BAGAIMANA MEMBANGUN KEBAHAGIAAN SEJATI ??

Bagaimana membangun kebahagiaan sejati dalam rumah tangga

• Kebahagiaan sejati dalam rumah tangga adalah diciptakan bersama, tidak bisa saling menuntut baik itu pihak wanitanya maupun pihak prianya .

• Kebahagiaan sejati hasil dari saling membangun pasangan hidupnya untuk bertanggung jawab dan melakukan fungsinya sebagai suami yang baik dan sebagai istri yang baik, dan terus memotivasi akan tugas tanggung jawabnya dilaksanakan sebaik-baiknya.

Dasar yang diberikan Tuhan bagi sebuah keluarga untuk menciptakan kebahagiaan sejati dalam rumah tangga adalah dalam Filipi 2:1-3. yaitu :

  1. Memiliki sifat suka saling menghibur , ketika capai,murung .dllnya.

  2. Memiliki kebiasaan doa bersama dalam keluarga ( Mezbah keluarga )

  3. Memiliki kasih mesra dengan menciptakan suasana sentuhan,pelukan,rangkulan.

  4. Memiliki belas kasihan,suka memaafkan,bukan pendendam .

  5. Tidak mencari kepentingan,kesenangan diri sendiri,melinkan kesenangan bersama ,lebih diutamakan, saling menghormati,menghargai satu dengan yang lainnya.

Perlu memahami juga latar belakang masing-masing.

• Kebutuhan dasar sebagai seorang pria dan sebagai seorang wanita.

  1. Pria – ingin dihormati dan dihargai dengan memberi kesempatan melakukan fungsinya sebagai kepala rumah tangga,(pemimpin )

  2. Wanita – ingin dihormati dan dihargai , dikagumi sebagai penolong , didengar pendapatnya

• Akibat tidak terpenuhi kebutuhan dasar sebagai suatu pribadi yang utuh dimasa lalu :

  1. Tidak punya figure kepala rumah tangga yang bisa dijadikan panutan.

  2. Model keluarga yang tidak sesuai dengan yang dihadapi sekarang kerena model keluarganya dulu,suka cekcok, dingin ( sibuk cari uang ), mesra harmonis.

  3. Salah didik diwaktu kecil,membuat pribadi yang labil,bergantung kepada orang terus,tidak punya inisiatif,tidak percaya diri,tidak berani mengambil keputusan.dllnya

Dengan memahami hal-hal ini sedini mungkin, pasangan dalam rumah tangga tidak akan kaget, bingung, tetapi jadi tahu apa penyebabnya segala tingkah laku pasangan hidupnya, dan yang terpenting LIBATKAN TUHAN dalam membangun kehidupan rumah tanggamu. Peng 4:12. Amin .