apakah Tuhan itu pernah meninggalkan kita ?

Shallom

saya ingin berbagi kisahku

Newbie…saya seorang remaja,saya hampir putus asa dg hidup saya,
memang saya seorang kristen dan terlahir dari keluarga kristen, puji tuhan smua nya menerima yesus…
saya remaja tidak seperti pd umum nya,
saya lebih banyak menyendiri…depresi itu hal biasa bagi saya,dan aq slalu menghilangkan na dg hal2 duniawi…
dihuidup saya, keluarga n pergaulan,saya seperti tidak di terima,
aq merasa aq di buang,saya di benci,di caci,di sakiti…aq merasa ga da pertolongan tuhan…
di keluarga saya anak bontot dari sekian banyak anak dari ortu saya,(tidak secara materi) aq mendapat perlakuan berbeda dari sodara2 n ortu ku,aq merasakan ga ada kasi dari mereka n merasa asing dari mereka…
karena perkataan mereka slalu menyakitkan n menghujat.
bahkan saya berani membenci ortu dan sodara saya…
padahal saya tahu perintah tuhan ‘hormtilah ayah dan ibumu’
saya kesal sebab mereka memperlakukan saya berbeda,
di pergaulan pun saya juga banyak diam,teman2 saya smua org muslim,aq slalu di kucilkan karena beda agama aq ga berdaya menjawab pertanyaan mereka tetanng kekristenan…
saat itu aq galau… aq slalu bertanya sama tuhan ‘kok hidup saya sperti ini jauh dari kasih u ya tuhan?
dan tuhan sepertina emoh sama saya dia cuek aja…
kini usia saya mulai dewasa,beban saya makin bertambah mengingat tahun ini saya tamat skolah,.
aq ingin langsung bekerja tapi aq ga tw bekerja dimana…sedangkan keluarga qu pun ga peduli sama saya…
itu yg membuat saya tambah stress… saya liat sekitar saya klo cari kerja di bantu sama keluarga,sedang saya keluarga kyna dah bodo amat,
saya ingat tetang firman tuhan di dalam injil matius… ‘‘carilah dahulu kerjaan allah maka smuanya akan di tambahkan kpdamu’’… apa iya ?
saya rindu ingin bertumbuh di komunitas baik…
saya ingin bertobat…saya sudah siap melepaskan manusia lama saya,’’…

apa yg harus aq lakukan ?

newbie

Apakah Tuhan meninggalkan kita ?

Ibrani 13:5

13:5 Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”

Salam :slight_smile:

Apakah Tuhan meninggalkan Anda sodara?

Hmm, apa Anda sudah menghadap padaNya? =)
Kita yang datang lho~
=)

dalam kehidupan… ngga semua hal yang ada di hati kita, kita jadikan patokan. Perasaan JANGAN dijadikan patokan iman kita…

coba dimulai dengan rajin berdoa dan mendengar firman…
misalnya dengan rutin mendengarkan Radio Pelita Kasih setiap malam

Kemudian atur kebiasaan kamu sehari-hari…
biasakan melakukan hal bermanfaat setiap hari…
Jangan menunggu di beri orang lalu kamu memberi…
Jangan menunggu dihargai orang lalu kamu menghargai orang…

Karena Hidup Kita diatur Tuhan dan kita WAJIB memprjuangkannya…
Tuhan akan menurunkan hujan setelah kita persiapkan ladangnya…

Kalau kamu suah mencoba melakukan hal-hal di atas aku yakin orang-orang akan lebih menghargai kamu
Kalau Tuhan… sudah PASTI menunggu perubahan dari kamu
Mungkin Ia memberi perasaan hampa seperti itu untk menyadarkan kamu dari kebiasaan sehari-hari yang mungkin kurang bermakna…
:afro: try this…

semoga membantu

Tanya dulu, te es umur berapa nihh?

saat ini 17 hampir 18 thn…
thq wat masukan na…
aq kesini berharap untuk cari jawaban,

Tuhan ga akan pernah meninggalkan kita dalam keadaan apapun…

Dari yg aku baca sih, kamu terlalu terpengaruh sama apa yg disekitar. Misalnya, peduli sama apa kata temen" muslim yg bikin km merasa jauh dari Tuhan. Apa iya mereka itu “temen”? :mad0261:

Keluarga mu membantu anggota keluarga yg lain, who cares? Km juga bisa kok tanpa bantuan mereka (toh selama ini mereka juga ignore km dan sampai sekarang km masih bisa bernafas kan?). Keluarga itu bisa siapa aja: temen, temen segereja, etc. Gak harus selalu relatives (aku gak tau bahasa Indon nya apa) / keluarga besar. Mereka jahat sama km? Well, they can rot in hell for all you care, right? :slight_smile: in the end, yg bakal membantu dirimu adalah dirimu sendiri, bukan keluarga (maybe, kalau km untung punya keluarga yg baik), apalagi tetangga.

