Apakah saya masih belum cukup menderita ?

Permisi . .
saya baru tahu forum ini setelah saya cari-cari di google . .
saya minta pendapat anda sekalian . . .
begini, sekitar tahun 2007, ayah saya meninggal, jadi hanya tinggal kakak dan ibu saya di rumah. setelah ayah saya meninggal, ibu saya belum kerja, karena sebelumnya ayah saya yang kerja, sedangkan perusahaan tempat ibu saya kerja bangkrut. untungnya, ayah saya meninggalkan uang tabungan untuk hidup keluarga ke depan, tapi sampai kapan ? itulah yang menjadi persoalan saya. sebelumnya saya akan cerita bagaimana keluarga saya bisa hidup menderita . .
sesudah ayah saya meninggal, tentu keluarga saya mencari kerjaan baru. sudah beberapa pekerjaan yang kami lalui. Les (tidak ada yang mau les) , jual catering (hanya 1 2 orang yang beli), jual makanan ( tidak laku), dll . . .
ibu saya penasaran, bagaimana kok tidak bisa laku begini, akhirnya ibu saya pun ke pendeta untuk di doa kan dan diberi jalan . .
dan ternyata, setelah beberapa kali ke pendeta yang berbeda-beda, ada satu pendeta yang akhirnya mengungkap, kenapa jualan kami selalu gagal . .
yaitu, ternyata kakaknya ibu saya itu menyembah setan (syai baba, yang sekarang sudah mati), dan nyi roro kidul . . .
kakak ibu saya menggunakan kuasa setan itu agar ia bisa berkuasa, padahal kalau dibilang, ia cukup kaya (punya toko tas) dan tidak ada kekurangan apapun, meskipun ia buddha sebelumnya. .
jadi, kakak ibu saya itu haus akan nama, ia ingin menjadi terkenal. tapi, anda juga sudah tahu kan, kalau menyembah setan pasti ada tumbalnya?? ya, ibu, kakak, dan saya yang digunakan sebagai tumbal, untungnya Tuhan selalu melindungi kami . .
ibu saya sudah beberapa kali diperingati oleh Tuhan dengan cara bau. hidung ibu saya ada bau darah, bangkai, dan wangi-wangian seperti bunga. setelah didoai beberapa kali, bau darah, bangkai adalah syai baba , dan wangi-wangian adalah nyi roro kidul. mengapa saya berani berkata begitu? ada beberapa bukti:
saat bau nya kuat sekali, kakak sy disuruh bbm ke anaknya kaka ibu saya, dan katanya ayahnya pergi ke klaten (tmpat penyembahan).
saat dia datang ke rumah saya, dia bertanya kepada saya “itu (menunjuk ke papan kayu yang tidak dipakai) dari pendeta ya ?” pertama saya bingung kenapa dia bilang begitu, tapi saya bilang bukan, dan ibu saya keluar dan terjadilah pertengkaran antara ibu saya dan kakak ibu saya selama beberapa menit. setelah dia pulang, ibu saya bertanya “tadi dia ngomong apa ?” saya jawab saja “cuma tanya papan kayu itu, katanya dari pendeta bukan” ibu sy langsung mengerti. santet nya tidak mempan, dipikir mungkin karena suatu barang dari pendeta, makanya keluarga kami mengerti dia yang menyantet.
kenapa bisa dibilang hidup kami menderita ? ?
setelah kami melalui proses mencari pekerjaan yang cukup lama, tentu kami rugi, hingga uang tabungan kami habis. lantas bagaimana?? ya terpaksa, kami pinjam uang dari bank, saat mencoba jualan lagi, gagal, gagal, dan gagal terus, sampai-sampai kami telah berhutang puluhan juta, atau bahkan ratusan juta kepada bank-bank di indonesia. setiap hari ibu saya takut, bagaimana ini, kenapa si ‘preman’ itu (kakak ibu saya) masi terus hidup ?? tiap hari ditelpon bank, untuk ditagih, dan kami sudah menjalani hidup seperti ini dari tahun 2007, berarti 5 tahun lebih (mau 6 tahun) !!
memang, beberapa kali Tuhan sudah buka jalan, dan kami berhasil, tetapi kembali pada yang semula, kami tetap ditagih oleh bank !!
kami sudah menjual rumah, kami tidak punya mobil ataupun sepeda motor, kami sudah menjual semuanya.
beberapa kali ibu saya pernah berkata begini "Tuhan kok gak adil ya . " atau “coba kalau mama hidup sendirian, kamu atau cece ga ada, udah mama bunuh si preman itu” pernah karena terlalu marah, mama saya mengacak-acak, robek alkitab, dan membakarnya. sekarang apa yang harus kami lakukan ? kami sudah berdoa setiap hari, dan menurut kami, kami sudah cukup menderita . . .
sekarang kami berjualan bakso di rumah kontrakan, dan ternyata tidak laku lagi. padahal hari pertama laku. tau kenapa? ibu saya bermimpi, di rumah kontrakan ini, ada tembok tinggi sekali, yang menutupi orang-orang. berarti, si preman itu (kakak ibu saya) berulah lagi, yaitu membuat usaha kami tidak laku lagi. sampai-sampai ibu saya setiap hari mengeluh “aduh tjienn(panggilan saya) gimana ini, Tuhan kok gak bertindak sama sekali … mama sudah takut, tiap hari ditelpon bank, mama sudah terkenal di semua bank kalo kaya gini, ga bayar utang . .”
jika saya lihat, setiap hari mama saya menangis, bahkan menurut saya sudah depresi, ini tentu membuat saya sedih, saya selalu menangis kalau mengingat, kenapa hidup saya selama 6 tahun ini begini, selalu gagal gagal dan gagal …
sekian dari saya, mohon maaf bila terlalu panjang, saya mohon agar di beri masukan, karena kami sudah benar-benar bingung, apa yang harus kami lakukan, kegelisahan mendatangi setiap hari . . .

