Bahas Khusus benarkah Allah setia melulu pada umatNya dgn hubungkan berhala ?

Ingat Allah mengatakan Ia setia, tentunya pada DiriNya sendiri, bukan setia ( nurut ) kehendak umat-Nya.

Kalau Allah setia selalu pada kehendak umat-Nya, itu namanya Allah Gendok / pembantunya umat-Nya.

Allah hanya setia pada umatNya, jika umatNya mendapatkan cobaan apa-pun tapi umatNya tetap bersandar padaNya, maka Allah senangtiasa melindunginya sampai achir hayat ( 1 Kor 10:13 & Ibr3:14-19 - 1Kor15:2 )

1Kor10:13 ( Allah setia, belum tentu umatNya setia ) )
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Oleh karena Allah tahu umatNya belum tentu setia, maka Allah beri warning keras pada manusia !

1Kor10:14
Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, jauhilah penyembahan berhala !

1 Yoh5:21 Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala

Pertanyaaan :
1. Benarkah Allah selalu setia atau tidak selalu setia pada umat-Nya ?

2. Kalau terdapat umatNya tidak setia, bagaimana Allah hadapin yang bersangkutan ?

3. Mengapa Ungkapan Allah setia kop malahan dihubungkan dengan Berhala 1Kor10:14 & 1 Yoh5:21 ? atau bisa dimaksud dengan tidak setia di Roma11:22 atau Ibr6:4-6 dll ?

4. Apa yang dimaksud penyembahan berhala dan segala berhala di 1 Kor10:14 dan 1 Yoh5:21 ?

5. Apakah warning / peringatan keras pada umat-Nya yang tertulis 1Kor10:14 & 1Yoh5:21 tidak mungkin terjadi bagi pikiran / benak Allah sendiri seperti di Roma11:22 & Ibr6:4-6, Yeh18:24 dsbnya ?

6. Jadi apa yang dimaksud Allah tidak mungkin mengingkari DiriNya sendiri karena umatNya ?

Silahkan komentar lebih lanjut.

GBU.

Salam

Pertanyaaan (se abreg gini :)):

  1. Benarkah Allah selalu setia atau tidak selalu setia pada umat-Nya ?
    Benar Dia setia thdp umatNya sesuai siapa yg Dia kehendaki.
    Ayatnya memacu ke :Bukan kamu yg memilih Aku tapi Akulah yg memilih kamu.
  2. Kalau terdapat umatNya tidak setia, bagaimana Allah hadapin yang bersangkutan ?
    Wah ini tergantung kedaulatan Tuhan tapi yg jelas Dia akan selalu menarik/mengingatkan melalui tmn,sdr,pasangan hidup,Hamba Tuhan,dll u/ org itu dpt kembali kepadaNya.
    Buktinya terdapat pada bangsa Israel yg sama dgn kita secara pribadi.(hehe nakalnya selalu ada :D)

Ntar dulu ya 3.4.5.6nya,perenungannya ada 4 kitab sich :slight_smile:

Bersambung aja or to be continue :slight_smile:

Itu bukan ayat setia bro, melainkan Allah memilih bro !
Allah memilih kita yani orang yang mauo percaya pada Yesus, baru Allah memilih kita. Epesus1:4.

2. Kalau terdapat umatNya tidak setia, bagaimana Allah hadapin yang bersangkutan ? Wah ini tergantung kedaulatan Tuhan tapi yg jelas Dia akan selalu menarik/mengingatkan melalui tmn,sdr,pasangan hidup,Hamba Tuhan,dll u/ org itu dpt kembali kepadaNya.

Buktinya terdapat pada bangsa Israel yg sama dgn kita secara pribadi.(hehe nakalnya selalu ada :D)

Kok pakau kedaulatan Allah sih ? Apakah kedaulatan Allah kita sudah mulai mengerti rahasiaNya di kitabNya ?

Ini bro akibat sangsi beratnya umatNya tidak setia, bukan alam pikiran anda yang mengarang2 aja.

2Tesa:7-9
. . . Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya, dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala,
dan
Mengadakan pembalasan terhadap mereka :

a. Yang tidak mau mengenal Allah ( Bagi orang tidak percaya )

b. Tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita. ( Bagi UmatNya yang tidak setia ada di Roma11:22 dan Ibr6:4-6. Yeh18:24, Ibr10:26, Ibr10:29, Samuel 16:14, Ibrani 10:38, 1Tim1:19-20, Yud 4b. 2Pet2:20- 21, 2:1b, Mar3:29 , 2Pet2:1, Ibr3:12 1Timt 4:1, Wy22:19-20, Kel 32:33, Maz69:29, 1Yoh5:16b, 2Tes 2:3 dll dll dll dll dll dll dll dll banyak bro ayatnya ! Baca dong ayat2nya, jangan malas membacanya, kalau malas gak bakal ngerti2 Bro.. )

Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya

Ntar dulu ya 3.4.5.6nya,perenungannya ada 4 kitab sich :)

Bersambung aja or to be continue :slight_smile:

Silahkan, tapi renungkan baik2 lebih mendalam ya, jangan malas2 mengingat ayat2 yang berseberangan dengan anda.

GBU.

Lho lupa gak dicontinue ?

Atau member yang lain bisa membantu ?

GBU.

Shalom,

  1. Allah TETAP SETIA kepada kita walaupun kita TIDAK SETIA
    Maz 100:5 Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.
    2 Tim 2:13 jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.

2.Permasalahannya bukan bagaimana Allah menghadapi/menyikapi orang2 yang tidak setia. Allah MEMBERI kita PILIHAN sejak mulanya. “Kalau kamu menuruti semua firmanKu, berkat kamu dapat ; bila tidak, kutuk”
(Ulangan 28 – tentang berkat dan kutuk). Kita manusia DIBERI KEHENDAK BEBAS mau pilih yang mana.

3.1Kor 10:14 & 1 Yoh 5:21 berupa PERINGATAN Allah agar kita menjauhi penyembahan berhala
Roma 11:22 & Ibr 6:4-6 berbeda sekali maksudnya. Roma 11:22 menjelaskan bahwa seseorang yang jatuh kedalam dosa, tetapi pada saat2 tertentu berbalik kepada Tuhan, dosanya bisa diampuni. Kalau Ibr 6:4-6 menjelaskan bahwa bila seseorang SUDAH DAPAT bernubuat, mengusir setan dalam nama Tuhan, menyembuhkan orang sakit, mempertobatkan banyak orang, memberitakan Injil kemana2, berbuah banyak; kemudian MELAKUKAN PERBUATAN YANG DIA TAHU PERSIS BAHWA ITU ADALAH DOSA, dosanya tidak dapat diampuni. Pernahkah anda mendengar seorang hamba Tuhan yang SANGAT TERKENAL (saya tidak menyebut nama) yang sudah mendapat banyak karunia2 sorgawi, kemudian tiba2 MENCERAIKAN ISTRINYA ? Nah, orang seperti inilah yang dimaksud dalam Ibr 6:4-6

4.Berhala yang dimaksud disini adalah SEGALA SESUATU YANG MEMBUAT MANUSIA TERIKAT DENGAN DUNIA INI
Contoh : hobi. Penjelasannya mungkin nggak cukup disini, karena agak panjang. Mungkin lain kesempatan dibahas lebih lanjut.

  1. Mohon maaf sebelumnya, pertanyaan kelima ini saya kurang mengerti maksudnya. Mungkin bisa diperjelas lagi ?

6.1Pet 1:15 tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, 1:16 sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.
Allah TIDAK MUNGKIN mengingkari diriNya sendiri karena Dia KUDUS. KUDUS berarti TAK TERJAMAH OLEH DOSA.
Bukankah berarti Allah menipu kalau Dia menarik sendiri/mencabut apa yang sudah Dia katakan/firmankan ? Menipu adalah perbuatan dosa, khan ?

Semoga bermanfaat. GBU

Setianya Tuhan adalah kamu juga harus setia, bukan kamu tidak setia lalu kamu sengaja berbuat dosa lalu Allah tetap setia dan mengampuni dosa-mu.

Kalau kata Jika, atau jika tidak Roma11:22) atau bila ( Ibr6:6), oleh teolog Tulip & Osas hanyalah peringatan saja, jadi 2Tim2:13 tidak mungkin gak setia, itu kata rekan anda !

Tahu gak maksud setiaNya Allah yang tidak dapat disangkal diri-Nya ? Yaitu : perkataan-Nya tidak bisa berubah sedikit-pun dalam keadaan apapun ! Jelas ?

