bagaimana cara berteman dengan nonbeliever secara natural

Bagaimana saudara berteman dengan nonbeliever secara natural?
Bagaimana anda tetap terima keluarga apa adanya (ga effort converting them to Jesus in every time you have)

Nanya agama ridklah racist, tapi perlu diingat juga, orang yang ditanya bebas untuk menjawab ataupun tidak menjawab

Cara gaul sama org beda agama dari pengalamaan saya dengan orang agama lain atau atheist itu adalah jangan singgung2 masalah agama
Pertemanan anda bukanlah karena anda mau membawa dia jadi Kristen, apalagi jelek2in kepercayaan dia
Prinsipnya agama itu masing2 pribadi saja, tidak perlu ikut campur
Masih banyak hal2 lain yang bisa diobrolin diluar agama

Kalau sudah mulai kenal dan nyaman ngobrolin agama kenapa ridak?

apa keperluannya menanya agama?
kalau rasis itu kalau kita sudah berlaku subyektif, tidak adil dan intoleran oleh karena agama mereka beda dengan kita

ya santai saja… obyektif saja… natural… cintai dan hormati mereka… kalau bisa hadirkan yesus yang ada dalam diri anda dalam kehidupan mereka melalui sikap2 kasih anda…

dan jangan sekali2 menghakimi mereka, dan memandang mereka sebagai pendosa. itu bukan hak kita… juga tidak perlu mengkotnai… menginjili dengan vulgar… itu hanya akan membuat mereka takut… :smiley:

ho oh…
biasa aja…

spt bergaul dengan manusia-manusia lainnya aja…ah…
engga perlu paranoid gitu ah…

jangan mau di provokasi oleh teman-teman di gereja bahwa harus Waspada dgn non-kristen, karena bahaya terbujuk pindah kesana…
lah itu kan gara-gara kitanya sendiri TIDAK TULUS dalam bersahabat dgn non-kristen, karena kitanya yg NGEBET pengen ngajakin dia pindah ke sini…
makanya jadi paranoid sendiri, karena menganggap semua orang non-kristen pikirannya SAMA NGERES-nya dengan kita yang MENGINTAI dan MENGENDAP-ENDAP cari kesempatan untuk ngajakin pindah agama…

padahal mah… biasa aja sih…
coba deh…
bersihkan hati kita… dan berprasangka baik-lah… serta ber-itikad baik-lah dalam bersahabat…
dunia ini jadi lebih indah kok…
coba deh…

dan jangan sekali2 menghakimi mereka, dan memandang mereka sebagai pendosa. itu bukan hak kita.. juga tidak perlu mengkotnai.. menginjili dengan vulgar.. itu hanya akan membuat mereka takut... :D
kalo saya sih bukannya takut mas.. kalo ngeliat orang-orang yang sering meng-injil-i atau men-quran-i atau meng-tripitaka-i atau mem-veda-i orang yang tidak seagama dengan TUJUAN TERSEMBUNYI untuk NGAJAKIN pindah agama... saya biasanya langsung menjadi GELI dan JIJIK.. hehehe..... langsung permisi ke WC, takut tiba-tiba throw-up disitu kan jadi harus ngepel lantai.. hehe....

Saya setuju dengan Sdr. Ignatiusloyola, teman-teman saya 25% penganut muslim, 45% katholik dan 35% kristen dan sejauh ini tidak pernah ada gesekan/masalah yang berkaitan dengan agama masing-masing. Memang atmosfir di kota saya lahir dan menetap saat ini (di Parakan, Jawa Tengah) kerukunan antar suku dan agama terpelihara dengan baik dan ada rasa saling toleransi. Bahkan saya tidak tahu kenapa, dari semasa SMP sampai kuliah dulu kalo cewek yang saya taksir kok ternyata semuanya adalah penganut agama Katholik. Istri saya dulunya juga Katholik lalu ikut saya ke Kristen tanpa paksaan dan sekarang malah lebih rohani dari saya.
Terakhir, sahabat dekat saya (cowok) saat ini juga seorang Katholik.
Sikap menghakimi bukanlah cerminan kasih, mau menerima orang lain apa adanya seperti Yesus juga telah menerima apa adanya kita, walaupun saat itu kita masih dalam kondisi berdosa itulah salah satu refleksi kasih.

rasanya udah waktunya kita move on dari pemikiran ala jaman kuda, yang masih dipaksa untuk seolah-olah harus relevan, karena dicarikan tulisan yg di-pas-pas-kan dengan ayat alkitab…

sehingga DIKIRAnya itu SEOLAH-OLAH adalah OMONGAN TUHAN LANGSUNG…

padahal sebenernya ditunggangi oleh Kepentingan SEKTARIAN yang hidden-motivation-nya tidak lain tidak bukan adalah: FINANSIAL dan POLITIK dan BARGAINING POWER…
yang dengan amat kurang-ajar dan durhaka-nya BERANI-BERANI meMANIPULASI dan MEMANFAATKAN nama TUHAN, seolah-olah TUHAN LANGSUNG yg NYURUH… padahal DIA SENDIRI… hehe…

bangun yok…
ini udah tahun 2013 hampir 2014 lho…
masa masih kaya abad ke 13 di Eropa pula…

abad ke 13 di asia tmsk Indonesia… udah engga gitu lho padahal…
udah jauh lebih advanced & tolerant society lho…

masa mau-mau-an suru MELANGKAH MUNDUR menuju ke Kebudayaan yg lebih PRIMITIF sih??

hehe…
cape deeee…

kata Tuhan Yesus , SINGKAT , JELAS dan PADAT !
“Tetap SETIA (bukan FANATIK) !”
Apakah perbedaan TETAP SETIA dengan FANATIK itu , dengan segala Contoh2nya agar bisa dipahami teman2 disini !
Apa HASIL/BUAH dari Tetap Setia dengan Hasil/BUAH dari FANATIK , maka kita akan menyadari bahwa BENAR kata Tuhan Yesus itu !