Apakah maksud dengan "HARI TUHAN" pada "AKHIR KITAB" Perjanjian Lama ?

waah…masa salah melulu…,kenapa gak diganti aja sekalian Alkitab LAI nya pake bahasa aslinya terjemahan Hebrew… ;D

Salam…

Gak usah ngeluh kayak gitu ke saya dong… emang gak ada dasar kata Ibraninya! ’ă·ḇî·‘aḏ = Bapa.

Cek saja sendiri…

Berikut daftar kata Ibrani yang berakar dari kata 'ab (Bapa)

Salam,

Aaaaach… sudah pernah kita bahas bahasa aslinya kan bro, malah sampai bahas kata Abigail…,masa harus menulang lagi… :char11:

Salam… :slight_smile:

Betul, itu pernah saya bahas sebelumnya… tetapi sodara tetep keukeh pada terjemahan yang tidak mempunyai dasar itu :smiley:

hehe… :tongue:

Eeeh bro,apakah tidak lebih baik bro baca dahulu dengan tenang Bahasan saya dalam judul pada Threed ini & lalu memberikan masukkan bro ?
Sebab saya Rasa bahasan saya ini akan ada korelasinya nanti pada penjelasan pengajaran yang bro sedang tuliskan buat saya pada Thread bro yang berjudul "Mengapa orang Kristen susah untuk mengenali ???

Salam… :slight_smile:

Sebelum jauh-jauh menjawab thread saya, lebih baik sodara cek terlebih dahulu daftar kata bentukan dari kata dasar Ibrani 'ab (Bapa) tersebut dengan tulisan ’ă·ḇî·‘aḏ… ada tidak? :azn:

Salam,

Waduuuh bro…,bukankah dari awal tadi bro sendiri yang sudah menjelasakan bahwa hanya oleh Roh Kudus & perkenan Tuhan Yesus kita dapat mengerti Rahasia Firman Tuhan itu ?
lho koq sekarang saya malah di suruh kembali pada TATA BAHASA yang bersumber pada penegrtian manusia & ilmu pengetahuan ? :mad0261:

Salam

Dalam memahami Kebenaran, bukan berarti sodara dan saya terbebas dari kata-kata tertulis; sekalipun-memang bukan yang tertulis secara leterlek itu yang menjadi pengertian Kebenaran-Nya, melainkan yang tersembunyi dibalik tulisan tersebut.

Artinya, sodara tidak boleh mengabaikan kata-kata yang tertulis!!
Makanya, saya mempersilahkan sodara untuk men-cek sendiri di daftar kata tersebut. :slight_smile:

Salamm

Contoh lain lagi…

Kitab Suci dengan jelas menyatakan kata-kata: אֱלֹהִים (’ĕ·lō·hîm); אֱל֫וֹהַּ, (el-o’-ah); אֵל (el). Tetapi, semua kata-kata tersebut diterjemahkan dengan “God/Allah” semuanya… ini yang saya sebut tidak mengerti Kitab Suci.

Lalu kalau menurut bro terjemahan LAI untuk kata אֱלֹהִים (’ĕ·lō·hîm); אֱל֫וֹהַּ, (el-o’-ah); אֵל (el). kata-kata tersebut diterjemahkan dengan “God/Allah” semuanya itu, Harusnya di terjemahkan apa dalam bahasa Indonesianya bro setiap kata itu ?

  • אֱלֹהִים (’ĕ·lō·hîm) harusnya menjadi apa---------------------> ??? :rolleye0014:
  • אֱל֫וֹהַּ, (el-o’-ah) harusnya menjadi apa---------------------> ??? :mad0261:
  • אֵל (el). harusnya menjadi apa---------------------> ??? :undecided:

Salam

1Ti 1:3 Sebagaimana aku -sementara melanjutkan perjalanan ke Makedonia- telah menasihati engkau untuk tetap tinggal di Efesus, agar engkau dapat memberi perintah kepada beberapa orang supaya jangan mengajarkan ajaran yang berbeda,
1Ti 1:4 ataupun menaruh perhatian pada mitos-mitos dan silsilah-silsilah yang tiada akhirnya, yang lebih banyak menimbulkan perdebatan daripada penatalayanan Tuhan yang ada dalam iman.

kembalilah ke hikmat yang benar, dengan tidak membahas silsilah, karena ini bukan diskusi bahasa asing.

Kata-kata tersebut harus dituliskan berdasarkan pengucapannya (aksaranya); sebab di dalam kata-kata itulah tersimpan mistery Ilahi yang akan diungkapkan kemudian oleh TUHAN sendiri.

Yak. 2:19 Engkau percaya ὁ Θεός itu esa, itu baik! Tetapi setan-setanpun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.

Salam,

vbn, Yesus mengucapkan sesuai dgn aksaranya ato kagak ?

Yesus sepanjang hidupnya itu utter (berucap audible) kata “EL” … “Eloah” … “Elohim” … “Yahweh” ato kagak ? Sepengetahuan saya, Yesus mengucap “ELI” hanya diketika Dia disalib.

Kalo Yesus sendiri sepanjang hidupnya itu tidak berucap demikian (kecuali satu yg “ELI” tsb) - begimana vbn menyatakan kalimat bold ?

Sebentar … kayaknya saya tau jawaban vbn : Oh kalo Yesus ya lain lagi, Dia emang merahasiakannya. hehehe… :char11:

Maaf, bro… Yesus hidup pada era bahasa Ibrani tidak lagi dipergunakan secara umum; makanya Ia mengucapkannya berdasarkan kata-kata yang sepadan dengan kata Ibrani yang dimaksud, seperti kata Θεὸς yang sepadan dengan kata ’ĕ·lō·hîm; kata Θεοῦ yang sepadan dengan kata el-o’-ah dan Θεόν yang sepadan dengan kata 'el

Maksud dari kalimat yang BOLD itu adalah hanya dalam terjemahannya… jangan dihantem kromo dengan diartikan: God/Allah!?!
Begitu juga dengan aksara Θεὸς, Θεοῦ dan Θεόν :smiley:

Apakah jikalau kata-kata tersebut sudah dituliskan berdasarkan pengucapanya (aksaranya), Maka semua rahasia Firman Tuhan akan menjadi terbuka bro ?? :coolsmiley:
Apakah akan dapat menjadi dimengerti oleh semua manusia yang membacanya bro ? :coolsmiley:

Salam

vbn, supaya saya bisa belajar … bisa tolong penglafalan dari Θεὸς - Θεοῦ dan Θεόν secara alfabet umum ?
Dan apa masing2 pengertian dari ketiga kata tsb ?

Makasih.

:slight_smile:
salam.

yang bahasa Indonesia sudah jelas, malah bahas bahasa asing…,

duh, aduh…, apakah yang mas bro mas bro cari…?

Θεὸς (Theos) pengertiannya 'ELOHIM (Jamak) untuk Pencipta langit-bumi; Θεοῦ (Theou) pengertiannya Eloah (Tunggal) untuk Yahweh; Θεόν (Theon) pengertiannya Umum untuk yang Ilahi.

Salam,

Maap hiraki, saya masih belon secara keseluruh nangkep penjelasan hiraki. Ya, secara general saya nangkep penjelasan hiraki - namun kalo saya “pergi” ke yg lebih detail saya belon menangkepnya :ashamed0002:

hiraki tulis : “setiap manusia yang dalam cara berpikirannya, berperasaannya & berkehendaknya masih memetingkan perkara-perkara atau hal2 duniawi” maka setiap manusia yg demikian sudah dapat dipastikan ‘TIDAK DAPAT MENGENAL ALLLAH’ dengan benar

Buat saya, kalimat ungu itu bisa menjadi lebih jauh lagi pengertiannya hiraki… yakni ketika orange terpenuhi :
A. ungu dalam pengertian unable ?
Disini pengertiannya menjadi “absolute” sense —> tidak bisa

B. ungu dalam pengertian not willing (tidak mau/tidak berkehendak) ?
Disini pengertiannya menjadi “Will” sense —> tau dan bisa tapi tidak mau

C. ungu dalam pengertian not yet ?
Disini pengertiannya menjadi “unpredictable” sense —> nantinya diharapkan bisa

Jadi maksudnya saya kira bukan pada masalah penulisan secara hurufiahnya "jamak"tertuju pada oknum si "bapak -bapaknya atau anak-anaknya "tetapi roh Elia yang ada didalam diri Yohanes pembaptis akan mengubah hati orang2 durhaka (fasik) kepada pikiran orang -orang benar dengan tujuan mempersiapkan Umat-Nya (orang Israel khusunya pada waktu itu),agar layak & siap pada saat ketika Tuhan Yesus menyatakan Diri sebagai Anak manusia. Ibaratnya : tanah yang keras "di bajak dahulu" agar nanti sudah siap saat di taburkan benih oleh petaninya..hehe :char11:
oke... oke... saya mengerti maksud hiraki :wink:
Yesaya 9:5 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan [u]namanya disebutkan orang[/u]: [u][b]Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai[/b][/u].
Apakah maksud hiraki ayat diatas pada kalimat "Bapa yang Kekal" itu = Yahweh = Yesus, yah ?

:slight_smile:
salam.

Soal orang dapat mengerti dan memahami artinya, tergantung dari kesungguhan hati orang ybs dalam memperhatikan maksud tulisan Kitab Suci itu bro… semuanya kembali lagi kepada TUHAN sang Penentu; karena Dia yang melihat hati setiap orang.

Salam,