banyak orang awam tidak tahu apa itu trinitas ...

IMO, kalimat ayat diatas ambigu. Tidak bisa diketahui yang mana yang perihal “ragu2” tsb, karena bisa misal spt sbb :
A. Ragu2 antara ikut menyembah ato kagak. So, mereka tidak menyembah.
B. Ragu2 apakah itu bener Yesus yang ada disitu. So, mereka tidak menyembah.
C. Ikut menyembah, namun didalam hati mereka ada keragu2an.

Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi”.

Kalo menurut saya pribadi, saya memilih yang A.
However, setelah mendengar kalimat merah - saya rasa kelompok yg ragu2 tsb tidak ragu2 lagi menyembahNya karena menurut saya adalah termasuk jagoan apabila kelompok yang ragu2 tsb tetep aja berkacak pinggang setelah mendengar kalimat merah. :cheesy: :smiley:

ayat ini terjadi sebelum Pentkosta/dimulainya zaman PB, setelah Pentakosta tidak ada satu ayat pun tertulis menyembah Yesus
IMO, jangan jauh2 dulu ke frame waktu Pentakosta. Dari kisah itu sendiri, sikonnya bisa diketahui spt sbb :
  1. Ada Yesus
  2. Ada murid2 yang menyembahNya
  3. Tidak ada Yesus bilang : Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksianKu (Yesus) . Sembahlah Allah! Karena kesaksianKu (Yesus) adalah roh nubuat.

IMO, istilah [Alfa Omega] sulit untuk dikenakan ke entitas lain.

Wahyu 1:8
I am the Alpha and the Omega," says the Lord God, "who is, and who was, and who is to come, the Almighty

Disini nggak jelas siapa itu yang ngomong.
So, anggep aja itu Allah (bukan Yesus) yang ngomong
.
.
.
however,
Wahyu 20:12
Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.

Kosakata [aku] pada kalimat merah menuntun ke kesimpulan bhw [aku = Yesus].
So, yang bicara di ayat 12 itu adalah Yesus.

Wahyu 20:13
Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.

Nah, kalo kalimat di ayat 12 dan 13 adalah kesinambungan yg dengan demikian yang ngomong di ayat 13 itu ya masih Yesus juga … maka [aku = Yesus = Alfa Omega].


Wahyu 1:17
Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati

Tidak jelas dalam rangka apa si penulis tersungkur, karena tidak seperti di ayat lainnya - penulis ada menambahkan keterangan selanjutnya berupa kalimat “untuk menyembah dia” —> Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia

Pada asumsi di ayat 17 si penulis tersungkur dalam rangka menyembah, maka tidak terbaca adanya penolakan dari entitas terkait - yang ada : Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup

Kalimat [Aku telah mati] menuntun ke kesimpulan yang ngomong itu Yesus.

Anyway, keterangan penulis selanjutnya yg berupa kalimat “sama seperti orang yang mati” di ayat 17 —> menuntun ke kesimpulan [boro2 mikir utk nyembah, ini mah udah duluan keburu amsiong ngliat entitas tsb]. :smiley:

Saya sampai saat ini menilai dari sudut pandang saya yang awam, Konsep Trinitas silahkan diperluas dan dibahas tetapi pada akhirnya hanya menjadi perdebatan belaka dengan pemahaman berdasarkan Alkitab juga.
Justru mereka yang bergerak dalam kasih, terus bekerja dan bergiat melakukan Firman Tuhan.
Saya sangat yakin , mereka yang Hidup Dalam Kasih Tuhan Yesus Kristus akan segera mengenali dan memahami apa itu Trinitas.
Disinilah yang saya maksud dengan tulisan saya, janganlah mau dipusingkan dengan konsep keimanan yang ada saat ini.
Bila anda tidak mengerti
Bila anda masih dangkal memahami
Bukan berarti anda berhenti bergiat melakukan Firman Tuhan hanya anda menghadapi suatu tembok tembok yang membatasi Iman berkembang.

Salam

Karena munculnya rumusan trinitas bapa gereja Tertulianus pada sekitar abad-3 adalah untuk menghancurkan paham Arianisme yang menyatakan bahwa Yesus bukan Allah.

Padahal ada begitu banyak tulisan-tulisan para bapa gereja sebelumnya yang menyatakan Allah trinitas meskipun istilah trinitas belum nongol.

Bisa ya, bisa tidak, bray.

Beberapa teman Kristen gue, menganggap trinitas dalam Kristen “seperti” ajaran trimurti-nya Hindu.
Dan ini jika dibandingkan dengan ajaran para bapa gereja, jelas beda dan keliru.

Makanya gue kembali ke ajaran para rasul, penerus rasul dan para bapa gereja, bray.
Karena yang gue tahu, Kekristenan itu sudah dimulai dari abad-1.

Buat gue, trinitas itu berbicara tentang “iman”, jadi mesti solid dulu.
Tapi ini cara gue, tentu tiap-tiap orang punya caranya masing-masing.

Arah yang ingin anda sampaikan kepada saya, bisa saya pahami dengan baik.
Saya ucapkan terima kasih.
Dari awal, saya juga bertanya - apa penjelasan anda tentang Trinitas ?
Biar saya mau tahu berdasarkan rasa penasaran saya - tanpa menghakimi atau menilai.
Trinitas itu apa sebenarnya.
Klo saya keimanan saya mudah saja, Yesus Kristus Tuhan.
Sisanya jangan terlalu dipusingkan, karena memang harus kita akui baik anda atau saya atau siapapun, tak kan bisa menyelami semua pemahaman yang sebenarnya dari Yesus Kristus itu sendiri.
Bahkan di Alkitab dikatakan pengertian akan diberikan kepada siapapun sampai batas Tuhan sendiri yang tentukan, yang paling utama adalah Kerjakanlah Keselamatanmu.
Penekanan saya disini adalah Bergiatlah terus menerus melakukan Kehendak Bapa sebagaimana panutan yang ditunjukkan oleh Yesus Kristus.
Jika memang diizinkan, karunia memahami apapun itu termasuk Trinitas , menurut saya akan diberikan.

Salam

Gue ingat betul, bahwa pemahaman Trinitas gue awalnya sama seperti itu juga, bray.
Gue ga terlalu pusingin siapa itu Bapa dan ROH KUDUS, yang penting Yesus-nya adalah Allah.
Kalo gua telaah dengan ilmu gue yang sekarang, mungkin pemahaman gue waktu itu lebih ke arah Modalisme tetapi kadang-kadang bisa menjelma menjadi Tritheisme-nya Hindu. Pokoknya campur aduk gitulah.

Di gereja gue, hal-hal terkait Trinitas jarang sekali dibahas sangat mendalam.
Mungkin sama seperti yang elo yakini, yang mudahnya aza, Yesus Kristus adalah Allah.

Sampai pada suatu ketika gue baca buku tentang bapa-bapa gereja dan nyangkut di Tertulianus.
Mulai saat itu, gue meyakini seperti apa yang diyakini Tertulianus soal Trinitas.

Betul. Tetapi Tuhan memakai para penerus rasul, para bapa gereja, para orang kudus untuk menyatakan diri-Nya lebih mendalam, termasuk soal Trinitas.

Nah, mungkin di sini bedanya gue sama elo, bray.

Semoga seperti itu, bray.

Sampai berapa pembahasan, konsep Trinitatis menurut anda sendiri, saya tanya berkali2 seperti apa, belum ada diberikan.
Tapi bukan hak saya juga mempertanyakan nya.
Case close aja dah.

Salam

Kan udah gue bilang, copas dari punya Tertulianus.
Ngapain juga cape-cape bikin konsep sendiri, bray.
Alkitab di tangan gue juga copas dari punyanya Gereja Katolik kok.

Yang namanya di forum, hak setiap forumers buat nanya, bray.
Santai aza.

Wokeh.

@MasterBlood:
Konsep Trinitas menurut Tertulianus adalah ‘una substantia tres personae’, “satu substansi/hakekat tiga pribadi”.
Selengkapnya bisa dibaca di http://www.sarapanpagi.org/tritunggal-dalam-pikiran-tertulianus-vt20.html

Salam

Yah terima kasih admin , pernah saya baca sehingga sayapun (maaf) bukan untuk kesombongan , sudah memahami dan mengambil kesimpulan tentang Trinitatis.
Tapi terus terang , bahkan sampai saat ini perbandingan yang cocok tentang Konsep Trinitatis lah yang belum bisa dijabarkan dengan “mudah” sehingga tidak menjadi batu sandungan.

Makanya saya bertanya berkali2, kepada bro @Virus - menurut anda sendiri bagaimana konsep Trinitatis berdasarkan pemikiran sendiri?

Saya bukan tipe orang, yang dibilang A - saya terima bulat2 A tanpa tahu darimana asalnya ?

Terima kasih admin , karena saya pun bertanya bukan untuk berdebat apalagi untuk mengukur-ukur seseorang karena itu adalah hal yang salah.

Salam

Kalau anda seorang kristen maka pemahaman mengenai Trinitas yang benar adalah penting karena anda bertanggungjawab untuk menjawab pertanyaan orang tentang hal itu atau mempertahankan ajaran itu didalam istilah teologinya apologetika.

Maaf, saya sangat bertentangan dengan orang2 yang mengkultuskan pemahaman tentang Trinitatis menurut pihak tertentu adalah yang paling benar.
Tidak teman, saya bukan non Trinitatis tapi saya tidak mempunyai Iman yang bertumpu kepada Trinitatis.

Salam

Boleh tahu anda pecaya doktrin Trinitas apa tidak ?

