apakah keselamatan pengaruh dengan perbuatan?

apakah keselamatan pengaruh dengan perbuatan?

bukankah keselamatan itu karunia yang diberikan cuma2?

Tidak…
justru kebalikannya… perbuatan itu sangat dipengaruhi oleh keselamatan.
Krn pada saat Tuhan menyelamatkan … seseorang itu…
artinya… orang tersebut dipanggil keluar dr kegelapan (hidup dlm dosa) menuju pada terangNya (hidup dlm ke_kudusan Tuhan)yang ajaib.

Ex: yang dulunya rasanya … ingin sekali berbuat dosa…
dengan diselamatkan Tuhan
jadi benci berbuat dosa…orang berdosa

bukankah keselamatan itu karunia yang diberikan cuma2?

Yup!!

Pertanyaan yang terpenting dari semua pertanyaan adalah “Apa yang seharusnya aku lakukan untuk beroleh selamat?”. Paulus memberi jawaban dengan mengatakan, kepada pendosa yang mengenal dosanya, di dalam Kisah Para Rasul 16:31:”Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus, maka kamu akan selamat “
Hanya ini yang dapat dilakukan oleh semua manusia yang mengenal dosanya.
Keselamatan hanya oleh iman di dalam penyucian darah Kristus, hubungan secara personal yang penuh keyakinan atas kurban Keselamatan oleh Kristus yang telah menghapuskan dosa-dosa, percaya IA mengangkat dosa-dosa itu di dalam salibNYA, dan membawanya kedalam kematianNYA, sedemikian harus mati juga kedagingan kita, dan percaya di dalam kebangkitan Kristus yang telah memberikan kehidupan yang baru kepada kita. Bukan oleh barang yang fana, tetapi oleh darah Kristus. Lihatlah kebenaran ini di dalam 1Yohanes 1:7, “Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.” Darah ini sungguh-sungguh telah menyucikan semua dosa, baik dosa di masa lalu, sekarang dan masa yang akan datang.

Orang yang berpikir bahwa perbuatan-perbuatan baik, moralitas yang tinggi, kebudayaan, pengurbanan, air mata, baptis, keanggotaan gereja, pemberian, pelayanan atau siapun dia atau apapun yang ia kerjakan tidak dapat memampukan kita untuk membersihkan partikel terkecil sekalipun dari dosa, atau nyata-nyata ia tidak mengerti rancangan Keselamatan. Kita tidaklah juga dapat diselamatkan jika kita percaya secara setengah-setengah, setengah di dalam Kristus dan setengah lagi atas perjuangan diri sendiri, kemauan diri sendiri. Siapapun yang berpikir bahwa keselamatannya bergantung kepada darah kurban Kristus dan menambah bonus berupa pekerjaan-pekerjaan sendiri, tidak akan beroleh selamat.

Ada dua pilihan, dengan belajar dari Firman Allah dan dari observasi bahwa, begitu banyaknya doktrin palsu yang meluas di dalam kekristenan, yaitu, percaya sepenuhnya di dalam Kristus, serta sebaik mungkin atas kemampuan diri kita sendiri dalam berperilaku untuk beroleh selamat, atau percaya sepenuhnya di dalam Kristus, serta sebaik mungkin di dalam berperilaku untuk tetap bertahan di dalam keselamatan itu.

Melalui sebuah pengujian dari agama-agama palsu fakta akan terkuak, bahwa mereka mengajarkan Keselamatan sebagai yang bersifat total atau sebagian-sebagian, yaitu dengan kehidupan yang baik atau perbuatan-perbuatan baik. Siapa saja yang memiliki pengajaran dan mengajarkannya sedemikian adalah guru palsu, musuh dari segala kebenaran. Janganlah menjadi pertimbangan jika guru palsu itu baik. Jika kita memberi racun kepada anak-anak kita, sementara kita berpikir, tadinya, itu makanan yang sehat, dari hasilnya akan kelihatan, kematian adalah ujungnya, sedemikianlah pengajaran dari guru palsu, penuh racun. Fakta kebaikan tidak akan menyembunyikan efek kematian yang diakibatkannya.

