being a model? okay or not

l hai saudara seiman yang terkasih… selama ini sy punya pergumulan

dari sejak smp sy sudah bergelut di dunia modeling (untuk photoshoot saja). sampai sekarang (kuliah) pun terus berlangsung. namun, pekerjaan modeling di masa sekarang jauh lebih beragam, karena saya mulai ditawari job spt editorial, catwalk, dan komersil. jadi tidak hanya job hunting foto oleh fotografer

saya berasal dari keluarga kristen. beberapa kerabat ada yg religius (sampai jadi pendeta) namun, orang tua dan saya sendiri tidak terlalu religius. nah, yang menjadi masalah adalah akhir2 ini saya mulai lebih sering dapat tawaran job modeling sehingga banyak kerabat yg akhirnya mengetahui hal tsb (sblumnya ga tau). di job ini saya memang byk memperagakan byk karya desainer dari gaun panjang sampai gaun mini
yg modelnya beraneka macam. beberapa kerabat saya (yg religius) sangat kontra dgn hal ini shingga mreka suka menjelek2an job saya baik di depan saya maupun di belakang. parahnya lagi tidak sedikit dari mereka yg mengecam saya bahwa pekerjaan modeling itu pasti (maaf) buka-bukaan atau telanjang dan harus diraba2 kalau mau terkenal. saya tidak mengelak untuk hal ini krn memang ada bbrp model yg seperti itu. namun saya sgt kecewa dgn tuduhan mreka yg seakan2 mengatakan bahwa saya juga sprti mereka. padahal, sebelum saya masuk ke dlm agensi, sudah djkategorikan sy akan mendapat job seperti apa. job tersebut diluar job yg mengharuskan untuk buka2an.

yg lebih mengecewakan adalah mereka sudah membawa2 agama dan alkitab dalam hal ini. dengan jujur saya merasa risih dalam hal ini. tidak hanya saya, tp juga ortu saya merasa risih sehingga mereka suka menyarankan saya untuk mengurangi job tsb. saya ingin tanya pendapat teman2 kristiani.

menurut kalian bagaimana menyikapi hal ini? jujur saja modeling sudah menjadi bagian dalam hidup saya sejak kecil sehingga untuk meninggalkannya juga sangat berat. selain itu saya juga merasa tidak ada yg slh dalam ysetiap job yg sy jalani. dan juga apakah dari saudara sekalian ada yh memiliki ayat si alkitab yg pro/kontra atau netral dlm hal ini? terimakasih GBU

Iya, profesi model itu sdh terlanjur dinilai miring
jadi apapun pembelaan yg kamu berikan tetap tdk bisa mengahpus image miring tsb
kalua gak mau jadi batu sandungan, lebih baik tekuni bidang yg lain saja
Tuhan pasti buka jalan kalau kamu memang sungguh rindu utk bidang yg lain yg tdk menjadi batu sandungan
Itu hanya saran saya, selebihnya terserah anda

simple aja, buktikan ama mereka bahwa kamu ini pengikut Kristus…

karena prilaku yang baik sehari-hari adalah kesaksian yang ampuh…

berani coba???

tapi kalau kamu tidak berlatih baik akhirnya mereka akan bilang; bener gw bilang juga apa, model gitu loh :smiley:

Kalau mau berprofesi sebagai “model” ya berprofesilah secara profesional artinya sekalipun harus memperagakan pakaian minim kalau menyangkut profesi harus dijalani…Urusan miring atau lempeng, banyak gosip atau aman-aman saja itu resiko pekerjaan. Adapun sebagai pengikut Kristus, saya sependapat sama bro Erwin yaitu supaya menjadi kesaksian yang hidup bagi banyak orang melalui tingkah laku kita sehari-hari…Entah itu model, pendidik, pendeta atau artis atau apapun profesinya.