Silahkan anda debat dengan Allah :

( TUHAN berkata pada-mu yg berteolog Osas dan Tulip : ) Tetapi kamu berkata: Tindakan Tuhan tidak tepat ! Dengarlah dulu, hai kaum berteolog Osas dan Tulip, apakah tindakan-Ku yang tidak tepat ataukah tindakanmu yang tidak tepat hai penganut Osas dan Tulip ? (Yeh18:25)

AKU ( Allah } berkata pada-mu yg berpenganut teolog Osas dan Tulip, apakah kalian berani menyanggah perkataan-KU sebelum AKU menjadi manusia lalu AKU Yesus lupa / pikun perkataan-KU diri sendiri, AKU tetap setia pada diri-KU sendiri dengan tidak merubah kata2 sedikit-pun baik di PB maupun di PL :

Yeh18:24 Jikalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan seperti segala kekejian yang dilakukan oleh orang fasik - apakah ia akan hidup ? Segala kebenaran yang dilakukannya tidak akan diingat-ingat lagi. Ia harus mati karena ia berobah setia dan karena dosa yang dilakukannya. Demikian juga AKU berfirman di Ibr6:4-6 dan Roma11:22 dengan maksud yang sama, yakni orang-KU yang benar merubah setia yakni gak mau lagi dalam kemurahan-KU dan ia berubah setia menjadi menghina-KU dan mendurhagaka-KU dan menyalibkan-KU lagi, maka sesuai sebelum AKU menjadi manusia di Yeh18 itu, maka umat-Ku yang benar merubah setia, Aku mengvonisnya " MATI ( Yeh18:24) " atau " " Tidak bisa diperbaharui lagi ( Ibr6:6) " atau istilah " Dipotong lagi ( Roma11:22b )"

Emangnya AKU tetap setia kepada orang yang benar-KU berbalik dari kebenaran-KU lalu AKU dipakasa oleh kamu untuk mengampuninya seperti dilontarkan oleh umat-KU @Rita Ratina yang ada di forom Kristen.com ?[/color] Dasar umat-KU yang bodooh keimananya sesuka hati me-reka reka !

Silahkan anda2 Osas dan Tulip membantah kepada Allah kalau berani ? paling2 dibejet !

2.Permasalahannya bukan bagaimana Allah menghadapi/menyikapi orang2 yang tidak setia. Allah MEMBERI kita PILIHAN sejak mulanya. “Kalau kamu menuruti semua firmanKu, berkat kamu dapat ; bila tidak, kutuk”
(Ulangan 28 – tentang berkat dan kutuk). Kita manusia DIBERI KEHENDAK BEBAS mau pilih yang mana.

3.1Kor 10:14 & 1 Yoh 5:21 berupa PERINGATAN Allah agar kita menjauhi penyembahan berhala
Roma 11:22 & Ibr 6:4-6 berbeda sekali maksudnya. Roma 11:22 menjelaskan bahwa seseorang yang jatuh kedalam dosa, tetapi pada saat2 tertentu berbalik kepada Tuhan, dosanya bisa diampuni. Kalau Ibr 6:4-6 menjelaskan bahwa bila seseorang SUDAH DAPAT bernubuat, mengusir setan dalam nama Tuhan, menyembuhkan orang sakit, mempertobatkan banyak orang, memberitakan Injil kemana2, berbuah banyak; kemudian MELAKUKAN PERBUATAN YANG DIA TAHU PERSIS BAHWA ITU ADALAH DOSA, dosanya tidak dapat diampuni. Pernahkah anda mendengar seorang hamba Tuhan yang SANGAT TERKENAL (saya tidak menyebut nama) yang sudah mendapat banyak karunia2 sorgawi, kemudian tiba2 MENCERAIKAN ISTRINYA ? Nah, orang seperti inilah yang dimaksud dalam Ibr 6:4-6

4.Berhala yang dimaksud disini adalah SEGALA SESUATU YANG MEMBUAT MANUSIA TERIKAT DENGAN DUNIA INI
Contoh : hobi. Penjelasannya mungkin nggak cukup disini, karena agak panjang. Mungkin lain kesempatan dibahas lebih lanjut.

  1. Mohon maaf sebelumnya, pertanyaan kelima ini saya kurang mengerti maksudnya. Mungkin bisa diperjelas lagi ?

6.1Pet 1:15 tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, 1:16 sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.
Allah TIDAK MUNGKIN mengingkari diriNya sendiri karena Dia KUDUS. KUDUS berarti TAK TERJAMAH OLEH DOSA.
Bukankah berarti Allah menipu kalau Dia menarik sendiri/mencabut apa yang sudah Dia katakan/firmankan ? Menipu adalah perbuatan dosa, khan ?

Semoga bermanfaat. GBU

Tuh idem diatas, silahkan anda berpenganut Tulip dan Osas membantah Allah !

GBU.

Silahkan Jawab : kalau anda tidak setia dengan anda menyangkal Dia, lalu Dia dengan setiaNya tidak menyangkal anda ? Itu namanya Allah sangat boodoh ! atau anda sok jadi Allah menghujad dirinya sendiri dengan menyangkal diri !

Atau silahkan member yang lainnya bisa membantu menjawab @ptr29 ( mungkin Petra29 ? = Petra9 ? )

GBU.