Arti Kehidupan????

salam sejahtera semua!
saya mohon bantuannya mengenai arti kehidupan di bumi ini?
dan apa tujuan kita hidup di dunia ini

Thanks before…
my contact person yahoo messenger
w_deso1

Salam sejahtera juga.
Saya coba bicarakan konsepnya.

Arti hidup adalah definisi tentang kehidupan kita.
Apa aja yang kita lakukan, pikirkan, rasakan terhadap diri sendiri dan orang lain dan lingkungan.
Kita ambil contoh mother Theresa, kehidupannya mempunyai arti : menolong orang yg dianggap kaum miskin dan terbuang.
Juga contoh Hitler, kehidupannya mempunyai arti : menjadikan Jerman sebagai negara adikuasa, entah bagaimanapun caranya.

Tujuan hidup kita bebas. Tidak ada keharusan bahwa kita harus jadi apa atau melakukan apa. Mau melakukan apapun terserah. Tapi perlu diingat hukum tabur tuai.
Yang ada hanyalah pilihan. Kita memilih mau melakukan apa. Kita memilih sendiri apa tujuan kita hidup.
Apakah kita bertujuan menjadi orang kaya dengan menghalalkan sgala cara?
Apakah kita bertujuan menjadi orang kaya demi menolong yang miskin?
Apakah kita bertujuan menjadi seperti Yesus?
Apakah kita bertujuan hidup hanya untuk bersenang2 saja?
Apakah kita bertujuan membahagiakan keluarga?
Bebas kita tentukan sendiri.

Tujuan hidup adalah keinginan serta visi kita dalam hidup.
Arti hidup adalah pencapaian kita selama kita hidup.

GBU

Za. 7:9 “Beginilah firman TUHAN semesta alam: Laksanakanlah hukum yang benar dan tunjukkanlah kesetiaan dan kasih sayang kepada masing-masing!
Yoh. 15:17 Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.”
Mrk 12:29 Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
Mrk 12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
Mrk 12:31 Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.”

dan apa tujuan kita hidup di dunia ini
Rm. 12:2 [b]Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini[/b], tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. 2Kor. 3:18 Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar. Flp. 3:10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana [b]aku menjadi serupa dengan Dia[/b] dalam kematian-Nya, [b]Mat. 5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."[/b] Yoh. 17:23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.

JBUs :coolsmiley:

[quote author=wong_deso link=topic=9436.msg89455#msg89455 date=1245961067]
salam sejahtera semua!
saya mohon bantuannya mengenai arti kehidupan di bumi ini?
dan apa tujuan kita hidup di dunia ini

Coba baca buku “The Purpose Driven Life
Pengarang Rick Warren
Mudah-mudahan bisa membantu… :rolleye0014:

Aku kasih masukan ya, memang aku kurang untuk bisa tahu isi Firman Tuhan (Alkitab), tapi ini yang selalu ada dalam kehidupanku. Seperti lagu saja :

Kudilahirkan, untuk kediamanMu
Tempat kehadiranMu Tuhan
Biar hidupku kini, dipisahkan bagiMu
Biar kujadi s’perti apa yang Kau mau…

[b]Yeremia 1 : 5[/b] "Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa."

dari Firman Tuhan itu, aku tahu bahwa hidupku berharga bagi Tuhan dan Dia mau aku menjadi penjala manusia. Seperti Tuhan memanggil murid-muridnya di Galilea. Hidup adalah menyenangkan Tuhan dengan seluruh kehidupan dan keberadaan kita. Dengan segenap kekuatan, pikiran, kemampuan, akal budi, kekayaan (harta yang kita miliki) dan hati kita.

Gbu

[quote author=junita link=topic=9436.msg89516#msg89516 date=1245997571]


Yaapppp…THE PURPOSE DRIVEN LIFE…semuax ada dsitu…msh ada ga ditoko buku??

yah ampun contact personnya masukin signature aja …

arti kehidupan di bumi ini… supaya kita tau gimana caranya bersyukur

wah kalau pendapat chrisma,
arti kehidupan di bumi ini bisa kita resapi kalau kita bisa mengerti hikayah Tuhan menciptakan bumi dan segala isinya
mengenai tujuan kita hidup di dunia ini yang jelas kita diciptakan Tuhan tidak untuk disia-siakan jadi apapun tujuan hidup kita, hendaknya selalu libatkan Tuhan dalam setiap langkah yang kita ambil supaya kita selalu bisa hidup berkenan dihadapanNya

Gbu

Transit ke Sorga :afro:

Salam sejahtera juga.
Saya coba bicarakan konsepnya.

Arti hidup adalah definisi tentang kehidupan kita.
Apa aja yang kita lakukan, pikirkan, rasakan terhadap diri sendiri dan orang lain dan lingkungan.
Kita ambil contoh mother Theresa, kehidupannya mempunyai arti : menolong orang yg dianggap kaum miskin dan terbuang.
Juga contoh Hitler, kehidupannya mempunyai arti : menjadikan Jerman sebagai negara adikuasa, entah bagaimanapun caranya.

Tujuan hidup kita bebas. Tidak ada keharusan bahwa kita harus jadi apa atau melakukan apa. Mau melakukan apapun terserah. Tapi perlu diingat hukum tabur tuai.
Yang ada hanyalah pilihan. Kita memilih mau melakukan apa. Kita memilih sendiri apa tujuan kita hidup.
Apakah kita bertujuan menjadi orang kaya dengan menghalalkan sgala cara?
Apakah kita bertujuan menjadi orang kaya demi menolong yang miskin?
Apakah kita bertujuan menjadi seperti Yesus?
Apakah kita bertujuan hidup hanya untuk bersenang2 saja?
Apakah kita bertujuan membahagiakan keluarga?
Bebas kita tentukan sendiri.

Tujuan hidup adalah keinginan serta visi kita dalam hidup.
Arti hidup adalah pencapaian kita selama kita hidup.

GBU

thanks before for your opini
kalau begitu apa tujuan dari kematian, kesedihan, penderitaan, kelaparan, penderitaan hati, dan lain-laiin.
mengapa kita harus merasakan itu…
apa kita hanya sebagai barang titipan agar kita bumi tidak kosong atau seperti pendapat saudara alice!

Kalo kita tidak mati, bagaimana kita bisa tau bahwa kita pernah hidup?
Kalo kita tidak pernah mengalami kesedihan, bagaimana kita bisa tau seperti apa rasanya senang?
Kalo kita tidak pernah menderita, bagaimana kita bisa tau seperti apa rasanya bahagia?
Kalo kita tidak pernah lapar, bagaimana kita bisa tau seperti apa rasanya kenyang?

Menurut saya, mencari: Tujuan hidup ini adalah, mengenal cara-cara untuk hidup dalam kecukupan dan damai sejahtera yang sejati, dengan memiliki dan melakukan teladan dari Hikmat Roh Kudus. Hidupnya hanya untuk kasih semata. Memuaskan.

Tujuan2 lain adalah tujuan buatan manusia sendiri yang ‘optional’ dan tidak ada dalam Firman TUHAN. Misal: Menjadi sukses, Menjadi makmur, Menjadi terkenal, Menjadi kaya, Menjadi besar, Menjadi bijaksana, Menjadi pintar berhitung, dan sebagainya.

Arti kehidupan adalah hidup yang berarti…

semoga arti kehidupan ini lebih bisa dipraktekan

Arti Kehidupan???

Memberi arti untuk orang yang yang masih hidup

POSTINGAN PERTAMA

Dear wong_deso

Salam perkenalan. Shalom.

Pertanyaannya bagus. Namun jawabannya panjang, maka perlu kesabaran untuk membaca seluruhnya biar mengerti.
Banyak orang telah berusaha mencari tahu, “arti kehidupan di bumi ini dan apa tujuan kita hidup di dunia ini”.
Kita mengenal nama para filsuf seperti Plato, Airtoteteles, Socrates, Confusius, Sidharta Gautama dsb, bahkan sampai jaman modern yang serba digital ini, banyak orang masih menanyakan hal yang sama.
Para filsuf sejak jaman dulu kala, abad pertengahan, sampai jaman luar angkasa tetap menanyakan pertanyaan itu dan banyak yang tidak memperoleh jawaban.
Explorasi ke ruang angkasa termasuk upaya manusia mencari tahu ada apa, bagaimana diluar sana dan mengapa? Milyaran dollar telah dihabiskan untuk itu dan entah berapa lagi akan dihabiskan.
Berbagai perang baik antar kerajaan atau antara negara, bahkan perang skala duniapun, adalah usaha orang mencari tahu bahkan merepresentasikan seolah-olah dirinya yang paling tahu dan paling berkuasa di bumi ini.
Hitler, Mussolini dengan sepak terjangnya adalah sekelumit contoh, dan mereka tidak menemukannya. Mengapa?

