Bagi Pendeta atau hamba Tuhan masuk dong, saya mau bertanya...

[b]Syalom,

saya mau bertanya kpd hamba2 Tuhan & Pendeta.
karna saya sedang Mengalami Hambatan Yg sangat Besar untuk Pelayanan.
saya blm pernah Pelayanan, tapi ingin pelayanan…[/b]
:’(

saya jg ingin Sekolah Tinggi Theology, tapi tidak punya biaya… :’(

saya sedang bingung, mohon batuannya…
terutama yg sudah sering pelayan…

Thx… :happy0025:

saudara, sorry saya bukan pendeta atau sejenisnya, tapi membaca artikel saudara sepertinya saya harus berbicara.
Sudara kesulitan dana untuk study Theologi. Saudara ingin melakukan pelayanan.

Apakah saudara sudah tahu arti pelayanan?
Apakah sudah paham benar tentang pelayanan?

Jangan sekedar ingin melayani tetapi tidak tahu dan tidak paham konsep dan kehidupan melayani?

Pelayanan itu adalah pengorbanan.
Pengorbanan itu memberi bukan untuk menerima.

Jika sekarang saja saudara kesulitan keuangan dan mengarapkan bantuan jalan keluar untuk mengatasi hal ini, bagaimana kelak jika saudara dalam pelayanan?

Pelayanan yang sebenarnya itu mengharapkan upah dari sorga, bukan upah dari dunia.
Apakah saudara sanggup berkorban demi Kerajaan Allah tanpa harus menerima apa-apa secara jasmani?
Bagaimana kelak jika saudara gak punya cukup uang?
Bagaimana saudara akan mencukupi kebutuhan saudara?
Apakah saudara sanggup hidup seperti itu?
Apakah saudara sanggup memberikan dari semua yang saudara miliki untuk pelayanan?

Apakah saudara akan mengharapkan uang dari gereja dan pemberian jemaat?
Jika demikian sungguh memalukan.

Bapak Pendeta Pariajdi mengatakan bahwa pendeta yang meminta-minta dan menerima pemberian dari jemaat tidak akan mendapatkan kuasa. Mereka tidak akan mendapatkan upah disorga sebab mereka telah menerima upah dari uang yang telah mereka terima. Bukankah sungguh sangat disayangkan jika demikian terjadi.

Sekarang ini banyak orang ingin jadi pendeta dengan motif-motif tertentu bahkan berkelahi merebut posisi gembala sidang atau dalam struktur gereja. Sungguh memalukan.
Apakah saudara ingin seperti mereka?

Motif uang sudah menodai pelayanan.
Tapi mereka akan mempertanggung jawabkan itu semud dihadapan Tuhan.

Saran saya berusahalah dahulu kumpulkan modal yang cukup untuk belajar teologi daripada sadara meminta-minta. Usahakan saudara memperoleh kuasa bukan sekedar titel pendeta yang kosong tidak memiliki kuasa.

Setelah harta saudara banyak kemudia gunakan semua harta sadara itu untuk membiayai pelayanan saudara sehingga saudara kelak tidak kekurangan uang untuk membiayai pelayanan saduara.
Itu jika saudara tulus ingin melayani.

Belajarlah dari Bapak Pendeta Pariadji dia penuh kuasa, membangun banyak gereja dan tidak meminta-minta uang dari jemaat. Dia itu menggunakan hartanya untuk pelayanan. Dia sudah bertemu dengan TUhan Yesus.
Dia seringkali berkata: pendeta yang meminta-minta dan menerima pemberian jemaat tidak akan memiliki kuasa.

Gereja yang benar tidak akan meminta-minta. Itu adalah muzizat Tuhan. Terlebih lagi mereka yang melakukan pelayanan harus 100% berkorban dan bukan untuk menerima sepeserpun dari pelayanan.
Saudara sanggup gak?
Pendeta yang bener menantikan upah disorga.

@franco: Good advice, Bro! :afro:

Tambahan lagi :
Jangan jadikan profesi Hamba Tuhan menjadi pelarian karena sulitnya mencari nafkah di dunia sekuler. Apakah anda tertarik jadi pendeta karena tergiur liat pendeta2 banyak yang bisa naik BMW atau Mercy? Jangan sampai motivasimu karena tertarik hal2 duniawi seperti ini. Ingat, Bro: anda mau mengabdi untuk Kerajaan Allah. Upahmu sudah disediakan Allah di Sorga.
Memang sekarang jaman anugerah. Tapi sekali lagi Tuhan melihat hatimu. Tuhan tau apa motivasimu melayani Dia.
Saya sendiri nggak berani masuk lebih jauh ya karena masalah pengorbanan ini. :’(

Buat bro franco dan wenaz, itu bkn jalan keluar. Kok malah diceramahi sih. Emang org yg sekolah teologia itu hrs sempurna dulu ya.
Emang saudara lebet mau sekolah teologi dmn,saya punya rekan yg mungkin bisa membantu asal sekolah teologinya jgn yg mahal2. Klu mau ada kok sekolah teologi yg murah tp berkualitas. Klu minat PM aku ya.

