Be Humble again..

Saya mau nanya nih… dalam dunia pelayanan anda adalah seorang newbie yang rindu dan ikut pelayan tersebut sesuai dengan talenta yang Tuhan karuniakan buat anda :onion-head29:. Akan tetapi, saat anda sedang bergelora-lora melayani, ada satu pihak yang menganggap sebelah mata akan pelayanan yang anda pegang… :undecided: :undecided: :undecided:, maka kira-kira apa opini anda tentang hal ini… :idiot2: :idiot2:
:onion-head86: tlg sharenya FKers…
:monkeys54: God bless…

:slight_smile: manusia memandang rendah pelayanannya? ;D ;D so what ? :coolsmiley:
Why worry ? tell her/him, shouldn’t worry lahai… :wink:
Memangnya SIAPA sih yg sesungguhnya dia LAYANI ? :azn: :rolleye0016: :rolleye0016:

Dia sih emang bs di blg master dan dah lama gitu melayaninya, dan dlm melayani dia serius jg tp kadang manusia kalo dah merasa diatas sulit banget melihat kebawah. kadang mereka melihat Tuhan dr sgalanya, dan itu emang betul dan benar, tp kalo g mengasihi manusia yg lain kan ama aja dusta…
Loving GOD, loving each other :’(

Bro, maw make sure maksud penangkapan saia boleh yah ?
yg di cemaskeun di sini, sang “newbie”-nya yg sedang bergelora dlm berpelayanan tapi dipandang sebelah mata bukan?
yg meremehkeun “newbie” tsb adalah seorang ‘master pelayanan’ -Dia sih emang bs di blg master dan dah lama gitu melayaninya, dan dlm melayani dia serius)- begitukah ? :slight_smile:

iya… tp g 100%

bs di blg master dan dah lama gitu melayaninya, dan dlm melayani dia serius tp g 100%…
:rolleye0014: ga 100% maksudnya meskipun ‘master pelayanan’ tapi bukan “full-timer” ?..
hehe si bro yafan sepotong2 ajah koq jawabnya? rada ga jlaz jadinya eui ;D

Bro, saia menangkap lg ‘pengertian lain’, bahwa trit iyg bro buat ini kemungkinan adalah sebuah ‘Soal umum’ semacam 'studi kasus’.. ? benulkah dugaan saia ?

Uhmm… :slight_smile: klo ini SOAL study case, maka opini saia (bila saia adalah Ybs.):

^ Kembali menilik , menyelidiki hati: review lg ttg panggilan misi pelayanan di awal, adalah murni semata saia hendak melayani Tuhan, bukan melayani manusia :happy0062:
^ Kembali intropeksi diri apakah pelayanan saia selama ini betul2 sudah ‘murni’ untuk memuliakan Dia, adalah sudah murni sbg ucapan syukur atas talenta yg sudah dianugerahkan-Nya, atawkah utk alasan2 kedagingan lainnya yg ga penting ada terselip ?.. :char12:
^ Bersyukur dg adanya ‘sorotan negatif’ dari 1 pihak, untungnya lg CUMA dr 1 PIHAK, ga dr BANYAK PIHAK, yg berarti saia harus konsolidasi dg 1 PIHAK tsb, mulai intens berdialog dg beliau utk mencari tahu lebih jelas & dalam alasan penilaian dia itu apa ? dan justru minta saran petunjuk nasihat dr dia (master) apa saja yg bisa saia lakukeun untuk m’perbaiki (bila memang ada yg salah) dan atau utk meningkatkeun kekurangan yg ada (menurut pandangan penilaian dia)
^ Konsultasi jg kpd leader, senior lainnya, gembala, dsb sehingga ‘batu sandungan’ lekas terselesaikeun krn akan sangat kurang layak bila kita lanjut melayani Dia dg ganjalan2, bisa2 hanya ‘separuh hati’ … :ashamed0004:

  • Pastinya, masukan dr orang lain (entah kritik / teguran / ejekan / yg lebih pahit sekalipun-fitnah), apa lagi dr pihak yg lebih senior, saia akan AMINi bahwa itu akan ada manfaatnya-bila kita bersedia menanggapinya secara POSITIVE → berarti Pihak tsb sesungguhnya berharap lebih dr kita & bahwa sesungguhnya KAPASITAS kita dinilai/diharapkeun oleh dia bisa jauh lebih baik dr yg sekarang.
    Kritik sepedas apapun, pasti bisa utk MEMBANGUN :afro: - Pujian setinggi langiit, justru bisa MENJATUHKEUN. :wink:

Bro benul, hanya dg SUNGGUH2 mengasihi Tuhan Allah kita bisa sungguh2 mengasihi sesama, demikian juga sebaliknya, pasti automatically dapat terlihat & terasa wujudnya.
Just share aja, dalam berpelayanan-jgnkan korban perasaan gara2 sesama manusia, ga jarang juga harus mengorbankeun perasaan gara2 diri sendiri kan ?! ;D ;D

So… jalani “pemurnian karakter” dg sukacita, then case-closed deh :wink: :happy0025:
GodBlez us :angel:

Bener nih…!! :afro:, pluralitas bukan alasan untuk diskriminasi atw perpecahan, so ada maksud indah di balik itu… sampai ke tahap peMURNIAN… :onion-head25: :onion-head25: :onion-head25:
anda konselor kan… :onion-head33: :onion-head33:
hehehe :onion-head27:

Bolehkah saya bertanya… menurut anda apakah TUHAN lebih menerima pelayanan tuh Master ataukah anda…??? dalam arti pelayanan yang bagaimankah yang diterima oleh TUHAN…???

Tuhan melihat dan mengindahkan pelayanan yang dilakukan dengan hati yang tulus bukan berdasarkan tingkatan jabatan (ataupun talenta) semata :slight_smile:

maksudnya di remehkan begitu ya ?
gw pernah mengalaminya…

kuncinya setia saja bro… pengalaman gw dulu… Setia perkara Kecil, dan akhirnya sekarang ini Tuhan percayakan perkara yang besar… biasanya yang meremehkan sebelumnya itu bisa menjadi dua : 1) bisa kagum akan Tuhan , dan ke 2) bisa iri terhadap saudara…

Easy Going aja… yang penting tujuan utamanya menyenangkan hati Tuhan dan melayani jemaat… selebihnya itu urusan Tuhan yang mengatur semua

Gb

hmm… so great,makasih sharenya FKers… :afro: :afro: :afro: :afro: :afro: :afro: :afro: :afro: :afro: :afro: :afro: