Ask [dosa atau tidak]

Halo temen - temen, mau bertanya nih
klo kita beli ijasah aspal (asli apa palsu) untuk bekerja di perusahaan - perusahan besar, salah gak?
kebetulan kendala cuman di ijasah saja, tapi di skill cukup memadai
bagaimana kira - kira

monggo…

Dosa pak, bisa mempengaruhi masa depan kamu.
Contoh nyata CEO yahoo yang ketahuan pakai ijazah palsu tahu sendiri kan nasibnya.


Menipu, memanipulasi dan bersaksi dusta atas dirinya sendiri itu dosa.

Tidak perlu dipertanyakan panjang lebar, semua juga setuju itu salah dan tidak benar, berdosa pula.

Kalaupun jadi dilakukan (membeli ijazah aspal), saat ini bisa saja tidak merasa bersalah, tetapi di hari kedepan akan ada kemungkinan teringat terus dan dibayang-bayangi rasa bersalah. Anda bertanya di sini (FK) menandakan ada keraguan karena suara hati anda bergejolak antara benar atau salah.
Jadi sebaiknya dipertimbangkan lagi bro.

Salam

Lucu–lucu…

dosa atau tidak… bukan urusan manusia… karena yang menentukan dosa dan yang menilai dosa adalah TY (Tuhan Yesus) sendiri… manusia tidak pernah tahu apakah itu dosa atau tidak…
yang jelas2 dosa adalah, membunuh, zinah, atau semua yang tertulis di hukum taurat…
tapi manusia tetap saja dengan gampang bilang " Dosa lu"… itu dosa ini dosa - - inilah manusia…

tapi yang perlu @mynameisdevis pahami adalah…

kalau anda mau buat ijazah palsu itu kebebasan anda, tapi ingat resiko nya jika ketahuan bahwa ijazah anda palsu… PECAT… :slight_smile:

Kenapa bebas ???
TY telah memberikan anda akal budi, dan pikiran untuk berpikir sendiri, dan membuat keputusan sendiri…
dan tahu resikonya… dan solusinya harus bagaimana ?? ini anda sudah miliki…

hal ini semua adalah pembelajaran untuk kedewasan anda dalam TY…

jika saya di posisi anda, saya akan bikin ijazah palsu, tapi ketika masuk kerja, saya buru-buru untuk cari kampus yang memiliki kelas karyawan… …

tapi saya tetap kembalikan kepada anda semuannya…

eh…titip satu ya ijazahnya… ;D

yang gw bold, apa berdusta ga masuk ke dalam hukum taurat?

anehnya TS sendiri bimbang menentukan ini dosa atau tidak,
padahal ini kan sudah jelas-jelas salah.
apa karena adanya kepentingan pribadi yang lebih diutamakan? jadi kata-kata Tuhan juga ga didengar?

Ya itu, di trit sebelah mas Sarapan Pagi dkk bilang Taurat sudah habis masa berlaku dan sudah batal.
Makanya orang jadi pada bingung mana yang dosa dan mana yang bukan dosa.

GBU

@ladesman

saya setuju dengan anda… salah di hadapan TY, tapi belum tentu dosa, karena TY yang tahu hal ini dosa, dan TY sendiri yang menilai dosa…

isi di hukum taurat tidak ada manusia yang sanggup menjalankannya, para imam sekalipun tidak sanggup… oleh sebab itu, TY datang untuk menggenapi Hukum Taurat dengan KASIH nya.

liat juga sisi positifnya hukum taurat,biarpun(menurut beberapa orang) tidak berlaku lagi tetapi kita jadi punya gambaran/bayangan tentang hal2 apa yg tidak menyenangkan hati Tuhan.di mata manusia saja berdusta itu termasuk kejahatan serius lho(klo ketauan bisa bikin hubungan retak,reputasi diri jadi ancur, ataupun akibat2 lainnya).pada dasarnya manusia ga suka dibohongi.

koq bingung? gampang termakan omongan orang ya? ;D ;D

yang saya bold, apa definisi dosa ya?
btw, manusia memang ga sanggup melaksanakan hukum taurat, tapi ingat Roh Kudus yang berada dalam hati kita sudah menyatakannya (melalui rasa bimbang tersebut)

Kalau Roh Kudus sudah bertindak, hati-hati melangkah.

@ladesman

benar yang anda maksud itu… … tapi gini sajalah… akan tamabah melebar penjelasan dan diskusi kita nantinya…
kita sama2 tinggikan TY, tapi TY membentuk kita dengan cara yang berbeda…

yang akhirnya bikin bingung dan akan mudah untuk saling berdebat… saya hindari hal ini…
terutama @mynameisdevis… antara mau buat ijazah atau tidak… dosa atau tidak…
biarkanlah dia yang bikin keputusan… karena ini perjuangan hidupnya dia. dan proses pendewassan dia dihadapan TY…

@mynameisdevis
keputusan ada pada anda… dosa atau tidak itu urusan anda sama TY, ada 2 pandangan yang berbeda, tapi tetap dalam konteks TY yang tinggi…

anda hidup didunia, diberkati TY, dan disayang sama TY… tapi juga anda harus kerja untuk makan…
jalankanlah apa yang baik menurut anda sesuai dengan bimbingan TY…
:slight_smile:

ya, tapi penting juga bagi kita untuk mengingatkan sesama
Yeh 3:20 Jikalau seorang yang benar berbalik dari kebenarannya dan ia berbuat curang, dan Aku meletakkan batu sandungan di hadapannya, ia akan mati. Oleh karena engkau tidak memperingatkan dia, ia akan mati dalam dosanya dan perbuatan-perbuatan kebenaran yang dikerjakannya tidak akan diingat-ingat, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya dari padamu.

