Apakah Tuhan yang menentukan seseorang kaya atau miskin?

Apakah itu kaya atau miskin dan kenapa bisa? apakah Tuhan sudah menentukannya?

Bagaimana kita bisa tetap menjadi berkat ketika miskin atau kaya?

Kaya : Keadaan yang bisa berbagi dengan yang lain …serta bisa menikmati apa yang dimilikinya…dan tidak merasa cukup engan apa yang dimilikinya

Miskin : tinggal dilawankan saja koq

[i]Keadaan yang bisa berbagi dengan yang lain ...serta bisa menikmati apa yang dimilikinya..dan tidak merasa cukup dengan apa yang dimilikinya [/i]

Kenapa bisa ?

Yo’i… krn orang yang bisa berbagi itu menunjukkan kalau dia sudah keluberan/kelimpahan berkat shgg manusia sekitarnya pun merasakan … limpahannya …

Bisa menikamti apa yang ada padanya… artinya … tubuhnya bisa menikmati apa yang dipunyainya, krn banyak orang yang kelihatan “kaya” dr segi materi … ttp tubuhnya menolak untuk dapat menikmati kekayaannya … makan ditakar, makan ini ngga boleh …makan itu timbul komplikasi

apakah Tuhan sudah menentukannya?

ngga… pola hidup kitalah yang menentukan … :mad0261:

Bagaimana kita bisa tetap menjadi berkat ketika miskin atau kaya?

Bersyukur dan belajar mencukupkan diri dengan apa yang ada …

Walau berkat dari Tuhan, tapi Tuhan juga menghargai usaha bekerja keras manusia, lihat aja tentang ini banyak diungkap dalam kitab Amsal. Kita disuruh mencontoh semut.

Ada orang kaya dan ada orang miskin diungkapkan Rasul Paulus supaya terjadi keseimbangan dalam kasih.

II Korintus 8
8:13 Sebab kamu dibebani bukanlah supaya orang-orang lain mendapat keringanan, tetapi supaya ada keseimbangan.

II Korintus 8
8:14 Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan.

Bagaimana menjadi berkat dalam kondisi kita masing2? Hitung talenta kita; apakah itu materi, waktu, kemampuan, dll yang bisa digunakan untuk menjadi berkat. Jadi bukan hanya materi, dan itu tidak menjadi alasan bila kita miskin, kita tidak dapat menjadi berkat bagi orang lain.

makasih masukannya…
ada yang lain?

kaya itu adalah ada duit lebih yang banyak… kalo miskin pas2an…

berkat itu belum tentu berupa materi bro…

semakin kaya menurut hikmat dunia adalah semakin banyak memiliki
semakin kaya menurut hikmat Tuhan adalah semakin banyak memberi

:smiley:

Ironisnya itu sekarang adalah justru orang yang tidak mau membantu sesama dan tidak mau memberi malah kekayaannya semakin menumpuk dan semakin jaya, yang berniat mau memberi dan membantu malah semakin terpuruk…aku tidak tahu kenapa bisa begitu…aku tidak tahu…

tunggu anda menjadi orang yang kaya, mungkin anda akan tahu kelak dan ingat baik2 kalimat yang hari ini anda tulis kan…
agar suatu hari nanti bila anda kaya, anda akan berbuat hal2 yang seperti anda tulis kan hari ini :smiley:

:slight_smile:

@adit: kutunggu kaya’mu…

Sifat dasar manusia itu susah diubah ya walaupun apakah nantinya dia sudah jadi orang yang berhasil atau tidak.

Kalo orang yang pada dasarnya tidak mau atau tidak suka membantu orang lain, walaupun lagi dalam keadaan tidak punya ataupun punya, tetap aja tidak mau bantu, karena sifat dasarnya itu emang tidak mau membantu.

Kalo orang yang mau membantu, walaupun dalam keadaan tidak punya, tetap aja dia bisa cari jalan supaya gimana caranya dia bisa membantu orang lain.

Jadi intinya di sini itu adalah MAU atau TIDAK MAU.

Jadi bukan membantu karena kekurangan ataupun membantu karena kelebihan, itu semua tergantung kemauan individu itu sendiri.

Membantu di sini bukan berarti membantu dalam hal materi saja, tapi bisa juga dengan hal-hal yang non materi.

Contohnya = Ada seorang familiku yang sudah kaya raya, hidupnya makmur dan sejahtera, baru-baru ini dia menerima order kerjaan freelance yang sangat banyak, dan familiku ini juga memiliki adik atau kakak yang juga kaya raya hidupnya.

Nah kebetulan familiku ini memiliki saudara dari pihak ayahnya yang hidupnya masih dalam kekurangan, mereka sedang tidak memiliki pekerjaan atau penghasilan dan rumah mereka juga sangat berdekatan.

Nah ketika familiku yang kaya raya ini menerima order freelance yang sangat banyak itu, dia sendiri tidak mampu menyelesaikannya, namun yang ajaibnya itu dia memberikan sebagian order tersebut kepada adiknya yang notabene juga orang kaya raya, apalagi rumah mereka juga berjauhan.