Salam

Jalani saja profesi tersebut dengan kesadaran Kristiani. Saya yakin saudari tahu persis bagaimana harus menjalankan profesi sebagai model profesional yang Kristiani (misalnya Saudari merasa nggak patut untuk buka-bukaan, ya berarti jangan. Saudari merasa tidak patut kalau terlibat dalam free sex or drugs, ya jangan. Saudari merasa tidak patut merusak tubuh dengan rokok atau perilaku bulimia, ya jangan juga.)
Menurut saya keren banget malahan jadi model, apalagi sejak SMP. Udah pasti Saudari cantik 'kan, outer ataupun inner. Profesi lain yang katanya terhormat pun nggak selamanya lebih suci daripada jadi seorang model. Contohnya jadi dokter… kalau salah diagnosis, berapa banyak yang berani ngaku? Atau pengacara? Hakim? Dosen? Pengusaha? Pejabat negara?
Saya yakin masa depan ada di tangan Tuhan, bukan berada di opini orang lain. Semangat ya!

klo profesi jd model sih musti ekstra hati2 klo bergaul dgn pria,palagi klo TS nya cantik & sexy pasti bakal jadi diincer cowo2 buaya darat/hidung belang.mungkin itu salah satu faktor yg bikin ortu & rekan2 TS kuatir dgn profesinya TS.ane sih cuma bisa kasih saran supaya TSnya jauh2 dari tempat clubbing & dugem(krn biasanya banyak yg ga bener di tempat2 itu).

Memang akan ada pro kontra dalam hal ini sekaitan busananya juga yg kadang minim.
Saya dulu sempat ikut dan ada tawaran di dunia entertaiment khususnya tv tapi meski awal dan mulai hendak mencoba, meski ada peluang akhirnya saya nyerah dan mundur dg berbagai pertimbangan.

Saya ga bisa hidup dg gaya hidup dunia entertaiment yg terkenal glam, bebas dan cara berpakaiannya yg bisa buka2an, secara hati nurani saya merasa itu bukanlah cerminan murib Kristus. Misalnya baju yang memperlihatkan pundak or satu tali, kemben (aduh mau di taruh dimana muka ini) apalagi masa itu saya masuk dunia pelayanan dan saya lebih memilih terjun di dunia pelayanan dan disana dituntut untuk berpakain tertutup sopan (kalo ndak, ya kena tegur), saya sempat suka pake kaus ketat dan celana yang menunjukkan lekuk tubuh and saya kena tegur sesama rekan pelayanan hahahaha tapi meski begitu disitulah hati saya berada di dunia pelayanan jd ya terima2 saja teguran kasih tsb. Pd dasarnya saya punya jiwa seni tinggi, entertaint tapi saya tdk dpt menipu hati nurani saya bahwa saya alat Kristus jd prilaku dan bahkan tata busana saya harus mencerminkan seorang anak Tuhan sejati bukan jd batu sandungan.
Saya ga anti dengan kehidupan glam, high class, fun tapi ya hanya seperlunya saja, tapi bukan my life style.

Jadi sista timbang-timbang sendiri dan tanyalah pd Tuhan, baik atau tidaknya dan ke depannya seperti apa. Setiap trima job, biasakan diri untuk izin ke “Tuhan Yesus” lewat doa. Jka kita mengaku pengikut Kristus memang ada konsekwensi yang harus kita jalani sbg pengikut Kristus, manakah yang lebih besar kasih kita kepada Tuhan atau kepada dunia ini??? Dan bila kasih kepada Kristus yang lebih besar maka kasihNYA yang menuntun kita ke arah yang benar. Kita harus bisa memilih hal mana yang kita toleransikan dan hal mana yang harus tegas kita berkata tidak.

Saya selalu berpikir dimanapun kita berada harus bisa jd cahaya yang mempermuliakan nama Tuhan, contohnya pak Ahok meski Kristen tapi bisa jd panutan. Karna ketika sudah masuk wilayah sekuler jarang orang mengingat bahwa dirinya adalah pengikut Kristus, yang banyak saya perhatikan tingkah polah artis kristen dan siapapun yg masuk jalur sekuler tsb tidak ubahnya orang-orang yang tidak takut Tuhan meski tdk semua tapi pd umumnya seperti itu. Malah yang sedih, sperti apa kebiasaan dia di dunia sekuler di bawa juga ke dunia gereja. Harusnya kebiasaan baik kita sbg anak Tuhan, itulah yang kita transferkan ke sekuler bukan malah menjadi sama dg dunia.

Jadi jika sodara-sodara sista berkata seperti itu saya tidak heran dan maklum. Jika sista punya beban moral sbg pengikut Kristus sist punya tanggungjawab buktikan untuk beda bukan sama seperti kebanyakan seperti input2 dr rekan-rekan lainnya yang sudah sharing disini. Pasti tuntutan itu akan selalu ada, jd sista harus peka karna tidak akan terjadi suatu hal tanpa seizin Tuhan. Tuhan bisa negur anakNYA lewat berbagai cara namun itu adalah kasih agar kita lebih waspada dalam menentukan jalan hidup. Tidak ada salahnya sista doakan hal ini dan tanyalah ke Tuhan, smoga ada pencerahan dan sist beserta sodara sist bisa akur lagi. Harusnya hal ini jd perenungan buat sista, ada apakah di balik protes sodara2 sista? Tanyakan apakah rencana Tuhan di balik itu semua dalam hidup sista?

Kalo saya sih sebenarnya untuk diri saya sendiri untuk prinsip hidup saya lumayan keras melatih diri sendiri, sengaja biar ga bablas dan tetap tahu diri (!’ ˆ▾ˆ){н̲̅a̲̅н̲̅a̲̅н̲̅a̲̅н̲̅a̲̅н̲̅a̲̅н̲̅a̲̅]…‎​ kalo tidak, ntar sayanya keenakan ikut arus dunia, jd dalam diri saya sendiri untuk sayanya sudah strict “difilter” dan selalu minta kontrol Roh Kudus.
Ke orang-orang mah untuk urusan iman saya tdk paksakan, sesuai kerelaan hati masing-masing dan sesuai pekerjaan Roh Kudus. Karna urusan pertobatan itu personal, keputusan masing-masing jd saya tdk suka memaksakan kehendak atau pendapat saya, namun saya arahkan dan doakan “okelah” tapi selebihnya terserah masing-masing yang punya hati nurani :slight_smile: Karna kalo orisinil hasil pekerjaan Roh Kudus, langsung nancep di hati dan dengan penuh kesadaran kita akan lakukan apa yang Tuhan mau tanpa harus di dorong2 orang lain. Kitanya langsung nyadar diri dan bahkan bisa bertindak radikal “no compromise” karna hati kita yang sungguh mengasihi Tuhan. Filipi 3:7-14.

Tuhan Yesus Berkati

Hai hai, terimakasih untuk semua responnya yah :slight_smile: setiap masukan akan saya terima :slight_smile:

sebenarnya, modeling itu bukan profesi saya yg utama, karena saya sendiri juga mengambil jurusan akuntansi dan berencana untuk menjadi auditor. Namun, seperti yang saya bilang, bahwa modeling adalah passion dan juga impian dari kecil sehingga saya memang sudah berniat untuk tetap menekuninya. Saya juga sudah mengetahui dari awal bahwa akan lebih mudah terseret ke pergaulan yang glam jika kita berkutat denga pekerjaanseperti ini. Some hints untuk kalian, kebetulan dari kecil saya disekolahkan di sekolah yang cukup bergengsi dimana sebagian pergaulan memang seperti itu. Akan tetapi, sampai saat ini saya mampu membuktikan bahwa saya tidak terjerumus pergaulan2 tersebut. kerabat saya sangat mengetahui ini dan tidak pernah berkomentar mengenai pergaulan serta pakaian apapun. Orang tua saya juga mengetahui pergaulan di sekolah ini dan juga mengetahui saya orangnya seperti apa, maka dari itu mereka tidak bermasalah dengan profesi model ini.

yang ingin saya tekankan disini, bukan masalah pergaulan glam yang akan dialami nantinya, melainkan kontra dengan pakaian mini serta hal-hal lainnya yang menyangkut tentang modeling. Menurut saya, ini adalah aneh jika mereka menyatakan kontra dengan hal tersebut disaat karir saya sudah cukup meningkat, karena dari kecil saya memang cukup sering memakai mini dress , baju lengan buntung, short pants di keseharian saya saat jalan-jalan dan saya tidak menerima sedikitpun kritik dari mereka. Jujur saja, sikap mereka ini sangat mengecewakan saya. Awalnya saya tidak ambil pusing dengna hal ini, namun lambat laun mereka semakin membicarakan hal ini secara intense dan menyangkutpautkan dengan agama (mereka bahkan menyuruh saya dengan lantang untuk baca alkitab). Tentu saja, siapapun yang mengalami keadaan seperti ini pasti akan resah dan bingung, apalagi jika membawa-bawa agama. Disamping itu, orangtua selalu mengajarkan untuk mengurus diri kita sendiri bukan orang lain, jadi siapapun orang itu, apapun pekerjaannya, saya dituntunt untuk tidak mencampuri urusan mereka. Saya dan keluarga pun juga sependapat dengan kalian bahwa hidup kristiani harus ditunjukan melalui sikap, hati, dan perkataan bukan dengan penampilan luar.
Namun, perlu diketahui, bahwa tidak semua kerabat saya bersikap seperti itu, adapun kerabat saya yang mendukung saya dalam hal ini, dan tidak merasa negatif akan hal ini. Saya ingin kalian bisa membantu untuk memberikan masukan secara kristiani bagaimana cara menyikapi kerabat saya yang merespon karir saya secara negatif melalui jawaban/perkataan yang dapat saya berikan apabila mereka tetap bersikap negatif seperti ini.

Terimakasih untuk setiap jawaban kalian :slight_smile:
God Bless :slight_smile: :slight_smile: :slight_smile:

kalau anda peduli dengan sikap mereka ada baiknya juga anda menjaga penampilan didepan mereka sama seperti yg diajarkan paulus, dia berkata kalau gara2 makanan(lahiriah) aku menjadi batu sandungan bagi orang yg belom mengerti aku tidak akan memakan makanan itu.

kalau jawaban yg bisa diberikan menurutku sih ini, aku murid Kristus aku tidak akan mempermalukan Tuhan ku hanya karena pekerjaan ku, Dia yang menjadi saksi bahwa dalam profesi ku aku tidak akan menghalalkan dosa untuk mencapai tujuan, dalam pergaulanku sbg model aku tidak membuat orang kristen jadi bahan cemooh.

tp yang terpenting dari itu semua adalah mereka merasakan bahwa kamu ini cewek baik menurut kekristenan krn jawaban sering sulit untuk meyakinkan orang krn orang lebih percaya dgn bukti.

btw aku pribadi menghargai sikap mu krn kamu tidak menjadi manusia egoistis bahwa kamu juga masih berfikir apakah kamu benar di mata orang lain.
karena apapun yang kita punya tanpa Yesus semua sia-sia, Kristus lah yang utama Dia lah milik kita yang kekal, Dia lah tujuan kita hidup dan mati, Dia lah kebahagian yang melampaui akal dan yang abadi.

saya cuma bisa bilang klo dunia anak2 & wanita dewasa itu jauh berbeda(salah besar klo anda terus samakan dgn saat anda masih kecil),suka ga suka anda akan bertumbuh jadi wanita dewasa(setidaknya secara fisik).jangan terburu-buru berprasangka negatif terhadap orang2 yg menentang profesi anda,di sisi lain justru mereka lebih mengkhawatirkan anda ketimbang orang lain yg cuek bebek aja/acuh ga acuh dgn profesi anda.coba aja diajak dialog baik2 & dgn kepala dingin supaya anda lebih ngerti alasan mereka menentang profesi anda sbg model.

Saya Setuju dengan Pendapat bro jegan2000
Gbu Abundantly

masukan sdh cukup,
kalau anda masih bersikeras percuma minta pendapat