Bagaimanakah nasib anak-anak pada masa pengangkatan (rapture)

Saya ingin minta pendapat rekan2 FK mengenai nasib anak-anak pada saat Tuhan Yesus datang yang kedua kali untuk menjemput orang-orang pilihanNya (Rapture). Apakah anak-anak ikut terangkat tanpa diperhitungkan imannya ? atau mereka diangkat sesuai iman masing-masing ?

Kalau engga ikut diangkat bakalan mati kelaparan
kesono sono juga ahirnya

GBU

Apa yg jadi jaminan bagi anak-anak spy mereka ikut diangkat ? apakah cukup percaya dan menerima T.Y. sbg Juruselamat ? atau harus penuh R.Kudus ?

Kata jesus : biarkanlah anak anak datang kepadaku

GBU

karena Roh Kudus bekerja dalam hidup orang-orang yang beriman kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat maka jelas pada masa pengangkatan setiap yang beriman kepada Yesus harus penuh Roh Kudus, sehingga ketika Tuhan datang, maka Roh Kudus akan mengangkat kita dan mengubah tubuh kita menjadi tubuh kemuliaan, sebab Roh yang sama yang telah membangkitkan Yesus akan membangkitkan kita juga (Roma 8:11), demikian juga orang yang masih hidup, tubuhnya juga akan diangkat oleh Roh Kudus seperti Filipus dan Sida-sida Roh Kudus/Roh Tuhan melarikan diri mereka (KPR 8:39).

Peritiwa pengangkatan/rapture kata Yunani adalah “HARPAZO” yang diterjemahkan “diangkat” 1Tes. 4:17 artinya “diangkat” terbawa atau diangkat “ke atas” ini menunjukkan tubuh kita akan diangkat oleh Roh Kudus dari bumi untuk menyongsong Tuhan di angkasa, yang terangkat yang jelas umat yang setia kepada Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat yang hidupnya selalu dipimpin oleh Roh Kudus…Amin.

Jika persyaratan utk ‘diangkat’ harus hidup dipimpin oleh ROH KUDUS sepertinya kq hampir sebagian besar anak2 tdk bakalan mengalaminya. Dan satu hal lagi, setiap diadakan Perjamuan Kudus anak-anak tidak diijinkan mengikutinya dengan alasan belum bisa mengerti prinsip keselamatan, lantas bagaimana mereka bisa penuh ROH KUDUS dan dipimpin oleh ROH KUDUS ?

Memang demikian karena yang menyebut adalah Alkitab bukan kata saya, Alkitab membatasi orang yang ikut diangkat hanya orang-orang percaya kepada Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan saja mereka itulah yang penuh dan dipimpin oleh Roh yang diangkat.

Dan bagaimana dengan yang sudah percaya Yesus namun belum dipimpin oleh Roh Kudus, inilah pertanyaan banyak orang bagaimana kita dapat dipenuhi oleh ROH KUDUS, caranya adalah harus dipenuhi dengan Kristus, dipenuhi dengan Kristus sama saja dipenuhi dengan ROH KUDUS, bagaimana kita dapat dipenuhi dengan Kristus? Lihat 1Yoh. 3:23,24 dan penjelasan ayat ini yang merujuk pada Injil Yoh. 14:16-18.

Mengapa kita tidak dipenuhi dengan Kristus, itu karena kita yang telah gagal untuk menerapkan di dalam kehidupan sehari-sehari.

Dalam Yakobus 1:23-25 menjawab semua ini: "sebab jika seorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia adalah seumpama seorang yang sedang mengamat-amati mukanya, yang sebenarnya di depan cermin. Baru saja ia memandang dirinya, ia sudah pergi atau ia segera lupa bagaimana rupanya. Tetapi barang siapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun didalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.

Ayat ini mengatakan dan menjadi pertanyaan apa saja yang kita lihat dalam cermin? maksudnya apa yang kita lihat didalam Firman Tuhan?- Teks mengatakan bahwa kita melihat atau mencerminkan “kemuliaan Allah”–jangan tersandung pada kata "kemuliaan Allah"–karena kita dapat memakai kata “karakter atau sifat” sebagai padanan atau sinonimnya— oleh karena itu karakter atau sifat itu datangnya dari TUhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya dalam karakter atau sifat yang semakin besar (2Kor. 3:18)

Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak terselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar. (2Kor. 3:18).

Jadi melalui pimpinan Roh Kudus kita diubah menjadi serupa dengan gambarnya, artinya pimpinan Roh Kudus ini mengekspresi tujuan dan menyatakan karakter sifat Allah sebagaimana dilihat dalam pribadi Yesus Anak-Nya.

Dalam 2 Kor. 3:18 ada dua pengertian “melihat /mencerminkan” dan “tidak terselubung”. Kata melihat/mencerminkan mengandung pengertian lebih dari sekedar menatap/melihat/mengamat-amati—isitilah yang tepat hanya merenungkan, namun yang sebenarnya menunjukkan merenungkan sesuatu yang lebih dalam, melihat/merenungkan sampai sedalam-dalamnya, melihat hanya asal-asalan saja tidak pernah menghasilkan perubahan/pembaharuan yang dijanjikan disini.

Melihat/menatap yang tidak asal-asal yang dimaksud ialah melihat sampai serupa dengan gambarnya dan kita hanya melihat Yesus saja, dan itu juga tidak sampai disitu namun samapai dilakukan selubung (atau tudung) disingkirkan, dibuang–dan dengan muka yang tidak terselubung menatap dan mencerminkan sifat atau karakter Tuhan.
Orang2 Yahudi mengenakan selubung yang menutupi mata mereka sehingga mereka tidak dipimpin oleh Roh dan tidak mengenal Kristus Tuhan dan Juruselamat dengan baik, demikian juga dengan kita masih ditutupi oleh roh-roh berhala yang ingin kaya dan lain sebagainya. Selubung2 inilah yang harus disingkirkan dan dibuang sebagai penghalang mereka agar ketika Tuhan datang menjemput anak-anak-Nya tidak mendapatkan selubung2 ini.

Karena selubung2 inilah yang menjadikan berhala mereka menjadikan mereka terhilang dari anugerah Allah, didalam anak-Nya–terhilang dari kuasa Roh Kudus melalui darah-Nya ----terhilang dari keindahan Roh Kudus yang mendatangkan kekudusan. Banyak kita seperti orang2 Yahudi dalam hal yang sama.

Selubung2 modern yang tidak disadari oleh anak-anak Tuhan yang membuat kejahatan yaitu

  1. Selubung berupa kesegajaan utk mengabaikan karater Kristus.
  2. Selubung berupa penyembahan tubuh (menuhankan perut).
  3. Selubung berupa hawa nafsu daging.
  4. Selubung berupa kesombongan.
  5. Selubung hanya mementingkan diri sendiri.
  6. Selubung kekuatiran, kekesalan, dan sakit hati.
  7. Selubung yang terpusat pada ke akuan.
  8. Selubung yang berupa ketemakan.
  9. Dan begitu banyak selubung2 yang sama dan serupa seperti orang2 Yahudi yang selalu menutup mata mereka menyebabkan terhalang yang tidak mencerminkan sifat atau segambarnya. Amin…

Bayi dan anak-anak kecil dari orang-orang percaya kepada Kristus akan diangkat ke surga sebelum masa kesudahan (masa kesudahan yang besar), saya percaya ini adalah pandangan berdasarkan du alasan.

  1. Rasul Paulus mengingatkan kita dalam 1Kor. 7:14 bahwa dalam keluarga Kristen, anak-anak adalah anak-anak kudus. Dan saya percaya Roh Tuhan akan mengangkat mereka juga, tidak mungkin Tuhan mengangkat orang tua ke surga dan meninggalkan anak-anak yang kecil yang tidak berdaya sendirian di dunia.

  2. Saya percaya ada conoth dan acuan Alkitab bagi pandangan ini, ketika Tuhan mengirimkan air bah ke bumi pada zaman Nuh, adalah suatu kebenaran seluruh dunia dihancurkan. Tetapi Tuhan melepaskan Nuh, isterinya dan anak-anaknya, demikian juga dengan Sodom dan Gomoro, demikian juga yang terjadi di Mesir pesta Paskah pertama, rumah-rumah orang percaya–termasuk anak-anak mereka dilindungi dari penghakiman dan murka Allah melalui darah anak domba di ambang pintu mereka.

Demikian juga dalam pengangkatan setelah kesudahan zaman masa penghakiman dunia 7 meterai Allah, 7 sangakala Allah dan 7 Cawan murka Allah yang menimpa bumi ini , orang percaya dan anak-anaknya akan dilepaskan dari masa penghakiman, saya percaya orang yang tidak percaya, anak-anak dan orang tua akan dibinasakan…

Mereka yang tertinggal hanya mereka yang bertobat dan mau kembali percaya kepada Tuhan Yesus mereka akan menyadari dan bertobat bahwa apa yang dikatakan Injil semua yang dikatakan didalam Injil adalah benar dan inilah yang membuat mereka yang tertinggal bertobat dengan rendah hati berlutut dihadapan Kristus memohon ampun, dan menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan …Mereka inilah yang disebut orang-orang kudus (orang suci) pada zaman Kesusahan Yang Besar ini akan dianiaya dan bahkan menjadi martir karena iman mereka (Wah. 6:9; 7:13-14; 20:4). Tetapi, ketika meninggal, mereka akan bergabung dengan kumpulan orang-orang yang ditebus–bersama-sama mereka akan datang ke hadapan tahkta untuk menyembah Anak Domba. Amin.

Setidaknya ada 6 pengaruh yang dapat mengubah hidup atau mempengaruhi yaitu:

  1. Pengangkatan menghasilkan pertobatan bagi hati yang mencarinya.

Pada sisi manusia. Tidak seorang pun mengetahui berpa lama ia harus hidup. Kita menyadari bahwa diri kita itu fana.

Pada sisi nubuatan. Kita tidak mengetahui kapan pengangkatan itu terjadi? Kristus dapat datang kapan saja utk membawa pengantin-Nya kesurga, dan dan semua yang tidak percaya akan tertinggal, dengan memiliki pengetahuan ini menjadi pertanyaan kita kembali apakah orang-orang Kristen sudah memiliki hubungan pribadi dengan Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Mereka yang menolak percaya kepada Kristus sebelum masa pengangkatan akan tertinggal untuk mengalami masa kesusahan yang besar. Amin.

  1. Pengangkatan membuat hati pemenang jiwa peduli bahwa Tuhan telah memanggil kita utk menjadi duta bagi Kristus, memohon utk diperdamaikan dengan Allah, bagi mereka yang sudang menanggapi anugerah Tuhan dan memperoleh pengampunan melalui Kristus mengetahiu ke arah mana kita menuju. Saat kita mempelajari akhir zaman dan menyadari kekejaman masa kesusahan yang besar dan nasib yang terhilang, kita di motivasikan utk melipatgandakan usaha kita utk mengabarkan injil ke dunia yang akan lenyap ini. Amin.

  2. Pengangkatan dapat menyucikan hati orang2 berdosa. Firman Tuhan memberikan pengertian yang tepat bahwa pengangkatan seharusnya menghasilkan hidup dalam kekudusan dan kemurnian. (bac 1Yoh. 3:2-3)

Fokus pada kedatanganm Kristus kali kedua adalah rumus yang sangat ampuh utk menjaga kekudusan pribadi.
Bagaimana, kekudusan-Nya harus nyata bagi kita. Secara jelas orang mulai memperhatikan bahwa Kristus akan segera datang, itu mengubah hidup mereka. Sebab Alkitab mengatakan bahwa kita seharusnya menantikan kedatangan Kristus, bukan utk menetapkan tanggal secara sewenang-wenang:

Baca Titus 2:12b-13 dan juga 2 Pet. 3:1-12.

Ada begitu banyak orang mengatakan bahwa mempelajari nubuat dalam alkitab adalah tidak praktis, sebenarnya dia telah menyatakan bahwa dia tidak mengetahui apakah yang dikatakan Alkitab tentang pengaruh pribadi dari nubuat.

Dalam situasi sosial yang tidak bermoral dan penuh dosa seperti kita, apakah yang lebih praktis dari penyucian pribadi? Amin.

  1. Pengangkatan dapat menenangkan hati yang lemah dan hati yang susah. Baca dalam Yoh. 14:1-3 ayat ini yang menghibur dan menenagkan hati kita dikala kita lemah dan susah karena sebuah janji dari Tuhan sendiri. Amin.

  2. Pengangkatan juga dapat menenangkan hati-hati yang berduka baca dalam 1Tes. 4:13-14.
    Kebenaran mengenai pengangkatan seharusnya mengubah cara kita memandang kematian. Tuhan telah menjanjikan bahwa kematain telah kehilangan sengatnya, yang pada akhirnya dihapuskan dan bahwa hidup akan berkuasa. Amin.

  3. Pengangkatan itu mempunyai pengaruh yang mengandalkan hati yang melayani, Rasul Paulus menyimpulkan sebuah teguran yang keras baca dalam 1 Kor. 15:58. Amin.

Alkitab juga sangat jelas menyatakan pelayanan yang menanti-nantikan tuannya adalah pekerja. Ketika Kristus datang kita "hendaklah berpakaian dalam kebenaran dan “pelita tetap menyala” (lihat Lukas 12:35). Jika pengangkatan adalah kenyataan bagi kita, akan memotivasi kita tk bekerja dengan iman bagi Tuhan kita. Amin.

Roh Kudus akan mengangkat setiap orang percaya, Pernyataan Yesus bahwa seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan dalam Mat. 24: 40 diangkat dari orang-orang fasik, tentu pengangkatan merupakan kejadian yang mengejutkan, dalam sepersekian detik, jutaan orang akan lenyap dari bumi tanpa jejak, banyak orang hilang akan dilaporkan dan saya percaya pada saat itu siaran radio dan televisi dll akan menyiarkan kejadian yang tidak ada bandingnya ini bahwa saya percaya ada dua penjelasan utama dari orang2 pada waktu itu.

Yang pertama penjelasan secara alamiah (pengetahuan).

Dan yang kedua penjelasan secara adikodrati (mukjizat).

Penjelasan alamiah atau pengetahuan yang paling populer, sebab orang2 pelajar akan menjelaskan secara teori2 mereka yang masuk akal bahwa penculikan besar-besar oleh UFO, ada begitu banyak tafsiran dan ide-ide tentang kehilangan banyak orang hilang.
Sehingga menjadi Amerika dengan ide-idenya utk memasang chip pada tangan dan dahi karena diberitakan banyak orang hilang sehingga dengan pemasangan chip dapat memonitor setiap penduduk yang hilang diseluruh dunia, dan pada saat itulah pemasangan chip terjadi dan akan banyak yang antrian pemasangan chip (666) diperlakukan keseluruh dunia. Amin.

Penjelasan adikodrati (mukjizat) ini mengingatkan mereka yang tertinggal bahwa orang2 yang diangkat akan menyadari dan mereka akan bertobat bahwa apa yang dikatakan didalam Injil adalah benar dan inilah yang membuat mereka bertobat dengan rendah hati berlutut dihadapan Kristus memohon ampun, dan menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan dan mereka disebut kudus karena mereka tidak mau dipasang chip (666) …Mereka inilah yang disebut orang-orang kudus (orang suci) pada zaman Kesusahan Yang Besar ini mereka akan dianiaya karena percaya kepada Kristus dan tidak mau pasang chip (666) dan mereka tidak menyangkal iman mereka dan mau bahkan menjadi martir karena iman mereka (Wah. 6:9; 7:13-14; 20:4). mereka yang meninggal akan bergabung dengan kumpulan orang-orang yang ditebus–bersama-sama mereka akan datang ke hadapan tahkta untuk menyembah Anak Domba. Amin.

Jadi menurut anda anak2 akan otomatis ikut ‘diangkat’ krn mengikuti iman orangtuanya ? Apa benar bgtu ?
Menurut saya, utk memperoleh keselamatan / mengalami pengangkatan mrk tetap hrs beriman kpd YESUS, hidup bergaul dgn TUHAN. Memang peran ortu sngt besar pengaruhnya terhadap nasib mrk, krn ortu lah yg hrs membawa mrk kpd TUHAN YESUS spy dijamah hatinya.
Mar 10:13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
Kesalahan kita sbg orang dewasa biasanya menganggap bahwa anak2 blm bisa memahami ‘prinsip keselamatan’ apalagi tentang ROH KUDUS shg banyak ortu yg tdk pernah menekankan pengajaran tentang keselamatan, tdk prnh membawa mrk kpd TUHAN, tdk prnh membawa mrk masuk di dalam doa dan penyembahan. Sehingga ketika kita mengikuti Perjamuan Kudus kitapun melarang mereka ikut ambil bagian bahkan memarahinya spt murid2 TUHAN.
Padahal sbnrnya anak2 lbh mdh membuka hatinya, merendahkan diri dihadapan TUHAN shg ROH KUDUS memenuhi hati mrk.
Suatu saat ketika kami sekeluarga selesai berdoa bersama, slh satu anak saya bercerita bahwa dia melihat ada 2 malaikat yg sdg terbang di dlm ruangan, sy menganggap itu hny khayalannya saja tetapi beberapa waktu berikutnya, juga sesudah kami berdoa bersama dia bercerita lagi bahwa terjadi bencana yg luar biasa menakutkan, dia lihat bumi terbelah, bnyk org masuk ke dlmnya, gunung berapi meletus dan bnyk api mengalir, lalu air laut naik tinggi sekali shngga menenggelamkan pohon2.
Saya heran sekali bgmna dia bs mengetahui hal itu ? pdhal tdk ada yg mencerikan tentang akhir jaman kpdnya. Saya merasa tertempelak krn selama ini tdk prnh menyampaikan kebenaran seutuhnya kpd anak2 saya krn menganggap mrk blm bs menerima, shg akhirnya TUHAN sendiri yg mncrtakan kpd dia.
Melalui hal ini saya sadar bahwa wkt kedatangan TUHAN sungguh amat singkat, sejak saat itu saya merasa sedih melihat betapa bnyk anak2 jemaat TUHAN bahkan anak2 hamba2 TUHAN yg hidup asal-asalan tdk memperhatikan rohani mrk.
Saya menulis thread ini dgn tujuan utk mengetahui pendapat dan sikap rekan2 trhdap anak2, apakh kt pernah memikirkan apa yg akan terjadi pada anak2 pada saat Rapture, apakah kita terbeban terhadap mereka ?
Saya banyak melihat anak2 dari jemaat2 bahkan anak2 hamba2 TUHAN yg kelakuannya tdk sesuai dgn kebenaran FT

Memang peran ortu sngt besar pengaruhnya terhadap nasib mrk, krn ortu lah yg hrs membawa mrk kpd TUHAN YESUS spy dijamah hatinya.
Peran doktrin gereja juga tentunya ;D
Saya menulis thread ini dgn tujuan utk mengetahui pendapat dan sikap rekan2 trhdap anak2, apakh kt pernah memikirkan apa yg akan terjadi pada anak2 pada saat Rapture, apakah kita terbeban terhadap mereka ?
Beban bagaimana? Yang terbeban itu adalah jemaat yang dicekokin doktrin rapture pre tribulation, atau mid tribulation, yang [b]post tribulation kayanya biasa aja gitu ya[/b].

Sorry to say, but nasib anak pada saat rapture itu tergantung doktrin gereja yang anda anut. Kalau doktrin gereja anda adalah rapture pre atau mid tribulation, maka anda patut waspada karena ternyata doktrin gereja anda tidak mampu menyelamatkan mereka.

