hanya bisa termenung di sudut bagian belakang dapur rumahnya. Rumahnya kini, juga dijaga petugas dari Polres Barru. ‘’Kami makin kerepotan dengan kedatangan pengunjung. Makan juga sudah tidak teratur, ‘’keluh Beddu.

Lalu, betulkah Kasmira melahirkan tanpa seorang lelaki? Beddu menuturkan bahwa selama ini tidak ada seorangpun laki-laki yang pernah menyentuh anaknya. “Anak saya juga tidak pernah kelihatan seperti halnya orang hamil,” tegasnya.

Disinggung saat anaknya melahirkan, Beddu mengaku tidak bisa banyak berkomentar. Alasannya, saat anaknya melahirkan, dia tidak ada di tempat. “Proses kelahirannya itu hanya Kasmira dan ibunya yang tahu,” kilah Beddu.

Sekadar tahu, Kasmira yang kelahiran Wamena 1988 lalu, jarang keluar rumah. Sekembali dari Wamena 12 tahun silam, ia tidak pernah lagi kemana-mana.

Kasmira hanya berdiam diri di rumah. Menurut keterangan sejumlah tetangganya, Kasmira termasuk gadis pendiam.

Bagaimana dengan pihak berwajib? Ternyata, polisi tidak begitu saja percaya dengan kasus yang menggemparkan warga tersebut. Polisi kini mencurigai seorang pria bernama Tajuddin.

Bahkan, Tajuddin alias Juddin yang diakui sebagai saudara angkat Kasmira, sudah digiring ke Mapolres Barru. Tajuddin kini masih intensif diperiksa di ruang Reskrim Polres Barru. Ia masih terus dimintai keterangan petugas terkait dengan kasus BAYI AJAIB ” itu.

Kasat Reskrim Polres Barru, AKP Amiruddin yang dikonfirmasi kemarin, mengaku belum bisa berkomentar banyak. Alasannya, kasus itu masih diselidiki pihaknya.

Perlu Penyelidikan

Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Barru, AGH Faried Wajedi MA, menegaskan bahwa bayi yang disebut-sebut lahir tanpa ayah itu, adalah hasil zinah. Bahkan, ia menegaskan bahwa jika ada anggapan bahwa sang ibu bayi itu melahirkan tanpa pernah berhubungan dengan laki-laki, maka perlu penyelidikan lebih jauh.

Menurut pimpinan Pondok Pesantren Mangkoso ini, yang bisa terjadi adalah manusia tetap melahirkan manusia. Tidak bisa jin melahirkan manusia. “Karena itu, menurut saya perlu diteliti kasusnya. Jangan sampai ada sesuatu yang disembunyikan di balik itu semua,” terangnya.

Wakil Bupati Barru, Kamrir Dg Mallongi, SH, juga berkomentar terkait kasus di daerahnya itu. Ia meminta agar diteliti, terutama motif di balik kasus tersebut. Sebab, kata dia, banyak hal bisa terjadi.

"Dalam kondisi seperti sekarang ini, masyarakat gampang terpengaruh dan bisa menimbulkan keresahan,” katanya, mengingatkan.

Menurutnya, pernyataan Kasmira,-- ibu dari bayi tersebut-- kalau dirinya melahirkan tanpa pernah “disentuh” laki-laki, tidak bisa langsung dipercaya. ‘’Ini perlu diuji kebenarannya,” tegasnya.

Karena itu, pihaknya minta Camat Balusu, Sukardi untuk terus mengikuti perkembangan kasus itu. Ia juga minta pihak kepolisian turun tangan terkait munculnya BAYI AJAIB ” itu.

Perhatikan yang saya bold. Zaman sekarang banyak orang ingin cari sensasi. Ingat kasus kolor ijo?
Kasus inipun perlu diklarifikasi, apakah benar yang bersangkutan belum pernah melakukan hubungan seks. Bagaimana kalau ia membuat berita palsu untuk menyembunyikan skandalnya? Atau kemungkinan lain?

FYI, berita ini hanya saya temukan di suatu forum. Tidak ada media yang kredibel yang memuatnya.
Mengenai keTuhanan, sudah saya sebutkan di posting saya sebelumnya.

Topik saya kunci karena sudah terjawab.

Tuhan YESUS memberkati