Kalau percaya apa konsep anda sendiri mengenai doktrin Trinitas ?

Orang baru bertobat dan anda ukur pengetahuan dan pengenalannya akan Allah??? Lantas anda bandingkan dengan diri anda sendiri… bagooooos…

2 Korintus 10:12
Memang kami tidak berani menggolongkan diri kepada atau membandingkan diri dengan orang-orang tertentu yang memujikan diri sendiri. Mereka mengukur dirinya dengan ukuran mereka sendiri dan membandingkan dirinya dengan diri mereka sendiri. Alangkah bodohnya mereka!

Tentang Tritunggal Ilahi seorang beriman akan mengerti dengan hatinya bukan dipajari seperti teori matematika, sebab pengetahuan tesebut bukan diajarkan oleh manusia tetapi oleh Roh Allah dalam hati mereka pada saatnya.

Kalau trinitatis memang buat apa bertumpu tetapi kalau doktrin Trinitas adalah salah satu inti ajaran Kristen.

Sepakat bray.

Teofilus dari Antiokhia, 180M, adalah Bapa Gereja, dikenal sebagai penulis pertama yang menggunakan istilah Trinitas untuk menggambarkan Allah Bapa, Allah Putra, dan ROH KUDUS.

Sebelum dan sesudahnya, banyak kok “ajaran-ajaran Trinitas” dengan atau tanpa “merk Trinitas”. Misalnya dari Bp. Ignatius dari Antiokhia (110M), St. Yustinus (100-165M), Bp. Origen (185-254M), Bp. Tertulianus (222M), Bp. Athanasius (296-373M) dan Bp. Klemens dari Alexandria (210M) dan seterusnya.

Trinitas atau Tritunggal itu MEMANG cuma istilah atau merk. Agama-agama sebelah juga punya konsep tritunggal sendiri kok. Tapi yang namanya ajaran Trinitas Kristen, ya sudah ada sejak Gereja ada. So, tinggal terima aza, ga perlu repot-repot bikin konsep sendiri. Kalo ga ngerti, ya tinggal ditanyaken ke mbah gugel.

Jadi menurut boros gue, memang sangat mengherankan kalo ada orang Kristen (dewasa) yang mengaku tidak percaya doktrin Trinitas. Kemungkinannya cuma dua, tidak tahu atau… Ah sudahlah.

Ok. Sila dilanjut diskusinya.

Bisa bedakan secara prinsipil apa perbedaan pendapat para Bapa Gereja yang anda sebutkan diatas mengenai makna Tritunggal tsb ?

Trinitas atau Tritunggal itu MEMANG cuma istilah atau merk. Agama-agama sebelah juga punya konsep tritunggal sendiri kok. Tapi yang namanya ajaran Trinitas Kristen, ya sudah ada sejak Gereja ada. So, tinggal terima aza, ga perlu repot-repot bikin konsep sendiri. Kalo ga ngerti, ya tinggal ditanyaken ke mbah gugel.

Tanpa istilah Tritunggal orang akan menganggap Kristen memiliki 3 Allah (Triteisme).

Agama sebelah yang mana memiliki paham Tritunggal tolong dijelaskan ?

Mana konsep ciptaan saya sendiri mengenai Tritunggal yang anda maksudkan tersebut,tolong lebih dijelaskan lagi,jangan hanya ngomong saja.

Jadi menurut boros gue, memang sangat mengherankan kalo ada orang Kristen (dewasa) yang mengaku tidak percaya doktrin Trinitas. Kemungkinannya cuma dua, tidak tahu atau... Ah sudahlah.

Siapa orangnya yang tidak percaya ajaran Tritunggal itu ?

Doktrin yah, silahkan lah klo begitu.

salam

Mana ada manusia nggak punya wawasan mengenai siapa Allah itu didalam hatinya,dan itulah doktrin yang paling sederhana.

Sy ex muslim, dan bila ditanya ayat apa yg dipakai, saya jawab alkitab.

Justru sbg ex muslim yg sdh terdoktrin bhw Allah itu Esa, akan sangat sulit menerima ajaran kristen yang mengatakan Yesus itu Allah, ex muslim berani mengatakan hal.itu hanya jika dia telah diberikan pemahaman oleh Allah ttg Allah dlm pergumulan imannya.

Salam

Benar sekali brur konsep keliru yang sudah tertanam secara mendalam didalam benak seseorang sulit sekali bisa berubah kecuali oleh pencerahan ROH KUDUS.

Muhammad awalnya mendapat pelajaran mengenai Allah dari kaum Kristen aliran Nestorian yang sudah menyimpang dari Kitab Suci.

Perlu transformasi oleh pekerjaan ROH KUDUS atas akal budi terutama hati seseorang untuk orang bisa percaya kebenaran Allah.

Titus 3:5 pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh ROH KUDUS,

Wellcome to The Word of Truth.