Baptisan air dan baptisan Roh Kudus dan api

Salam damai sejahtera dalam Kristus Yesus untuk semua.

Baptisan air adalah baptisan yang hanya diterima jemaat saat dewasa yaitu berusia dua puluh satu tahun ke atas dan belum memiliki pernikahan.

Saat remaja bagi yang di bawah kuasa sepuluh perintah menurut hukum Taurat tentu saja dicobai untuk memasuki usia dewasa; karena dalam hukum Allah tersebut mengandung hukuman mati; mati dan hidupnya anak remaja tersebut di bawah kuasa sepuluh perintah menurut hukum Taurat.

Untuk anak remaja yang ditebus oleh ayahnya dari hidup di bawah kuasa sepuluh perintah menurut hukum Taurat pada usia remaja, tetap saja berlaku sepuluh perintah menurut hukum Taurat itu, tetapi yang berkuasa atas hidup dan mati anak itu adalah ayahnya.
Ayah anak tersebut harus setia dan adil jika menebus anaknya dari sepuluh perintah menurut hukum Taurat, karena jika anaknya melanggar sepuluh perintah menurut hukum Taurat dan jika anak itu harus mati; tetapi ayahnya itu lebih mengasihi anaknya daripada mengasihi Allah, maka keduanya tidak layak selamanya di surga.

Orangtua anak tersebut diutamakan menyaksikan pembaptisan anak mereka supaya mengetahui bahwa anaknya telah lepas dari kuasa manusia dan dipersiapkan memperoleh kuasa manusia atas manusia.
Dan setiap orang diizinkan menyaksikan jika menghendaki.

Baptisan Roh Kudus adalah bagi laki-laki dan perempuan yang telah menerima baptisan air dan diterima keduanya saat menikah yaitu dalam pernikahan untuk mengawinkan Dua Kasih Terutama.

Dalam pernikahan untuk mengawinkan Dua Kasih Terutama, laki-laki terutama dalam mengasihi Allah dan perempuan terutama dalam mengasihi sesama seperti diri sendiri.

Pernikahan untuk mengawinkan Dua Kasih Terutama adalah pernikahan di atas usia dua puluh tahun dan pernikahan satu kali seumur hidup.

Perubahan pada pernikahan menyebabkan keduanya tidak memiliki kuasa manusia atas manusia; yang berlaku di bumi dan di surga, yang diberikan karena Dua Kasih Terutama.

Setiap orang yang memiliki pernikahan untuk mengawinkan Dua Kasih Terutama adalah orang-orang yang menyaksikan dan turut memberkati dengan menumpangkan tangan atas keduanya.

Baptisan api adalah bagi yang dalam pernikahan untuk memperoleh keturunan dan yang dalam pernikahan yang tidak melarang perceraian.
Allah menetapkan mereka bersujud dalam hal ini.

Yang menyaksikan diutamakan adalah seluruh anggota keluarga dan setiap orang diizinkan hadir.

Shalom Bro Kawabaki,
Pengajaran tersebut diatas diambil dari mana sumbernya bro ? tolong di sertakan …GBU.

Bro kawasaki eh kawabaki :char11:, diamana ayatnya kalau harus berumur 21 thn dan belum menikah baru boleh dibaptis air??
soal baptisan Roh Kudus nga harus di baptis air dulu, coba baca Kisah para rasul 10 sampai habis ok, :slight_smile: Gbu!

Salam damai sejahtera dalam KRISTUS YESUS.

Jadi jika seseorang memang belum memiliki pernikahan pada usia di atas dua puluh tahun dan laki-lakinya mengasihi Allah dan perempuannya mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri, apakah ada halangan bagi keduanya untuk melangsungkan pernikahan? Baptisan air pun tidak akan menghalangi, karena baptisan air adalah pernyataan seseorang bertobat.

Bertobat dari apa?
Bertobat dari percaya adanya hidup dalam sepuluh perintah menurut hukum Taurat dan memilih menerima hidup di dalam Dua Kasih Terutama.

Yang terutama disini adalah baptisan seperti KRISTUS YESUS.
KRISTUS YESUS dibaptis bukan tujuan pertobatan.
Tetapi nyata bahwa Dia layak memiliki pernikahan; itulah sebabnya roh yang serupa burung merpati turun ke atasnya.

Tetapi untuk masa yang akan datang, supaya hanya benar-benar orang yang hidup dalam Dua Kasih Terutama saja yang layak memperoleh kuasa manusia atas manusia, maka adalah lebih baik secara teratur dan tertib yaitu menjalani baptisan air dan kemudian baptisan ROH KUDUS; jika memang mereka layak mendapatkan kuasa dari Allah itu.

Masalah usia dua puluh satu tahun karena memang telah Allah tetapkan sejak dahulu.
Allah adalah setia dan adil, hiduplah dalam Dua Kasih Terutama.

Untuk teman-teman yang meminta ayat, sungguh aku tidak dapat memberikannya; sebab aku akan kehabisan waktu.
Selidikilah dan ujilah segala sesuatu.

Aku tahu bagaimana rasanya di posisi sebagai orang yang belum mengerti, itu juga sebabnya aku berusaha menjelaskan kepada saudara-saudaraku supaya mereka memperoleh pengetahuan yang benar.
Aku telah meninggalkan banyak hal, aku telah merelakan banyak hal hanya supaya tulisan ini sampai kepada kalian.

Allah mengetahui aku tidak menginginkan sesuatu dari kalian, aku memberikannya cuma-cuma seperti aku juga mendapatkannya cuma-cuma.
Muliakanlah Allah dengan hidup dalam Dua Kasih Terutama.

Maaf ini ajaran aliran mana ya ?

yang di bold :mad0261:

Tulisan anda yang saya bold

Tau darimana sodara tau bahwa Allah akan menetapkan sodara jadi islam nanti ?

gusti

Kamu mau ga aku dongengin ? :ashamed0002:

Apa aja deh yang kamu minta , aku siap :ashamed0002:

Dah kita ngomongin di shoutbox aja

Nanti dimarahin sama momod

Kaburrr :onion-head86:

Salam damai sejahtera untuk saudara-saudara dalam Kristus Yesus.

Perhatikan Bilangan pasal empat belas.

Mengapa orang-orang yang berusia dua puluh tahun ke atas akan mati di padang gurun dan tidak turut menjadi yang memasuki tanah perjanjian?

Karena sepuluh kesalahan mereka, sama seperti Musa dan Harun yang juga tidak memasuki tanah perjanjian karena sepuluh kesalahan pada keduanya.

Sepuluh kesalahan pada mereka bermakna mereka berharap hidup di bawah kuasa sepuluh perintah menurut hukum Taurat.

Orang Israel memang ditetapkan di bawah kuasa sepuluh perintah menurut hukum Taurat, tetapi mereka tidak dikehendaki hidupnya memandang sepuluh perintah menurut hukum Taurat; tetapi memandang Dua Kasih Terutama.

Itulah sebabnya Allah menghukum semua yang berusia dua puluh tahun ke atas karena pertama inilah orang-orang dewasa.
Orang yang sanggup berperang di bawah usia dua puluh tahun ke atas termasuk orang yang tidak memasuki tanah perjanjian karena mereka telah memiliki pernikahan.

Jadi pada masa remaja, jika anak itu tidak ditebus dari sepuluh perintah menurut hukum Taurat maka anak itu ditetapkan berada di bawah kuasa sepuluh perintah menurut hukum Taurat.
Tetapi tidak berlaku hukuman mati secara umum; karena hanya berlaku pada orang dewasa; jika orang itu ternyata pada masa dewasanya memilih hidupnya di bawah kuasa sepuluh perintah menurut hukum Taurat.
Tetapi hukuman mati berlaku bagi remaja yang di bawah sepuluh perintah menurut hukum Taurat dan telah memiliki pernikahan; padanya berlaku hukuman seperti pada orang dewasa.

Ef 4:4 satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu,

Ef 4:5 satu Tuhan, satu iman, satu baptisan,

Ef 4:6 satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.

Bro kawasaki eh kawabaki di Perjanjian Baru nga pernah ditulis tuh harus umur berapa baru bisa dibaptis?
Kenapa kamu tiba2 bilang harus umur diatas 21 tahun dan belum menikah???
Apakah kamu nabi baru dari eden??? :char11: :rolleye0014:

Salam damai sejahtera untuk semua.

Usia dua puluh satu tahun adalah usia dewasa manusia yang ditetapkan Allah.
Dengan memasuki masa dewasanya, seseorang telah layak memiliki pernikahan.
Tetapi pernikahan yang dimaksud adalah untuk mengawinkan Dua Kasih Terutama.

Di dalam pernikahan untuk mengawinkan Dua Kasih Terutama terdapat kuasa yaitu kuasa manusia atas manusia.
Dan kuasa ini tidak diberikan pada waktu seseorang masih anak-anak dan saat seseorang masih remaja, kuasa ini adalah untuk manusia dewasa yang harus mempertanggung-jawabkan perkataan dan perbuatannya.

Dan ditetapkan belum menikah karena pernikahan bisa dimiliki pada masa remaja oleh orang-orang yang di luar Dua Kasih Terutama.

Tentang pertanyaan terakhir, jawabannya adalah ini adalah jalan semua orang untuk memasuki perlombaan dalam memuliakan Allah dengan Dua Kasih Terutama.

Tulisan ini tentunya dinilai semua orang, tetapi apakah memasuki perlombaan atau tidak, itu tergantung kerelaan tiap orang.

Mungkin di dunia seorang dewasa masih bisa berpura-pura seperti seorang remaja, tetapi Allah adalah setia dan adil dan setiap orang dewasa akan dihakimi secara dewasa juga.

Muliakanlah Allah dengan Dua Kasih Terutama.

Tetapi dasar ajarannya berdasarkan apa nih bro ?

Dasarnya tentu Kristus Yesus karena tidak ada dasar lain.

Berdasarkan Alkitab, atau berdasarkan apa ?

Berdasarkan pemahaman dia sendiri Bro hehehe ;D makanya waktu aku tanya : Pengajaran tersebut diatas diambil dari mana sumbernya bro ? tolong di sertakan … Kamikaze nya nggak mau jawab :char11: kan memang diluar normal tuch pengajarannya…
GBU

Kita sebut aja new age from kawabaki hehehe… :char11: :smiley:

yg lebih lucu lagi masa semua topik yg ada selalu dijawab dgn teologi dua kasih terutama :stuck_out_tongue: .itupun tidak pernah ada dasar ayat2 Firman Tuhan dari Alkitab untuk menguatkan pengajarannya.