Bagaimana caranya jadi biarawati

haii teman2

ak berminat sekali menjadi biarawati, ak merasa terpanggil
bagaimana ya caranya menjadi biarawati .
ak berumur 23 tahun.
thanks before

23 tahun masih cukup muda sis.
Coba anda pertimbangkan dahulu.

Tapi kalo itu memang benar panggilan dari Allah, ya tidak ada yang mustahil.

Coba saja disini,

http://www.ursulin.or.id/page.php?pg=sambutan

Atau mungkin teman-teman Katolik Roma ada info lain?

Silakan…

Apakah anda sendiri Katolik ? Jika anda Katolik, pasti anda ke gereja Katolik dan dapat berkonsultasi dengan suster atau pastor disana.

Alasan merasa terpanggilnya itu spt apa?

Menjadi biarawati Katolik baik Roma maupun Orthodox sama saja, silahkan hubungi Pastor Paroki terdekat, yang lokal adalah PRR (Puteri Reinha Rosari) homebase di Larantuka, Flores, tersebar di 5 benua, ada ratusan konggegrasi susteran dari LN di Indonesia.

http://www.selaras.net/matiasrasul/Panti/PRRYayasan.htm

Salam

biarawati banyak sekali konggregasinya… masing2 mempunyai kharismanya sendiri-sendiri…

misalnya:

Suster-Suster Cintakasih St. Carolus Borromeus

kharismanya adalah:
Cinta Tanpa Syarat dan Berbela Rasa dari Yesus Kristus yang Tersalib

Visi:
Yang miskin, yang tersisih dan yang menderita diselamatkan dan dibebaskan dalam kerajaan Allah.

mau tau lebih jauh ini kontaknya:

Provinsialat CB
Jl. Kolombo 19A Yogyakarta 55223
Telp. 0274-514024, Fax. 0274-515709

ini situsnya:
http://www.sustercb.org

sebagai gambaran sederhana, jika anda memang bener2 sudah tertarik, sudah memahami, dan akhirnya anda sudah mantab menapaki panggilan saudara, maka selanjutnya anda akan membuat lamaran sesuai dengan persyaratan yang ditepakan, dan kemudian mengikuti serangkaian test dan wawancara. jika diterima, anda akan memasuki masa novis… umumnya antara 1 sampai 2 tahu. untuk mematangkan dan menyadari siapa diri anda, dan apa panggilan anda. di novis ini banyak orang mengundurkan diri, dan hanya yang benar2 mantab saja yang melanjutkan. kemudian selanjutnya anda akan masuk masa skolastikat (sekolah theologi), dan proses2 selanjutnya… hingga sampai pada kaul kekal. ini ada perbedaan pola formasi pada masing2 konggregasi.

saran saya konsultasikan dengan pastor paroki anda, atau mulai mempelajari konggregasi-konggregasi yang berkarya di indonesia… cocokan kharisma dan visinya sesuai dengan panggilan anda. sungguh merupakan kegembiraan tersendiri bagi gereja, jika ada generasi muda yang tertarik pada panggilan pelayanan umat Allah secara istimewa dan khusus itu… semoga panggilan anda kian subur, dan anda berbahagia menjadi Allat Tuhan. selamat merenung, dan berdoa… Tuhan memberkati… amin.

gampang saja asal ada niat…

datang saja langsung ke salah satu suster yang ada kenal. konsultasi

Yang UTAMA adalah :

  1. Jangan menjadikan “panggilan suci” itu sebagai suatu bentuk “PELARIAN” karena … berbagai SEBAB atau ALASAN !
  2. Sekali anda Bersumpah Setia dan melakukan “Janji Nikah” dengan-Nya , jangan anda “menghianati-Nya
  3. Lakukan TUGAS Anda itu dengan “sukacita” dan tanpa “KELUHAN” karena Ia tahu apapun yg “tersembunyi” oleh mata manusia !
  4. Lakukan ITU sebagai suatu Panggilan Hati anda , bukan Panggilan Pikiran anda !

Silahkan DIRENUNGKAN dan apabila SUDAH MANTAP, lakukan ! :coolsmiley: :happy0062: :angel:

Sebagai Perbandingan silahkan anda menonton Film Sound of Music nya Artis Julia Andrews yg awalnya punya Tekad menjadi seorang NUN tetapi achirnya Tuhan menentukan LAIN karena ada suatu KELUARGA lebih Membutuhkannya daripada “kebutuhan dirinya sendiri” !
Karena “mengasihi sesamamu manusia” juga adalah Bentuk Lain yg “SAMA dengan” Hukum Kasih yg Pertama … Mengasihi Tuhan Allahmu dengan SEGENAP Hatimu, Jiwamu dan Akal Budimu !

Yang paling utama adalah berdoa terlebih dahulu dan memohon panggilan-Nya. Sebab menjadi seorang rohaniawan atau rohaniawati itu bergantung kepada panggilan TUHAN, seperti yg ia firmankan sendiri ““Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu.” Berdoalah dengan sungguh2 agar TUHAN memilih kamu, sebab panggilan yang diterima oleh para rasul dan kita semua sebagai umat Kristiani tidak berasal dari kehendak kita sendiri, tetapi berasal dari Tuhan Yesus yang memilih kita. Bukan para rasul itu yang memilih Yesus sebagai Sang Guru, seperti halnya seseorang memilih bagi dirinya sendiri seorang rabi/ guru; tetapi Yesus Kristuslah yang memilih mereka.

Ingat menjadi pastor atau suster menandakan anda hanya mengikatkan diri dengan YESUS bukan lagi dengan dunia. Karenanya anda juga harus selibat. Kehidupan selibat ini dipandang sebagai sesuatu yang lebih tinggi karena menjadi tanda pengabdian dan kasih tanpa syarat kepada Tuhan dan sesama. ( I Kor 7:25-38)

Sebaiknya Anda juga meluangkan waktu untuk duduk bersama dengan orangtua dan membicarakan harapan dan keinginan anda kepada kedua orangtua dalam sebuah percakapan yang didasari semangat kasih, saling terbuka, dan saling mengerti. Pertama-tama anda dapat memberikan penjelasan, apa yang mendasari pilihan hati anda untuk menjadi suster.

Salam Kasih