Loh yang bingung bukan saya toh…
Tapi kalau dikatakan torat sudah batal dan tidak berlaku lagi maka orang jadi bingung. Ya gak :slight_smile:
Sebab tidak juga demikian…

GBU

Sis /bro sendiri yang mengakui torat belum batal bingung juga kan ??
karena dalam torat engga ada terterulis " JANGAN MEMBUAT IJAZAH PALSU "

GBU

Sebetulnya anda sdh merasa bersalah kan kalau melakukan itu?
Jadi sebaiknya jangan lakukan itu.
GBU

Tidak boleh berdusta atau menipu melalui ijasah palsu :smiley:

GBU

he he klo gitu anda ga boleh marah/kecewa/sakit hati ya klo dibohongi orang lain(jangan jilat ludah sendiri) :char11: .dengan membuat ijazah palsu(palagi dipakai utk melamar kerja) sih menurut saya kita membohongi/menipu institusi tempat kita bekerja atau menipu bos/majikan yg padanya kita bekerja.ane sih ga munafik ya,sbg manusia pasti ada rasa sakit hati klo dibohongi/ditipu.

skrng lagi tren ya orang Kristen berkompromi dengan dosa(dengan alasan ga tertulis mentah2 di Alkitab/hukum taurat)??bikin ijazah palsu gpp sih klo buat disimpen sendiri,tapi klo dipake buat menipu orang lain di luar sana ya laen lagi deh urusannya.

manarik juga diskusi dengan @ladesman

saya coba jelaskan dikit ya… yang saya maksud dengan “manusia tidak akan mampu untuk menjalankan hukum taurat, oleh sebeb itu TY datang untuk menggenapi Hukum taurat dengan KASIHNYA”

saya kasih coba untuk kasih gambaran tentang KASIH :

1. @Krispus ingin kerja dengan penghasilan yang layak untuk kehidupan dia, dia punya kemampuan yang sangat baik, skill, dan peluang kerja untuk menuju situ sudah ada, tapi terbentur dengan ijazah yang tidak dia miliki, karena (mungkin dia tidak bisa kuliah karena biaya tidak ada).
tapi Tujuan dia adalah kerjaan layak di bayar mahal, karna kapan lagi bisa punya kesempatan besar seperti ini, apakah mungkin dia akan selalu jadi kuli, dengan gaji yang rendah, hidup melarat, sedangkan untuk gaji besar adalah harus punya ijazah…

2. @pejabat , dia ingin duduk di kursi DPR, tapi syaratnya adalah harus punya ijazah, tapi dia tidak punya ijazah, kemampuan apalagi, mungkin tamatan SD…
dan tujuan dia untuk duduk di kursi DPR adalah punya jabatan, bisa punya uang yang banyak, bisa menikmati fasilitas yang besar, bisa berkuasa, bisa berfoya-foya (padahal kemampuan tamatan TK)…

3 @orang kaya, dia ingin punya status dengan gelar Prof, DR,IR, ST tercantum di namanya dia, tapi kemampuan benar2 tidak punya sama sekali… karena dia punya uang yang banyak, dia mampu beli itu semua dari perguruan tinggi yang resmi…
Tujuannya biar kelihat habat dimana relasi dan teman2 dia

nah ini semua , kita bisa lihat… segala sesuatu itu boleh, tapi apakah ada gunanya ?
dan juga tujuannya apa ?
perkiraan anda bagaimana ?? mana yang tidak baik di hadapan TY dengan Kasih Beliau ?

"TY sudah kasih kita akal budi, dan TY sudah bentuk kita sesuai dengan yang kita mampu,
kita mungkin akan mudah untuk berkata, “makanya kuliah, biar nggak bikin ijazah palsu”
tapi sudahkah kita merasakan apa yang dirasakan oleh @Krispus ?
sedangkan dia tidak dibekali uang yang banyak dari TY, tapi dia dibekali dengan otak dan kemampuan yang baik dari TY.

“Yeh 3:20 Jikalau seorang yang benar berbalik dari kebenarannya dan ia berbuat curang, dan Aku meletakkan batu sandungan di hadapannya, ia akan mati. Oleh karena engkau tidak memperingatkan dia, ia akan mati dalam dosanya dan perbuatan-perbuatan kebenaran yang dikerjakannya tidak akan diingat-ingat, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya dari padamu.”

ini adalah makna dari hukum taurat dan gambaran yang sangat jelas tapi oleh hukum Kasih dari TY,
semua hal ini akan di kembalikan pada diri kita masing-masing… Tujuan dan Hati kita yang TY perlukan…

have nice day all

wassalam
lenggono,alex

boleh bikin ijazah palsu,asal buat disimpen sendiri & tidak digunakan untuk menipu/berdusta(sami mawon ya,mending ga usah bikin sekalian) :tongue: .

klo di gereja ane malah banyak orang2 yg tidak menghargai gelarnya sendiri(padahal asli lho gelarnya),pdhal sudah susah payah kuliah(ada yg sampe ke luar negri segala) & ngabisin uang banyak buat kuliah sampe diwisuda.contoh:ada orang yg kuliah IT di luar negri & dapet gelar sarjana komputer tapi ujung2nya malah jualan baju di pasar(apa yg dipelajari di kuliah ga dipake sama sekali).sementara banyak orang lain di luar sana yg pengen dapet gelar sarjana tp ga bisa krn berbagai hambatan.