[ask] tanya kegiatan sehari-hari pope

dear katolikers,

pengen tanya neh apa sih kegiatan sehari-harinya seorang Pope?

soalnya kl saya liat Pope ke mana2 dkawal, ke negara2 adakan misa, terlihat santai dan terlihat hanya sebagai icon saja…berbeda jauh dengan kehidupan rasul2 di Alkitab yang tiap hari menempuh bahaya maut masuk2 ke daerah pedalaman yg belum kenal Tuhan demi pekabaran Injil…di sesah, dipukul, dimasukin penjara itu udah jadi makanan sehari-hari mereka

apakah krn perbedaan zaman dan perkembangan teknologi sehingga Pope tidak perlu repot2 lakukan spt rasul2 lakukan?

maap temen2 katolikers, saya ga bermaksud utk menyinggung, menyerang pope…kl berasa menyinggung PM saya dan saya akan close ini topik…so please jelaskan saya secara kepala dingin…

utk temen2 Kristen jg jgn memancing yah…hehe…

dear momod, kl ada jawaban yg kasar, OOT, menyinggung…mohon di tutup topik ini secara otomatis…

Jbu

wah sepi neh…dkasih rules yg agak ketat malah sepi…

st.yopi, clay, limited, anybody reply dunks

Pope Benedict XVI wakes up around 5 am and begins his day as all priests do by praying Morning Prayer from the Liturgy of the Hours. Then he washes and dresses and goes to his private chapel to celebrate Mass.

After Mass, he eats breakfast with the priests who assist him and at times there are other visitors. Then he holds audiences with bishops, heads of state and others. He may also pray the Office of Readings and other hours from the Liturgy of the Hours throughout the day.

On Wednesday mornings, a general public audience is held in St. Peter’s Square.

After lunch, he takes a brief siesta as is the Italian custom. The rest of the day is filled with writing documents and sermons.

After dinner he prays Evening Prayer (vespers) from the Liturgy of the Hours.

He usually takes some time in the evening to watch the news on television, although that is usually the extent of his TV viewing.

Then, there is usually more writing and reading. He usually tries to schedule in some time to play the piano before praying Night Prayer (Compline) from the Liturgy of the Hours. He also prays the rosary daily. He usually goes to bed around 10 pm.

Itu kira kira yang bisa dijawab secara singkat.
Kelihatannya mudah, tetapi permasalahan yang dihadapi oleh seorang pemimpin agama dengan umat lebih dari 1 milyar sungguh tidak mudah. Terlebih lagi, umatnya tersebar di 5 benua dengan adat dan kebiasaan berbeda, juga dengan masalah yang berbeda beda. Oiya, di Gereja Katolik, setiap gereja, besar ataupun kecil, selalu tetap mendapatkan perhatian dari Pope.

Syalom

wow naizz share bro…thanks

Jadwal Paus sehari-hari secara umum seperti juga jadwal harian imam-imam yang lain, bisa anda lihat disini: http://wiki.answers.com/Q/What_is_the_daily_life_of_the_Pope_like

Sementara jadwal bulanannya lebih padat dan sangat bervariasi, contohnya jadwal kerja Paus antara bulan Mei s/d September 2010, dapat dibaca di buletin Vatican yang terbit rutin secara online yaitu “Zenit”, di sini sebagai gambaran saja kalau bro ingin mengetahui kegiatan rutin dan tugas-tugas seorang Paus : http://www.zenit.org/rssenglish-28977

Tugas-tugas seorang Paus untuk menggembalakan umat Tuhan di seluruh dunia, memecahkan berbagai masalah di dalam Gereja, menjaga hubungan yang penuh kebijaksanaan kasih dengan semua pihak termasuk mereka yang membenci Gereja, memberikan teladan kasih yang nyata melalui seluruh hidupnya yaitu perkataan, perbuatan, pikiran dan keputusan-keputusannya, dan kemudian juga memberikan pengajaran-pengajaran keselamatan yang dari Tuhan dengan segala hikmat-Nya di dalam segala bidang kehidupan manusia. Semua itu adalah tugas-tugas yang menurut hemat saya amat berat dan membutuhkan kekuatan serta hikmat yang terus menerus dari penjagaan ROH KUDUS.

Tugas yang berat dan penuh rintangan bukan selalu berarti tugas yang memberikan kelelahan/penderitaan secara fisik, seperti dipukuli atau dimasukkan penjara, tetapi juga tugas-tugas yang memerlukan kesetiaan yang terus menerus dan kedisiplinan yang tinggi dalam menghidupi keteladanan KRISTUS sendiri. Apalagi dengan hakekat kemanusiaan yang pada dasarnya lemah dan rentan terhadap berbagai godaan dan cobaan.

Dan ya memang benar seperti yang bro sebutkan mengenai perbedaan jaman, jaman yang berbeda juga menuntut bentuk pengabdian dan pengorbanan yang berbeda dari rasul-rasul KRISTUS jaman modern ini. Di jaman rasul-rasul perdana dulu, Gereja sedang berada dalam jaman pewartaan dan awal berdirinya di tengah berbagai dominasi budaya paganisme dan agama-agama Yahudi pada waktu itu, sehingga para rasul dalam mewartakan Injil harus mengorbankan diri dengan berbagai siksaan fisik dan tantangan keras para penguasa. Pewartaan Injil yang dilakukan rasul-rasul KRISTUS jaman sekarang tetap sama bobot dan maknanya, yaitu membawa warta kebenaran Allah kepada umat manusia.

Tetapi Gereja jaman sekarang sudah melewati masa-masa pewartaan awal, sehingga yang menjadi tugas rasul-rasul-Nya sekarang termasuk dan khususnya Bapa Suci adalah menjaga dan menggembalakan warisan iman KRISTUS dan Gereja-Nya untuk tetap bersama dan setia melaksanakan amanat KRISTUS yang sejati di sepanjang jaman dengan berbagai arus perubahannya. Bentuk tantangannya lain lagi, bahkan mungkin lebih banyak, hanya dalam bentuk yang berbeda. Setiap jaman membawa tantangannya masing-masing, dan tidak semuanya harus dihadapi dengan perjuangan fisik seperti keluar masuk penjara atau disesah berkali-kali. Dengan jiwa ketaatan yang sama sebagaimana halnya para pengikut KRISTUS perdana, Bapa Suci dan semua laskar KRISTUS jaman modern saya yakin mempunyai jiwa pengorbanan yang tidak kalah besar intensitasnya, karena dijiwai oleh ROH KUDUS yang satu dan sama.

Kalau situasi memang menuntut demikian, pengorbanan dan kesetiaan Bapa Suci pasti juga akan membuktikan baktinya kepada Tuhan termasuk menyerahkan jiwa raga seperti halnya para rasul perdana. Sekarang pun, dengan sama sekali melupakan kepentingan pribadinya demi melayani kepentingan Gereja sepenuhnya, beliau sudah menyerahkan jiwa dan raganya serta semua keinginan dan kepentingan dirinya sendiri, walaupun bukan dalam bentuk yang sama persis dengan yang Anda sebutkan dialami para pengikut KRISTUS di jaman para rasul dulu.

Kalau kita ingat kembali apa yang dialami Bapa Paus Yohanes Paulus II, beliau pernah mengalami percobaan pembunuhan oleh Mehmet Ali Agca, namun kemudian setelah Paus pulih dari luka tembakan yang dialaminya, beliau bahkan memberikan teladan dengan mengunjungi penjara Mehmet dan di sana ia menyapanya dan mengampuni dia.

http://img1.blogcu.com/images/e/s/k/eskicumaturkleri/mehmet_ali_agca.jpg

Semoga menjadi jelas

Salam

Jadwal Paus sehari-hari secara umum seperti juga jadwal harian imam-imam yang lain, bisa anda lihat disini: http://wiki.answers.com/Q/What_is_the_daily_life_of_the_Pope_like

Sementara jadwal bulanannya lebih padat dan sangat bervariasi, contohnya jadwal kerja Paus antara bulan Mei s/d September 2010, dapat dibaca di buletin Vatican yang terbit rutin secara online yaitu “Zenit”, di sini sebagai gambaran saja kalau bro ingin mengetahui kegiatan rutin dan tugas-tugas seorang Paus : http://www.zenit.org/rssenglish-28977

Tugas-tugas seorang Paus untuk menggembalakan umat Tuhan di seluruh dunia, memecahkan berbagai masalah di dalam Gereja, menjaga hubungan yang penuh kebijaksanaan kasih dengan semua pihak termasuk mereka yang membenci Gereja, memberikan teladan kasih yang nyata melalui seluruh hidupnya yaitu perkataan, perbuatan, pikiran dan keputusan-keputusannya, dan kemudian juga memberikan pengajaran-pengajaran keselamatan yang dari Tuhan dengan segala hikmat-Nya di dalam segala bidang kehidupan manusia. Semua itu adalah tugas-tugas yang menurut hemat saya amat berat dan membutuhkan kekuatan serta hikmat yang terus menerus dari penjagaan ROH KUDUS.

Tugas yang berat dan penuh rintangan bukan selalu berarti tugas yang memberikan kelelahan/penderitaan secara fisik, seperti dipukuli atau dimasukkan penjara, tetapi juga tugas-tugas yang memerlukan kesetiaan yang terus menerus dan kedisiplinan yang tinggi dalam menghidupi keteladanan KRISTUS sendiri. Apalagi dengan hakekat kemanusiaan yang pada dasarnya lemah dan rentan terhadap berbagai godaan dan cobaan.

Dan ya memang benar seperti yang bro sebutkan mengenai perbedaan jaman, jaman yang berbeda juga menuntut bentuk pengabdian dan pengorbanan yang berbeda dari rasul-rasul KRISTUS jaman modern ini. Di jaman rasul-rasul perdana dulu, Gereja sedang berada dalam jaman pewartaan dan awal berdirinya di tengah berbagai dominasi budaya paganisme dan agama-agama Yahudi pada waktu itu, sehingga para rasul dalam mewartakan Injil harus mengorbankan diri dengan berbagai siksaan fisik dan tantangan keras para penguasa. Pewartaan Injil yang dilakukan rasul-rasul KRISTUS jaman sekarang tetap sama bobot dan maknanya, yaitu membawa warta kebenaran Allah kepada umat manusia.

Tetapi Gereja jaman sekarang sudah melewati masa-masa pewartaan awal, sehingga yang menjadi tugas rasul-rasul-Nya sekarang termasuk dan khususnya Bapa Suci adalah menjaga dan menggembalakan warisan iman KRISTUS dan Gereja-Nya untuk tetap bersama dan setia melaksanakan amanat KRISTUS yang sejati di sepanjang jaman dengan berbagai arus perubahannya. Bentuk tantangannya lain lagi, bahkan mungkin lebih banyak, hanya dalam bentuk yang berbeda. Setiap jaman membawa tantangannya masing-masing, dan tidak semuanya harus dihadapi dengan perjuangan fisik seperti keluar masuk penjara atau disesah berkali-kali. Dengan jiwa ketaatan yang sama sebagaimana halnya para pengikut KRISTUS perdana, Bapa Suci dan semua laskar KRISTUS jaman modern saya yakin mempunyai jiwa pengorbanan yang tidak kalah besar intensitasnya, karena dijiwai oleh ROH KUDUS yang satu dan sama.

Kalau situasi memang menuntut demikian, pengorbanan dan kesetiaan Bapa Suci pasti juga akan membuktikan baktinya kepada Tuhan termasuk menyerahkan jiwa raga seperti halnya para rasul perdana. Sekarang pun, dengan sama sekali melupakan kepentingan pribadinya demi melayani kepentingan Gereja sepenuhnya, beliau sudah menyerahkan jiwa dan raganya serta semua keinginan dan kepentingan dirinya sendiri, walaupun bukan dalam bentuk yang sama persis dengan yang Anda sebutkan dialami para pengikut KRISTUS di jaman para rasul dulu.

Kalau kita ingat kembali apa yang dialami Bapa Paus Yohanes Paulus II, beliau pernah mengalami percobaan pembunuhan oleh Mehmet Ali Agca, namun kemudian setelah Paus pulih dari luka tembakan yang dialaminya, beliau bahkan memberikan teladan dengan mengunjungi penjara Mehmet dan di sana ia menyapanya dan mengampuni dia.

http://img1.blogcu.com/images/e/s/k/eskicumaturkleri/mehmet_ali_agca.jpg

Semoga menjadi jelas

Salam

Ora et Labora

GBU