[ASK] Hal Membunuh.

Tolong pencerahannya…

Penkhotbah 3:3 ada waktu untuk membunuh, ada waktu untuk menyembuhkan; ada waktu untuk merombak, ada waktu untuk membangun;

Bandingkan

Keluaran 20:13 Jangan membunuh.

Pada penkhotbah, dikatakan ada waktu membunuh berarti dalam keadaan tertentu membunuh itu tidak dilarang (tidak salah). Secara logika kita “ya benar”

Tetapi pada Keluaran dikatakaqn jangan membunuh. Jangan membunuh itu tidak tergantung waktu. Setiap kita membunuh adalah salah.

Sekali lagi mohon pencerahannya.
Trims

yg saya tangkap apa yg dimaksud oleh Salomo/raja keturunan Daud disitu bukanlah ttg boleh atau tidaknya membunuh, tetapi soal otoritas Tuhan yg tak terbatas terhadap dunia ini, (ay. 1) “Segala sesuatu di dunia ini terjadi pada waktu yang ditentukan oleh Allah”, dan juga ayat2 lain dalam perikop itu.

[quote author=Marb link=topic=35170.msg422459#msg422459 date=1303016727]
Tolong pencerahannya…

Penkhotbah 3:3 ada waktu untuk membunuh, ada waktu untuk menyembuhkan; ada waktu untuk merombak, ada waktu untuk membangun;

ada waktunya Tuhan membunuh dosa mu… setelah dosa itu dibunuh/dimatikan oelh Tuhan maka ada waktunya Tuhan memulihkan (menyembuhkan) hidupmu…ada waktunya Tuhan merombak hidupmu (memotong hal hal yang tidak bisa membuat bertumbuh), ada saatnya Tuhan membangun kehidupan mu

itu seh… kalo saya mengartikannya :smiley:

Aku udah agak ngerti…
Tp Masih kurang diterima…

Bisa agak diperjelas??

Yang saya tangkap dari bacaan diatas
bukan berarti boleh membunuh

Tetapi itu ungkapan berlawanan…seperti: siang malam, kuat lemah, baik rusak
yang semuanya (dalam ayat) itu bersifat duniawi “dapat musnah”

Ayat 3:16 Ada lagi yang kulihat di bawah matahari: di tempat pengadilan, di situpun terdapat ketidakadilan, dan di tempat keadilan, di situpun terdapat ketidakadilan.

Ayat ini sangat jelas menggambarkan pandangan manusia “kulihat” dan perlawanan kata ada di “keadilan” dan “ketidakadilan”

demikian menurut saya

salam :slight_smile:

dlm pengkotbah 3:3 dengan kel 20:13 beda makna
yang satu kiasan sedang yang satu dlm arti sesungguhnya

membunuh bukan hanya nyawa (menghabisi nyawa ) manusia …
spt lagu misalnya cinta itu membunuhku … membunuh disini makannya bisa … cinta itu membuat ta’ berdaya .

membunuh kebiasaan buruk ( bisa berarti demikian : mematikan keinginan daging )

di bawah matahari semua da waktunya… (ada batas) krn memamg di bawah matahiri tidaka kekekalan :smiley:

Seingat saya, dalam suatu debat , seorang atheist menyerang apologetist kristen dg menyorot kebrutalan Tuhan dalam PL : membunuh!

Sejenak apologetist ini menarik nafas

Dan berkata

Andaikata anda bisa (mempunyai kuasa) untuk memberikan hidup (nyawa), maka anda pun berhak untuk mengambilnya, bukan?

Demikianlah Tuhan : Dia yang memberi, Dia pula lah yang berhak mengambilnya

Entah mati tua, mati sakit penyakit, mati kelaparan, mati bencana, mati dibunuh — itu hanyalah cara2 untuk mengambil nyawa seseorang.

Salam

hukum taurat dan kitab para nabi (perjanjianlama ) sudah habis masa berlakunya sesuai dengan

P. Baru: Lukas: 16
16:16 Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes;

karena itu pakailah pedoman

Matius 22
22:37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Matius 22
22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

GBU