menurut saya sihh…ga usah terlalu menyalahkan ke kakak ibu anda… ^^ akan lebih baik lihatlah ke dalam diri sendiri terlebih dahulu… jika seseorang itu berserah pada TUHAN… pasti TUHAN pelihara… jika kita melakukan kehendak TUHAN pasti ada jalan keluar… masalahnya… sudahkah kalian menempatkan TUHAN sebagai yang utama…???

Saya doakan, semoga masalah2 yang kamu hadapai cepat selesai dan segera menemui jalan keluar… Tetap 1 aja kok, jangan pernah berhenti berharap kepada Tuhan Yesus Kristus, saatnya pasti bakalan tiba kok, TETAP PERCAYA aja :slight_smile:
JBU :slight_smile:

Terima kasih atas masukan dari anda sekalian :slight_smile:
Sekarang saya mau bertanya, apa yang harus saya lakukan
Seharian ini, ibu saya menangis terus, bingung apa yang harus dilakukan, dia sudah tidak percaya Tuhan lagi
Setiap hari ditelpon bank untuk ditagih, dan jualan kami tidak laku. Apa yang harus kami lakukan? Menurut saya ini adalah ujian dari Tuhan, saya bilang begitu ke ibu saya, tetapi ibu saya. Justru berkata “Ujian kok sampai 6 tahun. Kita sudah ga punya rumah nak, ditagih bank, emangnya nanti kita makan pake ujian gitu?? Nanti ditelpon bank ngomong “tunggu ujian dari Tuhan selesai pak” gitu ?”
Saya bingung, saya harus bagaimana, ibu saya terus menangis, dan sudah tidak percaya Tuhan lagi :frowning:

Anda domisili di mana?
Kalau anda sudah mempertimbangkan tawaran-tawaran pekerjaan yang ada di website ini?

