Bagaimana prosedur hidup didalam daging dirobah menjadi hidup didalam roh.

Manusia hidup didalam daging, sedangkan Tuhan hidup didalam roh.

Bagaimana prosedur pelaksanaan hidup manusia didalam daging, dapat dirobah sesuai dengan hidup Tuhan, yaitu didalam roh ??

Mohon dijelaskan, beserta ayat-ayatnya yang mendukung.

Syalom.

harus dilahirkan baru dahulu… :smiley:
rela…diproses Tuhan…
taat jika disuruh Tuhan…

Bagaimana prosedur pelaksanaan supaya orang bisa lahir baru ?

Mohon diuraikan,
Sebab banyak orang dengan mudah memakai istilah: lahir baru.
Akan tetapi tidak mengerti prosedur bagaimana manusia bisa lahir baru.

Syalom.

Ikut nimbrung ya Mbah, hehehehe…

Manusia terdiri dari Tubuh, Jiwa dan Roh… Tubuh adalah bagian luar, yang melakukan segala macam tindakan… Tubuh dikendalikan oleh Jiwa. Dalam hal ini Jiwa terdiri dari

  1. Keinginan
  2. Emosi
  3. Pikiran

Sejak manusia jatuh ke dalam dosa, tubuh dan jiwa mereka jauh dari Tuhan dan senantiasa ingin melakukan dosa.

Roma 3:23
“Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah”

Tapi, Roh kita (setelah kita lahir baru yakni menerima Yesus dan Roh Kudus) senantiasa ingin melakukan kehendak Allah.

Nah, artinya hidup dalam roh dan tidak dalam daging adalah bagaimana kita bertindak seturut dengan kehendak Roh Kudus yang sudah bersama-sama dengan Roh Kita.

So, ketika kita hidup dalam daging, Jiwa yang mengendalikan tubuh
Sementara ketika kita hidup dalam Roh, Roh lah yang mengendalikan Jiwa yang kemudian mengendalikan tubuh.

Satu-satunya “prosedur” Roh bisa mem-bypass Jiwa adalah Bahasa Roh, dimana Roh sendiri yang berkata-kata melalui lidah Tubuh kita secara lahiriah.

Ini saya belajar dari Buku nya Derek Prince tentang Tubuh, Jiwa dan Roh (lupa judulnya) :slight_smile:

Semoga membantu…

Harus mempelajari Firman dan melakukannya. Minta hikmat Roh Kudus agar dapat mengerti dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Jangan lupa, bertumbuh dalam persekutuan yang erat dengan saudara seiman.

Setuju dengan Mbah. Sam…
Soalnya saya pernah dibilang orang klo Katolik itu belum lahir baru…Terus terang saya bingung dengan istilah ini…apa syarat-syarat lahir baru? model ajaran agama/kepercayaan seperti apa yang memenuhi syarat lahir baru?

Trims atas infonya.

mbak maria,

tidak perlu bingung mbak…

sudah amat jelas bahwa yang dimaksud lahir baru oleh orang yang mengatakannya adalah:
PINDAH ke gereja orang yang mengatakan tersebut…

as simple as that kok…

nah biar keliatan ribet & berkesan illahiah, maka disambunglah dengan segala macam kutap-kutip sana sini, yang tetep ujung-ujungnya…
besok minggu saya jemput yok… biar kamu langsung lahir baru… brojol… hehe…

Saya akan memberikan kesaksian mengenai diri saya.

Saya berasal dari GKI Bandung, ketika di Surabaya saya ikut Bethany.
Pada waktu itu saya merasa bangga, sebab saya sudah dibaptis selam dan saya merasa sudah lahir baru.
Saya bersemangat kegereja, bersekutu dengan sdr, seiman, bernyanyi dan bertepuk tangan, serta dengan menggebu-gebu mengadakan pelayanan dan mengabarkan Injil.
Saya pernah mendoakan beberapa orang katolik, tumpang tangan, didalam nama Yesus saya usir roh katolism.

Ketika saya ada kesempatan kuliah dinegeri Belanda, disamping pada saat itu saya sibuk, dan di Belanda tidak ada teman untuk bersekutu dan seperti yang kita tahu bahwa iman kekristenan di Europa sangat merosot.
Maka hanya dalam waktu tidak lebih dari setengah tahun, saya sudah tidak pernah membaca Alkitab lagi, bahkan saya sudah tidak pernah berdoa kepada Yesus.

Saat sekarang saya tinggal di Vancouver Canada, dengan isteri, kami bedua beragama katolik.
Hidup saya sederhana dan tenang, tidak pusing masalah harta duniawi, hidup takut akan Tuhan dan bisa mencintai sesamanya.
Seperti yang pernah dikatakan oleh sdr. cadang itu memang benar, bahwa kita sudah tidak melihat tujuan mengenai sorga lagi, akan tetapi hidup rasanya sudah menyatu dengan Yesus, sehingga apapun yang terjadi, kemana kita dibawa, saya serahkan kepadaNya.

Pertanyaan; Apakah pada waktu saya di Surabaya itu, boleh dikatakan bahwa saya sudah lahir baru ??
Atau mungkin karena pada saat itu, karena emosi saya dibangkitkan, maka saya merasa lahir baru ?

Syalom.

Wow, cerita Mbah Sam menarik juga nih… kalau kata saya sih, ketika di Surabaya, bro sudah lahir baru (ketika dibaptis kan percaya sungguh-sungguh dalam nama Yesus ?)… dan biasanya seorang yang sudah lahir baru emosi nya akan meningkat, bersemangat dsb…

Nah mungkin ketika di Belanda, saat itu bro menjauh dari hadirat Tuhan akhirnya ya tidak berdoa dan baca Alkitab.

Anyway, pada akhirnya yang diukur dari seorang yang sudah lahir baru adalah perbuatannya, menunjukan buah atau tidak… :slight_smile:

Itu Mysterion mbah…

Kata romo saya, saat saya keluar dari kolam baptisan, secara rohani saya dilahirkan kembali. Apa dan bagaimana prosesnya, katanya Tuhan Yesus, tidak usah dipikirin karena kerja Roh Kudus itu seperti angin. Katanya loh ya ini.

Yoh 3:8 Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."

Benar tidaknya, saya tidak mau berspekulasi atawa bikin sugesti.

Tapi seingat saya, ketika para romo lain menyalami dan memeluk saya, saya mengalami apa yang biasanya dilakukan bayi setelah lahir, yaitu menangis…

Betul, hidup didalam daging oleh Allah dirobah menjadi hidup didalam roh adalah suatu mistery, maka dari itu saya paparkan topik ini, sebab saya ingin tahu:
Didalam prosedure pelaksanaan perubahan ini, coba tunjukkan dimana letak terjadi nya mistery ?

Syalom.

Percaya dari dalam hati … dan mengaku dengan mulut bahwa Yesus itu Tuhan dan juruselamat kita…
saat itu … lahir baru… :smiley:

Jangan pernah ragukan bhw Bro sudah lahir baru.

Saya bersemangat kegereja, bersekutu dengan sdr, seiman, bernyanyi dan bertepuk tangan, serta dengan menggebu-gebu mengadakan pelayanan dan mengabarkan Injil.

Good to know this.

Saya pernah mendoakan beberapa orang katolik, tumpang tangan, didalam nama Yesus saya usir roh katolism.

No comment dah…

Ketika saya ada kesempatan kuliah dinegeri Belanda, disamping pada saat itu saya sibuk, dan di Belanda tidak ada teman untuk bersekutu dan seperti yang kita tahu bahwa iman Kekristenan di Europa sangat merosot. Maka hanya dalam waktu tidak lebih dari setengah tahun, saya sudah tidak pernah membaca Alkitab lagi, bahkan saya sudah tidak pernah berdoa kepada Yesus.

Sad…

Saat sekarang saya tinggal di Vancouver Canada, dengan isteri, kami bedua beragama katolik. Hidup saya sederhana dan tenang, tidak pusing masalah harta duniawi, hidup takut akan Tuhan dan bisa mencintai sesamanya. Seperti yang pernah dikatakan oleh sdr. cadang itu memang benar, bahwa kita sudah tidak melihat tujuan mengenai sorga lagi, akan tetapi hidup rasanya sudah menyatu dengan Yesus, sehingga apapun yang terjadi, kemana kita dibawa, saya serahkan kepadaNya.

That’s a good life.

Tp apa itu yg Tuhan benar-benar mau utk Bro dan keluarga?

Pertanyaan; Apakah pada waktu saya di Surabaya itu, boleh dikatakan bahwa saya sudah lahir baru ??

Anda lahir baru pd saat percaya scr pribadi pd Yesus Kristus sbg Tuhan dan Juruselamat.
Saya bold ‘scr pribadi’.

Atau mungkin karena pada saat itu, karena emosi saya dibangkitkan, maka saya merasa lahir baru ?

Syalom.

Pd wkt itu Anda sudah lahir baru (jangan ragukan itu).

Emosi dbangkitkan?
Bisa saja.

Tp saya lebih suka mnyebutkan :
Roh Anda sedang bernyala-nyala.

Skrg ini emosi dan roh anda sedang tenang (antara tenang atau tidak-aktif tgantung psepsi stiap org).

Ptanyaan saya :
Apakah kondisi tenang ini justru mbuat anda btanya-tanya mengenai apakah ada hal-hal rohani yg lebih daripada yg anda alami skrg???

mas siippp…

simbah ini sudah merasa tenang & menemukan kehidupan spiritual yang damai dan menenangkan hati beliau dan keluarga-nya…

kok masiiiiiiiiiiiih aja usahaaaaaaa… hehe…
pengen-nya si mbah lahir baru episode ke-2, ya mas?

tapi tetep perlu diacungi jempol kegigihan mas siiippp… ikutan MLM ya mas? hehe…

lha mbok biarin aja…
kita ikut bersyukur dan mendoakan simbah supaya rasa damai dan tenang-nya itu semakin menjadi prakondisi yang kondusif dalam rangka implementasi ajaran cinta kasih kristus itu…
supaya makin banyak buah-buah yang bisa dihasilkan…

kalo emosi-nya terbangkitkan, atau roh kudus merangsang emosi-nya tsb, maka rasanya buah hasil iman-nya simbah bisa kurang ranum dan manis rasanya lho… karena terus di-agitasi dan di-ganggu mindset nya…
(pasti lah… dengan dalih “agar tidak tersesat” eh… salah… “lahir baru”) hehe…

@cadangdata
Saya nanya ke mbah.sam lhooo…

Kl anda sih saya yakin sudah paling benar

hehehe

iya mas…
saya cuma ikutan komen aja kok…

saya paling benar mas?
wah… saya ini gudangnya salah dan tidak tahu lho mas…
Interpretasi saya-pun jelas saya yakin Tidak Mungkin 100% persis Tuhan kok…

ah… becanda nih mas siiippp…hehe

ya bcanda utk intermezzo lahhh…biar ga tlalu tegang soal lahir baru ini.
Smua org (trutama saya) pastinya blm sempurna.

Yg pasti sih, pd saat org pcaya bhw Yesus Kristus adl Tuhan dan mnerimaNya sbg Juruselamat, ia sudah lahir baru.
Ga perlu pake tanda-tanda apapun. Yakini saja dg iman bhw dia sudah lahir baru.

Kl soal mbah.sam, saya nanya soal roh yg bernyala-nyala bro…

Soalnya saya inget curhatnya Yeremia :

Yer 20:9
Tetapi apabila aku berpikir: “Aku tidak mau mengingat Dia dan tidak mau mengucapkan firman lagi demi nama-Nya”, maka dalam hatiku ada sesuatu yang seperti api yang menyala-nyala, terkurung dalam tulang-tulangku; aku berlelah-lelah untuk menahannya, tetapi aku tidak sanggup.

Siapa tau mbah.sam skrg sdg ngalami ‘ssuatu’ yg mbuat dia curhat dimari skalipun skrg dia ‘mrasa’ sudah mapan.

cieee…
halus nih maennya…

kalo gini mah udah masuk ke semester dua bro… Marketing 201… hehe…

siapa sih guru salesmanship nya?
keren nih…

kalo gak salah itu jurus “Sun Go Kong menohok ulu hati”… hehe…
prinsipnya:

  • cari-cari dengan lembut anxiety point - nya…
  • dibangkitkan anxiety nya…
  • tampil sebagai anxiety tranquiliser yang supportif dan helpful.
  • baru dah… Seal the deal…

keren… belajar dari Sun GoKong nih pasti…
soalnya Yesus aja gak pernah pake teknik mengendap-endap gitu…
Yesus setahu saya sih to-the-point…
itu setahu saya lho… makanya sampai dicambukin & disalib segala…

Dengan baptisan itu, kita dikubur dengan Kristus dan turut mati bersama-sama Dia,
supaya sebagaimana Kristus dihidupkan dari kematian oleh kuasa Bapa yang mulia,
begitu pun kita dapat menjalani suatu hidup yang baru.

kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu.
Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.

Yesus itu kl sama org-org munafik itu to-the-point.
Kl sama org-org lain, Dia masuk dg prumpamaan.

Ini kan mbah.sam curhat, makanya saya mau mnggali apa yg jd concern-nya.

Kl dia curhat tiba-tiba ada org yg datang to-the-point, bs dkira menggurui atau mhakimi Bro.

Lagipula bukan tujuan saya mggurui/mhakimi, saya cuma ingin tau his side of story.

(saya bukan org marketing…hehehe…)