bagaimana cara menghilangkan akar kepahitan? NEED HELP

Syalom, saat ini saya sangat butuh saran dari teman2 sekalian, begini saya punya problem dengan ayah saya. entah kenapa sekarang saya merasa sangat tidak senang terhadap beliau. banyak sekali masalah yang memicu perasaan ini. begini saya memiliki ayah yang bekerja, ibu juga bekerja. saya ceritakan garis besarnya:

dari saya kecil, ayah saya sering menjelek-jelekan ibu saya kepada saya, keluarga ibu juga sering sekali dijelek-jelekan olehnya. dari saya kecil beliau sering berkata bahwa saya anak yang nyusahin, tidak berguna, cuma bisanya menghabiskan uangnya saja walaupun pemicunya hanya hal kecil (contoh: saya lupa mencuci piring kotor dirumah). saya sakit hati tiap beliau menghina ibu saya, dia berkata ibu saya pemalas padahal ibu saya adalah seorang pekerja. waktu ibu saya sakit dia berkata kepada saya ‘ibu kamu itu manja, segitu saja sudah merengek’. waktu saya masih umur 12 tahun beliau juga sempat berkata ‘apa bagusnya ibu kamu, ayah bisa saja menceraikan dia dan cari wanita lain. mantan pacar ayah masih ada yang ngejar-ngejar ayah sampai sekarang’ kata-kata masih teringat jelas di kepala saya (sekarang saya usia 20tahun) dan hal itu memicu saya kurang respect kepada beliau.

waktu saya SMA beliau pernah memarahi saya habis-habisan selama 3 hari, pemicunya adalah waktu itu saya mandi di kamar mandi di kamar orang tua saya (hal ini biasa saya lakukan dan tidak pernah terjadi masalah) dan waktu itu beliau pulang kerja dan ingin buru-buru mandi untuk pergi komsel di gereja. jadi pintu kamar mandi di ketok dengan keras olehnya, memaki, dan menyuruh saya keluar. saya langsung buru-buru bilas dan langsung keluar. tapi ternyata beliau sudah mandi di kamar mandi di ruang keluarga. besok paginya dia menggedor kamar saya (persis seperti preman) dan membentak-bentak saya karena masalah kemarin sore itu hingga 3 hari berikutnya dia terus marah pada saya, walaupun saya menangis di hadapan untuk berkata maaf beliau tetap tidak peduli dan terus memarahi.

puncak kekesalan saya kepada beliau terjadi beberapa bulan terakhir ini, beliau seperti anak kecil, egois, dan tidak masuk akal.

  1. beliau orang yang tidak rapi, barang di rumah di geletakan sembarangan. jika tidak ada yang membereskan sampai beliau melihatnya beliau akan ngomel panjang lebar. egois sekali

  2. dalam beberapa hari setiap beliau pulang kerja selalu melempar saya dengan barang, waktu saya tidur sore (pulang dari kuliah) beliau melempar saya dengan gulungan koran, kunci, bajunya. itu terjadi karena beliau iri karena saya tidur, beliau berkata ‘‘kok enak kamu tidur? sedangkan ayah kerja capek-capek di luar’’. tanpa mempedulikan bahwa saya kuliah itu harus menempuh jarak yang cukup jauh ± 30km sekali jalan. dan terkadang begadang untuk membuat tugas kuliah.

  3. beliau memaki saya dengan sebutan ‘cewek tidak benar’ ( kata-kata yang tidak pantas dari seorang ayah ke putrinya)karena telah 2 kali putus dengan pacar, menurut beliau cewek yang benar adalah nurut kepada laki-laki dan tidak boleh banyak2 berganti pacar.

  4. saya pulang ke rumah dengan membawa oleh-oleh untuk saudara saya, karena terlalu semangat saya tidak sadar bahwa tas saya nyangkut di gagang pintu sehingga secara tidak sengaja menabrak ayah saya dan kepala saya membentur kepalanya. dia berang bukan main, saya di maki anak kurangajar, tidak tahu diri, dsb. saya benar-benar tidak sengaja dan berusaha menjelaskan apa yang terjadi tapi beliau tidak peduli dan terus memaki saya dan mengancam akan memukuli saya, waktu itu saya kesal sekali saya balik membentak beliau dan melempar gulungan kalender ke beliau tetapi karena saya tidak cukup kuat jadi kalender tersebut tidak mengenai beliau (dalam hal ini saya tau ini salah, tapi waktu itu saya tidak sadar akan apa yang saya lakukan).

hingga hari ini sudah lebih dari seminggu saya tidak berbicara dengan beliau, karena pertengkaran terakhir tersebut. saya tidak mau meminta maaf, karena dulu sewaktu saya pernah bertengkar dengan beliau dan pada akhirnya saya meminta maaf, beliau malah makin menjadi-jadi, mengancam saya, beliau merasa dirinya berkuasa, sikapnya makin menyebalkan terhadap saya dan selalu menyalahkan ibu saya.

