Apakah Yesus Memiliki Hak Untuk memilih Berbuat Salah ?

Kehendak bebas (Inggris: Freewill) adalah kemampuan yang dimiliki seseorang atau sesuatu makhluk untuk membuat pilihan secara sukarela, bebas dari segala kendala ataupun tekanan yang ada. Alkitab mengkonfirmasi kebenaran dari “Memang adanya kehendak bebas” itu bahwa setiap Mahluk yang di Ciptakan-Nya diberi-Nya kekuasaan/kemampuan untuk memilih, menimbang & memutuskan suatu tindakan atas kehendaknya sendiri tetapi dengan tetap bertanggung -jawab atas resiko pilihannya itu.
Dalam Alkitab banyak disiratkan bahwa Allah tidak mengatur mahluk ciptaan-Nya itu dengan program seperti Robot,termasuk juga pada para malaikat-Nya & manusia. Allah juga tidak memaksa manusia untuk taat kepada-Nya atau sebaliknya untuk menolak beriman/taat kepada-Nya.
Hal ini ter-konfirmasi dalam Alkitab dengan adanya kalimat2 yang menyatakan misalkan "Tuhan Marah, Tuhan menyesal, Tuhan bersedih hati melihat keras kepalanya manusia yang menolak Dia, dsb…

sekarang pertanyaannya adalah :
Apakah Sebenarnya Yesus selagi masih menjadi Manusia memiliki Kehendak Bebas/FreeWill untuk memilih berbuat salah selain perbuatan Benar yang memang dilakukan-Nya?

catatan yang perlu di perhatikan sungguh- sunguh sebelum menjawab :
1.Kata “memiliki” yang saya garis bawahi itu berarti “mempunyai Hak penuh” untuk Bebas menentukan sendiri dengan bertanggung jawab.
2.Yesus selagi menjadi manusia artinya Dalam Hakekatnya sebagai manusia 100%., Bukan dalam Hakekat-Nya sebagai Allah.

Bagaimana menurut Bro N Sis di Fk ini :rolleye0014:

Salam.

berbuat salah maksudnya apa bro?

Maksudnya dapat saja memilih berbuat yang di kehendaki Yesus sendiri tanpa menuruti kehendak Bapa, Yang walaupun pada akhirnya Yesus memang selalu memilih melakukan kehendak Bapa.

Salam… :slight_smile:

Bisa…Apakah saudara ingat, isi doa yang sama sewaktu Yesus berdoa di taman Getsemani sebelum penghakiman di Kayu Salib…Doa yang pertama : Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kataNYa : Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, Melainkan seperti yang Engkau hendaki" (Matius 26 : 39)…Dan doa di ulang yang kedua dua kalinya : Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kataNYa : “Ya Bapa-Ku, jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-MU” (Matius 26 : 42).

Namun sekali lagi, Tuhan Yesus sebagai Anak ALLAH tetap mengutamakan/taat atas kehendak Bapa yang terjadi didalam kehidupannya sampai kematiannya…

Perlu di ingat, sebelum Yesus beroda kepada Bapa/ALLAH, Yesus juga merasakan perasaan yang sedih dan gentar…Sehingga pelu/keringat Yesus menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah (Lukas 22 : 44)…

nah… apakah kehendak Bapa menurut anda, sehingga pertanyaan anda semakin jelas.

salam

Sepertinya tuk jawab topik ini, harus diperjelas dulu, apakah Yesus itu mampu berdosa ataukah Yesus itu tidak mampu berdosa.
.
Pertarungan bro rod dan bro jack serta erwinpay yg masih blm di ketahui hasil akhirnya.

nah itu dia…
harus dipahami dulu maksud pertanyaannya.

melakukan salah maksudnya apa, dan kehendak Bapa artinya apa. menurut pemahaman yang bertanya.

Karena Yesus adalah Allah Bapa maka sudah nature nya untuk tidak berbuat salah.

Saya Setuju Bro… :afro:

Salam

Kehendak bapa adalah :
Yohanes 6:40 Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."

Salam

Yang saya tanyakan bukan masalah “Mampu atau Tidak Mampu” bro …,tapi apakah " memiliki Hak bebas Manusia pada umumnya atau tidak ? :mad0261:

Masalah mampu atau tidak mampu rasanya adalah tergantung dari Ke-Imanan seseorang terhadap Tuhan-nya, & dalam masalah ini kebetulan yang jadi manusianya adalah Yesus Kristus, Tinggal kita meyakini saja apakah Yesus sewaktu menjadi manusia adalah 100% manusia atau Tidak ?
Kalau saya Pribadi sangat Meyakini bahwa Yesus Kristus sewaktu hidup di jaman itu pada Hakekatnya adalah 100% Manusia,walaupun sesungguhnya Dia itu Allah sendiri.
Jadi dalam Hakekatnya waktu itu Dia adalah manusia 100%,Maka dapat saja Yesus memilih berbuat yang BUKAN kehendak Bapa.

