bego, oon dan sebagainya

yg namanya hyper/brlebihan adalah hal yg salah,begitu jg pengetahuan yg didapat,jikalah pengetahuan yg didapat berlebihan maka akan tumpah lah sebagian pengetahuan itu dan menyebabkkan hal2 yg tidak baik terjadi…jika lah seseorang sudah merasa bejana nya sudah penuh baiklah dia membuat 1 bejana lg utk di isinya…

so,buat temen2 yg merasa sudah berlebihan, sisihkan lah atau tuangkan lg ilmu sopan dalam hal berbicara,boleh memberikan pengetahuan sama org lain tp bukan dg memberi kata BEGO,OON apa lg memberi materi masalah Yesus, nanti org kira Tuhan Yesus pun begitu dalam menyampaikan materi…

atau kalau emang sudah kebiasaan, tolong kebiasaannya dipegang…
apakah org yg memiliki kebiasaan ngomong bego atau oon berani menyatakan itu pada saat seminar digereja ama pendetanya? atau jika lah hercules dan jhon kei minta penjelasan tentang Tuhan Yesus(mudah2an…amin…) kita berani mengatakan dia oon atau bego?
contoh lah seperti Tuhan Yesus yg memegang prinsip cara omong dimana saja dan sama siapa saja(sama pilatus dan herodes aja dia tetap sama ngomong dg org2 bawah lainnya)

sulit lah seorang manusia jika merasa dirinya sudah mencapai batas tertinggi utk dapat rendah hati dan bertindak layak nya Tuha Yesus…
kiranya tulisan ini menjadi suatu teladan jg bagi saya dan temen2 di waktu yg akan datang…

Tuhan Yesus memberkati…

intinya jaga perkataan saja,krn dalam kehidupan sehari-hari anak2 Tuhan itu lebih banyak jadi ‘batu sandungan’ lewat perkataannya.

iya bro,cuma batu sandungan yg bagaimana?terkadang manusia menjadi batu sandungan yg membuat mereka makin berdosa…kiranya Tuhan Yesus memaafkan dosa2 kita…

seperti salah satu pdt kharismatik bilang,mulut lah yg memecah belahkan kita,makanya saya tulis tulisan ini,jd hati2 sama orang yg menyamar dan dg mulut memecahbelahkan kita…

salam damai Tuhan Yesus memberkati…