Bagaimana mendefinisikan doktrin Allah Tritunggal yang benar?

Jika doktrin Allah Tritunggal harus di definisikan, bagaimana kita mendefinisikan agar bisa mewakili seluruh kompleksitas dari doktrin tersebut?

Doktrin Allah Tritunggal didefinisikan sebagai Allah itu satu hakekatnya tetapi mempunyai 3 pribadi.

Bapa itu Allah sepenuhnya; Anak itu Allah sepenuhnya; dan Roh Kudus itu juga Allah sepenuhnya.

Namun ini tidak berarti bahwa kita mempercayai 3 Allah (Tritheisme). Kita tetap mempercayai Allah itu satu.

gak usah didefinisikan…

DIA adalah ELOHIM,

YEHOVA ELOHIM / YAHWEH ELOHIM


orang yang bodoh aja yang perlu definisi, yang percaya ya tahulah… siapa itu YEHOVA ELOHIM

Ehm anda terlalu awam sekali. Doktrin Tritunggal itu sudah didefinisikan dan diakui oleh seluruh denominasi gereja Kristen dan Katholik. Diluar itu bukan dianggap sebagai bagian dari gereja-gereja Kristen dan Katholik, seperti SSY dan sejenisnya.

Ini http://id.wikipedia.org/wiki/Tritunggal juga dapat mewakili pandangan gereja seluruh denominasi.

Gampang mengdefinisi Allah Tritunggal !

Anda percaya Yesus adalah Allah ( Yoh1:1 ) ?

Jika percaya Allah yang mana ? Jawab Allah Anak ? atau Anak ?

Kalau gak bisa sanggah, maka yang benar :

  • Allah Bapa
  • Allah Anak
  • Allah Roh Kudus

Ketiganya SATU= 3Tunggal dengan masing2 pribadi !

Untuk lengkapnya silahkan baca kitab Wahyu, masing2 pribadi berbicara termasuk Allah Roh Kudus berbicara !

Mungkin ada member lain ingin ungkapkan isi hatinya silahkan, asal sesuai bukti2 ayat2 FT, kita gak perlu takut ungkapan nantinya dipersoalkan oleh Non-Trinitas.

GBU.

Pengertian saya, ke-Tiga Tritunggal tersebut adalah satu, namun ada perbedaan waktu.

Bapa = ketika Yesus belum dilahirkan
Anak = Tuhan Yesus Kristus
Roh Kudus = Roh Allah yang diberikan untuk tinggal bersama-sama kita setelah Yesus terangkat ke surga.

Mohon koreksinya… Itu pengertian saya sendiri biar ga bingung dengan konsep Allah Tritunggal.

Ini forum khusus bagi Trinitas, yang tidak mengakui Trinitas dipersilahkan minggir kecuali diizinkan oleh Momod masuk !

  1. Bagaimana mendefenisikan Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus adalah SATU dengan benar ?
  2. Bagaimana mendefenisikan doktrin Tritunggal yang benar?
    Jika Doktrin Tritunggal adalah satu-satunya formula untuk mendefenisikan dan menjelaskan Allah Bapa,Allah Anak dan Allah Roh kudus dan dianggap final maka seharusnya tidak ada perdebatan dalam mendefenisikannya.
    Karena kita sudah mendapat pengertian/pengetahuan akan Allah.
    (3) Ya, anakku, berusahalah untuk mempunyai pikiran yang tajam dan mintalah pengertian.
    (4) Carilah itu seperti mencari emas, dan kejarlah itu seperti mengejar harta yang terpendam.
    (5) Dengan demikian kau akan tahu apa artinya takut akan TUHAN dan kau akan mendapat pengetahuan tentang Allah.
    (Amsal 2:3-5,BIS) :slight_smile:

Perdepatan hanya ada diantara MUSLIM bukan diantara Kristen. Sebab walau banyak denominasi, ribut soal mana organisasi yang paling sempurna, ribut soal sosok Maria dan sebagainya DISINI, bukan berarti mereka tidak merupakan satu kesatuan. Mungkin anda bukan Kristen, sebab pertanyaan anda pertanyaan yang biasa dilontarkan MUSLIM dan SSY.

Mengapa muslim harus peduli??? Sebab Allah bekerja luar biasa dan dasyat didalam gereja-gereja Tuhan. Banyak diantara mereka meninggalkan agama lamanya dan menjadi pengikut Kristus. Mereka semua memutuskan atas pengalaman pribadi masing-masing (setidaknya ini yang ada disekitar saya) bukan karena perkawinan, dorongan dari pimpinan atau bosnya apalagi Indomie. Seperti yang dikatakan Ayub, Ayub 42:5, “Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.”

Karena itulah mereka peduli, kepedulian itu dirasakan sejak 1995 kalau tidak salah ingat, sampai hari ini. FPI salah satu bentukan merespon hal ini setelah reformasi politik, beberapa dari mereka membentuk ormas. Mulai dari islamisasi dengan uang sampai perkawinan, bahkan lewat sekolah gratis dikirim ke pesantren-pesantren. Disisi online melalui debat-debat omong kosong dan dolak-dalik ayat dan cerita. Bukan saja di Indonesia ternyata, tetapi juga merambah keseluruh dunia. Mengapa bisa sampai seperti itu? Banyak orang beriman meyakini ini adalah tanda-tanda akhir zaman, tanda-tanda datangnya Antikristus.

Mengapa harus TRI TUNGGAL ILAHI??? Sebab salah satu hal yang tidak dapat dinilai secara duniawi adalah tentang sosok Allah, karena itulah mereka mengajak debat dan berdolak-dalik dengan ayat yang ditelaah secara duniawi.

1 Korintus 2:14
Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.

Ada sebuah rahasia yang tidak dapat dipahami baik oleh Iblis maupun oleh anak-anak Iblis, orang duniawi yaitu tentang Kitab Termeterai. Alkitab adalah kitab termetarai bagi mereka dan mereka tidak akan dapat mengetahui isinya, sebab hanya karena Roh Allah sajalah seorang dapat mengerti. Berusaha menejaskan dengan cara logika bagaimanapun juga tidak akan pernah sampai kepada pengertian ilhai tersebut. Inilah mengapa disebut termeterai.

Matius 13:11
Jawab Yesus: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak.

Sebenarnya sangat sulit utk dpt mendefinisikannya dgn pikiran manusia yg sangat terbatas
salah2 malah dituding sesat :slight_smile:

Dari semua jawaban yang ini yang paling salah bahkan, ehm, sesat. Ini hampir mirip dengan pandangan sabelianisme yang hampir sama dengan pengertian unitarian.

Berikut jawaban terbaik yang saya temukan di awal thread:

Tambahan: Bapa bukan Anak, Anak bukan Roh Kudus, Roh Kudus bukan Bapa. Ketiganya berbeda secara pribadi, tapi memiliki kesatuan hakekat.

Sebagai perbandingan: Seorang manusia memiliki 1 hakikat dan 1 pribadi. Dalam tiga orang manusia terdapat tiga hakikat dan tiga pribadi. Tetapi dalam diri Allah terdapat 1 hakikat dan 3 pribadi.

Dalam kesatuan keAllahan ada tiga Pribadi, yang satu dalam hal hakekat-Nya, kuasa-Nya, dan kekekalan-Nya, yaitu Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus,

1 Sang Bapa tidak berasal dari siapa pun, tidak diperanakkan dan tidak keluar;

  1. Sang Anak secara kekal diperanakkan dari Sang Bapa;
    1Yo 5:7; Mat 3:16-17; 28:19; 2Ko 13 : 13 ; lihat Efe 2:18.

  2. Roh Kudus secara kekal keluar dari Sang Bapa dan Sang Anak.
    Yoh 1:14,18. ; Yoh 15:26; Gal 4:6.

  • Bapa bukan Anak dan bukan Roh Kudus , yang merencanakan keselamatan dan menggerakkan segala sesuatu.

  • Anak bukan Bapa dan bukan Roh Kudus , yang menggenapi keselamatan.

  • Roh Kudus bukan Bapa dan bukan Anak, yang mengaplikasikan keselamatan

Allah adalah satu hakekat, dengan 3 Pribadi yang merupakan satu kesatuan.

Allah dan Trinitas yang Kudus

1. Hanya ada satu

  1. Allah yang esa,yang hidup dan sejati. Ula 6:4; 1Ko 8:4,6.

  2. Hakekat Nya dan kesempurnaan-Nya tidak terbatas;
    1Te 1:9; Yer 10:10.

  3. Dia adalah Roh yang maha murni. Ayu 11:7-9; Ayu 26:14.

  4. tidak kelihatan, Yoh 4:24.

  5. tidak memiliki badan, anggota-anggota badan, 1Tim 1:17.

  6. atau bernafsu, Ula 4:15-16; Yoh 4:24 bersama Luk 24:39.

  7. tidak berubah-ubah; Kis 14:11,15.

  8. tidak terhingga, Yak 1:17; Mal 3:6.

  9. abadi, 1Ra 8:27; Yer 23:23-24.

  10. tidak terpahami; Maz 90:2; 1Ti 1:17.

  11. mahakuasa, Maz 145:3.

  12. berhikmat sempurna, Kej 17:1; Wah 4:8.

  13. mahakudus, Rom 16:27.

  14. mahabebas,Yes 6:3; Wah 4:8.

  15. mahamutlak. Maz 115:3.

  16. Dia menjadikan segala sesuatu demi kemulian-Nya sendiri Kel 3:14.

  17. menurut rencana kehendak- Nyayang tidak berubah-ubah dan mahaadil. Ams 16:4; Rom 11:36.

  18. Dia maha pengasih, Efe 1:11.

  19. mahamurah,penyayang, panjang sabar, berlimpah kebaikan dan kebenaran-Nya. Dia mengampuni kesalahan, pelanggarang, dan dosa.
    1Yo 4:8,16.

  20. Dia adalah Pemberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. Kel 34:6-7.

  21. Tetapi juga mahaadil dan mahadasyat dalam hukuman-hukuman-Nya;
    Ibr 11:6.

  22. Dia membenci segala dosa, Neh 9:32-33.

  23. dan sekali-kali tidak akan membebaskan orang yang bersalah dari hukuman. Maz 5:5-6. Nah 1:2-3; Kel 34:7.

  24. Allah mempunyai seluruh hidup,

  25. Kemuliaan, Yoh 5:26.

  26. Kebaikan, Kis 7:2.

  27. Kebahagiaan,Maz 119:68.

  28. dari dalam diri-Nya serta tidak memerlukan makhluk apa pun yang telah dijadikan- Nya . Kis 17:24-25 ;1Ti 6:15; Rom 9:5

  29. dan tidak mendapatkan kemuliaan apa pun dari mereka, .
    Ayub 22:2-3

  30. tetapi hanya memperlihatkan kemuliaan-Nya sendiri di dalam, melalui, untuk dan terhadap mereka. . Rom 11:36.
    Hanya Dia saja sumber segala sesuatu yang ada.
    Segala sesuatu adalah dari Dia; oleh Dia, dan kepada Dia,

  31. dan Dia berdaulat mutlak atasnya sehingga dapat berbuat olehnya, untuknya, atau terhadapnya apa saja yang berkenan kepada-Nya. Wah 4:11; 1Ti 6:15; Dan 4:25,35…

  32. Dalam pandangan-Nya semua hal terbuka dan nyata. Ibr 4:13. 3

  33. Pengetahuan-Nya tak mengenal batas, tak dapat keliru dan tidak tergantung pada makhluk, Rom 11:33-3; Maz 147:5

  34. sehingga bagi-Nya tidak ada yang kebetulan atau tak pasti… Kis 15:18; Yeh 11:5.

  35. Dia mahakudus dalam segala perintah-Nya. Maz 145:17; Rom 7:12.

  36. Kepada-Nya layak diberikan oleh malaikat, atau kepatuhan apa pun yang berkenaan kepada-Nya untuk menuntutnya dari mereka.
    Wah 5:12-14.

Saya percaya Allah adalah Allah Bapa, saya percaya Allah adalah Yesus Kristus, saya percaya Allah adalah Roh Kudus, jika saya ingin menjelaskannya kepada orang lain maka jawaban yang akan saya berikan adalah bahwa ALLAH BERKUASA, itu artinya jika Allah menjadi Yesus Kristus itu sangat masuk akal, karena IA berkuasa, jika Allah adalah Roh Kudus itu pun dapat diterima akal, karen IA berkuasa. Sebaliknya jika saya ditanyakan apakah Yesus Kristus itu Allah ? maka akan sulit saya menjawabnya karena pertanyaan tersebut bertolak dari pemahaman manusiawi dimana pertanyaan tersebut sebenarnya adalah apakan “manusia bisa menjadi Allah?” nah…jawaban yang ada semuanya pasti “tidak bisa” atau “tidak mungkin”. Namun jika kita bertanya apakah Allah bisa menjadi Yesus Kristus? jawabanya adalah “YA” karena ALLAH berkuasa untuk melakukannya. Demikian pula dengan Roh Kudus. Bagi saya itu sudah cukup. Namun jika pada saya dihadapkan dengan “doktrin” Tritunggal untuk dipakai menjelaskan tentang Allah kepada sesama, maka saya akan menemui kesulitan untuk mendefenisikannya dengan benar. Tuhan memberkati kita.

Saya setuju sekali dengan pendapat Mr.“TegasFirman” bahwa kita adalah segambar dan serupa dengan Allah.
Allah tiga pribadi menjadi satu (Allah Bapa, Allah anak dan Allah Roh Kudus), maka kita juga tiga pribadi jadi satu (tubuh, jiwa dan roh). Bedanya adalah ke Esa an Allah tidak ada konflik sama sekali (Maha Esa), sedangkan manusia ke esa annya penuh dengan konflik. jiwa, roh dan tubuh manusia selalu konflik (Roma 7 :15-26).
Tetapi sayangnya manusia selalu beranggapan bahwa dirinya itu hanya satu pribadi saja (hanya yg kasad mata saja dan bersifat fana), dan sulit untuk memahami bahwa yang di dalam tubuhnya masih ada dua pribadi yaitu roh dan jiwa yang tidak kasad mata dan bersifat kekal.
Menurut saya, untuk dapat memahami ke"Tritunggal"an Allah, lebih mudah kalau kita memahami diri kita sendiri dulu yg juga tiga pribadi, barulah kita akan memahami kalau Allah itu Tritunggal.
Saya kira hikmat ini cukup penting karena ada hubungannya dengan pertanyaan mengapa Tuhan Yesus Kristus harus mati dan bangkit kembali untuk menebus umat manusia. Yaitu; Tubuh dan darah Yesus lah akan menggantikan tubuh kita yg fana dan penuh dosa ini, menjadi tubuh kemuliaan yg kekal dan berkenan dihadapan Allah Bapa (supaya layak dan tidak telanjang dihadapan Allah Bapa).
Saya hanya dapat memohon didalam nama Tuhan Yesus Kristus supaya kita semua anak-anak Tuhan diijinkan untuk dapat memahami firman Tuhan lebih banyak, supaya lebih kuat imannya. GBU.