Saya sih gereja di GBI.

otomatis maunya di STT Bethel…

emang mau pelayanan harus sekolah dulu ya fren… :mad0261:
trus kalo yg ga ada biaya sekolah spt anda, ga boleh pelayanan ya… :’(

ngepel nyapu beresin kursi gereja itupun pelayanan…

uji terlebih dahulu motif kita untuk pelayanan apakah memang sebagai seorang theolog atau mengambil pelayanan yang lain karena pelayanan bukan saja pelayanan mimbar.

GBU

Tdk salah mjd teolog, tp emang hrs didasari oleh hati yg bener2 rindu melayani

friend…

keinginamu untuk melayani adalah kasih karunia…
untuk masalah pelayanan langkah pertama kamu aktif dalam kelompok sel, setelah itu kamu bisa tanya pada gembala di gereja kamu mengenai lowongan pelayanan.
kalo untuk masalah biaya sekolah theologia —> Tuhan tuh menyelidiki setiap hati jikalau kamu memang memiliki kerinduan untuk melayani dan untuk masuk sekolah tinggi theologia… berdoa dan minta pada Tuhan Dia Allah Bapa yang mengerti apa yang terbaik untuk anaknya jika memang Tuhan berkenan tak ada yang mustahil… Dia akan menyediakan dana untuk kamu dapat sekolah di STT…
Tuhan memberkati

Untuk menjadi pelayan Tuhan nggak usah tunggu sekolah theology dulu … karena firman Tuhan katakan kabarkan injil keseluruh muka bumi bukan di suruh sekolah dulu … dengan kehidupan kita sehari-hari yg selalu berdoa dan membaca/belajar firman Tuhan, meminta kuasa Tuhan melalui Roh Kudus agar memimpin kehidupan kita menjadi terang yg kecil di sekeliling kehidupan kita, berserah sepenuhnya kepada Tuhan dan berusaha dgn semboyan carilah dahulu kerajaan surga maka lainnya akan ditambankannya.
Karena nggak bisa melayani menyampaikan kabar keselamatan hanya dilakukan oleh pendeta2, diakon2, anggota majelis…seluruh umat Tuhan (orang awam sekalipun) harus mengambil bagian dalam pelayanan untuk menyampaikan kabar keselamatan bahwa Yesus segera datang. Kita semua merindukan Yesus segera datang menjeput umatNya yg mengakui bahwa Yesus adalah TUHAN dan Juru selamat manusia.

Sekolah teologi jg perlu agar semakin dibekali utk pelayanan.jgn sampai kita salah tafsir alkitab Atau penerapannya yg salah. Itu perlunya sekolah Teologia.

mang kamu tinggal dimana

Waduh, saya juga bukan Pendeta bro… :mad0261:
Coba menanggapi aja bro… :char11:
Pelayanan itu bukan menjadi pendeta saja bro, anda membuat org lain tersenyum pun termasuk pelayanan.
Kalau kamu ingin pelayanan, bertumbuhlah terlebih dahulu lewat gereja lokal yang anda rasa bisa membuat anda bertumbuh dan berbuah. Setelah anda bertumbuh coba tanya Tuhan apakah keinginanmu itu benar" panggilan dr Tuhan atau tidak, puasa bro kalo perlu.
Kalo sekolah teologi gratis saya gak tau dimana yang ada, tp kalo progam beasiswa ada bro. Coba deh tny ma Tuhan, kan Beliau yang rancangin hidup anda. ;D

melayani Tuhan ngga harus sekolah Theolog
tanya Tuhan ,apa yang harus dikerjakan spy Tuhan disenangkan

Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan YESUS, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita. Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kolose 3:17&23

Melayani Tuhan adalah TUGAS/PANGGILAN UMUM bagi orang-orang yang percaya kepada-Nya, dengan kalimat lain kita semua orang percaya ditugaskan untuk melayani Tuhan. Kita tidak perlu bergelar Sth untuk memulai melayani Tuhan.

