Bagaimana ini sesama penyembah kristus aja saling menyalahkan!!

saya sepekan yg lalu mendengar ada 2 orang yg berdebat tentang siapa yg paling benar diantara agamanya…

maaf saya sebelumnya beragama keristen… saya kurang enak dengarnya sebenarnya masa seorang anak Tuhan yg baik bisa mengatakan kalo ajaran katolik itu menyesatkan!! sedangakn Tuhan saja tidak pernah mengatakan demikian…( saya rasa di jaman sekarang ini orang2 keristen sudah lebih pintar dari pada Tuhanya sendiri., memang di dalam alkitab sudah tertulis dengan jelas "tidak ada yang masuk surga selain tidak melalui aku’’

nah ini lah rusaknya bangsa ini…, terlalu banyak penafsir2 yg merasa lebih pintar dari pada tuhanya sendiri,.,.
kita semua ini dengan Gampangnya langsung menjudge kalian2 saja yg akan masuk surga.,.

ini sebenarnya maslah yg sangat komplex yg sangat susah untuk di jawab!.., karena yg punya surga adalah Tuhan bukan Kita.,.yupp betul sekali… kita sebagai anak Tuhan harus percaya bahwa kita anak2 Tuhan harus yakin bahwa kita akan masuk surga asalkan iman kita bisa kita Gunakan dengan sebaik2 nya .

tapi disni yg ingin saya katakan adalah Bagaimana kita memaknai Iman kita yg sudah di ajakrkan Tuhan dengan Kita…tentunya sangat banyak sekali yg harus kita lakukan.,. tidak semudah itu kita hanya mengatakan hanya percaya saja… tapi peri laku kita pun tidak sesuai dengan norma2 kehidupan sosial dan beragama… mengapa saya katakan norma sosial… karena norma sosial tanpa disadari adalah pengmalan dari ajaran agama.,.,. yg mengatasnamakan perdamain dan cinta kasih…

disini lah kehidupan kita di tuntut untuk menjadi sesorang yg bijaksana dan cerdas… dalam memutuskan sesuatu perkara.,. tidak menilai itu denga subjektif atau dengan pandangan kebenaran yg hanya kamu pernah dapat atau kita alami…,lagian kita semua ini beragama keristen hanya karena ikut2 orang tua kita aja kok… saya yakin seratus persen!!! sekarang kalo saya tantang kita atau kalian yg mengaku hamba Tuhan yg baikk.,. mau melayani daerah pedalam yg penuh konflik dan berstegang… apakah kalian ikhlas dan senang untuk menjalaninya??? Bohong kalian semua ituu… mereka sangat butuh bantuan kita semua…

sedangkan kita sebagai hamba Tuhan hanya melayani ketempat2 orang kaya dan orang2 yg sudah tau tentang isi alkitab… serta orang2 yg hanya menghargai kita dalam beragama… ahahahahahahahaha sangat lucu dan ironis ya … bersambung

  1. Sepertinya ada kesalahan redaksional, soalnya makna kalimat tersebut menjadi berbeda… (yang di-bold)

  2. Ditunggu sambungannya…

Didalam Alkitab ada analogi tubuh, masing-masing memiliki anggota badan yang bertugas sendiri-sendiri. Tangan bertugas sendiri bahkan jari memiliki pekarjaannya sendiri, mata, hidung dan bahkan bulu hidung juga ada tugasnya. Demikian juga dengan Tubuh KRISTUS, gereja memiliki peran yang berbeda, tidak semua umat Kristen lantas datang ke pedalaman masuk kedalam wilayah konflik atau mengunjungi orang-orang miskin dan terlantar.

Disekitar saya tidak sedikit teman yang terlibat dalam pelayanan ke pedalaman, tinggal dan melayani mereka, juga ada yang melayani orang-orang terbuang, ada juga yang melayani para banci, ada yang melayani penderita AIDS dan banyak lagi. Mereka itu yang saya kenal dan ada dilingkungan saya, belum yang diluar sana.

Jadi jangan menghakimi dengan sekilas pandang. Jika anda melihat sebuah gereja melayani orang-orang kaya saja, mengapa harus sirik? Bukankah mereka juga manusia? Sama seperti orang miskin dan terlantar, orang-orang kaya juga adalah kelompok orang yang harus dilayani. Kadang kala mereka sulit untuk berkomunitas dengan kalangan dibawahnya, dengan mengumpulkan mereka mungkin gembala sidang akan lebih mudah mengajarkan kebenaran sesuai dengan kebiasaan dan kehidupannya. Intinya masing-masing punya tugas sendiri-sendiri.

Gereja saya kotbah bisa 2 jam bahkan pernah lebih. Mungkin bukan ideal bagi anda, tetapi jemaat mengajar dan memberkati banyak orang dengan pengajaran. Ditempat lain, mereka mengadakan ibadah diluar gedung gereja, bukan sebagai gereja tetapi hanya kelompok-kelompok atau komunitas kecil, mereka menyampaikan Firman melalui teladan hidup, ditempat lain lagi ibadah dilakukan seperti sebuah konser musik. Masing-masing ada sesuai dengan fungsi dan tugasnya. Anda mungkin tidak tahan duduk 2 jam mendengarkan kotbah dengan nada datar, anda mungkin juga merasa risih dalam gereja yang penuh dengan orang kaya, anda mungkin tidak suka dengan ibadah tanpa gedung gereja tetapi anda akan cocok dengan salah satu denominasi yang Tuhan sudah siapkan untuk kita agar ktia dapat bertumbuh sesuai dengan diri kita menuju kepada kesempurnaan KRISTUS.

Masing-masing dari kita sedang bertumbuh, berusaha untuk menjadi seperti Kristus, tetapi bukan berarti ktia telah menjadi sama dengan Kristus, menjadi suci dan sempurna. Kita masih ada salah, kita masih lemah dan kita mungkin juga sibuk dengan urusan dunia ini, tetapi selama hati kita melekat pada Allah dan berusaha hidup sesuai kebenaran Allah maka perjuangan kita untuk menjadi sempurna sedang dalam proses.

Jika ada yang sudah sempurna tanpa cacat cela, silahkan angkat tangan… Ha ha ha, mungkin mereka sekarang sudah ada di awan-awan diangkat hidup-hidup sesuai nubuatan kitab Wahyu.

Terimalah apa adanya saudara-saudara kita seiman.

Damai bagimu kevin123.

Nambah deh yang bermarga 123, setidaknya, yang saya tahu sudah dua, jackson123, dan Anda.

Saya pingin nanggapi bahagian-bahagian posting-an kevin123, yang menarik perhatian saya,

Apa sebenarnya agama Anda? Eh, salah. Sebenarnya saya tidak ingin mengetahui apakah Anda Kristen, atau Keristen, atau Kresten, atau Keresten, atau apapun. Tapi saya duga, berdasarkan tata bahasa yang digunakan, kevin123 bukan pengikut Kristus. Semoga dugaan saya salah.

Masing-masing orang punya karakter, punya kebiasaan, punya tabiat, dll, dll. Yang pasti, tiap orang adalah unik. Demikian juga dalam menyimpulkan, masing-masing orang punya cara sendiri. Dan, banyak orang yang menyimpulkan sesuatu berdasrkan informasi yang tersimpan di ingatannya. Nah, dalam menyimpulkan bahwa agamanyalah yang benar, dan agama orang lain adalah salah, saya kira cukup wajar, sebab karena menganut pikiran seperti itulah yang membuat seseorang itu masih sebagai penganut suatu agama.

Menjadi masalah, ketika mempertahankan pikiran seperti itu tanpa mau melihat atau memahami dasar pikiran orang lain. Misalnya, seorang penganut agama A, menilai agama B salah, padahal dasar kesimpulannya dibangun berdasar informasi yang tersimpan di ingatannya, dan tidak berdasar informasi yang ada pada agama B. Dalam hal seperti itu, jika penganut agama B juga menyimpulkan agama A salah padahal dasar kesimpulannya adalah informasi yang ada pada B, jika masing-masing tidak menyamakan pandangan, maka akan terjadi keributan antara penganut agama A dan penganut agama B. Artinya, setiap orang harus melihat bahwa agamanyalah yang benar, tetapi sekali-kali jangan menilai kebenaran agama lain dengan menggunakan ukuran agamanya sendiri.

Menjadi lebih rumit, ketika agama A dan B mempunyai kitab suci yang sama, namun faktanya kedua agama tersebut berbeda pemahaman. Masing-masing penganutnya “merasa” memiliki latar pikir yang valid. Yang begitu itu akan saling komplain.

Hehhehheee… kalau kevin123 menganut agama warisan dari ortu, jangan paksakan orang lain menganut agama warisan ortunya dong?

maaf bahasa saya terlalu susah… saya beragama keristen om… saya dibaptis dan saya ikut katekisasi…

[quote author=Krispus link=topic=43029.msg658894#msg658894 date=1335930617]

Didalam Alkitab ada analogi tubuh, masing-masing memiliki anggota badan yang bertugas sendiri-sendiri. Tangan bertugas sendiri bahkan jari memiliki pekarjaannya sendiri, mata, hidung dan bahkan bulu hidung juga ada tugasnya. Demikian juga dengan Tubuh KRISTUS, gereja memiliki peran yang berbeda, tidak semua umat Kristen lantas datang ke pedalaman masuk kedalam wilayah konflik atau mengunjungi orang-orang miskin dan terlantar.

hahahaha saya tidak mengatakan bahwa harus semua orang keristen harus melayani ke pedalaman om…
maaf bisa anda jelakskan analogi anda itu??
kalau saya menanggapinya adalah bagaimana kita harus (bukan pakasaan tp keikhlasan) benar2 memaknai arti pelayanan itu sendiri…ya memang setiap orang memiliki pandangan sendiri2 yah ada yg ingin melayani,kalo dia di hargai ditempat itu,ada juga yg ingin melayani dtempat yg banyak sponsornya ada juga yg ingin melayani karena disitu banyak satu marga sama dia, dll banyak lah… nah disini lah susahnya menjadi pengikut KRISTUS…bukan hanya sekedar teori yg berapi2 yg hanya sebatas kata2 tapi bukan realita pengalaman yg di ajarkan…

Disekitar saya tidak sedikit teman yang terlibat dalam pelayanan ke pedalaman, tinggal dan melayani mereka, juga ada yang melayani orang-orang terbuang, ada juga yang melayani para banci, ada yang melayani penderita AIDS dan banyak lagi. Mereka itu yang saya kenal dan ada dilingkungan saya, belum yang diluar sana.

Jadi jangan menghakimi dengan sekilas pandang. Jika anda melihat sebuah gereja melayani orang-orang kaya saja, mengapa harus sirik? Bukankah mereka juga manusia? Sama seperti orang miskin dan terlantar, orang-orang kaya juga adalah kelompok orang yang harus dilayani. Kadang kala mereka sulit untuk berkomunitas dengan kalangan dibawahnya, dengan mengumpulkan mereka mungkin gembala sidang akan lebih mudah mengajarkan kebenaran sesuai dengan kebiasaan dan kehidupannya. Intinya masing-masing punya tugas sendiri-sendiri.

dalam pernyataan kalimat saya diatas tidak ada saya menjelek2kan orang kaya…malah anda yg negatif terhadap saya…mengatakan saya sirik ahahaha sayya tidak perlu mengatkan siapa saya…ya memang orang kaya pun tetap harus di layani…dan mereka juga punya banyak pergumulan… itu tidak salahh kok… Tapi
ini lah cikal bakal perpecahan yg akan terjadi terus menerus di persatuan keristen,. dengan adanya pengkotak2an.,.yg kaya2 sama yg kaya…yg merasa paling benar tidak mau mendengarkan yg lain.,.dll
coba lah kita bersatu…sesama anak Tuhan… saling mendukung dan menghormati…kita ini sudah minoritas di negri ini jangan lah menambah kesusahan dikalangan sendiri.

Gereja saya kotbah bisa 2 jam bahkan pernah lebih. Mungkin bukan ideal bagi anda, tetapi jemaat mengajar dan memberkati banyak orang dengan pengajaran. Ditempat lain, mereka mengadakan ibadah diluar gedung gereja, bukan sebagai gereja tetapi hanya kelompok-kelompok atau komunitas kecil, mereka menyampaikan Firman melalui teladan hidup, ditempat lain lagi ibadah dilakukan seperti sebuah konser musik. Masing-masing ada sesuai dengan fungsi dan tugasnya. Anda mungkin tidak tahan duduk 2 jam mendengarkan kotbah dengan nada datar, anda mungkin juga merasa risih dalam gereja yang penuh dengan orang kaya, anda mungkin tidak suka dengan ibadah tanpa gedung gereja tetapi anda akan cocok dengan salah satu denominasi yang Tuhan sudah siapkan untuk kita agar ktia dapat bertumbuh sesuai dengan diri kita menuju kepada kesempurnaan KRISTUS
. SETJU
Masing-masing dari kita sedang bertumbuh, berusaha untuk menjadi seperti KRISTUS, tetapi bukan berarti ktia telah menjadi sama dengan KRISTUS, menjadi suci dan sempurna. Kita masih ada salah, kita masih lemah dan kita mungkin juga sibuk dengan urusan dunia ini, tetapi selama hati kita melekat pada Allah dan berusaha hidup sesuai kebenaran Allah maka perjuangan kita untuk menjadi sempurna sedang dalam proses.

Jika ada yang sudah sempurna tanpa cacat cela, silahkan angkat tangan… Ha ha ha, mungkin mereka sekarang sudah ada di awan-awan diangkat hidup-hidup sesuai nubuatan kitab Wahyu.

Terimalah apa adanya saudara-saudara kita seiman.

nah itu anda sendiri pun tau kan… maksud yg saya utarakan… intinya tidak ada manusia sempurna dan tidak ada penjamin kita lah yg paling benar didunia ini… kareena masih banyak proses dan ujian yg akan datang kepada kita… dan bagaimana kita menjalaninya itu sesuai dengan kehendakya Tuhan

nambahin aja…
ya… debat2 gt sih saya juga pernah dengar…

intinya… Tuhan qta ga terbatas sama denominasi atau gereja
klo dia mau berkehendak d manapun bisa

ga usah jadi fanatik dngan agamanya atau denominasi (ngangap yg lain salah, dirinya yg benar)
tapi jadilah seorang yang RADIKAL dalam Tuhan dan berakar pada FIRMAN TUHAN

qta saudara, 1 keluarga, 1 Bapa, and 1 Tubuh dalam Kristus
qta ga usah menghakimin orang lah…
hehe :slight_smile:

ini pengalaman sendiri karna saya lahir
d keluarga yang ada 3 denominasi d dalamnya
hahaha…

biar Tuhan yang menghakimi,

and kita perlu tau kebenaran firman Tuhan
supaya ga terjerumus (kepada yang sesat2.)

GBU

Terus pak numpang nanya aja ya, apakah anda juga menjalankan Perintah Misi Agung-Nya “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
Sudahkah anda melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan sebagai Tanda anda benar2 mengasihi-Nya ?

Jadi kalau ada seorang kekasih hanya bilang “aku mengasihi kekasihku” tetapi tidak ada tindak lanjut NYATA dari Perbuatan, Perkataan dan Usaha untuk menyenangkan HATI Sang Kekasih…masih pantaskah kita semua menyebut diri kita sebagai “mempelai wanita” bagi-Nya ?

Ya hanya Himbauan saja sih, Bro !
Dan saya juga bukan kelompok dari penganut yg “Agama itu adalah Warisan bukannya Pencarian setelah dewasa !”

Sebab di dunia masih ada SETAN , alias LUCIFER.

Dan banyak yang menyembah bukan ke Yesus bin Maria melainkan kepada Yesus bin Barabas , Yesus bin Yudas , Yesus bin dst dst dst … :cheesy: :cheesy: :huh:

Damai bagimu kevin123.

Puji Jesus. Maaf kalau saya salah mengerti. Pada posting awal kevin123, yang saya baca ialah keristen (10 keris?), bukan kristen (yaitu tanpa /e/ setelah k).

Ngomong-ngomong, yang pernah saya tahu, dikatakannya Nasrani bukan menunjuk kepercayaan, melainkan menunjuk daerah. Nasrani diartikan, orang-orang yang berasal dari Nazareth. Apakah informasi yang saya dengar itu salah? Jika saya duga-duga, itulah yang benar, bahwa Nasrani ialah orang-orang Nazareth. Karena Yesus Kristus berasal dari Nazareth, akhirnya Nasrani berkonotasi, Nasrani bukan lagi diartikan sebagai orang Nazareth, melainkan menjadi orang-orang pengikut Yesus Kristus (yang berasal dari Nazareth). Dan istilah Nasrani lebih akrab bagi orang-orang bukan Kristen. Artinya, meski hanya beda-beda tipis, ada Kristen tidak bersedia disebut sebagai Nasrani karena dia bukan berasal dari Nazareth.

Kalau dikaji lebih dalam, ada benarnya. Bahwa tidak semua orang Nazareth pada jaman Yesus Kristus menjadi pengikut Yesus Kristus. Sementara, yang dinamakan Kristen diartikan sebagai “pengikut Kristus”. Jadinya, Nazrani (orang Nazareth) belum tentu sebagai “Pengikut Kristus”.

Apakah anda sadar mengatakanya?? apakah hanya sebagai text teorri di forum ini?? semoga tidak yah Amin. :afro:
Ya, saya sadar, sesadar-sadarnya.
ini adalah salah satu Contoh orang yg sembarangan dalam mengartikan kalimat dengan memberikan statement yg melenceng jauh dari kalimatnya..
Bah, kevin123, saya mem-[i]posting[/i] apa yang saya pikir dan saya rasa secara konsisten. Kalau berkenan, tolong tunjukkan yang mana [b][i]statement[/i] yang melenceng[/b] itu?
ahahahaha saya katakan kembali bahwa saya tidak pernah menuliskan kalimat memaksakan suatu agama terhadap orang lain... ini bisa menjadi fitnah bagi orang yg tidak tau membacanya seperti anda sendiri! dengan menambahkan tanda tanya dibelakangnya..
Sungguh, saya tidak menangkap kesinambungan ini dengan [i]posting-[/i]an saya. Di [i]posting[/i] saya, juga tidak menunjuk orang tertentu melakukan pemaksaan, apalagi menunjuk kevin123. Kalau [i]posting-[/i]an saya bertuliskan [b]/seseorang/,[/b] tolong jangan tarik ke diri Anda sendiri. Itu bisa siapa saja. Yang pasti, itu saya maksudkan bukan orang tertentu, apalagi kevin123.
yah anda akuin dong bahwa anda menjadi orang keristen karena memang anda dilahirkan dari keturunan orang tua yg beragama keristen kan? harus nya kalo itu kita anak Tuhan yg baik menjawabnya dengan segala Puji syukur saya dilahirkan dengan Ber Tuhan kan Tuhan YESUS sang Juru selamat Dunia dan Raja diatas segala raja..yg mengajarkan Iman kasih :)
Hahhahhaaa... ketepatan sekarang ini saya menganut agama seperti yang orang tua saya anut. Bukan berarti saya tidak pernah mencari yang lain dengan mengadakan studi banding kecil-kecilan. Kesimpulan akhirnya, saya pikir dan saya rasa, agama yang saya anut sekarang adalah yang paling tepat, masih dapat ditelusur sampai ke jaman ketika ragawi Yesus Kristus masih bersama para pengikut mula-mula.
Bukanya menuduh orang lain,memkasa masuk ke agama orang tersebut!
Emang, siapa yang menuduh? kevin123 yang dikasihi Tuhan, kalau di [i]posting-[/i]an saya tertulis [b]/seseorang/[/b] tolong jangan artikan sebagai Anda. Itu harus diartikan [b]/siapa saja/[/b]. Bukan orang tertentu, si A, atau si B, atau si C.

Bagaimanapun, saya layak berterima kasih pada kevin 123, yang telah membaca dan merespon posting-an saya, meskipun memerlukan klarifikasi lebih lanjut.

Damai bagimu kevin123.

saya tidak perlu mengatakanya dan memamerkan bahwa saya adalah pelayan yg sejati yg sudah banyak mempunyai banyak jemaat… cukup saya dan Tuhan saja yg tau akan masalah itu…

hahahahaha nah disitu kita haruss bisaa melewatinya serta melawanya… itu adlah seizin sama yg di atas…
bagaimana kita bisa melewati ujian itu…

Tuhan Yesus igin meihat… kita dan dia tau bahwa kita bisa melewatinya :slight_smile:

Bro, Tuhan juga mengijinkan kita di uji melalui perpecahan.

1 Kor 11
11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji

Bagaimana kamu melihat perpecahan itu, itu adalah intinya.

Setiap orang di beri karunia yang berbeda2 dan setiap orang di cerahkan oleh Roh Kudus dengan berbeda, semuanya itu bukan berarti jelek.

Sama seperti anggota tubuh kamu, ada tangan , kaki, mata telinga dll, semuanya mempunyai fungsi yang berbeda beda, tinggal bagaimana kita menyatukan dengan harmonis.

Tetapi kadang perpecahan juga di pakai oleh Allah untuk menguji kita, setiap pergumulan ada makna dan tujuan Allah mendidik kita.

pertentangan spt ini udah ada dari dulu

bahkan ALKITAB mencatat Paulus pernah menegur PETRUS krn dia tdk setuju dg tindakan PETRUS

yg level rasul aja bisa beda pendapat, apalagi kita…

pendapat yg menyesatkan sekali !!!

[email protected]

Jika salah mamahami…?? ya menjadi menyesatkan seperti pandangan anda lho…!!
Padahalnya makna dari ayat yang di tampilkan oleh Ses @Ratna tsb kalau anda renungkan…?? maka hal seperti itu
( perpecahan ) memang sudah diantisipasi sejak jauh-jauh hari Oleh Alkitab bukan…??
Dan setiap kejadian di dunia ini, seperti perpecahan sekalipun…pasti tetep ada berkat Tuhan disitu…Jadi jangan selalu
mau merasakan yang baik dg bersyukur namun sanggup menerima yang burok dng bersyukur juga…naha disitulah namanya kita menyadari pasti ada Berkat Tuhan disitu…Jadi tidak ada yang menyesatakan jka semua nya sesuai dng seizin Tuhan sbg Khalik langit dan bumi.

SALAM GBU

saya bingung membaca tulisan rita itu

dia sebenarnya mendukung perpecahan atau justru merasa sedih dgn perpecahan ?

kalau dia mendukung agar terjadi perpecahan dimana2, itu yg saya katakan sesat.

a perang dgn b
b perang dgn c , dst …

anda mendukung perpecahan ini ??? jika ya = sesat

Makanya bejo2 / lolo membaca tulisan orang, dengan teliti dan cermat.

kamu sudah kebiasaan mengfonis sesuatu yang kamu belum mengerti.

Saya tidak mendukung perpecahan.

Tetapi Alkiitab mengatakan perpecahan perlu untuk di pakai menguji setiap orang.

Rasul2 saja berselisih, apakah kamu jamin bahwa kamu pasti tidak mungkin ada perpecahan ???

Lolo, dengan saya saja , tidak ada berhentinya kamu memaki dan mencaci2 saya , sesat dll

Saya mengerti karena kamu frustasi dengan hal hal yang tidak sesuai dengan pikiran dan prinsipmu, pada saat ada PERBEDAAN.

Perpecahan atau perbedaan di ijinkan Tuhan, suapay manusia dapat menilai dan di uji cara hidupnya dan cara pikirnya.

Perbedaan dan perpecahan TIDAK DAPAT DI HINDARIN.

Lihatlah Kain dan Habel, Allah memerintahkan pennyembahan, tetapi yang di lakukan adalah 2 hal yang berbeda, yang satu memberi persembahan dari ternaknya, yang satu dari hasil tani.

Persembahan adalah korban binatang, tetapi Kain seenaknya mengambil hasil tani.

Perbedaan menerima instruksi saja sudah sering terjadi di anatara manusia.

Tetapi yang jelek dari perpecahan di pakai Allah untuk menguji manusia.

Itulah yang di katakan Bro Purba, yang buruk dapat di jadikan berkat oleh Allah.

Kamu selalu mempunyai prasangka2 buruk, belajarlah menerima keadaan yang buruk dengan lapang dada, karena Allah dapat merubahnya menjadi sesuatu berkat yang indah di dalam hidup kamu.

iya memang itu lah cara Tuhan untuk mendidik kita… tapi bukanya ga ada hasilnya sama sekali… kita juga diberikan pikiran dan hati yg baik untuk menjalani ujian dari Tuhan itu… bukanya menambah2 perpecahan dan merusak persatuan dan kesatuan!

kita semua disini mengharapkan ke perubahan yg positif dalam hidup bersosial dan beragama…
sekarang kita lihat realita aja deh… apa yg terjadi hari makin hari… apa hasil dari ujian yg diberikan dari Tuhan…??? hmmmm malah doktrin yg membingungkan!

kalo memang kita bisa menjalaninya dengan baik… tentunya dalam studi kasus “Ayub” dimana dia di uji sama Tuhan dan dia Lulus dalam ujian yg berat itu dan mengarahkan kepada keimanan yg kuat!