[ask] hukum judi

Ooohhh, jadi karena sensasi ya mas bro, sekian dan terima kasih… :smiley:

nah… paradigma yang terseting seperti ini perlu dirubah. sebab kalo bahasa saja sudah menjadi “icon” suatu agama, bisa-bisa beras juga nanti digolongkan menjadi beras Kristen dan beras Islam.

Apakah Anda tidak tau kalo Kristen Arab juga mengucapkan syahadat yang sama dengan Islam?
yaitu : “La ilaha ill Allah” (tidak ada allah lain dari pada Allah). syahadat ini ada dalam Alkitab loh

I Korintus 8:4. Tentang hal makan daging persembahan berhala kita tahu: “tidak ada berhala di dunia dan tidak ada Allah lain dari pada Allah yang esa.”

tuh… sama khan? :happy0062:
kalo orang Kristen di Arab yang notaben pake bahasa Arab, ngucapin ayat itu sama dengan Islam

BTW. Maaf OOT :ashamed0004:

kalo Anda bersetuju judi adalah pembiasan dari sifat tamak, baru saya akan memberikan sanggahan.
itu sebabnya saya mengatakan perlu diadakan survey untuk hal tsb.

sudah saya maafkan sebelum Anda minta maaf kok :afro:

Salam

saya setuju judi asal jika seseorang berjudi tidak ada orang lain yang dirugikan, mungkin keluarga.
‘sifat tamak’ anda tidak pernah berjudi dan mengganggaap orang berjudi adalah sebagai orang yang tamak…
bisa tolong lebih dijelaskan bagaimana anda bisa menggunakan ‘tamak’ dalam menghakimi orang yang berjudi?

salam

menurut KBBI :
tamak
[a] selalu ingin beroleh banyak untuk diri sendiri; loba; serakah: ia – akan harta

bukankah sifat itu dimiliki seorang penjudi?

Salam

tidak bisa disama ratakan donk…
gimana kalo ada kalimat seperti ini…
semua orang kristen itu baik-baik karena mereka berpedoman dengan ajaran kasih seperti yang diajarkan oleh Jesus.
kenyataannya orang kristen yang jahat juga banyak kan?

makanya saya bilang perlu diadakan survey untuk hal itu. kalo memang persentasenya paling tinggi bahwa seseorang berjudi karena tamak, barulah saya bisa memberi sanggahan.

kalo ngaku2 Kristen tapi mutlak jahat itu bukan Kristen.

kalo ngaku Kristen dan sedang bertumbuh dalam artian semakin hari semakin meningalkan nafsu dunia berarti itu betul Kristen. sebab Firman Tuhan :
Pro 4:18 Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.

menjadi seorang murid Yesus, tidak seperti membalikan telapak tangan.

Salam

saya rasa tidak ada hal yang bisa ditambahkan lagi :wink:

Saya coba kasih pandangan ya :slight_smile:

tapi saya merasa [b]memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan keuangan keluarga saya[/b]
yang saya maksud adalah ketika judi itu berakhir, [b]saya menang atau kalah.[/b] kalo kalah ya udah diem, mikirin kesalahan apa yang saya lakukan kok bisa kalah. kalo menang ya bersyukur ;D
saya setuju judi asal jika seseorang [b]berjudi tidak ada orang lain yang dirugikan[/b]

Andakan hanya melihat dari sisi anda sendiri.

misalkan lawan judi anda memiliki alasan yang sama dengan anda bagaimana?

Anda menang, dia kalah.
Anda berpenghasilan, dia penghasilannya habis.
Anda dapat bertanggung jawab untuk menyelesaikan keuangan keluarga anda, dia tidak.

Semuanya karena anda yang menang, selamat !! anda sudah membantu menambah penderitaannya. GBU

terima kasih ra-i
dewasa ini, orang berjudi pasti tahu segala resikonya, menang atau kalah dalam perjudian adalah hal yang wajar.

salam

selamat anda BENAR :smiley:
narkoba
merokok
korupsi
pembukuan ganda (penghindaran pajak)
dst pun tidak tertulis di alkitab, jadi boleh dilakukan ya yang penting kan tidak merugikan orang lain :ashamed0004:
:mad0261: :mad0261: :mad0261: :mad0261: :mad0261:

sembuh atau tidak bukan hanya karena kepandaian sang dokter tapi bagaimana juga diri anda
-apakah anda mau diobati, dan
-apakah tubuh anda masih sanggup merespon dengan baik semua obat-obatan yang diberikan.

betul sekali saudaraku fk hero yang satu ini, korupsi tidak merugikan orang lain. HEBAT.

saya tidak merasa sakit ;D

salam

Syalom bro, saya pegang kata kata anda ya :

Berarti mulai sekarang tinggalkan judi ya bro…karena kemenangan seorang penjudi didapat dari kekalahan lawan judinya. Orang yang kalah judi jelas menderita kerugian kan?
walaupun anda mengatakan wajar dalam judi ada kalah dan menang, tapi jelas pihak yang kalah itu rugi dan orang yang menderita kerugian karena kalah judi bisa aneh2 tindakannya.
Anda mengatakan ada sensasi saat berjudi, sensasi apa bro ? Teriak2 kegirangan bisa mainin (kartu dll) dan mengalahkan lawankah? Anda teriak kegirangan diatas kekalahan / kerugian orang lain kan bro?
Lain kan sensasinya dengan kegembiraan menang saat main bulutangkis…
Lalu soal ketamakan penjudi yang disampaikan bro Manweljs dan anda tidak mau disamaratakan, saya rasa anda berbohong dengan diri sendiri bro karena dengan berulang ulang main judi itu sudah menandakan tamak.
Kecuali anda judi sekali menang dan stop, itu nggak tamak… tapi tetap merugikan lawan main anda… nah lo gimana bro? stop judinya ya…??
Kalau ayat alkitab yang khusus nglarang judi nggak nemu bro. Tapi anda bisa mulai dari hukum kasih karena hukum kasih penjabarannya luas.
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu
------>>>>> kalau saya mengasihi Tuhan maka saya mensyukuri berkat dari Tuhan dan mengelolanya dengan baik, tidak menyia-nyiakan berkat Tuhan di arena judi
Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri,
------>>>>> Kalau saya nggak ingin menderita kerugian baik uang, waktu dan fisik hanya karena on and on ( soalnya ada penjudi yang nonstop main hingga berhari2), maka saya juga kasihan melihat orang lain kalah dan rugi uang, waktu, fisik hanya karena main judi sehingga saya akhiri kebiasaan judi ini…
Soal anda tidak merasa “sakit” karena kebiasaan judi, ya…emang begitu bro yang dialami para penjudi tanpa disadari : nggak mau distop,karena mengusik kesenangan orang…Biasanya mereka kapok kalau dah ketangkep aparat…itupun untuk beberapa saat. Lain waktu ada kesempatan main lagi…
Anda udah pernah dengar “pepatah” jawa tentang judi: Yen menang tuman, yen kalah nggrangsang artinya kalau anda seorang penjudi maka kalau anda menang akan kecanduan kalau kalah akan penasaran… akan aneh2 ntar tindakannya.
Percaya deh, anda sekarang bisa mengendalikan judi…tapi suatu saat anda akan tidak terkendali…
Jadi tinggalkan aja ya bro… :afro:

JBU

shalom bro saiko, menarik sekali pembahasan kita kali ini…

anda menulis…

banyak sekali yang harus kita bahas disini, tapi saya akan menuliskan sedikit…
kalau berjudi kita asumsikan sebagai bisnis/usaha. dimana setiap usaha yang kita lakukan tentunya memiliki PERSAINGAN. gimana kalau seandainya bro merintis usaha kemudian anda bangkrut? tentunya hal itu akan merugikan anda bukan? dan menguntungkan saingan bisnis anda.

dan sebaliknya, jika anda berhasil bersaing dalam bisnis dan mencapai sukses. anda akan ‘mengalahkan’ saingan bisnis anda. dan mereka jua akan menderita kerugian.

kalo anda mengituip ayat ‘emas’ diatas dan bener2 diterapin kepada semua orang, maka akan tidak lebih jauh dengan ‘komunis’

hidup ini menurut saya butuh perjuangan bro… dimana terkadang hal yang kita lakukan menuntungkan diri kita sendiri atau sebaliknya…

salam

sekedar oleh-oleh untuk @kepala ayam

Titus (BIS)
3:1. Ingatkanlah anggota jemaat-jemaatmu supaya mereka tunduk kepada pemimpin-pemimpin dan penguasa negara, serta taat dan bersedia melakukan setiap hal yang baik.

Titus (TB)
3:1. Ingatkanlah mereka supaya mereka tunduk pada pemerintah dan orang-orang yang berkuasa, taat dan siap untuk melakukan setiap pekerjaan yang baik.

jadi, bila dilarang oleh pemerintah sebaiknya ikuti aturan pemerintah itu,
sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. (Roma 13:1)

Salam :slight_smile:

Salam from newbie

saya sangat tertarik sama diskusi ini satu tahun yang lalu karena saya pecandu judi (Baccarat,Roulette,Bola, dll ),pecandu narkotika dan pecandu rokok. :cheesy: :cheesy: :mad0261:
Tetapi kalo sy boleh saran menurut pengalaman sy mencari kebenaran akan judi/tupok/gamble di Alkitab sangat banyak ayatnya.
Bukan berarti kata2 judi tidak ada di Alkitab lalu itu di perbolehkan. :happy0025:
saya ingin berbagi pengalaman sedikit ttg kehidupan sy di perjudian :ashamed0002:
Tahun kemarin saya sangat menyukai judi bola dan roulette yg sebelumnya sy menyukai baccarat.
Saya banyak berdoa dan bertanya ttg hal itu semua, dan menurut beberapa orang memang itu DOSA karena ada emosional (hawa nafsu or kedagingan) baik kalah maupun menang.
Judinya sih gk dosa mas bro tapi efeknya yg dasyat yg membuat kita berdosa.
contoh :

Ketika sy menang lalu coba main lagi dan ternyata kalah;
apakah itu gk buat kita teringat terus ? Sampe2 ada ke bawa mimpi ??? smua penjudi ngalamin yg namanya judi terbawa mimpi.
Di situ ada sensasi yg membuat satu kenikmatan bagi yg sudah ketagihan ( sama seperti narkotika rokok dll ).
Itu namanya berhala atau illah lain, yg walaupun kita bisa bilang sy tidak seperti itu, yg padahal pada kenyataannya UANG BUKANLAH HAL YANG DI CARI TAPI RASA SENANG KETIKA MENANG (pd akhirnya) itu yg ingin kita rasakan kembali.
Judi membuat kita ada bisikan yg dasyat dari si jahat (pembelaan diri = itu feeling bro bukan bisikan ).
dulu sy masuk ke dunia okultisme dan mempunyai juga Karunia yg bertolak belakang dgn doktrin gereja sy,nah itu yg membuat sy tau ttg bisikan.
Bagi pengalaman lagi ya : 9 taun yg lalu sy sempat meminta kepada nenek moyang ketika sembahyangan dan itu sangat berhasil dari 50rb sampai dapat 2.5jt dengan waktu 30menit.hehe wkt itu kecantol sama hp motorola yg harganya 1.6jt tapi apa daya duit gk pny so gambling.
Sy jg pernah tggl di Australie 2 taun dan selama itu sy membeli brg2 dgn berjudi di Casino bay.
Intinya JUDI itu pada akhirnya menjauhkan kita pada Tuhan n bermain api dengan dosa yg lebih dalam.
Sebetulnya yg sy rasakan ttg judi tidak jauh seperti narkotika dan sex bebas karna ada kenikmatan yg tiada banding.
Di tempat tinggal sy penjudi tidak mau dkt2 dgn pemabuk dan tkg main cewe pun tdk mau dkt2 sama penjudi.
Semua saling menyalahkan bahwa judi lbh baik dari mabuk dan sex bebas karna manfaatnya sangat besar KETIKA MENANG DAN WITHDRAW,mabuk lbh baik drpd sex bebas karna tdk merusak org lain tp diri sendiri,sex bebas lebih baik drpd judi karna uang tdk habis secara cuma2.
Intinya 3 hal itu sebenarnya sama saja hanya efek negatifnya yg berbeda.
JUDI,SEX,NARKOTIKA = 3 kenikmatan yg membuat dosa besar.