Kalo kamu baca dan cermati ayat diatas, kamu bakalan tau kalo apapun yang kita kerjakan, pekerjaan yang Tuhan berikan kepada kita, itu adalah sebagai bentuk pelayanan kita kepada Tuhan. Seperti yang kita tau; manusia diciptakan Tuhan memang untuk dijadikan sebagai pekerja (Adam diperintahkan Tuhan untuk menggarap taman eden). Jadi pekerjaan yang kita lakukan, entah sebagai office boy, data entry, akuntan, atau yang lainnya, disebut sebagai pelayanan terhadap Tuhan apabila motivasi didalam hati kita selagi kita mengerjakan pekerjaan tersebut adalah untuk Tuhan, untuk kemuliaan Tuhan, untuk menunjukan kepada rekan2 kerja kita; ini lho, orang Kristen tuh kalo bekerja seperti ini. Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Kolose 3:12 Dan kamu pasti juga udah tau kalau banyak pendeta/pelayan Tuhan di gereja yang sepertinya melayani Tuhan, tapi sebenernya mereka sedang melayani diri sendiri. Pelayan-pelayan Tuhan yang seperti inilah yang disindir oleh Tuhan dalam Matius 7:22-23

Jadi apa yang harus kamu buat sekarang untuk memulai pelayanan?
Mulailah untuk melakukan pekerjaan yang Tuhan percayakan kepada kamu sekarang ini dengan sebaik-baiknya, dengan sikap yang benar menurut Firman Tuhan, dan dengan hati yang tulus dan murni bahwasannya apa yang kamu sedang kerjakan saat ini adalah untuk kemuliaan Tuhan.

Karena mereka yang melayani dengan baik beroleh kedudukan yang baik sehingga dalam iman kepada KRISTUS YESUS mereka dapat bersaksi dengan leluasa. 1 Tim 3:13

ps: mengenai keinginan kamu untuk kuliah theologi, kalo memang itu adalah dorongan dari ROH KUDUS, berdoalah dan berusaha, pasti Tuhan buka jalan.

salam kenal dalam kasih Kristus untuk semuanya

siapa itu hamba Tuhan sebenarnya??

cuma ada 2 kemungkinan sebenarnya… kita hamba Tuhan atau hamba Iblis

saya yakin pelayanan yang sejati lahir dari kerinduan akan kasih Kristus yang terdalam

silahkan disimpulkan apakah pelayanan itu hanya untuk orang tertentu ataukan semua orang Kristen perlu terlibat?

salam kasih Kristus

GBU

kenapa anda sewot sekali ketika ada saudara kita yg terpanggil untuk sekolah theologia…

kalau memang Tuhan mengijinkan saudara kita ini sekolah theologia melalui jalur beasiswa, anda mau berbuat apa?

memang beasiswa itu uang anda, sehingga anda demikian sewotnya…

seharusnya anda memberi semangat ketika ada saudara kita yang terpanggil untuk melayani Tuhan…

Bro Lebeth…

Upah dari melayani dimana aja sama, karena Tuhan yg tau hati kita sebenarnya.

Saran saya dari sekarang sebaiknya anda sudah mulai “naik ring”, ikut melayani ditempat dimana anda beribadah. kerjakan apa sajalah. nanti sambil berjalan waktu anda akan dapat memilih sendiri apa pelayanan yang cocok dengan anda.

Dengan cara ini anda bisa belajar melayani, tau suka dukanya dll. jadi akan lebih matang, kalau suatu hari nanti anda duduk disekolah teologia.

Selain itu, dengan bantuan senior, gembala ditempat anda melayani, mereka bisa kasih rekomen kemana anda harus melanjutkan sekolah teologia, bisa saja anda dapat bea siswa.

Jika anda ternyata merasa “dunia pelayanan” itu ternyata bukan duniamu, maka bro bisa beralih ke dunia lain dengan lebih mudah namun tetap terkoneksi dengan mereka yg melayani, bahkan bisa bantu2 anak2 baru untuk melayani.

Terus terang, saya juga ingin bisa melayani, saya suka dan berbakat mengajar, karena sekarg juga masih mengajar. Nah, agar bisa efisien, sya manfaatkan wkatu yg ada dengan cerita2 mengenai kasih Tuhan pada mereka yg belajar pada saya, atau diktr !

Nanti kedepan saya juga ingin ikut cellgrup biar bisa berbagi dengan anggota cell grup ygn lain. Begitulah cara saya melayani saaat ini.

Terima kasih

untuk pelayanan itu bener bener keputusan dari hati. bagus !

pelayanan itu seperti, anda tahu anda akan lelah, anda ga dibayar sering ketemu pelayan begini, mau cari duit ya kerja !! anda tahu, anda mungkin rugi disini bensin, waktu, dll

tapi ini bukan soal itu, ini tentang apa yang kita terima,

kalo menurut ane, pelayanan itu kek “ucapan terima kasih” atas apa yang udah ane terima, keluarga yang utuh, kesehatan, saudara yang pengasih, makan kenyang tiap hari, hidup damai tanpa masalah, teman yang gokil

juga selama ane masih bisa bergerak, masih jiwa mudabil :stuck_out_tongue: dan strong yet fresh, melakukan kegiatan positif, ya dengan pelayanan ntu :smiley: