Apakah Memberitakan Injil SAMA DENGAN mengajak pindah Denom / pindah Agama?

Kalo tidak salah…
Tuhan memerintahkan manusia untuk:

  • Memberitakan Firman
  • Menjadikan semua bangsa murid TUHAN
  • Menyebarkan kabar gembira sampai ke ujung

tapi MENGAPA lantas Perintah Tuhan ini DI-REDUKSI menjadi UJUNG-UJUNGNYA pindah Denom / Pindah Agama

padahal di dalam Alkitab TIDAK TERTULIS perintah Tuhan untuk:

  • Ikutlah denom ini, karena inilah yang paling persis Tuhan
  • dsb…

Apakah TAFSIRAN ini Sudah Pasti BETUL atau BISA BETUL & BISA SALAH?

gimana yah…
mohon pencerahan teman-teman sekalian…

Banyak denom mendirikan gereja, motivasinya tidak 100 % untuk Tuhan, akan tetapi masih ada embel-embel untuk kepentingan dirinya.
Mereka mempunyai isteri, anak, cucu, sehingga kebutuhan keluarga tentu saja lebih diutamakan dari pada kebutuhan untuk domba-dombanya.

Pada umumnya, gembala tidak berani menegur umatnya, kalau misalnya mereka berbuat salah, lebih-lebih kalau umat itu kaya dan perpuluhannya banyak.

Antara denom yang satu saling bersaing dengan denom yang lain, khotbahnya sedapat mungkin yang menarik dan enak didengar, jangan mencoba-coba khotbah yang menegur umat yang berselingkuh, nanti dikhawatirkan umatnya lari.
Mereka saling bersaing seperti orang menawarkan dagangannya.

Hal ini dapat dibuktikan dan terlihat kalau denom itu sudah makmur dan mulai ada pergantian generasi.
Mereka tidak rela warisannya dikelola oleh orang lain yang tidak ada hubungan keluarga, akhirnya denom itu pecah.

Memberitakan injil itu memberitakan kabar keselamatan yang hanya bisa dilakukan kalau orang mau menerima Kristus sebagai Tuhan dan juru selamat.

Kemudian kalau orang tsb mau menerima Kristus dan mau berbakti sendiri dengan teman2 dua atau tiga orang dan tidak mau jadi member gereja dimana penginjil itu menginjil padanya, ya tidak apa2. Cuma tetap harus dibimbing, walaupun tidak mau memberi perpuluhan pada penginjil tsb.

Tetap dikasihi, menginjil bukan karena ingin dapat perpuluhan. Saya baru saja dapat informasi dari teman,Ada penginjil yang sambil kerja jualan gado2 dan tidak mengharapkan apa2 dari gerejanya.

Anggotanya para pekerja kasar dan tidak kaya. Tapi dia tetap dengan sungguh2 memelihara domba2 ini. Dan setiap saat teman saya datang pada gereja ini, dia mengalami jamahan Tuhan sampai sering menangis.

thanks atas curcol-nya mas…

Pendapat mas jack atas pertanyaan di Thread ini apa ya?
kok malah belum menjawab topik?

Teorinya sudah betul.

Praktek kenyataannya berbeda.

Pikir yang sedikit realistiklah.

Mas cadang ngerasa DIRI SENDIRI telah mereduksi perintah Tuhan untuk mengabarkan injil menjadi hanya pindah denom, atau mercurigai ORANG LAIN yang telah mereduksi perintah Tuhan?

apakah mas MERASA mampu untuk TIDAK MEREDUKSI dan TIDAK MENAMBAH SEDIKITPUN perintah Tuhan?

alias: apakah Mas MERASA mampu untuk PASTI 100,000000% PERSIS-SIS-SIS perintah Tuhan?

maap mas…
soalnya last time i checked, saya masih manusia biasa… belum selevel dgn Tuhan sih…

Ibarat saya ngasih perintah ke kucing saya…
Si Kucing itu selalu saya perhatikan pasti MEREDUKSI perintah saya sesuai dengan tingkat kemampuan pemahaman Kucing…
padahal si Kucing niatnya mau menuruti perintah saya lho… lah wong saya iming-imingi IKAN kok…

nah… dalam pemahaman saya yg terbatas ini…
Kita dihadapan Tuhan itu rasanya JAUH lebih rendah lagi dibandingkan Kucing dihadapan Manusia kan?
setuju engga?

gitu aja kok…
engga usah dibuat repot ah…

nah silakan btt…
menurut mas aleph gimana jawaban pertanyaan di atas?