aku rasa permasalahan kamu memang berat, dan aku pikir apapun yang kukatakan akan sulit untuk mengubah keraguan yang mulai muncul dihatimu, karena saat ini saya sedang mengalami pergumulan juga, walaupun tentu tidak bisa dibandingkan beratnya dengan kamu… ketika baca tulisanmu saya teringat dengan kotbah pdt kong hee, " when life gets hard it’s better to leave or stay"… leave di sini berbicara mengenai meninggalkan pengharapan tidak lagi berpegang pada janji2 Tuhan, stay berbicara mengenai komitmen kita untuk terus percaya bahwa Tuhan yang berjanji Dia yang akan menepati… Kamu percaya hidupmu ditangannya bukan? so, setiap kali keraguan akan kasih Tuhan itu muncul, usir dan perkatakan ayat2 berkat… tetap percaya bahwa perubahan akan terjadi, dan Allah kita bukanlah Allah yang tuli dan tidak mendengar seruan doa kita…

TUHAN berkata padaku kata2 hikmatNYA mungkin bermanfaat bagi anda…

"RohKu akan menganugerahkan kata2 hikmat pada saatnya yang paling tepat. Dan Aku berkenan pada orang2 yang benar dan setia. Hanya dengan air mata dan penderitaan engkau akan bisa mengartikan kehadiranKu. Bukan dalam kesenangan dan suka ria. Aku adalah beban yang berat, tak satupun umatKu yang bisa datang padaKu tanpa melalui kesengsaraan yang di akibatkan oleh penderitaan dunia ini. Untuk itu bertekunlah. Aku akan datang pada saatnya yang tepat, dan Aku tak akan berpaling muka."

Sudahkah anda bersabar, bertekun, dan tetap setia…??? berserahlah… Bagaimana anda bisa menyalahkan TUHAN jika penderitaan kita itu disebabkan karena dunia ini… bagaimana anda bisa mendapatkan pertolongan TUHAN jika anda sudah menyerah ketika perjalanan belum berakhir… padahal sedikit lagi… TUHAN menunggu di depan sana…???

Lakukanlah segala yang anda bisa lakukan… sisanya serahkanlah pada TUHAN… lebih dekatlah pada TUHAN… sebab apapun yang terjadi… jika anda kehilangan dunia ini… namun anda tidak akan kehilangan tempat di sisi TUHAN… itu lebih penting…

Semoga bermanfaat…
TUHAN YESUS memberkati…

klo emang bener jualannya gagal mulu mungkin coba ditinjau dulu faktor teknisnya sebelum nyalahin yg lain2.apa mungkin klo anda jualan harganya kemahalan alias harganya tidak terjangkau orang banyak??atau mungkin ada saingan/kompetitor yg jual dgn harga sama/lebih murah tp kualitasnya lebih baik??klo orang mau wirausaha memang mentalnya kudu harus kuat sih alias jangan mudah menyerah.jangan disamakan dengan karyawan yg tinggal terima gaji setiap bulan.

klo ngomong soal menderita sih jujur aja keknya ampir semua orang yg ikut Tuhan sungguh2 itu ngalamin yg namanya penderitaan deh,bahkan Tuhan Yesus sendiri aja musti ngalamin disiksa & mati di kayu salib.

terima kasih atas masukan anda sekalian :slight_smile:
tetapi sekarang, ibu saya selalu bilang begini:
“nanti kalau mama sudah meninggal, kamu pilih jalan yang benar ya, jangan kaya mama, sudah 6 tahun, papa sudah meninggal, rumah sudah gak ada, jualan juga gak laku. kalo mama meninggal, kamu pilih jalan yang paling benar ya, jangan sesat kaya gini”
dari mukanya, sudah terlihat, ibu saya sudah depresi, dan bingung harus melakukan apa?
saya sudah bilang sabar, dia berkata “nanti mama mbayar uang sekolah mu pake apa? masa mama bilang ke suster nya sabar yaa gitu ?”
saya sudah bilang tunggu saja, Tuhan akan menolong, ibu saya berkata “sabar, sudah 6 tahun ini, rumah sudah gak ada, papa juga sudah gak ada, mau gimana lagi ini?”

