Apakah orang Kristen benar2 datang kepada YESUS KRISTUS?

Dalam topik yang lain, saya diprotes oleh Sdri.Rikana karena pengertian saya pada salah satu Nats di Kitab Suci menurutnya tidak benar dan bahkan –katanya– telah menyinggung orang2 yang mempelajari Kitab Suci.
Sebab dia merasa bahwa dirinya dan semua orang yang mempelajari Kitab Suci adalah orang-orang yang datang kepada YESUS KRISTUS.

Dalam konteks itu, maka saya mulai dari Perkataan YESUS KRISTUS yang mengatakan:

Luk. 14:26 "Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Saya yakin banyak orang ‘Kristen’ yang merasa datang kepada YESUS KRISTUS… tetapi tidak pernah melakukan perkataan YESUS KRISTUS di atas.

Bagi Sdri. Rikana…
Silahkan sodari tanggapi point ayat di atas sehubungan dengan rasa-rasa sodari yang merasa datang kepada YESUS KRISTUS… silahkan.

Salam,

IMO : Ayat di atas adalah tentang menjadi murid yesus, ketika yesus masih hidup dulu bro…yang harus meninggalkan miliknya untuk ikut berkeliling. Itu di katakan ketika Yesus melihat banyak yang mengikutinya berduyun-duyun.

Salam

Dia menekankan pada kata “membenci”…
Literal vs Kiasan.
Aku si dah males diskusi sm TS. xD
Terserah kepercayaan dia aja, bro.

Kalo pemahamanku ttg “benci” pada ayat tersebut sih; ‘majas hiperbola’ aja… kiasan.
(Luk 14:26) "Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
Hate = simply mean Love less… majas hiperbola, bukan literal.

Paralel:
(Luk 16:13) Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain.

(Mat 15:4) Sebab Allah berfirman: Hormatilah ayahmu dan ibumu; dan lagi: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya pasti dihukum mati.
(Mat 5:44) Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

Cuma (maybe) TS mencerna ayat yg diselisipi “majas hiperbola” itu sebagai “literal” n mau ditelan begitu saja ya terserah. :slight_smile:

Ach elo ini udeh IDIOT ALKITABIYAH sok2an NANTANG2IN segala lagi !

"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.[/i]

Jadi maksud elo itu HANYA BANGKE" alias Mayat yg gak ber NYAWA yg pantas menjadi Murid Tuhan Yesus ya ?

Ha ha ha ha kelihatan banget2 deh IDIOT nya kau ini !

Silahkan pengertiannya dijelaskan –mau sebagai majas hiperbola kek literal kek, terserah– sejelas-jelasnya; Terutama bagi mereka yang merasa diri sudah datang kepada Yesus Kristus. :smiley:

Salam,

Sepertinya kata “tidak membenci” di atas jangan di artikan literal, karena jika demikian maka akan bertentangan dengan seluruh ajaran YESUS tentang kasih, dan itu tidak mungkin.

Manusia (dalam suatu situasi dan kondisi) bisa membenci bapaknya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, tapi membenci nyawanya? Jawabannya adalah ada pada kata “nyawanya”, yang memberikan pengertian bahwa yg di maksud “tidak membenci” adalah simply “lebih mengasihi/menyayangi”.

Jadi jika orang lebih menyayangi bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, atau nyawanya, maka ia tidak dapat menjadi murid YESUS, yang harus selalu bepergian dan siap kehilangan nyawanya.

Luk. 14:26 "Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia "tidak membenci" (lebih mengasihi) bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Dan itu terjadi pada murid2 YESUS, yg meninggalkan keluarganya dan akhirnya kehilangan nyawanya/di bunuh.

Make sense? :coolsmiley:

Saran saya, janganlah diskusi menjadi ajang saling mengumpat…saling membenci.

Salam

Tuh NGARTI apa kagak elo sekarang , sizxbn ? BENCI itu berseberangan dengan KASIH !

Manusia (dalam suatu situasi dan kondisi) bisa membenci bapaknya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, [b]tapi membenci nyawanya?[/b] Jawabannya adalah ada pada kata "nyawanya", yang memberikan pengertian bahwa yg di maksud [b]"tidak membenci"[/b] adalah simply [b]"lebih mengasihi / menyayangi" .[/b]

Tuh Bro sizxbn…kadang2 perlu juga deh kalau kau sedang menyatakan CINTAMU…cukup dengan kalimat " Hyper Parabola"…aku TIDAK membenci mu, honey ! Sambil matamu memancarkan " cahaya seperti ini :* :wink:…semoga aja si yayangmu itu mengerti bahasa kamu yg penuh MAKNA dan ARTI itu !

Jadi jika orang [b][u]lebih menyayangi [/u] [/b] bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, atau nyawanya, maka ia [u][b]tidak dapat [/b] [/u] [u][/u]menjadi murid YESUS, yang harus selalu bepergian dan [u][b]siap kehilangan nyawanya[/b][/u].

Kalau dengan bahasa lainnya …kamu TIDAK MEMENUHI syarat “dengan sepenuh (100% MUTLAK gak boleh berbagai atau terbagi) Hatimu/Jiwamu dan Akal budimu”…pokoknya KASIH terus gak pakai MINTA ya Bro sizxbn !

Luk. 14:26 "Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia "[s]tidak membenci"[/s] (lebih mengasihi) bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Dan itu terjadi pada murid2 YESUS, yg meninggalkan keluarganya dan akhirnya kehilangan nyawanya/di bunuh.

Make senses? :coolsmiley:

Saran saya, janganlah diskusi menjadi ajang saling mengumpat…saling membenci.

Salam


Emang CAKE’P banget deh “sense” nya itu, aye’ suka banget deh ! Alekhim Syalom juga deh !
Nah gimana tuh Bro sizxbn , NGARTI apa kagak apa yg disajikan sama Bro Sense diatas itu ? :happy0025:

Saya cuma berfikir: “kok pintar ya kita ini kalau mengartikan Firman Tuhan itu dengan cara menyesuaikannya dengan pengertian kita sendiri?”
Benarkah maksud perkataan YESUS KRISTUS dalam Luk.14:26 adalah seperti itu? –kalau benar,… kalau tidak bagaimana?–

YESUS KRISTUS dalam Luk. 14:26 tidak sedang mengatakan suatu kata yang bersifat “hyper”; Tetapi Dia benar-benar sedang mengatakan suatu kata dengan pengertian yang sebenarnya μισεῖ (misei) :to hate.

Sama pengertiannya dengan kata μισεῖ (misei) dalam kalimat-kalimat berikut:

Yoh. 15:18 "Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu.

Pengertian kata membenci–kamu– dalam kalimat ayat di atas, tidak bisa diartikan bahwa dunia lebih mengasihi/menyayangi orang-orang dunia dari pada kamu –bukan begitu!!–; Tetapi dunia memang benar-benar membenci kamu tanpa alasan yang rasional –hanya oleh karena Nama-Nya saja–

Paham maksud saya? :coolsmiley:

Salam,

Si TS msh nda paham jg, ayat kiasan dipaksa literal. :slight_smile:

Mesti ditambah ayat lain rupanya biar jelas bahwa “membenci” maknanya bisa berbeda2.

Contoh lain:
(Luk 16:13) Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain.
diayat ini:
[membenci = tidak mengindahkan]
[mengasihi = setia]

(Hak 14:16) Lalu menangislah isteri Simson itu sambil memeluk Simson, katanya: “Engkau benci saja kepadaku, dan tidak cinta kepadaku; suatu teka-teki kaukatakan kepada orang-orang sebangsaku, tetapi jawabnya tidak kauberitahukan kepadaku.”
Sahutnya(simson) kepadanya: “Sedangkan kepada ayahku dan ibuku tidak kuberitahukan, masakan kepada engkau akan kuberitahukan?”
[Istri Simson merengek ingin diberitahu rahasia kelemahan Simson, dgn majas hiperbola: benci]
diayat ini:
[benci = menganggap Simson kurang mencintai krn nda mau membuka rahasianya]

(Kej 29:30,31) Yakub menghampiri Rahel juga, malah ia lebih cinta kepada Rahel dari pada kepada Lea. Ketika TUHAN melihat, bahwa Lea tidak dicintai,
(Gen 29:31) And when the LORD saw that Leah was hated [KJV] Genesis 29:31 When the LORD saw that Leah was unloved, He opened her womb; but Rachel was barren.
diayat ini:
[benci: tidak dicintai/kurang]

(Yoh 15:18) "Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu.
[ayat inipun diselipi kiasan - dunia… dunia benda mati gimana bs membenci?]
[untuk kata “membenci” diayat ini is literal]

(Mat 15:4) Sebab Allah berfirman: Hormatilah ayahmu dan ibumu; dan lagi: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya pasti dihukum mati.
(Mat 5:44) Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
(Luk 10:27) "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Jika (maybe) TS masih mencerna ayat yg diselisipi “majas hiperbola” itu sebagai “literal” n mau ditelan begitu saja ya terserah. males debat. :slight_smile:

Yang saya artikan sebagai “lebih mengasihi” adalah frase “tidak membenci”, bukan kata “membenci”. Sehingga “lebih mengasihi” tidak bisa diterapkan dalam Yoh 15:18 yang hanya ada kata “membenci”.