alasan kenapa judi itu dosa :
1.efek menang atau kalah kita selalu terbayang2i.
2.judi fifty fifty disitu ada kalah ada menang dan tidak akan selalu menang (kecuali bandar besar dan itupun persentase).
3.ketika kita kalah berjudi, timbul rasa penasaran mencari kesalahan,kesal,gampang marah apalgi ketika kita mengejar kekalahan eh internet DC or ada org yg mengganggu,
4.judi lama kelamaan tidak dapat menghargai yg namanya uang karna uang bkn segalanya tapi kemenangan yg segalanya.tidak mendewakan uang tapi mendewakan kenikmatan diri sendiri (sensasi tea).
5.ketika kita mendapat kemenangan bukan untuk berkat org lain tapi lebih ke foya2 dan lama kemudian pesta pora,membuat kita lupa diri : SIAPA DIRI KITA SAMPAI MENGENAL KRISTUS DAN APA KEWAJIBAN SEBAGAI ANAK ALLAH.
6.DLL

Intinya coba tahan keinginan berjudi karna mencari uang di ladang itu bukanlah alasan atau jalan keluar terbaik.
Berdoa meminta ampun dan meminta untuk dapat lepas dari lingkaran itu.
Karna berkat banyak di ladang lain hanya mindset(bisikan) yg membenarkan kita di ladang itu sperti contoh : sy hanya dapat mencari uang disitu karna saya memang mahir di dunia itu ( Excuse).
Percaya , Tuhan pasti buka jalan dan bnyk ayat jg mengatakan bahwa setiap yg kita minta pasti di beri.
Semoga dapat menjadi pertimbangan bro…

SALAM

orang berjudi ada beberapa alasan :

  1. iseng kebanyakan duit, cari kesenangan dan teman2 judi. Apa yg didapat pergaulan yang jahat. kebiasaan yang jelek, malas, tidak suka bekerja keras, boros.

  2. mau cari duit dari peluang, atau keahlian bermain kartu dsb. Ingin uang cepat tapi tidak bekerja keras. Ya kalau menang, kalau kalah gimana tekor.

  3. diajak teman, cuman liat2. liat2 nanti kepingin. kepingin kemudian keblinger.


orang pintar berpikir demikian :

  1. banyak duit, bagaimana membuat duit ini menjadi berkat buat teman2 ku yang membutuhkan. belikan kebutuhan temanmu, teraktir makan teman2 mu yang kelaparan, lebih banyak teman yang happy.

  2. pingin cari duit, cari pekerjaan sampingan bro.

  3. pengangguran, lebih baik olah raga bro.

Judi tujuan utamanya adalah mengalahkan lawan judi.Penjudi yang menang dapat uang dari kekalahan lawan judi.
Persaingan sehat dalam bisnis tidak untuk membangkrutkan saingan bisnisnya atau nggak bakalan ada pasar kulakan pakaian/bahan pokok dsb yang sama2 bisnis dalam satu area kalau caranya demikian.
dan apakah saingan bisnis yang bangkrut yang membayar sang bisnismen yang sukses? tidak, tapi kliennya yang puas dan setia menjadi pelanggan tetapnya dan ikut promosi bahwa produk si X bagus, garansi purna jual dsb.
Apakah konsumen bisa disamakan bandar ? nggak juga karena konsumen pakai uang sendiri bandar dari ngumpulin duit para penjudi.
Jadi walau sama sama ada unsur persaingan tapi beda lah aturan mainnya.

kalo anda mengituip ayat 'emas' diatas dan bener2 diterapin kepada semua orang, maka akan tidak lebih jauh dengan 'komunis'
Hukum Kasih ini saya mengacu yang diajarkan Tuhan Yesus, bukan ayat2 emas /golden rules awam. Kalau diterapkan benar2 akan jauh beda dengan komunis. Kita akan merasakan kasih Tuhan Yesus bekerja dalam diri kita sedangkan kalau kita nerapin paham komunis jelas kita nggak kenal karya Tuhan Yesus dan hanya berkutat masalah materi/perut saja. Kalau Hukum Kasih dalam hal tertentu nggak beda jauh dengan komunis... yah mungkin komunislah yang niru konsep Hukum Kasih walau latar belakangnya lain. Lagian juga agama adalah candu yang harus disingkiri kaum komunis.
hidup ini menurut saya butuh perjuangan bro... dimana terkadang hal yang kita lakukan menuntungkan diri kita sendiri atau sebaliknya...

Setuju sekali bro, tapi tidak dengan judi, mengingat dan menimbang hal2 di atas.
JBU