Kenapa dia tidak mau membantu saudaranya yang masih hidup dalam kekurangan dan yang tidak memiliki pekerjaan, apalagi rumahnya juga berdekatan?

Kenapa dia malah memberikan order tersebut kepada adiknya yang hidupnya sudah kaya raya dan makmur?

Asal tau saja, dia ini juga seorang Kristen yang taat loh. Setiap minggu ke gereja, sering juga mengikuti acara-acara gereja.

Seharusnya dia memberikan order tersebut kepada saudaranya yang masih belum memiliki pekerjaan, dan yang lebih menyedihkan lagi itu adalah dia menyuruh saudaranya yang tidak memiliki pekerjaan ini untuk datang ke rumahnya hanya untuk sekedar pamer bahwa dia mendapatkan order yang banyak. Sungguh tragis, sudahlah tidak bantu, eh malah pamer lagi di depan saudaranya bahwa dia mendapatkan order yang banyak.

Di sini kita bisa tahu bahwa sesungguhnya yang namanya membantu itu karena adanya KEMAUAN atau tidak, apakah ada KASIH atau tidak.

Membantu bukan harus melulu soal materi, namun bisa juga yang non materi seperti contoh di atas.

Kalo dia memberikan order tersebut kepada saudaranya, kan saudaranya bisa memiliki penghasilan sehingga bisa memenuhi kebutuhan hidupnya, bukan malah diberikan kepada orang yang notobene sudah hidup makmur dan sejahtera.

Kalo pada dasarnya suka atau rela membantu, walaupun kita sendiri sudah kekurangan, kita masih bisa membantu kalo ada KASIH dan KEMAUAN.

Benar tidak?

benar, hidup adit!!!

tenang saja, ntar ke Amerika liat-liat patung Liberty ya.

Setuju ma Adhit…

bukan sifat dasar bro…
manusia itu mudah berubah pikiran…

ada statemen konyol…
“setan itu bego tapi mereka konsisten”
“orang kristen itu pinter tapi mereka tidak konsisten”

bila anda bisa berkata demikian hari ini, belum tentu lho nanti kalo sudah sukses bisa berbuat sesuai kata2 yang anda ucapkan sekarang… hehe…

Kayanya saudara Adit ini ada kepahitan nih ama orang kaya. Gak semuanya kaya begitu…Nada komentarnya kalau mengenai “kekayaan” dan “kepedulian”, pasti miris melulu, gak ada yang indah.

kayanya sih yah… topik nya ga jauh2 dari orang kaya yang egois :stuck_out_tongue:
cerita2 dong bro adith ada masalah apa… hehe… :smiley:

Anda kan belum mengenal saya.

Kalo saya mantan orang sukses, dulu sewaktu masih sukses, saya tidak begitu kok, saya selalu suka untuk membantu orang lain, tidak peduli dia itu saudara atau teman, yang penting kalo perlu pertolongan saya bantu sebisaku, jadi emang sudah sifat dasar saya begitu. Sekarang saya lagi jatuh aja, masih harus mulai dari nol lagi.

Kalo orang yang sifat dasarnya itu pelit, kikir ataupun lokek, biarpun orang tersebut sukses sekali, belum tentu dia mau menolong orang lain.

Seperti yang saya katakan di atas, membantu atau menolong sesama bukan hanya dengan materi saja, tapi bisa non materi, seperti contoh yang di atas.

Membantu atau menolong itu masalah MAU atau TIDAK MAU, bukan masalah MAMPU atau TIDAK MAMPU.

Selama hidupku, saya sudah banyak bertemu dengan berbagai jenis manusia di dunia ini, makanya saya bisa katakan yang paling susah diubah itu adalah sifat dasar manusia.

mampu tidak mampu memang bukan masalah…
tapi mau atau tidak mau nya itu yang jadi masalah kan ??

siapa yang bisa meramalkan masa depan ??
ga ada bro…
sapa yang sangka Benny Hinn di gugat cerai, padahal WAH banget dia… ga ada yang sangka juga…

ini bukan masalah kenal atau tidak kenal siapa anda …
ini masalah perubahan…
apa anda bisa menjamin bahwa anda tidak akan emosi ??
apa anda bisa menjamin bahwa anda selalu akan jujur ??
apa anda bisa menjamin dll…

:slight_smile:

Saya tidak membenci orang kaya, saya cuma benci orang yang dikasih berkelimpahan namun tidak mau membantu sesama manusia.

Yang ironisnya lagi yang berbuat begitu adalah para familiku yang juga orang Kristen.

Saya teringat ada sebuah thread yang ditulis oleh seorang member FK, dia juga mengeluhkan kenapa familinya yang rata-rata Kristen, yang juga hidupnya makmur tidak mau membantu keluarga member tersebut yang sedang terpuruk. Malahan yang simpati itu datang dari keluarga orang lain yang memiliki keyakinan lain. Cuma saya sudah lupa apa judul thread tersebut, soalnya si member FK itu kurang aktif sih.