dalam hal ini yang saya khawatirkan adalah ibu saya, saya takut beliau terbeban melihat suami dan anaknya tidak akur. dan saya juga ingin berusaha melupakan dendam dari masa kecil saya hingga dewasa ini terhadap beliau. masih banyak kekerasan mental yang beliau lakukan kepada saya dari saya kecil hingga dewasa dan saya masih ingat dan mulai membenci beliau.
jadi mohon bantuannya untuk sarannya ya teman2 :slight_smile:

sangat mudah namun sulit dijalankan…^^
biasanya segala sesuatu itu ada sebabnya… sis bisa mencari tahu apa penyebabnya… bersabarlah dan serahkanlah semua pada TUHAN… selalu berdoa pada TUHAN dan sertakan kedua orang tua sis didalam doa… mohon pengampunan dari TUHAN dan minta kuatkan hati agar bisa ikhlas dan sabar dalam menghadapinya… doakanlah agar hati kedua orang tua sis dibukakan yaa… banyak2lah berdoa… jangan sisakan ruang untuk kebencian dan emosi… banyaklah berbuat baik dan biarlah ruang itu diisi oleh TUHAN… semoga dapat membantu…

TUHAN YESUS memberkati…

simple saja…klo udah kerja mending nge kost di luar atau nyari kontrakan

tapi tetap saja…itu adl ayahmu…jadi saran saya jangan sampai kepahitan

Waduhhh Tega bener papa Mu yaaaa kamu sabar yaaa mending berusaha yg keras truss kerja kalo udah mapan mending kamu Nge kos atau ngontrak rumah sama ibu kamu… Tetap Berdoa Buat ayah kamu Tuhan enggak buta kog dia bisa liat perbuatan ayah kamu,N kamu musti lepaskan pengampuan buat dia kamu tau enggak kalo akar pahit itu diam di dalam diri kamu maka itu akan jadi penyakit buat kamu sendirii. :slight_smile:

Sista no the other name,
kepahitan muncul karena tdk bisa mengampuni, anda merasa ayah anda begitu otoriter dan gak peduli dgn anak gadisnya. Barangkali saat ini anda blm bisa meminta maaf, tapi meminta maaf itu gak selalu harus dikatakan langsung, bisa saja dgn sikap yg lebih ramah dan sopan thd semua apa yg dikatakan/dilakukan ayah anda.
Cuma mau nebak saja, mungkin anda termasuk tipe gadis yg agak keras ya (mungkin ada sikap mau membela ibu?), shg gak bisa mentolerir perlakuan ayah anda. Coba mulai merubah sikap dgn bereaksi lebih lembut thd semuanya, berdoa agar Tuhan memampukan utk menunjukan kasih.
Mungkin di belakang perubahan sikap anda yg melembut harus ditebus dgn airmata dibelakang ayah anda, tetapi kalau anda lakukan dgn kasih, maka Tuhan akan menampung air matamu, dan jawaban Tuhan yg ajaib akan segera terlihat.
Sikap yg penuh kasih dan hormat yg anda lakukan thd ayah akan membuatnya bertanya2 dan pasti akan melembutkan hatinya, pasti Tuhan akan bekerja dgn cara-Nya utk mendatangkan segala kebaikan bagi yg mengasihi DIA.
GBU sista

shalom sahabat~

wah baca yg ditulis TS,seakan melihat bayangan diri sendiri dicermin. :slight_smile: dulu aku juga merasakan yang dirasakan sist,kedua ortu sibuk kerja sampai anak"nya dilupain. aku juga dulu kepahitan sm papaku.
kalau sist mmg punya kerinduan untuk lepas dari akar kepahitan. Jalan satu"nya minta ke Tuhan coz hanya Dia yang bisa cabut semuanya hingga tuntas. klo akar ini msh dihati sist,secara sist gak sadar hal tsb akan mengganggu hubungan sist dengan BAPA. loh kok bisa? ya jelas bisa,krn akar kepahitan itu mengandung rasa benci,kesal,dan semua rasa negative yg ada itu membuat jarak antara sist dengan BAPA.

“Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.” Yes 59:1-2

memang untuk menghilangkan akar kepahitan gak semudah yang orang ucap tapi gak sesulit yang orang bayangkan. lepas dari akar kepahitan butuh penyerahan diri n hati yg sungguh" sist… setelah sist membuka hati sist untuk Dia bentuk,sist bisa minta tolong ke pihak gereja untuk bantu mendoakan sist.
kebykan orang hanya memaafkan dimulut, tapi dihati masih sering kali dipendam. segala sesuatu yang bersifat negative jika dipendam akan menumbuhkan akar pahit. klo sist gak benahi,maka akan menghambat smua. ibarat sebuah pipa air yg kotor… maka pada saat keran dibuka, yg keluar airnya pun kotor atau bahkan mampet… sama halnya yg spt kita, kita pipa saluran berkat Tuhan… jika kita “kotor” gmn bisa berkat Nya mengalir dihidup kita?..

aku bisa rasain apa yang km rasain kok sist… coz aku juga pernah merasakan sendiri diposisi sist. stlh aku lahir baru, Tuhan gak langsung pulihin keluarga ku. disini mungkin Tuhan sedang menguji kesungguhan aku. apa aku benar" berubah spt yg Dia mau. setiap hari aku bawa pergumulan ku ke Tuhan,aku nangis di hadapan Nya meminta pemulihan semua keluarga ku. kira" 1thn lebih kemudian,stlh aku lahir baru. Ada perubahan" kecil di keluarga ku… Tuhan mulai pelan" pulihkan kedua ortu ku… pulihkan kakak" ku… semua IA pulihkan… dan mereka semua akhirnya lahir baru… satu orang aja percaya maka seisi rumah akan diselamatkan.

