Babel Dalam PB

Babel merupakan pusat kebudayaan kafir, selalu menentang Allah menjadi pusat dari kebudayaan kafir.
Babel pernah dalam PL menjadi alat murka Allah terhadap Yerusalem serta menawan penduduknya.
Pertanyaannya apakah hal yang sama ini akan terjadi, bisakah Allah memakai Agama Babel sebagai alat murka-Nya di Israel untuk menyadarkan bangsa ini dari tegar tengkuknya?

apa yang di maksud dengan AGAMA BABEL ??

Kata “Babel” saya sudah jelaskan, gimana kalau ditambah “agama” merupakan agama akhir zaman, agama yang baru, agama Globalisme yang baru, seperti rencana manusia Babel Kej. 11:1-4…silakan komentarnya?

Mana penjelasan kata “Babel” nya?

Broo Mloyd…
Saya juga ingin bertanya apa yang dimaksud Babel dalam PB?
Kalau ng’ salah sih yang pernah saya baca itu ada dalam kita Wahyu 17:1- dstnya mengenai kisah Babel, namun yang membuat saya sulit untuk menjawab adalah pertanyaan broo…bisakah Allah memakai Agama Babel sebagai alat murka-Nya di Israel untuk menyadarkan bangsa ini dari tegar tengkuknya?

Tentu yang dimaksud Broo kalau ng’ salah adalah bangsa Israel? samapai dengan saat ini belum mau menerima Yesus adalah Mesias Anaka Allah.
Ini pertanyaan yang sulit untuk dijawab, bisa juga jawabannya “ya” dan “tidak” dan semua jawabannya perlu ketelitian dalam membahas hal “Agama Babel” atau “Sistem dari ajaran Babel” ini?? karena menimbulkan banyak perbedaan pandangan? Memang dalam PL Babel melambangkan pemberontakan terhadap Allah dan kekacauan (Kej. 10:8-12; 1:1-9), Babel adalah sebuah kerajaan yang pernah menaklukan YEHUDA, dengan pemerintahan teokrasi (2 Raj.24; 25; dan seterusnya), bersama Nebukadnezar, Raja Babel, dimulailah masa pemerintah orang-orang bukan Yahudi (Yer.27:1-11; Dan.2:37,38)…
Oleh karena ketidak percayaan bangsa Israel samapai saat ini apakah Allah dapat memakai kerajaan Babel ini, atau sistem Babel ini untuk menghukum mereka, bisa juga ia, mengapa ng?
Kalau saya membaca dalam Wahyu 17:1,15 merupakan gambaran air yang telah terlihat, dimana wanita pelacur itu duduk adalah bangsa bangsa dan rakyat banyak kaum dan bahasa…Pelacur yang duduk diatas air itu menandakan bahwa akan terbentuk suatu sistem agama akhir zaman yang bersifat oikumene, universal dan masuk pada masa kesengsaraan besar atau masuk pada hukuman Allah . Mungkin saja sistem ini adalah sistem yang dipakai pemerintahan antikritus ketika dia memperoleh kuasa poltik (Mat.24:15; 2Tes.2:3-4).
Dan dari pertanyaan dari Broo ini adalah suatu gambaran kedepan sistem pemerintahan antikristus dengan gambaran agama Babel yang mencakup semua agama palsu termasuk semua kekristenan yang murtad. Dan semua ini bisa saja terjadi bisa juga tidak.

Frend Foyd…
Semua yang anda paparkan ini merupakan upaya Nimrod awal untuk mempersatukan manusia melawan Allah, ia mendirikan beberapa kota dan kerajaan kita dapat melihat dalam PL dalam Kejadian 10:8 Kush memperanakkan Nimrod; dialah yang mula-mula sekali orang yang berkuasa di bumi;
10:9 ia seorang pemburu yang gagah perkasa di hadapan TUHAN, sebab itu dikatakan orang: “Seperti Nimrod, seorang pemburu yang gagah perkasa di hadapan TUHAN.”
10:10 Mula-mula kerajaannya terdiri dari Babel, Erekh, dan Akad, semuanya di tanah Sinear.
10:11 Dari negeri itu ia pergi ke Asyur, lalu mendirikan Niniwe, Rehobot-Ir, Kalah
10:12 dan Resen di antara Niniwe dan Kalah; itulah kota besar itu.
Jelaslah dari ayat diatas bagaiman Nimrod hausnya kekuasaan dari tanah Sinear pergi Asyur memperluas wilayahnya untuk mendirikan kota-kota disana. Inilah sifat dasar dari seorang pemburu, tidak puas jadi pemburu binatang, menjadi pemburu manusia dan menaklukkan manusia…Setelah berhasil menaklukkan kota-kota itu dan mengepalai beberapa kerejaan, ia kemudian mempersatukan mereka dibawah satu misi untuk menentang Allah. Visi ini adalah pembangunan sebuah menara yang dikenal sebagai menara Babel, menara juga disebut ZIGGURATE yang bearti sebuah kuil pemujaan. Pada waktu itu banyak Ziggurate yang kecil yang dibangun orang pada masa itu, namun yang dibangun Nimrod berbeda yaitu ZIGGURATE yang besar yang tinggi yang direncanakan “samapai dilangit”, Ziggurate ini direncanakan untuk pemujaan pendeta yang sesat agama BABILONIA “melihat bintang” dan menyembah dewa-dewa yang ada dilangit. Kita banding dengan Efesus 6:12 tentang adanya roh roh jahat diudara. Hal ini merupakan kegiatan pertama yang dilakukan Nimrod dalam proyeknya yang besar yang melawan Allah, namun Allah akhirnya turun dan mengacaukan bahsa mereka sehingga pembangunan itu gagal.
Kita dapat membayangkan betapa sombongnya Nimrod pendiri beberapa negara di zaman itu, Nimrod adalah penguasa GLOBAL yang pertama didunia…Pertanyaanya bagaimana dengan usaha Nimrod ke=dua dalam dunia akhir zaman ini dalam usaha untuk menyatukan dunia ini, sadar tidak sadar dunia kita saat ini akan menuju Nimrod akhir zaman yang akan menyatu padukan dunia seperti apa kata Alkitab “Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi.” Kejadian 11:4…
dari sejarah Nimrod motivasi pertama kita tahu motivasi adalah bersatu padu untuk mencari nama (kemuliaan dirinya atau mencuri kemuliaan Allah). kedua adalah mendirikan menara kelangit adalah mau sama tinggi seperti Allah. Dan yang ketiga adalah berupaya agar manusia tidak berserakan keseluruh dunia dan berkumpul di Babel. dan sekarang kita bandingkan dengan upaya upaya manusia akhir zaman, apakah secara kasat mata sudahkah ada upaya-upaya Nimrod ke-2 dalam usaha untuk menyatukan Sistem pengengendalian ekonomi, politik dan agama tunggal global yang dapat menghubungkan dari 7 miliard penduduk manusia dunia dengan pembangunan Menara Babel baru, Ekonomi baru, Zaman baru , paradigma baru masyarakat baru, tentu Nimrod yang baru ini tidak memakai sistem organisasi hieraskis yang sudah kuno, namun yang dipergunakan adalah sistem Komunikasi yang terintegrasi keseluruh penduduk dunia yang bersifat on-Line yang dinamainya sistem Babel global baru yang gampang dimonitor penduduknya keseluruh dunia agar tidak jangan terserak ke seluruh bumi…Apakah sudah ada tanda-tanda zaman…

Sejauh yang saya tahu, babel lahir dari sebuah bangsa yang “tidak terlalu besar”, dibanding mesir masih jauh lebih besar mesir jaman itu. Tetapi karena Tuhan ijinkan, maka dia bisa menaklukan banyak bangsa yang lebih besar dari dirinya sendiri untuk tujuan penghukuman oleh Tuhan.
Kalau kita bicara babel tidak dapat dibahas hanya sekedar nimrod saja. Nimrod adalah sebuah gambaran kesombongan manusia sekaligus gambaran dari bagaimana Tuhan memberikan anugrah sehingga manusia memiliki kekuasaan yang besar.
Kalau kita melihat jaman pembuangan, maka babel saat masa daniel diisi kekuasaannya oleh seorang kaisar yang “plinplan” secara iman. Dia percaya Allah daniel kemudian dia juga menyangkal Allah daniel.

Nah darisana bisa dilihat dan diambil satu kesimpulan, bahwa kalau benar babel itu memberikan gambaran akan babel yang akan datang, maka sebenarnya kekuasaan ini akan berasal dari kekuatan yang secara kasat mata tidak terlalu besar tetapi memiliki kemampuan persuasif yang sangat besar. Kekuatan itu yang akan membentuk suatu kekuatan militer yang besar, bukan karena dari dirinya sendiri tetapi justru akhibat dari pengaruh yang besar untuk menentukan banyak hal. Selanjutnya harus disadari bahwa kekuatan ini tidak timbul dari luar kekristenan akan tetapi dari dalam kekristenan. Secara jasmani mereka adalah kristen tetapi didalam hati mereka, mereka sangat suka meninggikan diri mereka, sangat suka menduakan Allah, dan pada akhirnya, sebenarnya mereka tidak percaya bahwa Allah itu ada. Mengapa demikian? Karena demikianlah gambaran babel didalam daniel, dalam diri nebukadnesar sendiri.

Kekuatan ini akan terbentuk, mengontrol segala sesuatu dengan “rayuan”, atau strategi, dan semua ada dibawahnya. Nah kalau hal itu terbentuk, maka itulah babel… Kompromi, toleransi, persuasif, pengaruh, itu senjata terbesar babel. Bukan militer. Militer akan hanya menjadi boneka saja buat mereka untuk memenuhi ambisinya. Persis seperti babel ketika menguasai hampir seluruh timur tengah. Militernya dimulai kecil dari negaranya sendiri, tetapi kemudian bukan dengan kekuatan militer sendiri tetapi melalui tangan Tuhanlah mereka bisa menaklukan semua negara itu. Persis, militer adalah boneka, persuasif adalah senjata.

Kalau tujuan menghukum, sebenarnya kalau mau jujur bukan hanya bangsa israel sebagai bangsa dan suku bangsa, tetapi israel rohani termasuk didalamnya. Perhatikan dengan jujur keadaan israel rohani saat ini, sangat memprihatinkan.

Babel adalah usaha manusia - pada waktu itu - untuk membangun menara yang tinggi agar tidak terserak ke seluruh dunia

tetapi sebenarnya tidak berkenan di hati ALLAH

Ada hubungannya dengan pencakar langit yang sekarang sudah menyebar ke seluruh dunia ngga?

;D

Kalau bicara bangsa Israel…ya tinggal menunggu penggenapan-penggenapan saja yang ada dalam Alkitab.
Karena banyak orang memandang Israel dng sudut pandang masing-masing, baik itu dari dunia keagamaan, dunia kerohanian. maupun dunia sekuler.

Jika ada yang menafsirkan seperti yang anda utarakan…berdasarkan analisanya manusia seperti anda ya itu syah-syah saja tah, ya kita lihat saja apakah yang anda kemukakakan tsb ada pijakan ayat nya dalam Alkitab…?? ( PL / PB ).apa tidak…??
Sehingga apa yang kita akan ungkapan bukan suatu fitnahan belaka dan doa kutukan sifatnya…toh biar bagaimanapun juga bangsa Israel adalah bangsa pilihan Allah sampai dunia ini tidak ada lagi.
Malah sebaliknya kita sebagai umat percaya harus berdoa untuk bangsa itu supaya dapat bertobat dan diselamatkan dng mempercayai Yesus Kristus sbg Tuhan dan Juruselamat pribadi mereka. demi hidup yang kekal bersama Allah di YERUSALEM YANG BARU DI DUNIA BARU.

Salam

Broo jonathan,
saya sependapat dengan broo…dan memang itu yang terjadi ketika dulu masa Babel dipakai Tuhan untuk menghukum Yehuda, namun pertanyaannya apa bisa Tuhan memakai Babel lagi, kalau menurut saya bisa, kenapa tidak bisa, dan semuanya sudah jelas dijelaskan oleh Yohanes ketika dipulau Patmos dan Kalau kita mau jujur …kalau tujuan penghukuman Tuhan sudah jelas tertulis dalam Wahyu 4 sampai 19 dan itulah gambaran yang tepat sekali mengenai penghukuman Tuhan selama masa Kesusahan Yang Besar dicurahkan dalam 3 gelombang secara berturut-turut dan setiap gelombang terdiri dari 7 bagian terdiri dari:

  1. Tujuh Meterai
  2. Tujuh Sangkakala
  3. Tujuh Cawan.
    Jadi sangat jelas sekali kesusahan yang besar menimpa seluruh dunia sesuai gambaran -gambaran dalam wahyu apa yang Allah lakukan dibumi ini pada masa hari murka Allah…
    Kita harus teliti lagi selama penghukuman Allah kepada manusia yang jahat mulai dari penghancuran Sodom dan Gomoro, zaman Nuh dengan air bah kejadian tersebut tidak ada pengaruh / dampak langsung terhadap umat-Nya seperti Abraham dan Nuh dan keluarganya, sebelum Tuhan mulai melaksanakannya penghukuman terhadap umat-Nya, Tuhan lebih dahulu singkirkan dahulu umat kesayangan-Nya, ini adalah suatu gambaran apa yang akan terjadi pada umat pilihan-Nya terhadapa hukuman kesusahan yang besar dan ketika Gereja Tuhan telah disingkirkan lebih dahulu oleh Tuhan dan Gereja TUhan diangkat naik ke sorga…setelah itu baru masuk pada masa kesusahan yang besar yaitu Wahyu pasal 4 sampai 19, sebab apa mulai masuk wahyu pasal 4 sampai pasal 19 tidak disebut lagi keberadaan Gereja lagi masa kesusahan Gereja tidak disebut. Gereja Tuhan hanay disebut wahyu 1-3 secara spesifik sebanayak 19 kali dan disebut kembali pada wahyu 22:16, dan kita perlu teliti sama-sama dan ini sangat mengherankan. Jadi sebenarnya Tujuan Penghukuman TUhan untuk siapa? yang jelas bukan untuk Gereja… menurut saya ada 5 alasan yang dapat ditemukan dalam Penghukuman Allah dalam Alkitab:
    1). Israel . 2). Non Israel 3). Iblis 4). Orang percaya 5). Gereja yang tertinggal.
    Yang jelas urutan pertama adala Israel Tuhan memakai hukuman masa kesusahan yang besar untuk membersihkanbangsa Israel. Tuhan Allah akan menempatkan bangsa Israel kedalam cengkramanNya yang mana tidak lagi ada harapan dunia dapat menbebaskan bangsa ini, pemberontak ini akan dibersihkan melalui kesusahan yang besar lihat di Za. 13:8-9, akibat dari kesusahan yang besar banyak umat Yahudi akan menangis memohon Tuhan untuk menyelamatkan mereka, lihat (Yes. 64:1,5b-6a,8-9), Tuhan akan menjawab doa mereka dengan penuh belas kasihan, seperti biasanya, Dia akan menyelamatkan sisa bangsa Israel…
    dan mengenai hukuman kepada sisa Non Israel, Iblis, Orang percaya , dan gereja yang tertinggal silakan diprediksi sendiri-sediri…Tuhan memberkati kita semua …Amin.

Perhatikan kata2 yg saya garis bawahi. Semuanya itu menunjuk pada Amerika hari ini. Suatu negara super power yg didirikan atas dasar2 Kristen oleh para Founding Father (George Washington). Negara ini akhirnya jadi begitu sombong. Bahkan akhirnya menjdikan Tuhan jadi nomor kesekian. Gereja2 disana sepi pengunjung. Kalaupun ada, cuma diisi orang2 tua/jompo dan orang2 muda dari Asia yg masih religius. Apa yg terjadi sesungguhnya? Yg terjadi adalah dekadensi moral dan orang2 mudanya dirasuki “Scientology”. Suatu paham yg tidak lagi mempercayai adanya Tuhan. Kalaupun Dia ada ya biar aja Dia di Sorga sana, yg penting gua nggak ganggu Dia, Dia juga nggak ganggu gua. Yg jelas hidup keseharian gua adalah belajar dan kerja yg keras. Semua kejadian2 dan masalah yg terjadi dalam hidup gua bisa dengan LOGIC!
Ya, itulah yg melanda anak2 muda Amerika saat ini. Kalo sudah tua baru mereka sadar perlunya kembali ke gereja!

Ga juga. Banyak anak muda kristen di Amerika kini mulai mencari akar kekristenannya. Nada-nadanya banyak yang convert ke orthodoxy atau catholic. Banyak yang pada mulanya berasal dari megachurch sih. Hanya lama-kelamaan mereka masih tetap mencari-cari dalam megachurch itu. Yang akhirnya lari ke messianic juga banyak. Tapi kan kelompok messianic pada akhirnya gak begitu jauh beda dari megachurches itu?
Scientology kan issue lama yang dihembuskan oleh kaum evangelikal saja. Kenyataannya tidak demikian.
:slight_smile:

http://www.religion-online.org/showarticle.asp?title=3191

@lion
Anda terlalu melihat sisi negatif amerika, gereja gereja disana sedang berjuang untuk mengembalikan rakyat amerika kepada Tuhan, bahkan media seperti “foxnews” saya tahu sendiri melakukan itu dengan cara mereka sendiri. Mereka mempublikasikan hal hal secara implisit berbau keTuhanan. Ada pula yang membahas film dari sisi alkitab. Hal hal ini psoitif, belum terhitung juga tingkat kehadiran KKR mislanya, saya agak lupa gereja mana, tetapi ternyata dia berhasil mengumpulkan sampai hampri atau sedikit lebih dari satu juta orang dalam kkr yang diadakannya. Kaum atheis, dan orang2 sekular dan diluar Tuhan, begitu menguasai media seperti CNN, BBC, kemudian juga media media dari raja media rupert murdoch, begitu menguasai berita sehingga mereka menimbulkan pola pikir yang seperti itu. Ini harus disadari. Kalau saya ya, saya lebih memilih berita foxnews dibandingkan dengan CNN karena validitas tinggi dan menyatakan apa yang sebenarnya tentang kekristenan. Tidak seperti Cnn yang lebih mengedepankan sekularitas dan berusaha menjatuhkan kekristenan… Itu fakta, silahkan teliti sendiri kalau anda tidak percaya.