Ya skrg coba km lulus sekolah dulu dapetin ijasah nya. Terus coba deh cari kerjaan yg bisa dilakukan untuk lulusan SMA (setauku di koran" Indon banyak kan?). Terus kalau udah mayan penghasilan tetap nya, keluar lah dari rumah. Ngapain tinggal disitu. Hidup sendiri lebih baik ketimbang hidup sama orang yg gak suka sama km, dan km juga gak suka sama mereka.

Yang pasti, coba deh gak usah peduli apa kata orang. Km hidup bukan buat menyenangkan siapa" toh? Well, God, maybe.

jangan marah fairy kalau x ini lo gw marahin, ini demi lo juga dan TS
lo fairy lebih suka mencari jalan pintas dan cenderung menghindar dari masalah krn ketika berhadapan dgn keluarga atau orang laen yg menyakitkan hati kamu lebih suka memilih untuk memisahkan diri padahal masih banyak jalan keluar laen yg bisa dipilih selain memisahkan diri dari orang tua, coba anda fikir apa kamu sanggup berpisah dari orang tua kandung mu???

untuk TS coba belajar untuk menghargi diri sendiri dulu karena saya percaya tidak ada manusia yg tercipta lebih hebat dari yg lain, kita bukan ditentukan oleh brp umur kita. apa yg kita punyai apalgi bagaimana orang laen memperlakukan. berhentilah mengasihani diri sendiri

aku adalah bagaimana memperlakukan diriku, ketika aku menghormati diri sendiri orang lain juga akan melakukan yg sama, kamu bole percaya atau tidak tp saya ini punya bakat menaklukan orang tua, termasuk orang tua org laen ;D
sekarang saya menantang anda untuk merubah cara berfikir yg laen dari menuntut org tua menjadi pemberi (bkn sll dlm materi) perlakukan bapak/ibu layaknya sebagai pacar, beri mreka perhatian, dengarkan keluhannya, sering komunikasi
memberi perhatian bisa dgn berbagai cara: tanya selalu kesehatanya, apakah mrk sudah makan, berikan hal-hal kecil yg mgk mrk butuhkan, percayalah menanyakan “apa kabar pak/bu?” sudah merupakan kesenangan bagi mrk dan ingat jgn cepat menyerah jika awalnya mendapat penolakan dan yg lebih ptg dari semuanya lakukanlah dgn tulus krn kamu mmg menyayangi kedua ortu mu.

saya punya temen yg spt anda dia dibenci krn hampir DO dr kampus dan pemakai narkoba setelah dia menyadari kesalahanya dia memperbaiki dgn betul2 peduli ama orangtuanya dan hasilnya kawan saya itu skrg menjadi anak kesayangan bapak/ibunya.

menaklukan org tua itu jauh lebih dari mudah dari pada merebut hati 1 org wanita

Adik adinkun,
cuma menebak keliatannya kamu di keluarga termasuk yg paling banyak menuntut, ini krn kamu paling bontot dan biasanya ingin diperhatikan lebih. Ketika kamu gak dapetin perhatian itu kamu jadi kecewa, merasa gak diperhatiin dan gak di sayang. dalam keluarga sdh selayaknya saling memperhatikan dan saling menyayang, bukan hanya menuntut.
Mengenai dicuekin diantara teman2 yg beda agama, itu sih hal yg biasa dan umum, karena pasti kamu beda, gak usah risau, justru saatnya kamu tunjukan bahwa kamu beda dan special, shg dpt menjadi berkat buat mereka.

Betul, carilah dahulu kerajaan Allah . . . maka semuanya kan ditambahkan kepadamu.
Utk itu kamu harus bisa mengasihi mulai dari semua org yg ada di rumah (musuh saja Tuhan suruh kasihi bukan?), dari keluarga kamu bisa perluas bahwa kamu juga mengasihi teman2 mu walaupun mereka berbeda.
Untuk berubah itu bukan spt tukang sulap bim salabim terus semuanya berubah, perubahan harus dimulai dari diri kamu, saat kamu bilang pd Tuhan aku mau jadi anak-Mu, terus buktikan bahwa kamu sdh berubah, gak hanya menuntut.

Kalau sdh siap melepaskan manusia lama (istilah mu) ya lakukan segera, gak usah di depan siapa2, berdoa kepada Tuhan bahwa kamau mau bertobat , menerima Dia sbg Tuhan dan Juruselamat, minta kekuatan agar kamu bisa melangkah sesuai kehendak-Nya (antara lain mengasihi org yg keliatannya gak suka kamu) :slight_smile:
Gitu dulu kali ya, GBU

*** Oh ya, Tuhan tdk pernah meninggalkan kita kalau kita mau menjadi anak-Nya.

saya setuju sama erwin…

menangkan hati orang tuamu…
pijit2 kalo mereka baru pulang, jgn membantah, rajin berdoa…

perlakukan orang tua seakan2 kamu ada maunya… (emang ada maunya kan???) ;D ;D ;D

terima kasih…
saya dulu sering dipukuli bapak, pernah di bilang anak durhaka bahkan krn saya dia pernah tdk mau tau lagi ttg Tuhan.
dan setelah dewasa saya sering merasa risih/aneh dekat2 bapak kalau bisa gak usah ketemu lg.

tp rasanya menyakitkan bermusuhan dgn ortu sendiri dan menjadi beban berat yg dibawa kemanapun aku pergi.

ketika aku mencoba untuk memperbaikinya ternyata usaha yg diperlukan untuk mencapai keharmonisan dgn bapak jauh lebih kecil dibanding beban yg dipikul setiap hari krn berselisih dgn dia.

orang tua itu spt pacar( wanita) yg cuma minta diperhatikan, dimengerti dan disayangi cuma bedanya kalau wanita matre kl orang tua nggak ;D
kalau wanita bisa di madu tp ortu nggak :monkeys54:

@erwin : jangan salah la Bang aku kalau sama orang tua kandung sayang banget kok + hormat dan puji Tuhan hubungan ku sama keluarga inti (Papi Mami + 1 little sister) sangat baik sekali + dekat :slight_smile:

Cuman yg aku gak suka itu keluarga besar lain seperti paman bibi etc, karena mereka mmg suka ikut campur urusan. Aku sendiri gak suka karena aku gak pernah ikut campur sama mereka gt lhoo. Yg lucu, mereka gak ikut ngasih makan keluarga kami kok, dan apa yg mereka lakukan sama sekali gak mencerminkan “keluarga”.

Jd buat apa aku repot" peduli :o mending mereka urus urusan mereka sendiri, dan aku urus urusanku sendiri. Gr prinsipku sama relatives ku skrg :slight_smile:

You can never please everyone.

saya ga pernah menuntut,bahkan ketika saya memliki keinginan, saya meminta pada ortu dan ga pernah mendapatkan…justru mereka yg terlalu menuntut…
mereka ga pernah bisa mnegerti pikirian saya,
slalu membandingkan dg sodara2 saya,saya tw saya ga da apa2 na di banding sodara saya jauh lebih hebat sari saya,
saya tw mereka ingin melihat jadi org,mereka mendidik saya seperti layak na kakak saya jaman dulu…
ini beda jaman…kenapa saya slalu harus disamakan dg sodara saya.,saya tw dulu keluarga kami susah…pi kn sekarang beda…kami agak di atas…
aq tw kenpa mereka meperlaukan saya seperti ini…karena saya berontak,saya ga ingin kehidupan saya cma di isi dg belaja berkutat dirumah saja n dikekang ,tanpa ada sesuatu yg berwarna…ini sangat membatasi,padahal aq dah dewasa mana yg benar n yg salah…n sering kali ini mengangu konsentrasi saya di luar,saat ini mulai mencoba nasehat kalian…
inti na mereka salah mendidik saya… dan saat ini saya bener2 ingin fokus ke sekolah saya setelah itu saya ingin menemukan kehidupan yg layak bagi tuhan…
thq gbu all

aku kagum sama anak yg sayang orang tuanya :happy0158:

untuk keluarga besar sampai saat ini blm ada aku liat orang yg bener2 bisa lepas dr keluarga besar. menurutku krg baik jg kl kita menjauhkan diri dr mrk apalagi sampai bermusuhan tp ada baiknya bersikap bijkasana menempatkan diri dlm setiap pertemuan shg jika mgk kita juga bisa akrab dgn mrk soalnya kl berselih gak enak jg kayaknya apalagi jika mrk itu adik/kakak kandung orang tua kita tentu menyakitkan bagi bapak/ibu ku jika darah daging mrk kita ignore

Iya aku juga sempet kepikiran gt sih karena aku sayang banget sama adikku. Jd ya kalau ketemu keluarga besar laen mendingan gak terlalu banyak omong aja deh aku nya hhehe…

wah dari jawaban-mu itu terlihat kamu belum siap meninggalkan hidup lama spt yg kamu katakan lho.
jadi ya terserah kamu sendiri bagaimana kamu mau bersikap, krn kamu merasa sdh baik
GBU

zzzzzzzzzzzzzzzzz

iya,sekarang aq mw berubah…

OK tunjukan perubahan sikap-mu kepada semua org dikeluarga-mu,
tahan emosi-mu, minta Tuhan memampukan utk berubah
kalau kamu bisa lakukan langkah2 ini, berarti kamu sdh siap berubah menjadi manusia baru
GBU