saya sudah tidak tahu harus berbuat apa lagi. .
saya saat ini ada di surabaya, berjualan bakso di rumah kontrakan kami, tapi seperti yang saya bilang, ibu saya bermimpi bahwa rumah kita ditutupi oleh tembok agar bakso kami tidak menarik . .
saat saya menulis ini, sudah banyak yang menelpon HP ibu saya, dan telepon rumah kontrakan ini . . . :frowning:
saya benar-benar bingung, apakah tidak ada yang bisa saya bantu . .
saya sebenarnya masih sekolah, masih smp, tetapi karena keadaan kami yang seperti ini, saya pun posting di sini :frowning:
apakah di antara anda sekalian ada yang tahu, mungkin ada kerjaan paruh waktu? :frowning:
saya benar-benar bingung, harus bagaimana, saat telpon berbunyi, saya melihat ibu saya gemetaran, dan menangis. . .
btw, kalau misalnya anda ingin membeli bakso kami, silakan yang di surabaya datang ke Ruko panji makmur, di jln panjang jiwo . .
namanya “bakso 88” . . .
mungkin anda bisa menawarkan bakso ini ke teman-teman anda yang mungkin punya perusahaan tapi bingung akan konsumsi . .
sekali lagi, saya sudah berserah kepada Tuhan, ibu saya sudah menangis terus setiap hari, bahkan bilang “coba kalau mama gak sakit kaya gini(depresi), sudah ke klenteng(tempat penyembahan) mama”
saya sudah bingung, sudah ada telepon banyak sekali, bahkan saat saya menulis ini, sudah ada 3telepon lebih dari bank . . . :frowning:
untuk yang berkata, mau menyumbang lewat rekening, saya tdk punya rekening, ibu saya yang punya, kalaupun saya bertanya, pasti dia akan berkata untuk apa, kalau saya bilang untuk sumbangan, dia akan marah-marah (karena kondisinya yang seperti ini)
segala masukan anda sangat berharga bagi saya :slight_smile:
kalau anda mungkin di surabaya, silahkan datang ke sini …
dan kenapa saya bisa bilang, bahwa jualan kami rugi ?
harga bakso kami rata-rata 7000 . .
yang membeli hari ini, cuma 20 porsi …
7000x20 = 140000 . .
biaya untuk membayar pegawai = 50000(ada 2, satu 25000)
untuk berjualan bakso, tiap hari kita harus menyetor uang (seperti kita ini beli bakso lalu dijual…)
GBU :slight_smile:

mengenai, bahwa menderita setiapp orang pasti mengalaminya…
saya setuju dengan itu
syarat mengikuti Yesus adalah siap memanggul salib. . .
tetapi, saat saya berkata bgitu ke ibu saya, ia berkata:
“ini sudah menderita tjien, sudah 6 tahun, sampai ga punya rumah ini, papa sudah ga ada, bank nelpon-nelpon mama terus”
jujur, setiap saya ingat, saya ingin menangis, kapan keluarga kami diberi jalan?
kalau menurut saya, ini adalah Ujian…
ujian, layaknya kehidupan nyata, kalau kita ujian pasti tidak akan dibantu, sampai akhirnya kita menemukan jawaban itu sendiri, dan kita sukses…
begitu pula Allah, selama kita ujian, kita tidak dibantu, tetapi ibu saya berkata"ujian ujian, memangnya kalau nanti bayar uang sekolahmu ngomong tunggu ujian selesai dulu bu gitu?"
saya sudah berdoa setiap hari, agar Allah memberikan petunjuk atau jalan bagi keluarga kita . .
dan sekarang, ibu saya sudah depresi, sakit kepala setiap hari, dan pilek karena menangis terus
saya sudah bingung, harus bagaimana lagi, ibu saya sudah terlihat dari luar, dia sakit. . .
kata ibu saya, dia mau membuka catering (menurut saya, mungkin ini jawaban dari ‘ujian’ tadi) tetapi, dia berkata juga “kalau mama buka catering, mama harus pergi sembahyang dulu di klenteng” :frowning:
itu membuat saya sedih, karena ibu saya sudah kehilangan kepercayaan dari Tuhan :frowning:
setiap hari ibu saya selalu bertanya “tjien, gimana ini, mendingan mama mati (yang bikin saya menangis) daripada kaya gini, sudah disantet terus, nanti kalau mama mati, kamu pilih jalan yang benar, jangan kaya mama, 6 tahun ga dapat apa-apa dan rumah sudah hilang, papa sudah hilang” :’(
saya mohon, bantuan doa dari saudara sekalian, dan apa yang harus saya lakukan agar bisa mencapai sukses. . .
ibu saya sudah beberapa kali bermimpi, salah satunya, ibu saya naik ke lantai 1, isinya barang2 jelek, lantai 2, isinya barang2 yang normal, tetapi saat mau naik ke lantai 3, ibu saya berhenti sejenak, dan tiba-tiba bangun. kata ibu saya, artinya, sebentar lagi kita akan mencapai jalan yang membuat kita sukses. tapi, saya tidak tahu, jalan apa yang harus diambil?? mungkin beberapa dari anda yang mempunyai karunia dari Allah (penglihatan), bisa tolong berdoa dan mungkin berkomentar di post ini, apa yang harus saya lakukan?? dan bagaimana cara mengembalikan kepercayaan ibu saya kepada Dia ??? saya sudah bingung :’(

Tuhan berkata kasihilah musuhmu. Santet itu tidak akan mempan kalau kita didalam Tuhan. Kita didalam Tuhan kalau kita menuruti FirmanNya.

FirmanNya adalah kasihilah musuhmu. Tuhan maha kaya dan kalau mau memberkati kita tidak ada masalah apa2. Dialah yang punya langit dan bumi dan segala emas dan perak.

Mati hidup ditangan Tuhan, kalau tidak makan akhirnya toh mati dan Paulus mengatakan hidup itu Kristus dan mati itu untung.

Saya berdoa supaya ibu bro dilepaskan dari kebencian terhadap kakaknya dan bro juga jangan membenci paman bro.

Kasihilah dia dan doakan supaya terlepas dari jerat iblis dengan doa dan puasa.

Yang penting jangan membenci, karena membenci itu melanggar FT dan pada gilirannya menyusahkan diri sendiri.

Apakah Tuhan bakal menolong secara keuangan atau tidak itu demi kebaikan kita. Kalau dia bantu keuangan itu demi kebaikan kita, kalau tidak juga demi kebaikan kita, Tuhan punya maksud terbaik buat kita.

saya dan ibu saya sih sudah mengampuninya. tetapi bagaimana dengan kakak ibu saya yang menutupi jualan kita? sehingga kita rugi terus?
dan bagaimana dengan hutang kita? apakah yang harus kita lakukan, kita sudah di telpon oleh bank terus-menerus, tetapi tidak diangkat . . . :’(

Puji Tuhan bro sudah mengampuni. Sekarang tinggal tunggu saja dengan kekuatan yang diberi oleh Tuhan, Saya dukung doa bro supaya pada akhirnya Tuhan buka jalan. Iblis tidak akan mampu menutupi berkat Tuhan kalau kita berada pada tanganNya.

Tuhan tidak akan membiarkan kita dicobai lebih dari kekuatan kita.

kok sepertinya ada bau2 ‘klenik’ dari mamanya TS.tiap kali mimpi aneh2 langsung down semangatnya & lalu mencari-cari kesalahan kakaknya.jangan sampe udah nyalah2in orang lain mulu eh ga taunya sumber masalahnya ternyata dari diri sendiri.

yang petama , harus minta pelindungan Tuhan , minta Tuhan cover Tuhan , klo memang ada perjanjian dengan kuasa gelap batalkan …patahkan segala ikatan2 dg kuasa gelap

Perkatakan Firman …:
bhw hidup ku …hidup kami tida diikatkan dengan kuasa gelap …ttp dikat dengan Perjanjian Baru Anak Domba Allah …
Kami lepaskan semua ikatan kuasa gelap , kami percaya apa yang aku (kami) ikat di bumi …terikat di sorga dan apa yang aku (kami ) lepaskan di bumi terlepas di sorga.

