Bagaimana konkritnya bersekutu dengan Tuhan?

Pada sebuah topik, tali rasa saya ingin mendalami arti, makna, pemahaman atas peresekutuan dengan Tuhan. Karena itu, saya cari arti sekutu di KBBI, saya dapat:

sekutu /se·ku·tu/ n 1 peserta pd suatu perusahaan dsb; rekanan: dl kongsi itu ia menjadi – bekerja; 2 kawan (yg ikut berserikat): kaum (negara-negara) --; 3 serikat; gabungan; federasi: bentuk pemerintahan negara – berlainan dng negara kesatuan;

bersekutu /ber·se·ku·tu/ v 1 berekanan (dng); berkawanan (dng); menggabungkan diri (dng): dua maskapai besar telah - untuk mengusahakan tambang minyak itu; 2 berserikat (dng); menggabungkan diri (dng): negara itu tetap netral, tidak mau - dng negara-negara tetangganya; 3 berkomplot; bersekongkol: bukan tidak mungkin di antara mereka ada yg - dl penyelundupan; 4 merupakan himpunan (persekutuan): manusia adalah makhluk yg -;

menyekutui /me·nye·ku·tui/ v mengawani (dl melakukan suatu usaha); membantu (menolong) sbg sekutu;

menyekutukan /me·nye·ku·tu·kan/ v menjadikan sekutu; menganggap sbg sekutu atau sbg bersekutu;

persekutuan /per·se·ku·tu·an/ n 1 hal bersekutu; persatuan; perhimpunan; ikatan (orang-orang yg sama kepentingannya); 2 perseroan dagang; kongsi; maskapai; 3 perserikatan (negara-negara)

Jika pembaca atau anggota forum ini ada yang bisa menjelaskan segala sesuatu yang terkait dengan bersekutu dengan Tuhan, betapa saya akan sangat berterima kasih.

Salam logika macam-macam.

O ya.

Saya sangat ingin mendalami arti dari bersekutu dengan Tuhan karena pada salah satu topik, pasangan diskusi saya menyimpulkan:
Yesus Kristus tidak menghendaki persatuan manusia pengikut Kristus dengan manusia bukan pengikut Kristus.
Persatuan masing-masing manusia dengan Kristus, itu saja yg penting/harus.
Dalam penjelasan lanjutannya, pasangan diskusi itu bilang bahwa persekutuan dengan Tuhan merupakan hal yang paling utama dan semua hal lainnya kurang penting.

Karena itu, saya tanyakan kepadanya bagaimana bentuk konkrit persekutuan dengan Tuhan, sampai sekarang belum ada jawaban.

Maka, jika aktivis topik ini berkenan membagi pengetahuan, akan sangat menyenangkan.

Setahu saya bersekutu dengan Tuhan adalah didalam doa dan ketaatan kepada Firman-Nya setiap hari.

bagaimana bentuk konkrit persekutuan dengan Tuhan,
Bentuk konkrit bersekutu dengan Tuhan Yesus sudah dengan jelas ditulis di Kitab Suci,
dan tidak perlu diperdebatkan lagi, sebab yang diterangkan sudah cukup jelas dan tegas.

Yoh.6:56.
Barangsiapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.

Yang tsb diatas adalah yang konkrit.

Sedangkan bagaimana relasi kita secara batin terhadap Yesus.
Secara batin, kita bukan saja cuma percaya, akan tetapi kita benar-benar mencintai Yesus.
Sebagai seorang mempelai perempuan mencintai suaminya.
Kalau cinta kepada Yesus sudah kita temukan dan kita rasakan,
maka kita sanggup berbuat kasih, mengampuni, menyangkal diri, bersyukur dalam segala hal, meminta maaf, menolak berbuat dosa, setia, dsb.

Cinta kepada Yesus ini yang harus kita sirami agar selalu segar dan semakin tumbuh.
Ingat perkataan; “The power of Love”
Contoh: Sepasang suami isteri yang baru menikah 2 tahun, karena suatu penyakit pada isterinya, mereka tidak bisa berhubungan sex.
Sang suami tetap setia, dan tidak terpikir ingin berselingkuh dengan wanita lain, sebab cintanya kepada isterinya.

Mengenai dosa-dosa dan dosa jangan menjadikan beban, sebab semakin kita takut berbuat dosa, dosa tsb. semakin menggelitik.
Paulus berkata: Aku tahu itu dosa, justru itu yang ku lakukan. Celakalah aku, untung ada Yesus.
Dosa tidak akan kita minati lagi, kalau kita sudah menemukan cinta kepada Yesus, sebab Yesus menderita di kayu salib karena dosa kita.

Demikian, Syalom.

Idem.

Salam

ada amin dari saya…

salam…

Banyak sekali ayat di Alkitab yang memberikan pernyataan tentang Persekutuan dengan Tuhan, sperti yang diungkapkan oleh Rasul Paulus dibawah ini…

1. Persekutuan yang memilihara kita agar tidak bercacat hingga Hari Kristus datang kembali.
Yang juga Kesaksian Kristus yang teguh yang ada didalam diri kita, juga rupa2 kekayaan Pengetahuan didalam Kristus…

1 kor 1:4 Aku senantiasa mengucap syukur kepada Allahku karena kamu atas kasih karunia Allah yang dianugerahkan-Nya kepada kamu dalam Kristus Yesus.
1:5 Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan,
1:6 sesuai dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu.
1:7 Demikianlah kamu tidak kekurangan dalam suatu karuniapun sementara kamu menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus.
1:8 Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus.
1:9 Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia.

2. Persekutuan yang membawa kepada Hidup.

Hidup yang dimaksud bukan hidup yang didunia ini, melainkan Hidup yang sebenarnya, yaitu kehidupan setelah kematian , yaitu hidup yang kekal. Dan kita adalah hidup dalam persekutuan dengan Rasul didalam Yesus Kristus,

1 Yoh 1:1 Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup–itulah yang kami tuliskan kepada kamu.
1:2 Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami.
1:3 Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.
1:4 Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.

3. Hidup bersekutu dengan Tuhan itu merupakan usaha, perjuangan…

[i]1Kor 15:58 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

4. Persekutuan yang meng_konvert kita kepada anak terang, bukan anak2 kegelapan.

1 yoh 1:5 Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan.
1:6 Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran.
1:7 Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.
1:8 Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita.
1:9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
1:10 Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firman-Nya tidak ada di dalam kita.

[/i]Jadi dapat disimpulkan bahwa persekutuan dengan Tuhan itu yakni usaha untuk mengKonvert diri untuk bersatu dalam Himat Allah Bapa, dalam Yesus Kristus dan dalam bimbingan Roh Kudus, bahwa dengan persekutuan ini, kita telah mengalahkan keinginan daging, yang akan menghasilkan citra diri kita menjadi anak2 terang sama seperti Allah adalah terang, dan Melalui Yesus Kristus kita memiliki Tujuan bahwasanya persekutuan ini akan membawa kita kepada Janji Allah Bapa, bahwasanya akan digenapinya HIDUP KEKAL, SEBAGAI BUKTI KITA ADALAH MILIK ALLAH yaitu anak2 terang bukan anak2 dari kegelapan…

Salam…

Terima kasih. Kalau tidak salah tangkap, Anda mengartikan bahwa konkritnya bersekutu dengan Tuhan ialah dengan berdoa. Terima kasih.

Jika pengertian seperti itu diaplikasikan ke pernyataan kawan diskusi itu yang bilang:

Berarti, selain berdoa, tidak ada yang penting, demikiankah?

Logika saya kurang menerima hal yang menyatakan bahwa doa adalah yang terpenting. Doa penting, tetapi usaha juga penting, maka orang Latin bilang “Ora et Labora”. Menurut logika saya, berdoa (bersekutu dengan Tuhan) adalah penting, tetapi berusaha juga penting. Pengikut Kristus diajar untuk mengerjakan yang penting, dengan tidak meninggalkan yang penting lainnya.

Apalagi dikaitkan terhadap pernyataan kawan diskusi itu yang bilang:

Menurut logika saya, pernyataan ini sangat bertentangan dengan yang dimaksudkan oleh Yesus Kristus.

Kalau pengikut Kristus hanya bersatu dengan pengikut Kristus lainnya, lantas kapan terjadi menggarami dan menerangi? Apakah penggaraman itu terjadi ketika ada yang tawar, kemudian digarami? Kalau sama-sama asin, bagaimana proses menggarami berlangsung?

Demikian juga, kalau pengikut Kristus hanya bersatu dengan pengikut Kristus lainnya, lantas kapan pengikut Kristus menjalankan perintah Yesus Kristus dimana pengikut Kristus diperintah menjadikan segala bangsa murid Kristus?

Salam logika macam-macam.

Terima kasih.

Jika demikian, saya mengartikan bahwa “setelah bersekutu dengan Tuhan, maka persekutuan dengan sesama menjadi otomatis sebagai ikutannya”. Maka, seperti kata Anda, kita sanggup berbuat kasih, mengampuni, menyangkal diri, bersyukur dalam segala hal, meminta maaf, menolak berbuat dosa, setia, dsb. Sangat berterima di logika saya.

Agak berbeda dengan pengertian: “Yesus Kristus tidak menghendaki persatuan manusia pengikut Kristus dengan manusia bukan pengikut Kristus” Saya memaknai pernyataan itu seolah Tuhan Yesus Kristus menghendaki agar pengikut-Nya membentuk kelompok eksklusif. Demikiankah?

Padahal, sampai sejauh ini, logika saya mengartikan bahwa Yesus Kristus hadir di dunia ini justru hendak menyelamatkan orang yang menerima-Nya sebagai Tuhan dan Guru. Tidak memilah-milah apakah orang itu pemungut cukai, atau ahli Taurat, atau pezinah, atau anak kecil, atau orang Samaria, dll. Kalau orang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Guru, menurut logika saya, akan otomatis mencintai semua orang, bukan hanya mencintai dan mau bersekutu dengan orang sekelompoknya.

Jadi, menurut logika saya, pandangan “Yesus Kristus tidak menghendaki persatuan manusia pengikut Kristus dengan manusia bukan pengikut Kristus” adalah pandangan antikristus.

Salam logika macam-macam.

Terima kasih.

Terima kasih.

Namun, bukan berarti pengikut Kristus hanya berdoa tanpa melakukan apa-apa, kan? Bersekutu dengan Tuhan dalam arti berdoa, adalah penting. Menurut logika saya, itu merupakan satu cara implementasi perintah Tuhan, “Kasihi Tuhanmu”. Implementasi perintah, “Berikan kepada Tuhan apa yang menjadi hak Tuhan”. Tetapi, yang tidak kalah penting dari itu ialah berbuat baik atau bersekutu dengan sesama manusia, tanpa memandang apakah orang itu pengikut Kristus atau tidak. Hal seperti itu, menurut logika saya, adalah implementasi dari perintah Tuhan, “Kasihi sesamamu”, dan juga merupakan implementasi dari perintah “Berikan kepada kaisar apa yang menjadi hak kaisar”.

Salam logika macam-macam.

Dengan memasukkan kata ‘sekutu’ kedalam mesin pencari di http://www.jesoes.com/ saya dapatkan ada 19 ayat di Perjanjian Baru yang memuatnya, logika saya menangkap artinya:
Kis 2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. Sehati sepikir, berhimpun.
Kis 5:12 Dan oleh rasul-rasul diadakan banyak tanda dan mujizat di antara orang banyak. Semua orang percaya selalu berkumpul di Serambi Salomo dalam persekutuan yang erat. Lebih intens daripada berkumpul.
1 Kor 1:9 Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia. Bersatu.
1 Kor 10:16 Bukankah cawan pengucapan syukur, yang atasnya kita ucapkan syukur, adalah persekutuan dengan darah Kristus? Bukankah roti yang kita pecah-pecahkan adalah persekutuan dengan tubuh Kristus? Bersatu.
1 Kor 10:20 Bukan! Apa yang kumaksudkan ialah, bahwa persembahan mereka adalah persembahan kepada roh-roh jahat, bukan kepada Allah. Dan aku tidak mau, bahwa kamu bersekutu dengan roh-roh jahat. Bersatu, berhimpun.
1 Kor 15:22 Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.Bersatu, berhimpun.
1 Kor 15:58 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia. Berhimpun, bersatu.
2 Kor 13:14 Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian. Perpaduan, persatuan.
Gal 2:9 Dan setelah melihat kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, maka Yakobus, Kefas dan Yohanes, yang dipandang sebagai sokoguru jemaat, berjabat tangan dengan aku dan dengan Barnabas sebagai tanda persekutuan, supaya kami pergi kepada orang-orang yang tidak bersunat dan mereka kepada orang-orang yang bersunat; Bersatu, berhimpun, padu.
Efe 4:18 dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka. Bersatu.
Flp 1:5 Aku mengucap syukur kepada Allahku karena persekutuanmu dalam Berita Injil mulai dari hari pertama sampai sekarang ini. Berhimpun erat satu sama lain.
Flp 2:1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, Bersatu padu.
Flp 3:10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, Bersatu padu dengan erat.
Flm 1:6 Dan aku berdoa, agar persekutuanmu di dalam iman turut mengerjakan pengetahuan akan yang baik di antara kita untuk Kristus. Bersatu, sehati sepikir.
Ibr 1:9 Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Allah, Allah-Mu telah mengurapi Engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Mu." Satu serikat, satu himpunan, satu perjuangan.
1 Yoh 1:3 Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus. Bersatu padu.
1 Yoh 1:6 Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran. Bersatu.
1 Yoh 1:7 Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa. persatuan yang padu.
Why 1:9 Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus. Satu serikat.

Bersekutu dengan Tuhan penting, bersekutu dengan sesama juga penting, bukan hanya bersekutu dengan orang segolongan tertentu. Seperti Yesus Kristus datang untuk semua orang, maka pengikutNya juga mengupayakan persekutuan dengan semua orang.

Salam logika macam-macam.

Anda tidak usah pusing utk bersekutu dengan Tuhan, itu masih jauh dari kenyataan baik secara fisik maupun spiritual.

Dengarkan sayai, cukup ini saja anda coba dulu, BERIKANLAH kesempatan hidup untuk orang lain.
Ini saja banyak orang yg tidak bisa menjalani padahal dunia bukan miliknya.

contoh :

Usaha2 menyingkirkan suatu ras minoritas yg hidup di negara ini krn takut ras tsb. menjadi makmur padahal makmurpun mereka tdk pernah mengambil milik anda pribadi.

pejabat2/pegawai gunakan segala cara dan omongan busuk utk jatuhkan orang lain di kantor demi bersaing mengejar kedudukan.

Anda Menyebar2kan gossip miring ttg seseorang di lingkungan agar karakter org itu terbunuh dan dibenci.
anda lalu tertawa dibelakang layar.

Banyak Direktur2/Manajer2 kaya yg membagi penghujatan kpd pegawai2 yg miskin, bukan membagi harta titipan Tuhan dgn kasih. Padahal tanpa para pegawai2 kecil diapun tdk akan bisa menjalankan perusahaan sendiri.

Maling ayam yg mencuri krn kemiskinan terus2 menerus digebuki dan bahkan dibinasakan.

Mengkorup uang negara padahal banyak sekali (puluhan juta) orang miskin di negeri ini.

Banyak orang kaya yg hanya membagi uang recehan (remah2 yg jatuh dari mejanya) kpd Lazarus2 yg miskin dan Tuhan katakan akan balas krn dr segala kelimpahan yg diberikan Tuhan ia tdk rela membaginya dgn org2 miskin.

Iri lihat harta dan kebahagiaan orang lain dll

Lihatlah dgn mata kepalamu sendiri bukankah disekelilingmu terjadi hal itu.
semua itu terjadi krn intinya tdk mau membagi dunia ini dgn sesama. padahal bukan tangannya yg
menciptakan dunia ini.

Anda di gereja tengadahkan ke 2 tangan kpd Tuhan.
diluar gereja apakah anda pernah membagi dunia ini dgn sesama ?

Terima kasih tanggapannya.

Sayang, yang saya butuhkan ialah bagaimana konkritnya bersekutu dengan Tuhan. Pusing atau tidak pusingnya saya karena ingin tahu konkritnya bersekutu dengan Tuhan, tidak perlu Anda pusingkan.

Salam logika macam-macam.

Galatia 2:20
namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

Roma 8:9
Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.

Yohanes 6:63
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah Roh dan hidup.

Konkritnya : matikan dagingmu, hiduplah oleh iman, biarkan Roh Kristus berkuasa atas hidupmu, akibatnya semua tindakan dalam hidupmu akan sesuai dengan Firman Tuhan

Semula manusia hidup didalam roh bersama dengan Tuhan didalam kemuliaanNya.
Karena Adam, semua manusia sebagai turunannya mulai hidup didalam kedagingan dan menjadi hamba dosa.
Yesus incarnasi menjadi manusia, untuk dikorbankan menjadi anak domba Allah.
Tugas Yesus salah satunya ialah membawa manusia dari hidup daging dikembalikan menjadi hidup roh, didalam kemuliaan Allah.

Pertanyaan: Cara dan prosedurnya bagaimana untuk mengembalikan hidup dalam daging kembali menjadi hidup dalam roh ?

Im.17:11.
Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu diatas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaan dengan perantaraan nyawa.

Darah Yesus yang ada nyawaNya, diberikan kepada kita, dimana tubuh kita sebagai mezbah atau bait Allah, untuk mengadakan pendamaian dengan nyawa kita.

Yoh.6:56.
Barangsiapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.

Setelah kita diperdamaikan dengan Yesus, sekalipun kita masih hidup didalam daging, maka lebih lanjut dikatakan oleh Yesus:
Yoh.6:63
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah Roh dan hidup.

Karena manusia Yesus, dengan minum darahNya, kita dikembalikan dari hidup kedagingan menjadi hidup roh didalam kemuliaan Allah.

Pertanyaan: Mengapa Yesus harus menjadi manusia dan mengapa kita harus percaya bahwa Yesus adalah Tuhan ?
Jawab: Kalau Yesus tidak incarnasi menjadi manusia lebih dulu, Dia tidak bisa dijadikan korban dan kita tidak bisa minum darahNya, dan kalau kita tidak percaya dan mengimani bahwa Yesus adalah Tuhan, maka status kita sebagai manusia tetap tidak berubah, seperti halnya kita minum darah manusia biasa atau binatang.

Maka:
Percaya dan mengimani bahwa Yesus adalah Tuhan
dan
Makan daging dan minum darah Yesus.
Kedua ketentuan ini adalah janji Allah yang sudah dimeteraikan.

Kongkritnya menurut saya seperti bersekutu dengan sahabat kita , didalam persekutuan itu ada perasaan ingin membahagiakan , ingin mengikuti dia , ingin memberi , ingin selalu bercakap2, ingin menuruti perkataannya dlsb yg baik2 . Kalau seseorang bisa merasakan hal2 semacam itu kepada Tuhan maka ia telah bersekutu dg Tuhan . Tetapi sebagai yg tidak visible maka semua tak dapat di logika kan dan tidak perlu berlogika bahkan doa adalah kerja Roh Kudus didalam iman

Sekedar pendapat
Salam

ya… betul sekali… berikan hak hidup orang lain, itu salah satu contoh konkrit bersekutu dengan Tuhan juga dengan sesama manusia…