Kok malah ke kucing-kucing segala.
Saya nanya sederhana kok…
Mas cadang kan ngerasa ada yang mereduksi perintah Tuhan mengabarkan injil menjadi pindah denom.
Nah saya nanya, siapa itu yang begitu? Diri mas cadang sendiri? atau orang lain?

kok saya sendiri mas?
kan saya yg nanya…

saya sih alhamdulilah belajar untuk tidak berani MEYAKINI BAHWA INTERPRETASI saya akan Perintah Tuhan, yang HAMPIR PASTI mengandung REDUKSI / EKSAGERASI, itu adalah PERSIS dengan MAUNYA TUHAN PERSIS…

kan mas aleph udah tahu posisi saya…
saya masih belum berubah kok…

saya justru nanya:
ya itu pasti bukan saya & saya pengen belajar mengerti mengapa demikian…

ah malah srimulat mas…

jadi jawabannya apa mas?

NB: masmbak temen2 yg lain mari lho… silakan meramaikan diskusi kita…

Makanya saya nanya dulu, kenapa mas cadang nanya begitu…
Kalau mas cadang tidak merasa mereduksi, berarti mas cadang mencurigai orang lain berusaha mereduksi perintah Tuhan. Kalau begitu kita harus teliti dulu, benerkah kecurigaan mas cadang itu? Adakah orang-orang yang memang sengaja mereduksi perintah TUhan untuk mengabarkan injil menjadi untuk pindah denom.

Kalau saya rasa itu cuma prasangka mas cadang aja. Atau mungkin mas cadang bisa share bukti-buktinya?

Memberitakan Injil, saya kira bukan untuk mengajak orang lain pindah denom ato pindah agama. Menurut pemahaman saya, memberitakan Injil adalah untuk mengenalkan Kasih Tuhan kepada manusia, agar pendengar itu bersikap memilih keselamatannya.

berusaha??
kok “berusaha” sih mas??

Jelas engga ada yang NGAKU mas… kalo dibilang BERUSAHA MEREDUKSI… dan mungkin memang beneran TIDAK BERMAKSUD mereduksi…

Tapi… APA DAYA sih?
APAKAH manusia itu BERDAYA untuk TIDAK MEREDUKSI?

nah itu dia… silakan liat analogi kucing…

btw…
Saya Bukan Tidak Merasa Mereduksi mas…
tapi saya Jelas TIDAK BERANI MENGKLAIM bahwa Saya MAMPU UNTUK TIDAK MEREDUKSI SAMA SEKALI perintah Tuhan…

Mas Aleph MAMPU kah untuk PERSIS SIS SIS 100,00000000000000% dengan Perintah Tuhan, TANPA 0,000000000001% pun Reduksi / Exagerasi?

btw…
mas… saya TIDAK MENCURIGAI kok…
ngapain juga?
emang siapa mereka kok repot-repot saya curigai??
ehehe…

tinggal dijawab aja pertanyaan saya…
beres toh?

Saya gak mau asal jawab mas. Kalau bisa, kita cari dulu duduk permasalahannya. Supaya jawabnya bisa setepat mungkin.

Jadi mas cadang gak mencurigai siapapun mereduksi FT
mas cadang juga gak mendengar ada yang ngaku mereduksi FT
mas cadang gak ngerti apakah diri mas cadang mereduksi FT.

Kalau dasarnya seperti itu lalu mas cadang bikin thread itu gawat mas, nanti bisa muncul segala macem thread.

Saya gak mencurigai orang yang suka warna merah itu juga suka nyolong ayam.
Saya gak pernah mendengar orang yang suka warna merah ngaku suka nyolong ayam.
Saya gak yakin apakah diri saya sendiri yang suka warna merah juga suka nyolong ayam.

Maka saya bikin thread, “Apakah orang yang suka warna merah itu pasti suka nyolong ayam?”

Ini gimana ceritanya sih dari soalan memberitakan injil mejadi soalan kucing, ikan, merah sampe nyolong ayam?

Apakah Memberitakan Injil SAMA DENGAN mengajak pindah Denom / pindah Agama? Tidak.

Memberitakan injil itu seyogianya dilakukan oleh pengikut Kristus (baik agama Katolik atau Kristen Protestan dan segenap denominasinya) kepada mereka yang belum mengenal Tuhan (masih ragu-ragu, takut-takut atau kurang yakin termasuk didalamnya).

Mengajak pindah denom, menurut saya adalah mempengaruhi/membujuk seorang/kelompok dari denominasi lain untuk pindah/menerima doktrin alirannya (gerejanya) dengan berbagai cara. Sedangkan mengajak pindah agama atau dikenal dengan sebutan kristenisasi adalah pemurtadan orang/kelompok agama lain untuk pindah menjadi agama Kristen dengan berbagai cara, mis. pembaptisan, menukarkan sembako dengan keimanan kepada agama ttt, menjelek-jelekan agama-agama lainnya dsb.

Jadi memberitakan Injil Kerajaan Allah (Kerajaan Sorga) tidak sama dengan mengajak pindah denom apalagi mengajak pindah agama.

Salam

Untuk sebagian besar denom kristen modern yang namanya bertobat itu ya kalo bisa ikut denomnya.

Tapi saya pernah denger juga ada kasus waktu rusuh-rusuhnya Si’ah di Jatim tempo hari, banyak orang yang, katanya, percaya Yesus. Tapi karena tidak memungkinkan bagi mereka untuk show off bahwa mereka sudah percaya Yesus, mereka tetap aja dalam agama sebelumnya.

Kebenarannya ya walahualam…

Ya kalau bisa toh bro? Kalo tidak bisa tentunya tidak memaksa petobat untuk bergereja di gerejanya. Setahu saya justru sebagian besar denominasi Kristen lebih menekankan pertobatan kepada Kristus yang lebih utama daripada menyuruh/meminta/menjadikan petobat sebagai anggota gereja/denom tertentu. Jadi sangkaan/praduga/tafsiran TS bahwa perintah Tuhan sudah direduksi bisa jadi benar, bila disangkakan pada mis. SSY yang mengabarkan injil ala SSY dari rumah ke rumah orang-orang Kristen dengan tujuan menjadikannya sebagai pengikut SSY namun praduga TS menjadi keliru apabila dialamatkan pada pengikut Kristus ( baik Katolik ataupun Protestan dengan segenap denominasinya) yang memang sungguh-sungguh punya kerinduan untuk mengabarkan Injil Kerajaan Allah.

Salam

Bikin Judul Trit saja galau : Apakah Memberitakan Injil SAMA DENGAN mengajak pindah Denom / pindah Agama?
Apalagi uraiannya, mending nonton aja daripada bikin Trit galau kayak gini :slight_smile:

MEMBERITAKAN INJIL adalah kita MEMBERITAKAN KEMURAHAN TUHAN , KASIHNYA yg BESAR , CINTANYA Yang BESAR dan KUASA NYA yg BESAR Bg Umat Manusia
soal mereka mau trima / tidak ( bahkan jika sampai pindah Agama ) Itu bukan urusan kita
TUGAS KITA ADALAH MEMBERITAKAN . selebihnya URUSAN TUHAN
Haleluya

hehe…
kok jadi Ketularan VIRUS NGELES mas??
ehehe…

dijawab aja mas…
menurut mas Aleph sendiri… dengan segala asumsi yang mas aleph tentukan sendiri…
apakah menurut mas aleph: MEMBERITAKAN INJIL sama dengan MENGAJAK ORANG IKUT KE DENOM / AGAMA KITA?

gitu aja sederhana toh mas…
saya menghargai kok bahwa Asumsi mas bisa berbeda dengan asumsi saya…
silakan berpendapat bebas…
engga usah takut saya salahkan mas…
saya bukan guru… apalagi saya bukan tuhan kok… ehehe…