(ASK) kenapa ya?

dear temen2

kl gw liat pas paskah itu di mal2 dan di bbrp gereja ada namanya kelinci paskah dan telor paskah begitu jg dengan natal ada santa dan disebut sbg holiday season…

gw rada bingung apa hubungannya paskah dengan kelinci paskah dan telor itu…krn kan Jumat Agung dan paskah kah itu sbuah ACT of LOVE, dmn Yesus mengorbankan diriNya dan bangkit, menang atas maut…

dan gw sempet search2 di inet muncullah ini

Hubungan telur Paskah dan kelinci Paskah
Coklat berbentuk telur yang diberi telinga dan kaki terwelu

Dalam tradisi gereja, umat Katolik tidak diperkenankan memakan telur selama puasa masa pra-Paskah, sehingga telur menjadi salah satu menu utama hidangan Paskah[2]. Kaum Protestan Jerman yang tidak mau mengikuti tradisi berpuasa tersebut masih tetap memakan telur pada perayaan Paskah.

Tradisi mewarnai telur telah berlangsung lama. Banyak orang Kristen Ortodoks yang mewarnai merah telur Paskah mereka[3], yang melambangkan darah Kristus dan hidup baru yang terkait dengan musim semi. Warna telur hijau melambangkan tunas-tunas yang baru yang muncul pada permulaan musim semi.

Telur sejak dulu merupakan simbol kesuburan. Ide tentang kelinci yang bertelur diduga datang dari Amerika Serikat pada abad ke-18. Kaum imigran Jerman di Pennsylvania Jerman memakai istilah Terwelu Paskah seperti yang digunakan nenek moyang mereka di Eropa, bukan Kelinci Paskah. Legenda di kalangan mereka, antara lain yang diceritakan oleh Jakob Grimm pada tahun 1855, menceritakan tentang Osterhas yang bertelur di sarang bewarna-warni yang disediakan oleh anak-anak yang tidak nakal[4][5].

Legenda Jerman tentang kelinci atau terwelu yang bertelur diperkirakan berasal dari cerita rakyat tentang telur terwelu yang nampaknya merupakan kesalahkaprahan[6]. Terwelu mengasuh anak-anak mereka di atas tanah, tidak di dalam lubang seperti kelinci. Terwelu menggunakan semacam sangkar yang mirip dengan sangkar burung Lawpings. Pada musim semi, penduduk melihat telur burung di sangkar burung yang dikira adalah telur terwelu.

http://id.wikipedia.org/wiki/Kelinci_Paskah

gmn mnrt para master?

btw, met paskah ya

Ada kesalahan menterjemahkan easter dgn Paskah, itu merupakan peristiwa yg berbeda.
Dlm suatu penjelasan, kesalahan itu dimulai waktu terjadi kesalahan saat menterjemahkan Alkitab KJV
Act 12:4 And when he had apprehended him, he put him in prison, and delivered him to four quaternions of soldiers to keep him; intending after Easter to bring him forth to the people.
ke dlm bhs2 lainnya:
KPR 12:4 Setelah Petrus ditangkap, Herodes menyuruh memenjarakannya di bawah penjagaan empat regu, masing-masing terdiri dari empat prajurit. Maksudnya ialah, supaya sehabis Paskah ia menghadapkannya ke depan orang banyak.

Padahal easter adl tradisi memperingati dewi kesuburan , sebab itu disimbolkan dgn telur dan kelinci.
Ada artikel yg pernah saya baca : Happy Passover! not happy easter, namun lupa dimana :slight_smile:
GBU

wow thanks guys, nice share…
sedihnya banyak2 gereja terutama sekolah minggu kl ibadahnya pas Passover day itu acaranya menghias telor, dll

happy Passover

ironis , ritualnya asytoreth dimasukin ke gereja

Untung gw ga ikut-ikutan ikutin ritualnya dewi asytoreth

Markus 7:6-7

7:6 Jawab-Nya kepada mereka: "Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.
7:7 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.

Hiiii , serem paganisme masuk gereja

@steavan><upildewa

klo mnrt saya seh…

klo semua hal mau disangkutpautkan dengan hal yg tidak baik seh semua nya jg bisa

seperti perayaan hari minggu = ada yang berkata itu kebudayaan merayakan dewa matahari

atau perayaan hari lainnya = sorri lp karena kebanyakan diotak ha7

Jd klo mnrt saya :

  1. berbahagialah manusia yang dengan pengetahuan nya tahu melakukan yang baik dan tidak mendukakan
    TUHAN dengan perzinahan dalam bentuk pemujaan terhadapa allah lain namun
  2. berbahagialah juga manusia dengan segala keluguan dan kemurnian hati nya dengan sungguh sungguh
    dalam melakukan segala sesuatu dengan iman kepada KRISTUS dan tidak ketahuannya akan kejahatan
    penyembahan berzina kepada allah lain.

saya masuk yang mana yah hi7 :stuck_out_tongue:

iya sih gw tau kita mesti positip thinking

tp yg gw sayangkan adalah pergeseran makna aja yah… yg mestinya Yesus lahir dirubah imagenya jadi santa bagi2 hadiah, ketika Yesus mengalami penderitaan mati di kayu salib dan menunjukkan kedahsyatannya dganti jadi telor dan kelinci paskah…nanti lama- kelamaan dr generasi ke generasi yg di inget natal itu santa bagi2 hadiah yg di inget paskah atau jumat aggung itu adalah kelinci dan telor paskah…gt sih yg gw concern…

klo gtu…jangan menyedihkan hati lah…have fun aja

namun klo bisa adakan bimbingan jg agar senantiasa makna nya tdk bergeser

klo bisa anda menjadi motor penggerak adanya sesi pembinaan sep.itu

klo saya kebanyakan teori aja hi7 :stuck_out_tongue:

Kebun binatang Buenos Aires memberikan kado telur2 berisi makanan buat binatang2nya
katanya dalam rangka memperingati Paskah

http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2012/04/08/148689/Hewan-di-Kebun-Binatang-Argentina-Terima-Telur-Paskah/7

kalau saya pribadi sih, gak terganggu tuh dengan hadirnya ikon-ikon perayaan seperti itu, semisal : sinterklaas, pohon natal, kelinci/telur paskah, sepanjang ditampilkan dalam batas yg wajar

pertama, ikon-ikon tersebut membantu penghayatan umat terhadap makna perayaan sebenarnya terutama mungkin kepada umat yang masih awam atau yang umurnya masih kecil. sinterklaas melambangkan semangat memberi saat musim natal, telur paskah melambangkan kebangkitan Tuhan, dll.

kedua, menghidupkan semangat perayaan dengan hadirnya simbol-simbol yang seakan “profan” tersebut. apa jadinya perayaan natal tanpa hadirnya pohon terang. selain itu juga adanya simbol-simbol tersebut yang dihadirkan sedemikian rupa juga meninggalkan kesan masa kecil yang indah jika kita kenang pada saat dewasa. Seperti betapa kangenya saya mengikuti perlombaan “cari telur” saat paskah pagi saat sekolah minggu dulu, yang tentunya sekarang tidak bisa saya ikuti lagi dll.

kalau khawatir pergeseran makna hari raya, ya tentunya perlu didampingi oleh pengajaran/katekese mengenai misteri-misteri iman yang sedang kita rayakan. Bukankah itu yang utama, simbol-simbol lain (telur, pohon) itukan hanya pelengkap atau alat peraga pengajaran saja.