“Jawab mereka: Percayalah kepada Tuhan YESUS KRISTUS dan engkau akan selamat,engkau dan seisi rumahmu.” kisah para rasul 16 : 31

ada 2 hal yang paling aku ga bisa lupain seumur hidup… pertama,pada saat ortuku ucapin met ultah ke aku… mungkin terdengar simple ya. tp bagi aku luar biasa bgt, coz untuk mendengar mereka mengucapkan happy bday ke aku, butuh penantian wkt 21thn coz sblm Tuhan pulihin keluarga ku. papa mamaku ga pernah sedikit pun ucapain happy bday ke aku. kedua, pada saat papa ku dengan gentle minta maaf ke kita anak"nya coz slama ini udah gak care. satu kalimat yg diucapkan papa ku, maafkan papa klo slama ini gak care n perlakukan kalian layaknya bukan anak sendiri. bukan mau papa spt itu tetapi karena didikan dr kakek kalian yang membuat karakter papa spt ini.

disitu aku mikir, brarti papaku sendiri juga kepahitan dulunya sm kakek dan buah dari kepahitan tsb turun ke cara didik dia ke kita anak"nya. dan misalnya aku gak ada kesadaran utk pangkas habis akar kepahitannya, kemungkinan kelak disaat aku punya anak… aku akan melakukan hal yg sama. dan begitu terus menerus… turun temurun…
pada saat aku tau hal tsb, aku cuma bisa bilang thanks my JESUS… udah cut semua akar kepahitan dihati aku n pulihin semua keluarga ku. dulu aku slalu marah dan kecewa sm Tuhan, kenapa aku dilahirkan ditengah" keluarga yg spt ini… tetapi sekarang aku udah jawabannya… coz Tuhan mau pakai aku ditengah" keluarga kecil ku ini. dan aku skrg slalu bersyukur untuk segala rencana dan rancangan Nya utk diriku dan keluarga ku.

semangat ya sist… slalu tekun dan berserah penuh didalam Nya. jangan pernah jemu juga untuk berdoa sist, klo sist mengimani doa tsb maka kuasanya sungguh luar biasa… klo aku aja bisa lepas dari akar pahit, aku yakin dan percaya sist juga bisa. :slight_smile:

“dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh ROH KUDUS yang telah dikaruniakan kepada kita.” Roma 5 : 4 - 5

JESUS bless you~

kirain kisah Sinetron ternyata beneran, kisah yg penuh dgn beban hidup yg berat… :char12:

ayah lu knp ya? koq temperamen gitu sih? apa dia pny masalah di luar?
mendingan ttp jaga sikap aja sis…habis mau gmn lg dia kan org tua lu yg merawat lu dr kecil (klo ayam dah gw panggang tuh :smiley: )
itu sisi buruk ayahmu yg harus lu doain biar agar (biar agar…bahasa apa nih? :mad0261:) hidupnya dipulihkan
cobalah dari diri lu sendiri untuk mentransferkan KASIH itu ke keluarga lu
keluarga lu butuh bukti nyata arti sebuah KASIH yg sebenarnya…
apalagi lu kan ikut komsel…nah cobalah doakan di komsel atau adakan komsel di rumah…
jgn di gereja mulu kasihan tuh gereja dikerumuni mulu :happy0025:
(kadang gw jg heran…koq byk ya sibuk di gereja dgn wajah bercahaya…giliran nyampe rumah eh redup cahayanya…)

gw jd ingat wkt dulu masa2 baru bertobat, gw bagi dikit ya :ashamed0002: :
gw nulis surat cinta untuk ortu gw (gw smpt benci bgt sm ortu gw)…disitu gw tulis semua kisah sedih di hari minggu, maksudnya pertobatan gw.
gw bilang gw dah bertobat…gw minta maaf selama ini udah jahat,kasar,nyusahin,nakal, udah begini begono…blablabla…
gw bilang…aku sayang sama mamak dan bapak
(dulu gw ngomong sayang tuh angker bgt, najis rasanya…mendingat makan bata dr pd nyebut sayang deh)
gw rutin kirim surat kadang telpon, ,kasi ayat, nasihatin mereka…kirim buku, gantungan kunci (kebiaasan nih :mad0261: )
kirim kaset kesaksian buat menguatkan ortu gw,dll
dan akhirnya diketuk pintu hati ortu gw dan disitulah awal perubahan yg di tunggu2…(tp prosesnya bertahun2 juga sih…)

skali lg gw bilang…bawalah KASIH itu kerumah sis…mintalah YESUS tinggal bersama dlm Keluarga sis
cukup teori yg di dapat…saatnya praktek kan

gw percaya keluargamu dipulihkan. Amin