Jelas, Fiman Allah mengajarkan bahwa umat Kristen harus hidup kudus, suci, jujur, bertumbuh di setiap langkahnya.
Juga bahwa kesempurnaan adalah tujuan utama, harus juga menyalibkan kedagingan dengan segala kemauannya, dan kemauan yang bulat untuk mempertahankan tubuh mereka bersih, bahwa apapun yang mereka lakukan dan kerjakan haruslah dilakukan dan dikerjakan demi kemulian Allah.
Dikatakan, mereja wajib memuliakan Allah yaitu Roh yang ada di dalam mereka, mereka wajib berjalan di dalam segala yang rohaniah dan bukan segala keserakahan badaniah.
Pengajaran ini sangat jelas, bahwa orang yang telah diselamatkan melakukan semuanya ini bukan untuk beroleh selamat atau untuk bertahan di dalam keselataman itu, tetapi demi menyenangkan dan memuliakan Juruselamat.

Ada banyak kerajaan, tepatnya hanya ada dua saja, Kerajaan Kristus dan kerajaan Setan. Pikirkanlah anda berada di yang satunya atau yang satunya lagi. Kristus berkata :”Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.”, Matius 12:30.
Pemerintahan Kristus terdiri dari mereka yang telah terlahir baru, mereka yang bertobat kepada Allah dan percaya kepada Tuhan kita Yesus Kristus (Kisah Para Rasul 20:21)
Pemerintahan Setan terdiri dari mereka yang tidak terlahir baru, yang tidak bertobat kepada Allah dan yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus Kristus:

  1. Kita menjadi kepunyaan Kristus di dalam Hak-Nya sebagai Pencipta, Dia berikan kita hidup.
  2. Kita menjadi kepunyaan Kristus di dalam Hak-Nya sebagai Pemberi, Dia menyediakan segala sesuatu yang memampukan untuk bertahan hidup
  3. Kita menjadi kepunyaan Kristus di dalam Hak-Nya sebagai Juruselamat, Dia mati untuk keselamatan kita

Bagaimanapun pilhan manusia cenderung tertuju kepada Setan, dari pada Allah
Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap. Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas (Roma 1:21; Roma 1:28),
Jadi ada sebagian manusia telah tidak beroleh selamat, dan bagian ini di dalam segala jaman, telah hidup di dalam perang terbuka dengan rancangan nyata Allah. Sejak dosa pertama manusia, perang telah ditabur antara Setan dan Kristus, dan Setan adalah ilah dari dunia ini dimana kebanyakan manusia lebih memilih mengikuti dia. Pada dasarnya alangkah jahatnya manusia ini, ia menggunakan hidupnya untuk melayani Setan, yaitu hidup yang telah Allah berikan, hidup yang Allah sediakan. Apakah ada allah yang bisa melihat ini? Allah melihatnya, dan Kristus mengambil kita dari sana, dari kerajaan Setan itu, sehingga mereka yang percaya akan mengurlurkan tangannya untuk menangkap uluran tangan Kristus, untuk menariknya dari lumpur yang mematikan itu, menuju kehidupan yang abadi bersama Dia, dan mereka yang menolak akan dihancurkan bersama dengan Setan.

Ingatlah kata-kata ini,

  1. Seluruh manusia telah berdosa. “Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian” (Yesaya 53:6). “seperti ada tertulis: “Tidak ada yang benar, seorangpun tidak.” (Roma 3:10). “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” (Roma 3:23).
  2. Buah dari dosa adalah maut, artinya dosa menyebabkan kita terpisah kekal dengan Allah.”Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Roma 6:23). “Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.” (Efesus 2:1).
  3. Kristus sendiri telah mati demi kita, menggantikan kita, mengangkat atau mengambil semua hukum dari dosa di dalam tubuhNYA, “Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.” (1 Petrus 2:24). “Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian” (Yesaya 53:6).
  4. Kita menjadi anak-anak Allah melalui iman percaya di dalam Kristus, percaya penuh di dalam kurban yang telah Ia lakukan untuk menggantikan kita di atas salib. “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya” (Yohanes 1:12). “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.” (Yohanes 5:24).
  5. Janji Allah menyertai orang yang diselamatkan. “dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa” (Yohanes 10:28-29). “Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya” (Yudas 1:24).
  6. Firman Allah mengarahkan kita bahwa hidup baru yang telah kita terima diperoleh dengan hanya menerima Kristus, dan membuktikan penerimaan itu dengan hidup benar dan bertumbuh. “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” (Efesus 2:10). “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, –dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” (1 Korintus 6:19-20). “Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita” (Kolose 3:17).

disari dan diterjemahkan dari:
How Tobe Saved, Anderson R.J

ADA YANG TIDAK DIAMPUNI
Matius 6:15 Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."

ADA HAMBA YANG TIDAK BERGUNA
Matius 25:30 Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

ADA YANG DI BUANG
Yohanes 15:6 Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

ADA YANG SUAM-SUAM KUKU
Wahyu 3:16 Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

ADA YANG MURTAD
I Timotius 4:1 Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan.

Keselamatan adalah anugerah, pemberian cuma2 dari Tuhan.

Perbuatan adalah tanggung jawab kita untuk melakukan perbuatan yang memuliakan Tuhan, dan melakukan di dalam seluruh aspek kehidupan kita, baik perbuatan maupun perkataan.

Keselamatan seluruhnya pekerjaan Tuhan, manusia tidak ada andil sedikitpun, setelah di selamatkan baru mulailah andil manusia untuk menjalankan hidup yang menyenangkan Tuhan, dimana kita juga didik Tuhan daan di hajar Tuhan melalui pencobaan yang memurnikan iman kita dan membentukkan kita

apakah keselamatan pengaruh dengan perbuatan?

bukankah keselamatan itu karunia yang diberikan cuma2?

betul, semua yang percaya Yesus dan bertobat pasti masuk sorga

muter2 trus… mmmmmm…

kita berbuat baik bukan untuk cari selamat.

Kita berbuat baik karena telah diselamatkan.

padahal di-dunia nyatanya, banyak sekali orang yg tidak percaya kristus tetapi perbuatan sangat baik … hayoooo ??? :slight_smile:

berbuat baik yang terutama adalah mengasihi Yesus (Tritunggal Maha Kudus), untuk perbuatan baik tanpa mengenal Allah adalah semu. (ini pendapat pribadi. Tq)

pasti orang itu percaya Tuhan itu ada. Maha Pencipta dan pengasih. so?

Kita diselamatkan bukan karena perbuatan baik kita,
tetapi kita diselamatkan oleh Tuhan Yesus yg sudah mati disalibkan.

apabila kita dibaptis dan percaya kepada Tuhan Yesus maka semua dosa kita sudah diampuni karenaTuhan yesus sudah memikul semua dosa kita di kayu salib.

GBU

om hawk,
kita smua percaya Yesus, dan pastinya sudah dibaptis pun sudah. brarti dosa om dan saya sudah ilang???

Apabila seseorang menerima Yesus maka ia telah diselamatkan, apabila ia jatuh dalam dosa, ia tidak selamat

Dosa: terputusnya hubungan manusia dengan Tuhan.

So, berbuat dosa, anda tidak bersama Kristus, anda tidak selamat. Sesimple itu, herannya, banyak yang mempermasalahkannya…

bagaimana dengan ayat ini:
1 Yohanes 3:6
3:6 Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia.

Om yopi, apakah anda tidak berbuat dosa minggu ini? (yes or no question)

YES with big letter (full confidence!)

Silahkan baca secara keseluruhan, justru menguatkan tulisan saya, apabila anda berbuat dosa, anda TIDAK MELIHAT TUHAN, apakah boleh diartikan tidak melihat Tuhan berarti tidak masuk surga??? Silahkan renungkan sendiri. Tq

mantapp… bagi pengalamannya dong om Yop… kapan MELIHAT Tuhannya?

Silahkan baca kitab suci dan renungkan, lebih jelas lagi tanyakan kepada bapa iman anda (sorry saya pake istilah Katolik) bisa orangtua, pendeta, wali baptis atau siapa saja, untuk sementara saya bukan bapa iman anda, untuk melihat Tuhan silahkan anda tafsirkan sendiri atau diskusikan dengan “bapa iman” anda. Tq

:afro: :afro: :afro: :afro:

BAGUS SIS

Ehhhh… Viky sis??? Ooopppssss… Hehehehehe…