Menarik sekali telaahan ini.
Wong ingin tahu sungguh-sungguh jawabannya?
Mengapa banyak tidak menemukan jawaban dalam pencariannya tentang hidup ini?
Satu hal yang pasti jawabannya adalah :

MEREKA SEMUA MELAKUKAN PENDEKATAN TERBALIK.

Mereka melakukan usaha untuk dapat memahami itu semua, dan tidak mungkin bisa. Mereka merenungkan tentang kehidupan dengan bertitik tolak dari apa yang diketahui oleh manusia, apa yang dialami, apa yang dirasakan, apa yang didengar, apa yang dilihat, dan apa yang dipikirkan, dan akhirnya apa yang direnungkan oleh manusia.
Hal itu ditambah dengan interaksi manusia alam dengan fenomenanya seperti, banjir, gunung meletus, gempa bumi, badai, dsb.
Lalu mata manusia melihat ada matahari, bulan, bintang, dsb yang memberikan nuansa tersendiri merasuk dalam sanubari manusia. Lalu manusia mulai merenungkan hukum-hukum alam seperti : kalau menanam akan memetik hasilnya, kalau berusaha keras pasti akan membuahkan hasil, suatu hukum siapa yang menabur akan menuai hasilnya, dalam hal apapun.
Dan yang terakhir kemampuan manusia untuk menciptakan segala perlengkapan untuk menunjang kehidupannya dari sejak jaman purba sampai jaman digital ini.

Akhirnya manusia berpusat pada dirinya, menjadi egosentris, apa yang dipikirkan, apa yang dikhayalkan, apa yang diinginkan bisa diperoleh.
Namun demikian tetap saja ada yang menggelisahkan manusia, yaitu kematian. Kematian menjadi suatu misteri yang tidak dapat dipecahkan oleh manusia, dan sebenarnya dalam hati kecil manusia ia takut akan kematian tersebut, karena manusia tidak dapat kembali hidup lagi, habis dimakan cacing tanah.

Nah Wong Deso,
Dari ketakutan akan segala sesuatu yang berada diluar kemampuannya untuk meng-handle itu, maka manusia mulai mengenal “penguasa alam” ini agar tidak “marah” dan mencelakai atau membunuh dirinya atau orang-orang yang dikasihinya.
Lalu mulailah dikenal pemujaan dan memberi persembahan kepada sesuatu apa saja yang kekuasaannya atau kekuatannya diluar kemampuan manusia untuk meng-handle.
Akhirnya manusia tersesat, dan menyembah dewa serta dewi, agar bisa berdamai dengan “para penguasa” tersebut.

Wong, setiap usaha manusia untuk mengerti hidup, kehidupan dan alam raya ini, dan tujuan hidup, yang berangkat dari pengertian manusia, sangat mudah menyebabkan manusia tersesat.

Kita sekarang dalam kondisi ada, hidup dalam kondisi alam visible. Pikirkanlah, kalau sesuatu itu ada, pastilah ada yang mengadakan. Kalau segala sesuatu yang ada ukurannya sangat maha besar, unimaginable, lihat saja foto-foto dari teleskop Hubble, atau download videonya dari Youtube tentang ruang angkasa/Hubble Photos, maka pastilah yang mengadakan jauh lebih besar, lebih kuasa, lebih powerful dari semua itu.

Kita, manusia, dengan cara apapun tidak akan bisa mengerti tentang alam raya ini dan kehidupannya, apalagi kalau ditambah yang tidak kelihatan (invisible).

Nah lalu…
Maka haruslah Sang Maha Pencipta yang memberitahu dan menerangkan semuanya itu, yaitu tentang alam raya ciptaanNya, manusia ciptaanNya, dan mengapa Dia menciptakan semuanya itu.