Salam…

Coba bro perhatikan “catatan yang perlu diperhatikan sungguh -sungguh sebelum menjawab” pada point 2 yang saya kutipkan lagi di bawah ini:

[u]catatan yang perlu di perhatikan sungguh- sunguh sebelum menjawab :[/u] 1.Kata "[u][b]memiliki[/b][/u]" yang saya garis bawahi itu berarti "[u]mempunyai Hak penuh[/u]" untuk Bebas menentukan sendiri dengan bertanggung jawab. 2.Yesus selagi menjadi manusia artinya [u]Dalam Hakekatnya sebagai manusia 100%., Bukan dalam Hakekat-Nya sebagai Allah[/u].

Bagaimana menurut Bro N Sis di Fk ini :rolleye0014:

Salam.

Bukan Dalam Hakekat-Nya sebagai Allah atau Nature Allah sperti yang bro katakan. :slight_smile:

Salam

Oke maaf bila jawaban nya, kurang memuaskan.

Pendapat dari saya adalah Yesus memiliki hak bebas manusia pada umumnya termasuk untuk tidak melakukan kehendak BAPA

Saya Setuju sekali brother… :afro:

Salam…

sesungguhnya demikian, bahwa Yesus mempunyai kehendak bebas. pesta pernikahan di Kana, salah satunya. dimana Yesus mengatakan bahwa Dia belum siap, tetapi Yesus melakukan permintaan ibu-Nya.

pada waktu dicobai iblis, secara sadar, Dia menolak untuk berkompromi dengan iblis.

jadi, kalau dalam konteks apakah Yesus berhak untuk berbuat salah (dosa), maka tidak sesuai dengan misi yang diemban-Nya.

Yesus tunduk pada kehendak Bapa. itulah kehendak Yesus.

jadi kalau pertanyaan anda “berhak” berbuat salah, saya rasa anda mengerti bahwa dalam kemanusiaan Yesus dan kita sama, kecuali dalam hal dosa, kalau pun Yesus melakukan kesalahan itu sudah menyalahi Natur-Nya sebagai Allah. Allah tidak pernah salah, karena DIA jalan Kebenaran dan Hidup. bagaimana jadi jalan kebenaran kalau salah?

Jadi pada Intinya bro juga setuju bahwa Yesus dapat saja melakukan kehendak-Nya sendiri jika mau, TETAPI pada kenyataannya Yesus Tidak Mau melakukan dosa.

begitu kira2 ya bro ? :rolleye0014:

Salam

menurut saya yg bodoh sih Tuhan Yesus memiliki kehendak bebas dan memungkinkan untuk tidak mengikuti kehendak Allah Bapa sebab itu waktu Dia mengawali pekerjaan Nya (pelayananNya) si Iblis berusaha mencobai Yesus setelah Dia berpuasa 40 hr .Karena jika Yesus tidak punya freewill si iblis tidak akan berusaha menjatuhkan Yesus dalam dosa dengan segala jebakan yg kita sebut dengan pencobaan sebab tanpa kehendak bebas pencobaan itu tidak akan berguna dan sia2 dan saya yakin si iblis juga tahu itu semua makanya dia berusaha menjatuhkan Yesus supaya memilih mengikuti kehendak dagingnya yg merasa lapar ; memiliki reputasi ; dan keinginan memiliki segala sesuatu…

salam :wink: maaf apabila ada hal yg salah dari pendapat saya sebab saya hanyalah org yg rendah pengetahuan agamanya tolong saudara kasih tahu kalo ad yg salah

  1. Masih ada gak yg mau tetap BODOH di FK ini ? :mad0261:

  2. Si Iblis GAK NGEH sih bahwa Anak didalam Bapa dan Bapa didalam Anak . Bapa dan Anak itu SATU adanya !

  3. Apa bedanya Pencobaan dengan UJIAN , pak ?

4.Suatu KESIMPULAN yg patut di Acungin Jempol ! :afro: ;D :happy0062:

  1. Ada SATU yg menunjukkan ke BEGHOK/BLEGUK nya si Iblis disitu !

*) Yg SALAH, tepatnya kelalaian adalah point keinginan memiliki segala sesuatu “Sense of Belonging” karena FAKTANYA adalah DIA Pemilik segala SESUATU " … Benar2 The OWNER dan itu berarti bukan lagi Sense tetapi He has all !

Karena Anak didalam Bapa dan Bapa didalam Anak . Bapa dan Anak itu SATU adanya !

SATU itu tak bisa dibagi/dipecah pecah apalagi Maha Esa / Maha Satu!

Kehendak Bapa adalah Kehendak Anak juga . Roh-Nya lebih berkuasa dari ke DAGING an-Nya SAAT dalam Rupa Yesus !

Itu juga sebabnya Roh- Nya meminta Rasul Paulus untuk menuliskan:
Galatia 5 :
25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,
16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

Tentu dapat bro. Makanya terkadang banyak orang yang mengeluarkan argument, Bagaimana kalau Tuhan Yesus tidak mau disalib? bagaimana kalau Dia memilih menyerah pada waktu manusia menyakitinya?
Tapi ada hal yang menarik tentang kehidupanNya, dan ini secara pribadi membuat saya menjadi kuat. Dia datang kedunia sebagai “Manusia” dan “Tuhan”. Sebagai Tuhan dia sudah menunjukkan Kuasanya secara luar biasa, tidak terkecuali sebagai Manusia dia menunjukkan bahwa “KITA” sebagai manusia bisa melawan dosa itu sendiri.
:slight_smile: