bagaimana buat dengar suara Bapa dan menurutinya?

Mau nanya nih, gimana sih buat sangat2 yakin itu suara Bapa?
Soalnya, aku tau klo ngebandel itu bakal bikin aku masuk ke pelosokan / terjatuh.

Ini aku lagi nyoba kasih tau ttg Tuhan ke org yg research ttg Tuhan.
Tapi selain org ini ga kenal kasih Bapa
Sudah dibawa ke arah yg aku hendaki
Org ini juga pernah melakukan pelepasan roh dari tubuh
Dia bisa hal supernatural.

Jujur aku ketemu tuh org di fk.
Setelah nulis aku juga mau bantu, aku ada feeling klo org di fk yg sebelumnya nawarin bantuan itu mungkin pastur / apa.

Selama aku bantuin dia, sdh berapa kali aku menjerit…
Ingin nulis ngobrol sama Papa aku aja deh ya…

Pengen nyerah tapi aku ingat ketika bantu org, kita bantu secara total kaya Samaritan.

namun kemarin (kayanya), Papa mungkin ngajarin aku lagi klo aku bisa2 cuma pura2 disuruh Tuhan padahal lg jalanin kehendak bukan Tuhan

Barangkali pikiran bantu sampai tuntas itu hanya krn ego aku semata saja?

Tapi itu org kasihan, dia nyari Tuhan sampai research gila2an…

suara Bapa itu bisa secara audible,lewat orang lain (Injil),juga dengan firman Kristus.

Orang yang mencari tahu Tuhan ini sudah lahir baru dan sudah dibaptis roh kudus belum ?

Kayanya ada sedikit misscommunication deh.
Org yg aku omongin itu masih mencari kebenaran, which mean blm ikut Yesus.

Maksud aku nulis org itu cuma buat kasih contoh.
Aku bingung bagaimana mengetahui suara Tuhan yg langsung ngomong ke kita.

Seperti aku tulis diatas, pas awal aku tulis klo aku kristen baru
Tapi somehow ada perasaan klo aku blm bisa layani org itu.

Dan setelah ngelayanin ternyata memamg, aku ngebandel jadi ketemu org seram (ga kenal kadih Bapa, ada hal2 gaib).

Aku ada perasaan Tuhan bilang aku blm bisa ngelayanin tuh org.
Tapi aku kekeh dgn mikir kan Tuhan ngajarin klo tolong org itu sampai beres.

Anyway, aku sudah berkali2 jatuh krn ga nurut sama Tuhan.
Namun, aku juga masih suka ga yakin itu Tuhan apa bkn

Saya percaya,jika hati sis punya kerinduan agar orang ini bertobat dan bisa mengenal Bapa,saya terlebih yakin juga bahwa Tuhan pun rindu.

Saya share sedikit firman ya

Markus 6:34 Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.

Kata “Melihat” dalam terjemahan yunani disebut Raah yang artinya (Observe,consider).

Yesus memperhatikan sis,saya,anak2 Tuhan lainnya secara detail.

Dalam ayat tersebut juga dikatakan “maka tergeraklah hatiNya oleh belas kasihan”

Mengapa Yesus bisa mempunyai belas kasihan ? karena Dia melihat(observe,consider)

Saya beri satu contoh: Misal anda melihat seorang yg mengaku cinta Yesus,tetapi masih hidup dalam daging dan dosa.

Sebagian dari kita mungkin akan marah dan berkata “Kafir,munafik,tidak layak”,“Kok dia seperti itu sih ?”

Tetapi ketika kita melihat (Raah),kita bisa mempunyai toleransi dan memaklumi orang tersebut.

Kita bisa berkata “Ya ! orang ini mungkin sedang dalam proses berubah” “Oh ya,dia kan juga sedang bertumbuh,sama seperti saya”

Dan saya percaya sis juga bisa melihat kepada orang yg sedang sis injili “Orang ini pasti menemukan kebenaran,dan mempunyai hubungan dengan Tuhan secara pribadi”

“Orang ini cepat atau lambat pasti akan dipulihkan,karena barangsiapa haus dia akan diberi minum”

Ketika kita melihat(Raah) maka kita dipenuhi oleh belas kasihan.

Pikiran kita tidak dipenuhi hal-hal negatif,kemarahan,kebingungan atas hal yg sedang kita lakukan.

Jangan ragu jika sis masih terus punya kerinduan untuk orang ini,perkatakan iman dan janji Tuhan.

Tidak peduli sis baru mengikut Tuhan atau sudah lama,sis LAYAK untuk melayani setiap orang,sama derajatnya seperti saya,pendeta,evangelis,orang yg ikut Tuhan sudah lama.

Ingat sis bahwa sis punya roh yg sama seperti Yesus,yg lebih kuat dari apapun yg menghalangi.

Orang tersebut pasti mendapatkan kebenaran !

John 8:32 and ye shall know the truth,and the truth shall set you free

Riverra, aku yakin klo aku ga ngebandel aku dgn bantuan Tuhan pasti bisa bantu org itu (Tuhan yg kerja bukan aku).

Cuma gawatnya aku masih sering ga ngikutin apa yg Tuhan bilang (dan suka ga yakin itu Tuhan juga).