BERSAMBUNG

POSTINGAN KE 2

Informasi itu semuanya harus valid dan genuine berasal dari Sang Maha Pencipta, bukan hasil perenungan dan pencarian manusia.

Praise The Lord….
Ada satu orang yang berasal dari sana (dari Sang Maha Ada, Maha Pencipta, Maha Suci), yaitu FirmanNya atau SabdaNya, yang turun dari Sorga dan berkenan menjadi manusia seperti kita, dilahirkan, memiliki darah dan daging, yang semula adalah Roh berkenan inkarnasi (disalut daging dengan cara dilahirkan oleh seorang wanita).

Yohanes 6:38 Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.

Benihnya tidak berasal dari sperma laki-laki tetapi dari Roh Sang Maha Pencipta, lalu selama 3,5 tahun mengajarkan segala sesuatu kepada manusia dan memberitahu apa, mengapa dan bagaimana hidup itu.

Nama Roh Sang Maha Pencipta yang disalut daging menjadi manusia itu adalah Yesus dari Nazaret, dilahirkan di Betlehem, atau juga disebut Yesus Kristus (Raja Yesus).
Banyak orang yang menolak Dia, karena FirmanNya itu berwujud manusia. Nah kalau tidak berwujud manusia, bagaimana Sang Maha Pencipta akan menjelaskan segala sesuatu dengan cara dan bahasa manusia. Tidak mungkin bisa jelas, karena berbeda eksistensinya.

Dia memberi tahu bahwa Sang Maha Pencipta, atau Allah, bahkan Yesus Kristus mengenalkan sebagai Bapa, adalah Maha Pengasih. Sifat kasih itu berasal dari Dia. Tentu saja derajat kasihNya Allah dan derajat kasihnya manusia itu tidak sama ukuran dan takarannya. Karena tidak ada satupun atau apapun yang sama dengan Dia. Dia satu-satunya saja…. ESA.

Kalau sifat Allah adalah Maha Kasih, maka kasih itu sifatnya mau berkorban, memberi bagi yang dikasihiNya, bahkan Allah memberi semuanya sampai sehabis-habisnya, itulah bukti kasih Allah.

Semula ia ciptakan malaikat yang bersifat roh, tidak ada darah dan dagingnya. Karena Allah Maha Kasih mereka diberikan sesuatu yang merupakan milik Allah, yaitu KEHENDAK BEBAS. Kalau Allah tidak memberikan semuanya, maka Allah tidak fair dan Dia berdosa terhadap dirinya sendiri, tetapi Allah itu Maha Kudus, oleh karena itu para malaikat diberi kehendak bebas, termasuk kemungkinan melawan Penciptanya, dengan kehendak bebasnya tersebut.
Dan terbukti, Malaikat Luciel (malaikat yang paling tampan) berniat menyamai Allah Yang Maha Tinggi, dan itulah pelanggaran ketaatan atau dosa yang pertama kali terjadi.

Perhatikan informasi sorgawi ini :

Yesaya 14:12 "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!
14:13 Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara.
14:14 Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!
14:15 Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur

Dalam versi bahasa Inggris lebih jelas (King James Version Bible-KJV), bahwa Putera Fajar/Bintang Timur disini mengacu pada Lucifer.
Isaiah 14:12 How art thou fallen from heaven, O Lucifer, son of the morning! how art thou cut down to the ground, which didst weaken the nations!

Luciel hendak menyamai Yang Maha Tinggi, itu sebuah ketidaktaatan dan itu pelanggaran atau dosa. Luciel diusir dari sorga ia menjadi buruk rupa dan namanya menjadi Lucifer, dan nama lainnya adalah iblis, satan, atau ular tua. Dan ia menutupi dirinya dengan kegelapan, lalu menjadi raja kegelapan, bahkan menjadi raja maut dan kerajaannya diberi nama Kerajaan Maut. Ia membawa sepertiga dari jumlah malaikat mengikuti dia, dan semuanya dilemparkan keluar dari sorga, berada di alam raya ini.
Karena malaikat bersifat roh maka dosanya menjadi kekal, karena roh itu kekal. Dan bagi roh-roh itu karena kekal, tidak ada penebus dosanya.