Beban bagaimana? Yang terbeban itu adalah jemaat yang dicekokin doktrin rapture pre tribulation, atau mid tribulation, yang post tribulation kayanya biasa aja gitu ya.

Sorry to say, but nasib anak pada saat rapture itu tergantung doktrin gereja yang anda anut. Kalau doktrin gereja anda adalah rapture pre atau mid tribulation, maka anda patut waspada karena ternyata doktrin gereja anda tidak mampu menyelamatkan mereka.
[/quote]
Dengan kata lain anda tdk ambil pusing dgn kondisi iman anak2 pd saat ini, anda tdk butuh kesempatan yg ada skrg ini utk membimbing anak2 hidup dipimpin oleh ROH KUDUS ? Bagaimana anda bisa yakin bahwa pada masa tribulation masih gampang menyelamatkan mrk ? sedangkan saat skrg saja mrk tdk menjalani hdp bergaul Tuhan ?

Doktrin gereja mana yg bisa mnyelamatkan ???

ya itu tadi saya bilang santai2 aja, seperti yang saya bold ini, mikirnya ga perlu kejauhan, sampe harus mikirin rapture segala. Rapture atau ga sama aja! Jangan pikir mereka ga bisa hidup tanpa ‘doktrin rapture’ anda!

Lha, yang ngomongin ‘nasib’ berdasarkan doktrin siapa yang mulai kira-kira ya?

Apakah anak-anak ikut terangkat tanpa diperhitungkan imannya ? atau mereka diangkat sesuai iman masing-masing ?

Ok, kalo kita sadar bahwa anak2 harus hidup bergaul dgn TUHAN sejak dari masa skrg, maka akan bnyk anak2 yg penuh ROH KUDUS dan akan banyak kesaksian2 yg kita dengar dr mrk. Kenyataannya skrg ini lbh banyak anak2 yg menyukai game2, film2 melebihi kesukaan mereka utk berdoa dan mendengar FT. Karakter mereka lbh bnyak meniru tokoh2 film atau game, perkataan mereka tdk mencerminkan hidup benar.
Penyebabnya adalah ortu yg menganggap mrk blm perlu dididik dgn benar sesuai FT krn waktunya msh panjang, blm dewasa, blm bisa berpikir tentang keselamatan, saat kematian masih lama.
Inilah sebabnya saya angkat topik mengenai nasib mrk pada saat Rapture, krn pd waktu itu tdk ada batasan usia. Jika kita percaya bahwa saat kedatangan TUHAN sdh dekat maka hal ini akan mendorong para ortu utk lbh terbebn buat anak2 mrk, tp bg yg tdk percaya ya sama saja, santai2 aja, saatnya menghadap TUHAN masih lama.

Klo anak-anak yang yang sudah menjadi orang percaya sangat jelas sekali bahwa utk memperoleh keselamatan mengalami pengangkatan mrk tetap hrs beriman kpd YESUS, hidup bergaul dgn TUHAN, namun disini yang saya jelasa adalah anak-anak yang belum menjadi orang percaya, namun orang tuanya sudah menjadi orang ang percaya? menurut anda bagaimana?

Jika anak yg sdh jd orang prcya hrs tetap beriman pd YESUS spy diselamatkan berarti tdk ada pengecualian utk anak yg blm percaya sekalipun ortunya sdh di dlm TUHAN. Sdh mjd kwjiban dan tanggung jawab kita sbg ortu utk membawa mrk kpd TUHAN bahkan sejak mrk ada di dlm kandungan, krn sebetulnya masa anak2 adalah masa anugerah, hati/roh anak2 lbh mudah merasakan dan menerima jamahan TUHAN ketika mrk dibawa di dlm hadirat TUHAN melalui doa dan penyembahan. Jika ada anak yg sulit utk menerima jamahan TUHAN, kemungkinan krn adanya kutuk yg mengikat.

Roma 5:12 Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.