Jika “tidak membenci” = lebih mengasihi, maka membenci =tidak lebih mengasihi.

Luk. 14:26 menekankan pada syarat/pilihan yg harus di ambil untuk ikut menjadi murid Yesus, bukan syarat untuk menerima ajaran yesus.

Ingat bahwa hukum Allah :

“hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”” Matius 19:19, TB.

Tentu saja perintah ini menjadi batal jika sdr mengartikan Luk 14:26 secara literal.

Salam

@bro liliput,

hehe…udah di koreksi…

Salam

kalo saya cuma pengen tau…
kalo menurut vbn… bagaimana “prakteknya” dalam melaksanakan :

membenci orang tua —sekaligus— menghormati ortu ?
(dan saya yakin vbn gak akan ngejawab : “oh kalo yg ajaran menghormati ortu itu, adalah ajaran iblis agar gak bisa jadi murid Yesus” - pasti ada eksplanasi unik dari vbn)

:slight_smile:
salam.

ITU artinya benar2 deh kamu ini…Hatimu…adalah…Cahayamu…SEBAB hanya tinggal HATI kita doang yg PANTAS dikasih Label NURANI…NUR (Cahaya) ANI (Aini = Mata Ilahi)…kalau anggota laoinnya mah udeh AMSIONG rusak Berat deh !

Barusan si XBN itu titip Pesan, katanya…membenci (OMELAN/NASIHAT/KRITIKAN)orang tua —sekaligus— menghormati (DOMPETNYA) ortu ?

Kira2 paham atau gak Bro ? Jadi sama ORTU nya ya PILIH2 …APA yg mau DIBENCI dan APA yg mau DIHORMATI !!!

Begitu juga STRATEGI / TAKTIK / KIAT yg sejak muda sudah ditanamkan oleh Om Russel saat para Pengikutnya , orang2 SSY dikirim Turun Gunung mem PRAKTEK kkan semua Ajaran Sesatnya yg dikemas dengan APIK oleh Janji2 Muluk nya agar terpilih jadi dan termasuk dalam bilangan 144.000 yg masuk Sorga (kata beliau sih ITU adalah HANYA orang2 SSY, gak ada dari Denominasi lain) bukan saja yg ditempatin di Bumi Baru nantinya.

Benarkah pandangan sodara yang seperti itu? bahwa “tidak membenci = lebih mengasihi”?

Jika Luk. 14:26, kalimatnya diartikan seperti ini:
"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia lebih mengasihi bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Maka artinya: ia tetap mengasihi bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan dan nyawanya sendiri –sekalipun tidak lebih besar dari pada kepada YESUS– Maka, pandangan yang seperti itu akan menghasilkan/menciptakan suatu sikap seseorang dalam keadaannya yang mengabdi kepada dua tuan.
Sedangkan pandangan yang demikian “SANGAT DIPERTANYAKAN” kemampuannya oleh YESUS KRISTUS.
Luk. 16:13 Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."

Dapatkah sikap dari pandangan itu diterima dan dibenarkan? :coolsmiley:

Sedangkan jawaban YESUS KRISTUS dalam Mat.19:19 adalah dalam konteks yang berbeda, dalam arti ketika itu, YESUS KRISTUS sedang menjawab pertanyaan seorang Yahudi berdasarkan Hukum yang tertulis (secara leterlek) dalam Kitab Hukum Taurat… dan itu bukan “INTI” yang diajarkan oleh YESUS KRISTUS.

Paham?

Salam,

Kalau saya punya ‘praktek’ adalah bahwa saya menegur, menasehati, bahkan saya MARAH dengan sikap benci terhadap sikap-sikap orang tua saya yang tidak sejalan dengan ajaran YESUS KRISTUS.
Dan –mungkin– kelihatannya oleh orang lain --ketika saya sedang melakukannya–, saya berlaku “KURANG AJAR/TIDAK MENGHORMATI” orang tua; Tetapi itulah yang saya harus lakukan terhadap mereka. :’(

Salam,

Baiklah kl sdr tetap pada pengertian itu, pendapat sudah di berikan, sdr yg memutuskan.

Salam