apakah yang kita anggap berkat itu selalu dari Tuhan?

saya ingin pendapat saudara saudari di FK. saya sempat berbincang dengan teman saya, kemudian membahas, apakah yang manusia anggap berkat, itu selalu dari Tuhan? teman saya berpendapat, mungkin saja Tuhan ingin kita jadi penginjil untuk daerah2 terpencil, tapi kemudian iblis memberi kita pasangan yang baik dan seiman dan bisnis kita maju, tapi istri tidak mau kalau kita jadi penginjil di daerah terpencil dan bisnis maju menyebabkan kita sulit ditinggalkan agar, sehingga jalan Tuhan untuk manusia ditelikung. tapi saya juga pernah dengar hamba Tuhan bilang kalau Tuhan itu selalu memberi kita yang terbaik dan biasanya manusia yang memutuskan untuk menjauh dari Tuhan setelah mendapatkan berkat. saya jadi bingung.
kalau ada thread yang sama, saya mohon maaf, diclose saja.

berkat bisa membuat kita jauh dari Tuhan berkat jg bisa bikin kita deket ama Tuhan, ini tergantung dari respon kita ketika kita mendapatkan berkat mau berfokus ke berkat itu saja atau kita tetep fokus ama Tuhan…sama spt kisah 10 org kusta toh…

ada jg sih berkat dari gunung kawi tp biasanya ada tumbalnya…

so ketika kita mendapatkan berkat, respon kita harus benar yaitu kita berterima kasih ama Tuhan dan makin dekat ama Dia

Berkat bisa dari siapa saja
tahunlalu saya dapet berkat besar dari teman semasa SMA

GBU

Berbicara masalah : Berkat.
Banyak orang berpandangan masalah berkat itu hanya dari kaca mata duniawi semata-mata.
Succes, usahanya maju, menjadi kaya dan makmur, sehat, mengalami penyembuhan dsb.
Sering kita dengar kesaksian, bahwa setelah ikut Yesus maka ordernya banyak, sekarang hidupnya berkecukupan.

Kerajaan Allah ada di sorga, bukan didunia.
Jadi kalau kita berbicara masalah berkat, sebenarnya kita harus melihat dengan kaca mata rohani.
Yaitu dalam keadaan apapun juga, apakah menjadi kaya atau miskin, apakah menjadi sembuh atau semakin sakit, selama membuat kita semakin dekat dengan Yesus, sehingga iman kita bisa menjadi iman berserah pada Yesus, dan mendapatkan keselamatan, Ini yang dinamakan: Berkat.

Dari pengalaman, banyak orang yang mulai mengikuti Yesus, mendapat kesuccesan yang besar dan menjadi kaya. Setelah besar dan terkenal, serta berlimpah dengan uang, mereka cerai dengan isterinya, atau generasi berikutnya pecah berantakan, karena mereka berebut harta.

Kita tanya didalam hati: apakah berkat uang itu dari Tuhan ?
Apakah setan tidak bisa memberikan kekayaan kepada manusia ?

Sebaliknya kalau kita mengikuti sejarah, kita lihat kehidupan para rasul dan jemaat gereja awal, mereka banyak mengalami penderitaan, bahkan mati sebagai martir.