Untuk masalah bank … harus dihadapi , jangan dihindari … sepahit apapun tetap hsr dihadapi, kalo mereka marah biarkan saja tidak usah membela diri , dan kalao memang blm bisa membayar katakan yang sebenarnya tanpa mengeluarkan pernyataan janji2 kapan mau membayar …

Namanya baru susah bro, pikiran kurang cerah jadi gampang diganggu iblis.

Masalah mimpi memang belum tentu dari Tuhan, Iblis juga bisa memberi mimpi yang isinya melemahkan dan membuat kita makin susah.

Dari siapapun mimpi itu yang penting kita berharap pada Tuhan. Kalau mimpi itu dari Iblis ya jangan di dengar.

Iblis menakuti2 kamu tidak mungkin bisa lolos dari tembok yang saya pasang, tapi kita percaya Tuhan membantu kita melewati tembok itu.

wah sebaiknya dibicarakan aja tuh dari kedua pihak, bingung juga ya saya juga pernah kok ngerasa putus asa sebentar walaupun persoalannya beda dan memang ga gampang kembali optimis dan beriman. kita sebagai manusia sih cuma hanya bisa bicara begini begini aja coba berdoa sama tuhan dan minta tolong. atau mungkin jangan dijadikan sugesti juga . saya yakin biasanya orang yang tegar kaya anda akan dapat jalan. orang yang jujur dan baik selalu menang dalam hal dan cerita apapun.

ibu saya sudah beberapa kali bermimpi, salah satunya, ibu saya naik ke lantai 1, isinya barang2 jelek, lantai 2, isinya barang2 yang normal, tetapi saat mau naik ke lantai 3, ibu saya berhenti sejenak, dan tiba-tiba bangun. kata ibu saya, artinya, sebentar lagi kita akan mencapai jalan yang membuat kita sukses. tapi, saya tidak tahu, jalan apa yang harus diambil?? mungkin beberapa dari anda yang mempunyai karunia dari Allah (penglihatan), bisa tolong berdoa dan mungkin berkomentar di post ini, apa yang harus saya lakukan?? dan bagaimana cara mengembalikan kepercayaan ibu saya kepada Dia ??? saya sudah bingung

klo ga ngerti ya sudah kaga usah ditafsirkan(jangan bermain-main dgn hal supranatural).mimpi aja kok dibawa pusing(blom tentu ada maknanya juga)??awas kena jebakan betmen dari iblis,takutnya iblis hanya memanfaatkan kelemahan ibunya TS agar dia semakin menjauh dari Tuhan.

Terima kasih saudara/i yang sudah membantu doa :slight_smile:
sekarang ibu saya sudah kembali ke jalan yang benar :slight_smile: saya juga sudah membuat ibu saya tidak menangis terus :slight_smile:
sekarang kalau saya boleh minta bantuan, saya kan berjualan bakso namanya “Bakso 88” , lokasinya kiri kanan kantor, banyak kantor, tetapi kalau dilihat, kenapa bakso-bakso yang datang dari luar (pakai gerobak itu) justru lebih laris? apakah dari kalian ada saran? Thx & GBU always :slight_smile:

karena baru dan belum banyak yang nyobain , coba bikin nama dagang yang unik dan menarik. harga pas dan rasa unik nya tuh dan jangan lupa iklanin juga di media media elektronik yang be as biaya tuh , hahahaa soalnya kalo menurut ekonomi iklan yang menarik adalah penting juga hahahahahaah puji tuhan semoga sukses ya !