bagaiman pandangan anda tentang KARMA??

apa tanggapan saudara saudara sekalian tentang karma??
apakah saudara saudara sekalian percaya tentang karma??
apakah karma bertentangan dengan agama??

dibawah ini penjelasan tentang karma… :afro:

Karma (Sansekerta:कर्म ), karma, (Karman ;“bertindak, tindakan, kinerja”); (Pali:kamma) adalah konsep “aksi” atau “perbuatan” yang dalam agama India dipahami sebagai sesuatu yang menyebabkan seluruh siklus kausalitas (yaitu, siklus yang disebut “samsara”).
Konsep ini berasal dari India kuno dan dijaga kelestariannya di filsafat Hindu, Jain, Sikh dan Buddhisme.
“Karma” adalah sebuah konsep agama Timur yang bertentangan dengan “iman” yang dikenal oleh agama Ibrahim (Islam, Kristen, dan Yahudi) yang melihat semua drama manusia sebagai kehendak dari Allah, Tuhan, atau Yahwe, di mana dalam konsep “karma”, semua yang dialami manusia adalah hasil dari tindakan kehidupan masa lalu dan sekarang.
Dalam keyakinan Timur, efek karma dari semua perbuatan dipandang sebagai aktif membentuk masa lalu, sekarang, dan pengalaman masa depan. Hasil atau ‘buah’ dari tindakan disebut karma-phala

diambil dari wikipedia… :smiley:

Yakobus 1
1:13. Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.
1:14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.
1:15 Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.
1:16 Saudara-saudara yang kukasihi, janganlah sesat!
1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.

Kita juga mengenal karma versi Alkitab…^0^

Rut 2
2:12 TUHAN kiranya membalas perbuatanmu itu, dan kepadamu kiranya dikaruniakan upahmu sepenuhnya oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung."

Amsal 10
10:16. Upah pekerjaan orang benar membawa kepada kehidupan, penghasilan orang fasik membawa kepada dosa.

Yesaya 61
61:8 Sebab Aku, TUHAN, mencintai hukum, dan membenci perampasan dan kecurangan; Aku akan memberi upahmu dengan tepat, dan akan mengikat perjanjian abadi dengan kamu.

Yesaya 65
65:7 atas segala kesalahan mereka sendiri, maupun atas kesalahan nenek moyangnya, semuanya serentak, firman TUHAN. Sebab mereka telah membakar korban di atas gunung-gunung dan mengaibkan Aku di atas bukit-bukit. Memang Aku akan menakar ke dalam jubah mereka upah untuk perbuatan-perbuatan mereka yang dahulu!

Wahyu 22
22:12 "Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.

Salam

Klo mengenai Hukum karma agama lain saya tidak terlalu mgengetahui dan tidak mau ambil pusing dengan hal itu!!!
Tetapi setahu saya klo di alkitab ada terdapat hukum yang hampir serupa dengan hukum karma yaitu Hukum Tabur Tuai

contoh ayat2nya :

2 Korintus 9:6

Camkanlah ini Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.

Amsal 9:7

Siapa mendidik seorang pencemooh, mendatangkan cemooh kepada dirinya sendiri, dan siapa mengecam orang fasik, mendapat cela.

Amsal13:3

Siapa menjaga mulutnya, memelihara nyawanya, siapa yang lebar bibir, akan ditimpa kebinasaan.

Amsal 28:18

Siapa berlaku tidak bercela akan diselamatkan, tetapi siapa berliku-liku jalannya akan jatuh ke dalam lobang.

Matius 23:12

Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.

:ngacir:

Manusia hidup hanya 1 kali saja.
Maka Kekristenan tidak stuju dg konsep orang mati akan kelak lahir kembali sesuai dg karma perbuatannya di kehidupan lalu.

Maless !!! ga dapat PERTAMAX

Bukankah Perbuatan tidak dapat menyelamatkan ataupun mnyesatkan Manusia lagi… setelah semuanya dibayar lunas ???

So… what’s Karma for ?

Lakukan saja sesuai keinginan kamu, niscaya kamu tetap masuk Syorga!

Uenakeeeeeeeeeeeeeee !!!

@Xerox,
Wah, ini pasti pendapat versi non-Kristen ya…
Hahahahaha

:afro:Bagus bro masahur, ayat2nya tepat sekali.

Alkitab mengajarkan untuk berhati2 dan bertanggung jawab dengan perkataan dan perbuatan kita.

Kita tidak boleh hidup seenaknya, mengandalkan sudah mendapat keselamatan.

Apa saja yang kita lakukan pada saat bertemu dengan Tuhan Yesus, semua kita akan mempertanggung jawabkan dengan apa yang kita ucapkan dan apa yang kita perbuat.

setiap perbuatan pasti ada akibatnya, bagi kita itulah yang kita hadapi, itu bukan KARMA.
Apa yang kita tanam, itulah yang kita tuai, kalau kita menanam angin, kita menuai badai.

bro xerox, kita tidak boleh menyia2kan anugerah Tuhan, kita harus mengerjakan keselamatan kita dengan giat, hati2 dan bertanggung jawab, tidak bisa seenaknya. :cheesy:

Amsal 26:27Siapa menggali lobang akan jatuh ke dalamnya, dan siapa menggelindingkan batu, batu itu akan kembali menimpa dia.

Sepertinya pengertian karma dan inkarnasi berbeda, walaupun dalam agama lain inkarnasi ditentukan dari karma seseorang atas perbuatan selama hidup…^0^

Mungkin karma lebih mirip dengan upah atau balasan dan pertanggungjawaban, dan seperti yang diungkapkan hukum tabur-tuai…^0^

Salam

Betul…, karma dalam ajaran Buddhis itu adalah Hukum Sebab Akibat.
Buah apa yg dia tanam, maka buah itulah yg ia dapatkan.

Pandangan sy ttg karma…tidak percaya :smiley:
Dlm melakukan segala sesuatu tentu ada tanggung jawabnya/harga yang harus dibayar.

langkah kita bukan ditentukan oleh kita (apa yang kita perbuat) ttp ditentukan oleh Tuhan…Dia yang yang menetapkan langkah orang benar …

Yup!!
Keinginan manusia yang disertai Tuhan … so pasti selaras dengan keinginan Tuhan … :smiley:
Nderek Gusti Yesus memang Uenakeeeeeeeeeeeeeee !!! :afro:

Tidak tepat juga…^0^ Sebab rancangan Tuhan adalah rancangan yang baik, bagaimana mungkin Tuhan merancang yang “celaka”…^0^

Yakobus
1:13. Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.
1:14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.
1:15 Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.
1:16 Saudara-saudara yang kukasihi, janganlah sesat!
1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.

Salam

emang alice yang bilang Tuhan merancangkan kecelakaan untuk alice??

Mengenai Karma menurut pandangan agama lain saya belum dapat mengerti, dan kalau di paksakan pun mengerti saya tidak dapat mengerti, mis; pandangan Karma tentang Setelah mati akanlahir dan hidup kembali di dunia fana ini,
Tetapi Karma “menurut saya” ada terjadi, dari orang tua ke keturunannya, tetapi ingat itu tidak mutlak harus terjadi,
Contoh ; Orang tua saya adalah peminum tuak (Medan) sampai mabuk pada masa hidupnya, tetapi kami anak anaknya tidak ada yang seperti itu.
Jadi konsep yang benar itu adalah: Bahwa Karma itu akan datang apabila kita tidak menyerahkan hidup kita Kepada Kebenaran, Siapakah Kebenaran itu ? jawabnya Yesus, Dialah sumber hidup berkemanangan.

Boleh juga anda teliti hal ini ; Orang tua saya (Bapak) pada masa hidupnya sepenbetahuan saya adalah korban Santet, karena hal santet tersebut saya jadi takut" jangan jangan saya akan menjadi korban santet juga, untunglah saya telah menyerahkan diri kepada Tuhan, dan pada saat saya berumur 30 th saya juga memang terkena santet, 4 th saya bergumul melawan santet, namun Tuhan mengajari saya sehingga saya Menang melawan kekuatan Santet. Sungguh ini benar terjadi… saya tahu Yesus lah yang mengajari saya. Puji Tuhan GBU

Karma / kausalitas / sebab akibat , mungkin saja benar, dan belum tentu salah. Adalah sebuah kewajaran, sebuah perbuatan akan menimbulkan perbuatan lain, satu aksi akan menimbulkan reaksi, baik dari satu pihak itu sendiri maupun dari pihak lainnya, baik yang berhubungan langsung, maupun tidak.

Karma dan inkarnasi, intinya mengajarkan manusia untuk bertindak hati hati dan arif, agar tidak merugikan baik untuk diri sendiri, apalagi orang lain. Hanya saja, karma, masih bisa diterima akal sehat, sedangkan inkarnasi adalah satu konsep yang tidak logis.

Menurut saya, konsep karma masih lebih logis ketimbang konsep rancangan tuhan. Saya tidak percaya sama sekali pada apa yang disebut rancangan tuhan… Saya juga tidak percaya, baik buruknya seseorang karena takdir tuhan.

Aneh deh bro, ajaran agama Anda kan mengajarkan segala sesuatu sudah ditadirkan…^0^
Baik yang “baik” maupun yang “tragis”, sudah takdir katanya…^0^

Salam

Bagi saya,

  • manusia bernafas dengan mengambil oksigen dari udara, itulah takdir.
  • Hukum Gravitasi, itulah takdir
  • Manusia tidak bisa bernafas di dalam air tanpa alat Bantu, itulah takdir
  • Dsb

Tapi jika ada orang yang mati karena sengaja ingin bernafas di dalam air, itu bukan takdir, tapi suatu kebodohan.
Jika ada orang mati tenggelam karena tidak bisa berenang, itu sudah sewajarnya, maka ini adalah takdir yang sudah sewajarnya.

Bagi saya pribadi, baik buruk itu bukan datang dari tuhan, tapi dari diri kita sendiri.

Hanya saja, ketika kita mendapatkan kebaikan, memang sebaiknya di hati kita ditanamkan bahwa itu datang dari tuhan, agar dapat menghilangkan rasa sombong di dalam dada.

Dan ketika kita mendapatkan keburukan, memang sebaiknya di hati kita ditanamkan bahwa itu juga sudah takdir, agar mengurangi rasa duka dan bisa lebih bersabar. Tapi terkadang bisa sebaliknya, membuat kita merasa marah kepada tuhan.

Bukankah ini berarti “pembohongan diri sendiri” …^0^