Lalu Ia menciptakan suatu ciptaan yang bisa diberi dan mengerti kalau diberi kasih. Di muka bumi ini spesies apapun tidak dapat mengerti dan membalas kasih Allah ,ecara sempurna selain spesies manusia. Maka Dia ciptakan makhluk yang serupa dan segambar Dia supaya bisa menerima kasih yang dahsyat ini dan dapat membalas mengasihi Yang Memberi Kasih, namun manusia tersebut juga diberi free will/kehendak bebas. Mahluk manusia itu selain serupa dan segambar Allah, juga memiliki darah dan daging, sehingga kalau berbuat dosa ia mati dan tidak bersifat kekal darah dan dagingnya.

BERSAMBUNG

PROSTINGAN KE 3

Manusia itu rohnya penurut tetapi dagingnya lemah, maka kedagingan manusia diperdaya oleh iblis di Taman Eden (baca Alkitab : Kejadian pasal 3). Lalu manusia jatuh kedalam dosa dan akhirnya mati, bahkan sampai sekarang manusia itu mati, sebagai bukti bahwa manusia telah berdosa melanggar perintah Allah.

Rencana Allah untuk mengasihi manusia dan manusia dapat membalas kasihnya, bahkan untuk tinggal dalam kerajaanNya secara abadi atau kekal, telah terhalangi oleh dosa.

Yesaya 59:1 Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
59:2 tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.

Karena Allah Maha Kudus maka sesuatu apapun dengan membawa dosa datang ke hadirat Allah pasti otomatis terbakar. Mengapa?

Ulangan 4:24 Sebab TUHAN, Allahmu, adalah api yang menghanguskan, Allah yang cemburu.

Manusia diciptakan untuk diberi, dibari apa? Diberi segalanya, terutama kasih karunia :

  1. Manusia diciptakan untuk diberi hidup.
  2. Manusia diberi rupa dan gambarnya.
  3. Manusia diberi tempat tinggal yang indah yaitu Taman Eden.
  4. Bahkan setelah berdosapun diberi Penebus Dosa/Penghapus Dosa yaitu darah kudus/Firman Allah, yaitu Yesus Kristus.
  5. Bahkan manusia juga diberi RohNya.

Lukas 11:13 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan ROH KUDUS kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

  1. Dan akhirnya betul-betul boleh masuk dalam KerajaanNya untuk menikmati fasilitasNya bertemu Allah dengan tidak terbakar, terutama untuk menikmati kasihNya yang tidak berkesudahan, dan hanya inilah satu-satunya jalan menuju kesana dengan selamat, yaitu ikut Firman yang turun dari Sorga, untuk kembali ke sana.

Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku

Dan Wong_Deso, akhirnya sebagai konklusi adalah:
arti kehidupan di bumi ini?
Adalah anugerah Allah untuk menikmati kasihNya dan dapat membalas kasihNya. Anugerah adalah sesuatu yang diberikan secara cuma-cuma selagi kita tak layak menerimanya.

apa tujuan kita hidup di dunia ini?
Tujuannya adalah untuk diberi pengertian tentang Allah/Bapa, kerajaanNya, kasihNya, dan bagaimana menuju kesana untuk menerima kasih yang dijanjikanNya itu secara sempurna, namun manusia perlu di-test dulu di bumi (alam fana), apakah kita sungguh-sungguh taat sepenuhnya, setia dan taat setaat-taatnya kepada Allah, Tidak seperti Lucifer yang melawan perintah Allah, kalau tidak taat akan membahayakan karena mengacaukan situasi sorga. Maka manusia yang telah berdosa perlu dikuduskan dulu dengan cara dihapus dosanya dengan darah yang kudus, dan satu-satunya adalah Darah Tuhan Yesus.Sejak menerima Dia sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadinya, maka roh kita diganti dengan roh yang baru, sekalipun tubuh manusianya tetap sama.

II Korintus 5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

Amin. GBU

Ya itulah yang harus kita cari brooo… ^^
ada satu pepatah mengatakan bahwa

“Kita kan menghadap TUHAN bila kita sudah mencapai tujuan kita dalam hidup”

Semoga bisa sedikit membantu yahhh… ^^