Aku di gereja baptist karimastik, mereka cukup dlm mengenai discipleship
Menurut ajaran gerejaku, ketika melakukan penginjilan kita jgn terlalu berambisi / terburu2.
Krn org itu blm tentu bisa terima.
Dan ketika kita dpt sesuatu yang baru, kita harus pelan2.

Aku pernah mau kasih tau ttg Yesus ke mama dan papaku
Tapi yg ada bukannya, mereka kenal Tuhan namun malah menjauh dari Tuhan dan aku dimarahin.

(Aku dgr papa dpt selembaram dari Mormon / Saksi Yehova. Dan cerobohnya aku langsung bilang ‘pa, hati2 itu sesat.’)

Kakak mama aku cerai krn polygami, aku ceroboh bilang Tuhan Yesus ga setuju dgn polygami.

Nonton film kera sakti nyembah budha palsu, aku ceroboh bilang apa bedanya sama yg dilakukan budha

Ttg capgomeh, aku bilang patung.

Well, intinya apa anda tau cara nahan diri dan nurut sama Tuhan?

I see,saya mengerti.

Terlepas dari kesalahan yang sis buat,mungkin sis ceroboh,salah ngomong,ngebandel,Tuhan punya rancangan yang baik untuk sis,dan itu pasti nya pemulihan dimulai dari sis sampai orang terdekat di sekitar sis.

Kalau menahan diri,saya pribadi berpuasa.

puasa bukan supaya roh saya kuat,karena roh saya sudah sempurna.Puasa untuk melatih diri sendiri,supaya bisa mengontrol diri,menahan emosi dan sebagainya.

kalau berbicara nurut sama Tuhan,ya sebenarnya saya pun tidak terlalu memfokuskan hal itu,karena yg saya fokuskan adalah bagaimana saya menyadari Tuhan mengasihi saya,tanpa syarat terbebas dari setiap pelanggaran yang saya lakukan,karena saya tahu bersama Yesus saya bisa menghadapi masalah seperti apapun.

Untuk masalah Injil,sebenarnya orang TIDAK MENERIMA injil itu adalah hal yang sangat wajar,karena sebagian orang pasti menolak.

Justru sis tidak perlu khawatir,karena seharusnya bagian kita adalah KEMENANGAN,Injil tidak akan rubuh jika ditolak.

tetap setia apa yang sis lakukan,saran saya adalah mulai dari perilaku terhadap orang tua,entah itu bantu membersihkan rumah,mencuci piring,mengepel.

Sis bisa masukan injil ke orang tua lewat hal tersebut.

Atau sis jika ada kegiatan retret orang tua sis bisa membayari mereka,atau membayari mereka makan lalu mengobrol dengan mereka.

pasti orang tua sis juga akan bosan mendengar sis sangking cinta Yesus sehingga ingin menceritakan nya kepada banyak orang.

sama seperti orang sedang jatuh cinta,dia pasti akan bercerita kebanyak orang.

sama seperti ketika kita jatuh cinta kepada Yesus.

pasti bisa.

Tapi kalau sedang kuliah di tempat yg jauh (jarang pulang).
Bagaimana?

Niat sist sdh bagus,tapi mungkin yg perlu di ubah ada lah sikap sist sendiri,kita harus mengikuti ajaran kristus yaitu ajaran kasih, bagaimana anda bisa mengubah org di sekitar anda kalau cara bicara anda tidak menunjukan kasih seorang kristen? Saya juga sedang belajar sist, 3bln belakangan ini sy sdh byk berubah ke arah yg positive tentu nya,sehingga orang2 di sekitar saya juga penasaran,terutama ortu,saat mereka tau saya berubah karna ajaran kristus ( dulu nya percaya doang tanpa praktek )mereka justru mendorong saya untuk semakin dekat dgn Jesus,sampai saat sy ajak ke gereja kristen mereka tdk menolak,tmn saya juga karna penasaran jadi ingin ikutan saya belajar tetang ajaran kasih kristus, sis hrs percaya sist sdh di pilih untuk menjadi contoh dlm menerapkan ajaran kristus,bukam hanya ngomong soal firman,ini,itu… tp pd praktek nya suka ngeletuk ketidak baikan di dpn mata, apalg di ortu dan keluarga,perubahan ke arah kasih kristus itu dampak yg besar buat mereka saat melihat kita pemuh kasih kristus

Re: bagaimana buat dengar suara Bapa dan menurutinya?

Salah satu caranya: baca ayat alkitab dan turuti.

ie; salah satu yg bikin wa suka FK kerna ada [alkitab hari ini]
Alkitab Hari Ini - 19 Juli 2014
Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. - Efesus 4:29

sis yang kuliah jauh ? saya rasa tidak ada masalah,lakukan saja hal kecil terlebih dahulu seperti menelpon orang tua.

Tapi ingat juga yg paling penting adalah hubungan sis dengan Tuhan.

Ok. Makasih…
Aku memang lagi digodok / diproses sama Tuhan.

Tapi jujur, aku masih sering terlalu cepat nanya ke org lain padahal secara logika aku punya Papa, dan bisa nanya sendiri.
Tapi mungkin masih kurang percaya atau apa, aku masih sangat sering buat nanya ke org lain.

Sedihnya juga setelah dgr Tuhan, aku masih merasakan kesombongan didalam ku